Virus Monyet sdh sampai di Nias, sdh ada 78 kasus di rumah sakit. Mulai skrg pergunakan lg masker kalo ke tempat keramaian apalagi klo menjenguk pasien yg sakit di rumah sakit.
Jaga sebaik mungkin imun tubuh, kurangi bergadang sehingga tidur yg cukup, habis megang uang langsung cuci tangan dg sabun, dan habis dari tempat keramaian langsung mandi, bajunya jgn dipakai lg, taroh / rendam ke tempat cucian utk menghindari virus yg menempel di pakaian tidak menular ke kita. Selamat malam, Yaโahowu
(GFD-2024-22876) [SALAH] Wabah Mpox Sudah Menyebar ke Nias
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 24/09/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Artikel disadur dari Kompas.
Beredar unggahan di media sosial Facebook mengklaim bahwa penyakit cacar monyet atau Mpox telah ditemukan di Kabupaten Nias, Sulawesi Utara.
Faktanya, klaim yang menyebut tidak benar. Melalui akun Facebook resminya DKP2LB Nias membantah narasi tersebut. โTerkait berita yang beredar di media sosial tentang kasus cacar monyet atau Mpox yang sudah terdapat kasus di Nias, maka informasi/berita tersebut tidak benar atau Hoaks. Namun demikian kita harus tetap Waspada dan disarankan agar menerapkan protokol kesehatan serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).โ
Melalui penelusuran tersebut dapat disimpulkan bahwa klaim mengenai cacar monyet atau Mpox telah ditemukan di Kabupaten Nias, Sulawesi Utara adalah tidak benar. DPKB2B Nias telah menerbitkan bantahan melalui Facebook resminya.
Beredar unggahan di media sosial Facebook mengklaim bahwa penyakit cacar monyet atau Mpox telah ditemukan di Kabupaten Nias, Sulawesi Utara.
Faktanya, klaim yang menyebut tidak benar. Melalui akun Facebook resminya DKP2LB Nias membantah narasi tersebut. โTerkait berita yang beredar di media sosial tentang kasus cacar monyet atau Mpox yang sudah terdapat kasus di Nias, maka informasi/berita tersebut tidak benar atau Hoaks. Namun demikian kita harus tetap Waspada dan disarankan agar menerapkan protokol kesehatan serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).โ
Melalui penelusuran tersebut dapat disimpulkan bahwa klaim mengenai cacar monyet atau Mpox telah ditemukan di Kabupaten Nias, Sulawesi Utara adalah tidak benar. DPKB2B Nias telah menerbitkan bantahan melalui Facebook resminya.
Kesimpulan
Klaim yang menyebut bahwa penyakit cacar monyet atau Mpox telah ditemukan di wilayah Nias, Sumatera Utara adalah tidak benar.
Rujukan
(GFD-2024-22878) [PENIPUAN] Hadiah Rp 700.000 bagi Pengguna BRImo dari BRI
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 24/09/2024
Berita
*Khusus Nasabah BankBRI yang Sudah Mempunyai BRImo. Ayo buruan Daftar Dapatkan uang tunai Rp.700.000 bagi setiap pengguna BRImo dan Menangkan undian BRI Festival agar kamu berkesempatan menjadi Pemenang.*
Menangkan hadiah menarik lainnya berikut ini:
๐๐ฟ๐ฎ๐ป๐ฑ ๐ฃ๐ฟ๐ถ๐๐ฒ :
ยฐ 30 Unit Mobil HRV
๐๐ฎ๐ฑ๐ถ๐ฎ๐ต ๐๐ฎ๐ถ๐ป๐ป๐๐ฎ :
ยฐ 20 Unit Mobil Fortuner GR
ยฐ 50 unit honda brio
ยฐ 200 motor beat street 2024
ยฐ 250 IPhone 15 Pro Max
ยฐ 70 Kulkas LG
Saksikan penarikan undian nya pada
tanggal 25 September 2024
Biaya tagihan gratis di tanggung oleh Bank BRI.
