• (GFD-2024-22995) [HOAKS] Nafa Urbach Bagi-bagi Uang Rp 15 Juta

    Sumber:
    Tanggal publish: 26/09/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Sebuah video yang diunggah di media sosial mengeklaim artis Nafa Urbach membagikan uang Rp 15 juta.

    Namun setelah ditelusuri unggahan tersebut merupakan hasil manipulasi. 

    Video Nafa Urbach membagikan uang Rp 15 juta diunggah oleh akun Facebook ini. 

    Dalam video itu Nafa menyatakan akan mentransfer Rp 15 juta kepada dua orang yang sudah mengikuti akun TikTok miliknya, serta menyukai dan membagikan video tersebut.

    Hasil Cek Fakta

    Setelah ditelusuri, tidak ditemukan video pembagian uang Rp 15 juta di akun media sosial milik Nafa Urbach.

    Tim Cek Fakta Kompas.com kemudian menelusuri sumber unggahan menggunakan Google Lens.

    Hasilnya, video tersebut diketahui merupakan hasil manipulasi menggunakan foto Nafa Urbach di laman Kompas.com ini.

    Foto itu diambil pada tahun 2018 usai Nafa diwawancarai terkait film Kembang Kantil yang dibintanginya.

    Tim Cek Fakta juga mengecek video Nafa Urbach membagikan Rp 15 jutamenggunakan Hive Moderation.

    Hasilnya video tersebut terdeteksi dihasilkan artificial intelligence (AI) atau AI generatif dengan probabilitas mencapai 89,3 persen.

    Kesimpulan

    Video Nafa Urbach membagikan uang Rp 15 juta merupakan hasil manipulasi. Video terdeteksi dihasilkan oleh AI generatif.

    Sampai saat ini tidak ditemukan informasi valid Nafa membagikan Rp 15 juta melalui akun media sosial miliknya.

    Rujukan

  • (GFD-2024-23009) [HOAKS] Tautan Pendaftaran Penerima Bansos PKH

    Sumber:
    Tanggal publish: 26/09/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Sejumlah akun Facebook membagikan tautan pendaftaran peserta Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sosial yang dikelola Kementerian Sosial (Kemensos).

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan tersebut palsu.

    Tautan pendaftaran peserta PKH dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, pada September 2024. Tautan tersebut dibagikan dengan narasi sebagai berikut:

    PENDAFTARAN PENERIMAAN BANSOS gratisPENDAFTARAN PENERIMAAN BANSOS GRATISSilahkan Daftarkan Data Diri Anda untuk Penerimaan Bansos Gratis

     

    Hasil Cek Fakta

    Tautan yang dibagikan oleh akun-akun tersebut diperiksa menggunakan WhereGoes, untuk mengetahui situs yang dituju.

    Hasilnya, tautan tidak mengarah ke situs resmi Kemensos.

    Sementara itu, sebagaimana diberitakan Kompas.com, Kemensos mensyaratkan calon penerima bansos wajib terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

    DTKS adalah adalah data induk yang berisi data pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial, penerima bantuan, dan pemberdayaan sosial, serta potensi dan sumber kesejahteraan sosial.

    DTKS berfungsi sebagai acuan lembaga-lembaga untuk memberikan bantuan sosial, seperti PKH, sembako, PBI JK, dan sebagainya.

    Pendaftaran DTKS dapat dilakukan secara offline dengan mendatangi kantor desa/kelurahan, atau secara online melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos di ponsel Android.

    Sebagai informasi, hoaks terkait bansos PKH kerap beredar di media sosial.

    Sebelumnya, penelusuran Kompas.com juga telah membantah informasi terkait pendaftaran penerima bansos PKH melalui Telegram.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan pendaftaran penerima bansos PKH yang dibagikan oleh sejumlah akun Facebook adalah hoaks.

    Setelah diperiksa menggunakan WhereGoes, tautan yang dibagikan oleh sejumlah akun tersebut tidak mengarah ke situs resmi Kemensos. 

    Sementara itu, Kemensos menetapkan calon penerima bansos wajib terdaftar di DTKS.