Menangkan hadiah menarik lainnya berikut ini:
๐๐ฟ๐ฎ๐ป๐ฑ ๐ฃ๐ฟ๐ถ๐๐ฒ :
ยฐ 30 Unit Mobil HRV
๐๐ฎ๐ฑ๐ถ๐ฎ๐ต ๐๐ฎ๐ถ๐ป๐ป๐๐ฎ :
ยฐ 20 Unit Mobil Fortuner GR
ยฐ 50 unit honda brio
ยฐ 200 motor beat street 2024
ยฐ 250 IPhone 15 Pro Max
ยฐ 70 Kulkas LG
Saksikan penarikan undian nya pada
tanggal 25 September 2024
Biaya tagihan gratis di tanggung oleh Bank BRI.
Hasil Cek Fakta
Beredar unggahan di media sosial Facebook yang mengeklaim Bank Rakyat Indonesia (BRI) memberikan uang Rp700.000 bagi pengguna BRI Mobile (BRImo) pada September 2024. Selain itu, dalam unggahan juga terdapat tawaran undian dengan hadiah seperti mobil maupun motor.
Setelah dilakukan penelusuran dengan mengklik tautan pada postingan tersebut, ternyata bukan merupakan link resmi yang mengarahkan pada web resmi BRI. Dilansir dari Kompas, Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi memastikan informasi tersebut adalah hoaks. BRI tidak pernah menjanjikan hadiah Rp 700.000 bagi pengguna BRImo.
Berdasarkan dari temuan tersebut maka dapat disimpulkan jika unggahan yang mengklaim BRI membagikan Rp 700.000 bagi pengguna BRImo merupakan salah satu modus untuk melakukan penipuan online.
Setelah dilakukan penelusuran dengan mengklik tautan pada postingan tersebut, ternyata bukan merupakan link resmi yang mengarahkan pada web resmi BRI. Dilansir dari Kompas, Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi memastikan informasi tersebut adalah hoaks. BRI tidak pernah menjanjikan hadiah Rp 700.000 bagi pengguna BRImo.
Berdasarkan dari temuan tersebut maka dapat disimpulkan jika unggahan yang mengklaim BRI membagikan Rp 700.000 bagi pengguna BRImo merupakan salah satu modus untuk melakukan penipuan online.
Kesimpulan
Narasi mengenai BRI membagikan Rp 700.000 bagi pengguna BRImo adalah tidak benar. Tautan dalam unggahan tersebut tidak mengarah ke situs resmi BRI.
Rujukan
(GFD-2024-22879) [PENIPUAN] Eks Menkes Terawan Agus Putranto Rekomendasikan Obat Prostatitis
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 24/09/2024
Berita
Metode inovatif untuk prostatitis dalam 9 hari. Dokter terkenal di seluruh negeri, Terawan menjawab telah membuktikan metode baru untuk mengobati prostatitis dalam 9 hari. Metode ini telah digunakan oleh lebih dari 147.000 orang di seluruh negeri
Hasil Cek Fakta
Sebuah akun di media sosial Facebook menampilkan sebuah video seorang presenter berita Metro TV membawakan berita tentang mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto merekomendasikan obat yang bisa menyembuhkan prostatitis dalam sembilan hari.
Namun, setelah dilakukan pencarian gambar, video tersebut bukan merupakan wawancara Dokter Terawan di Metro TV, melainkan video interview Dokter Terawan di Kompas TV yang diunggah di Youtube pada Juli 2022 dengan judul โTerawan: Saya Menolak Alasan yang Menyangkut Politik Medis - ROSIโ.
Selain itu, dalam video tersebut Terawan tidak merekomendasikan obat prostatitis. Dalam interview itu, ia memberikan penjelasan mengenai hubungannya dengan IDI setelah ia dipecat dari keanggotaan.
Melalui penelusuran tersebut maka dapat disimpulkan klaim mengenai mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto merekomendasikan obat yang bisa menyembuhkan prostatitis dalam sembilan hari adalah salah. Video Terawan merupakan hasil manipulasi dengan AI sehingga suara terdengar mirip dengan suara aslinya.
Namun, setelah dilakukan pencarian gambar, video tersebut bukan merupakan wawancara Dokter Terawan di Metro TV, melainkan video interview Dokter Terawan di Kompas TV yang diunggah di Youtube pada Juli 2022 dengan judul โTerawan: Saya Menolak Alasan yang Menyangkut Politik Medis - ROSIโ.