    Pendaftaran DTKS dapat dilakukan secara offline dengan mendatangi kantor desa/kelurahan, atau secara online melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos di ponsel Android.

    Rujukan

  • (GFD-2024-22880) [SALAH] “BMKG Prediksi Tsunami di Batam, Sekolah Diliburkan dari 18 September 2024”

    Sumber: TikTok.com
    Tanggal publish: 25/09/2024

    Berita

    “Prediksi Tsunami di Batam: Sekolah Diliburkan dari 18 September 2024 hingga Keadaan Mereda

    Batam, 17 September 2024 Menyusul prediksi kemungkinan terjadinya tsunami, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini untuk wilayah Batam. Sebagai langkah pencegahan, semua sekolah dia Batam akan diliburkan mulai tanggal 18 September 2024 hingga situasi dianggap aman.

    BMKG menginformasikan bahwa potensi tsunami disebabkan oleh aktivitas seismik yang terdeteksi di perairan sekitar Batam. Oleh karena itu, pihak berwenang memutuskan untuk menutup semua institusi pendidikan selama periode tersebut untuk menjaga keselamatan siswa dan staf.”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah informasi di TikTok yang termuat dalam gambar tangkapan layar pesan WhatsApp yang menyebut bahwa BMKG memprediksi adanya tsunami di Batam pada 18 September 2024. Disebutkan juga bahwa sekolah diliburkan hingga keadaan mereda.

    Setelah ditelusuri tidak ditemukan sumber valid yang membenarkan klaim tersebut, dilansir dari Liputan6.com dan AntaraNews, BMKG justru membantah klaim tersebut.

    Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Ramlan menyebut bahwa informasi tersebut adalah hoaks yang tidak memiliki dasar ilmiah yang jelas. Ia menegaskan bahwa BMKG tidak pernah membuat berita tersebut.

    Mengutip dari Liputan6.com dan AntaraNews, di Batam dan Tanjungpinang, Kepulauan Riau terjadi peristiwa hujan lebat yang disertai angin kencang dengan kecepatan 29 knot yang menyebabkan pohon tumbang, serta makara kubah Masjid Agung Batam patah. Namun tidak ada informasi resmi prediksi terjadinya tsunami akibat peristiwa tersebut.

    Dengan demikian, 18 September 2024 di Batam terjadi tsunami adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil periksa Fakta Moch. Marcellodiansyah

    Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengkonfirmasi bahwa berita tersebut adalah hoaks, BMKG tidak pernah memberikan kabar prediksi tsunami tersebut.

    Rujukan

  • (GFD-2024-22881) [SALAH] Bukan Azan, Gibran Membisikan Lafaz Takbiran kepada Bayi Baru Lahir

    Sumber: SnackVideo.com
    Tanggal publish: 25/09/2024

    Berita

    “Gibran Akhirnya tahu Beda Takbir dengan Azan”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah video di Snack Video yang menampilkan wakil presiden terpilih, Gibran membisikan Lafaz Takbiran kepada bayi yang baru lahir, yang mana dalam Islam dianjurkan untuk membisikan azan di telinga sebelah kanan pada bayi yang baru lahir, bukan takbiran.

    Setelah ditelusuri oleh Pemeriksa Fakta Mafindo di turnbackhoax.id, faktanya video tersebut merupakan hasil manipulasi yang dibantu dengan AI.

    Video asli yang telah diverifikasi oleh Pemeriksa Fakta Mafindo adalah yang sebelumnya sudah diunggah oleh seorang bernama Vicky Jackson pada akun TikTok @vickyjackson200 dan Instagram @vicky_jackson200 pada Februari 2022.

    Wolipop.detik.com pada 5 Maret 2022 juga pernah mengulas video yang viral tersebut, juga disebutkan dalam artikel bahwa Vicky adalah sosok dibalik seorang yang sedang berusaha untuk mengumandangkan azan untuk buah hati pertamanya.

    Dengan demikian, video Gibran membisikan Lafaz Takbiran pada bayi baru lahir adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Dimanipulasi.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Moch. Marcellodiansyah

    Video tersebut merupakan hasil manipulasi yang diedit menjadi wajah Gibran.

    Rujukan