Selain itu, dalam video tersebut Terawan tidak merekomendasikan obat prostatitis. Dalam interview itu, ia memberikan penjelasan mengenai hubungannya dengan IDI setelah ia dipecat dari keanggotaan.
Melalui penelusuran tersebut maka dapat disimpulkan klaim mengenai mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto merekomendasikan obat yang bisa menyembuhkan prostatitis dalam sembilan hari adalah salah. Video Terawan merupakan hasil manipulasi dengan AI sehingga suara terdengar mirip dengan suara aslinya.
Kesimpulan
Klaim mengenai mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto merekomendasikan obat yang bisa menyembuhkan prostatitis dalam sembilan hari adalah hasil manipulasi dengan AI sehingga suara Terawan terdengar mirip dengan suara aslinya.
Rujukan
(GFD-2024-22883) Keliru, Serial The Simpsons Prediksi Wabah Cacar Monyet November 2024
Sumber:Tanggal publish: 24/09/2024
Berita
Sebuah video beredar dengan klaim serial the Simpsons telah memprediksi wabah cacar monyet akan menyebar pada November 2024. Video tersebut diunggah di Instagram oleh akun ini [ arsip ], yang berasal dari TikTok [ arsip ] Sumeks.co, versi daring gratis dari Harian Pagi Sumeks dari Palembang, Sumatera Selatan.
Dalan video itu, tokoh Homer digambarkan tengah dikelilingi keluarganya di atas ranjang rumah sakit. Selain gambar koran bertuliskan “MPOX 20-11-24”, terdapat keterangan “Virus Cacar Monyet Merebak! Ternyata, sudah diramal oleh serial kartun Amerika, The Simpsons”.
Video tersebut mengklaim bahwa wabah virus Mpox telah diprediksi oleh Simpsons dan digunakan sebagai agenda elit global menuju depopulasi.
Hingga tulisan ini dibuat, video itu telah memperoleh 252 like di Instagram. Sementara di TikTok, telah mengumpulkan 4 juta views, 197,3 ribu like, 2.847 komentar, dan 10,7 ribu share. TikTok milik Sumeks.co juga memiliki lebih dari 2,6 juta pengikut.
Benarkah serial the Simpsons telah memprediksi wabah cacar monyet akan menyebar pada November 2024?
Hasil Cek Fakta
Menggunakan Google Image Search, Tim Cek Fakta Tempo menemukan bahwa video, gambar, dan klaim serupa sudah pernah disebarkan oleh pengguna platform lain dalam berbagai bahasa lain, misalnya bahasa Inggris, Hungaria, dan Spanyol. Akun yang menyebarkan narasi seperti ini juga mengeposkan konten-konten lain terkait teori konspirasi, termasukNew World Order(Tatanan Dunia Baru) hingga program depopulasi manusia.
Tim Cek Fakta Tempo juga mengecek apakah potongan video berdurasi 53 detik itu pernah ditayangkan The Simpsons. Pencarian menggunakanreverse image search toolsGoogle dan Yandex, tidak ditemukan potongan yang identik.
Namun mencermati gambar di awal video, yang menampilkan gambar Homer Simpson dengan ruam merah, menjadi satu-satunya petunjuk.
Gambar itu memperlihatkan salah satu tokoh The Simpsons, Homer Simpson, dengan ruam merah berasal dari Episode 3 Musim 17, "Milhouse of Sand and Fog." Di IMDB, terdapat tangkapan gambar salah satu momen dari episode yang ditayangkan tahun 2005 tersebut. Akun YouTube Bart Park mengunggah ulang episode ini. Ceritanya, Homer tertular cacar air akibat tertular putrinya, Maggie.
Dikutip dari Reuters, narasi ini telah beredar di kalangan warganet berbahasa Spanyol sejak Mei 2022 di Facebook. Para penggemar The Simpsons kerap mengkaitkan seolah-olah serial kartu televisi itu bisa "meramal" berbagai peristiwa, mulai wabah Covid-19, Freedom Convoys yang dilakukan oleh pengemudi truk Kanada, atau meramalkan Vision Pro Apple 8.
Beda virus penyebab cacar monyet dan cacar air
Meskipun cacar monyet dan cacar air adalah penyakit virus, keduanya disebabkan oleh dua virus yang berbeda. Dilansir Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention, disingkat CDC), virus cacar monyet merupakan bagian dari keluarga virus penyebab cacar, sedangkan cacar air disebabkan oleh Virus Varicella Zoster VZV.
Gejala klasik cacar air adalah ruam yang berubah menjadi lepuh berisi cairan yang gatal dan akhirnya berubah menjadi koreng. Ruam bisa pertama kali muncul di dada, punggung, dan wajah, sebelum menyebar ke seluruh tubuh.
Di sisi lain, penderita Mpox sering mengalami ruam dan dapat memiliki gejala lain seperti demam, menggigil, dan pembengkakan kelenjar getah bening. Ada dua jenis mpox, klade I dan klade II.
Pada tanggal 14 Agustus 2024, WHO menyatakan wabah Mpox sebagai Keadaan Darurat Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (PHEIC) terkait dengan penyebarannya di Republik Demokratik Kongo dan negara-negara Afrika sekitarnya.
Menurut laporan WHO, sejak tahun 2022 total lebih dari 102.000 kasus mpox klade II di seluruh dunia, dengan 222 kematian yang dilaporkan. Secara keseluruhan, jumlah kasus di seluruh dunia terus menurun sejak mencapai puncaknya pada tahun 2022. Pada tahun 2024, terdapat hampir 9.000 kasus mpox klade II di seluruh dunia.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan Tim Cek Fakta Tempo, video yang mengklaim serial the Simpsons telah memprediksi wabah cacar monyet akan menyebar pada November 2024, adalahkeliru.
Serial The Simpsons tidak pernah menyiarkan episode yang bercerita tentang ramalan wabah cacar monyet. Namun, adegan salah satu tokohnya, Homer, dengan ruam merah berasal dari Episode 3 Musim 17 "Milhouse of Sand and Fog" yang tayang perdana pada 2005. Ceritanya, Homer tertular cacar air akibat tertular putrinya, Maggie. Bukan cacar monyet.
Meskipun cacar monyet dan cacar air adalah penyakit virus, keduanya disebabkan oleh dua virus yang berbeda. Dilansir CDC, virus cacar monyet merupakan bagian dari keluarga virus penyebab cacar, sedangkan cacar air disebabkan oleh Virus Varicella Zoster VZV.
Rujukan
- https://www.instagram.com/reel/C_ZetxsSGhN/?utm_source=ig_embed&utm_campaign=loading
- https://web.archive.org/web/20240923132444/
- https://www.instagram.com/reel/C_ZetxsSGhN/
- https://www.tiktok.com/@sumeksco/video/7407613440627461381?lang=en
- https://web.archive.org/web/20240923132328/
- https://www.tiktok.com/@sumeksco/video/7407613440627461381?lang=en
- https://x.com/AgnoLynn/status/1826948722233573479
- https://www.facebook.com/watch/?v=803586008322453
- https://www.tiktok.com/@alberdan.silva1/video/7403508356809329925
- https://www.imdb.com/title/tt0757020/?ref_=tt_mv
- https://www.imdb.com/title/tt0757020/mediaviewer/rm1805593600/?ref_=tt_md_3
- https://www.youtube.com/watch?v=ryirUQxIiiM
- https://simpsons.fandom.com/wiki/Milhouse_of_Sand_and_Fog
- https://www.reuters.com/article/fact-check/the-simpsons-did-not-predict-monkeypox-outbreak-idUSL1N2ZL1JY/
- https://www.facebook.com/photo?fbid=10227790461129006&set=a.10211096435348795
- https://www.reuters.com/article/uk-factcheck-coronavirus-simpsons-idUSKBN21112V/
- https://www.reuters.com/article/factcheck-the-simpsons-freedom-convoy-idUSL1N2UB2WA/
- https://www.youtube.com/shorts/mDW30B3TQS8
- https://www.cdc.gov/mpox/?CDC_AAref_Val=
- https://www.cdc.gov/poxvirus/mpox/about.html
- https://www.cdc.gov/chickenpox/about/index.html
- https://www.rappler.com/world/global-affairs/world-health-organization-declares-mpox-emergency-august-14-2024/
- https://worldhealthorg.shinyapps.io/mpx_global/ /cdn-cgi/l/email-protection#b7d4d2dcd1d6dcc3d6f7c3d2dac7d899d4d899ded3
Halaman: 2781/7907







