• (GFD-2024-23156) [HOAKS] Tautan Pendaftaran Undian BRI Festival

    Sumber:
    Tanggal publish: 01/10/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Berbagai unggahan beredar di media sosial, berisi tautan yang diklaim untuk mendaftar gebyar undian Bank Rakyat Indonesia (BRI) Festival.

    Namun, setelah ditelusuri unggahan tersebut adalah hoaks. Unggahan itu terindikasi sebagai modus penipuan.

    Tautan pendaftaran gebyar undian BRI Festival muncul di muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini,ini dan ini.

    Akun tersebut membagikan tautan dan logo BRI. Unggahan tersebut diberi keterangan:

    Buruan daftar gebyar ???????????????????????? ???????????? ????????????????????????????????,Yuk Ambil ???????????????????? ???????????????????????? Anda Caranya

    Tekan tombol yang bertulisan ???????????????????????? dibawah Gambar ini.Sobat BRI Selamat kamu telah beruntung Jangan lewatkan kesempatan memenangkan ???????????????????????? ???????????????????? & Uang Milyaran Rupiah dan Berbagai ???????????????????????? ???????????????????????????? ????????????????????????????.

    Ketentuan Berlaku :"Untuk Seluruh Nasabah Bank BRI"#BRImo #BRIpoin #BRIbanking

    Akun Facebook Tangkapan layar Facebook, tautan yang diklaim untuk mendaftar undian BRI Festival

    Hasil Cek Fakta

    Ketika ditelusuri, tautan tersebut tidak mengarah ke situs resmi BRI. Tautan justru berisi permintaan untuk mengisi data pribadi seperti nomor ponsel serta saldo rekening.

    Ketika dikonfirmasi, Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi memastikan unggahan tersebut tidak benar. Unggahan itu, menurut dia, mengarah pada penipuan.

    BRI tidak pernah meminta data pribadi di media sosial untuk kepentingan undian berhadiah.

    Hendy meminta masyarakat untuk tidak menginformasikan kerahasiaan data pribadi dan data perbankan kepada orang lain, termasuk pihak yang mengatasnamakan BRI.

    "Hal tersebut dipastikan tidak benar. BRI mengimbau seluruh nasabah untuk waspada kepada segala bentuk modus penipuan dan kejahatan perbankan yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab," ujar Hendy kepada Kompas.com, Senin (30/9/2024).

    Hendy menambahkan, BRI hanya menggunakan website dan media sosial resmi sebagai sarana komunikasi yang bisa diakses masyarakat.

    Webiste resmi BRI adalah www.bri.co.id, sementara media sosial resmi BRI ditandai dengan centang biru.

    Kesimpulan

    Tautan yang diklaim sebagai pendaftaran gebyar undian BRI Festival  tidak benar atau hoaks. Tautan tersebut tidak mengarah ke situs resmi BRI dan justru meminta data pribadi nasabah.

    Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi menyebut unggahan tersebut mengarah pada penipuan. BRI tidak pernah meminta data pribadi di media sosial untuk kepentingan undian berhadiah.

    Rujukan

  • (GFD-2024-23157) [HOAKS] Akun Facebook Produk Minuman Bersoda Bagikan Hadiah

    Sumber:
    Tanggal publish: 01/10/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Muncul sebuah halaman Facebook yang mengatasnamakan produk minuman bersoda, Coca-Cola.

    Akun tersebut menawarkan berbagai hadiah dalam rangka ulang tahun Coca-Cola Indonesia.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi yang disebarkan akun itu adalah hoaks.

    Halaman Facebook dengan nama COCA-COLA INDONESIA mengunggah tawaran hadiah pada 2 September 2024. Arsipnya dapat dilihat di sini.

    Pengguna Facebook diminta memberi ucapan selamat ulang tahun di kolom komentar, mengikuti halaman Facebook tersebut, dan membagikan unggahan tersebut.

    Pengguna yang melakukan langkah tersebut sebelum 10 September 2024, berkesempatan memenangkan berbagai hadiah yang akan diundi.

    Berikut narasinya:

    Untuk merayakan ulang tahun Coca Cola di Indonesia, tim ????-???? ?????????. memberikan hadiah utama 1 Unit Mobil, Hadiah uang 10 Juta & mengirimkan 400 ponsel Samsung baru kepada semua orang yang mengucapkan "SELAMAT ULANG TAHUN" sebelum tanggal 10 September pukul 7 malam.

    Syarat mengikuti undian hadiah ini:1. Ikuti halaman ????-???? ?????????.2. Bagikan postingan ini ke banyak grup3. Tinggalkan komentar unit ucapan ulang tahun

    Jangan lewatkan kesempatan bagus ini

    akun Facebook Tangkapan layar konten hoaks di sebuah akun Facebook, 2 September 2024, menampilkan halaman Facebook Coca-Cola menawarkan undian berhadiah.

    Hasil Cek Fakta

    Akun Facebook menawarkan undian berhadiah dalam rangka ulang tahun Coca-Cola merupakan akun palsu.

    Akun Facebook asli Coca-Cola memiliki tanda centang biru. Akun tersebut menyertakan situs web resmi dan memiliki ratusan juta pengikut.

    Melalui situs web resminya, Coca-Cola mengimbau kepada konsumen untuk waspada dengan survei berhadiah mengatasnamakan Coca-Cola.

    "Segala bentuk program Coca-Cola Indonesia hanya akan diinformasikan melalui kanal dan media sosial resmi Coca-Cola Indonesia, serta melalui berita di media cetak atauelektronik yang dapat dipertanggungjawabkan."

    "Jadi, pastikan Anda hanya mendapatkan informasi seputar program Coca-Cola Indonesia dari sumber yang terpercaya," tulisnya.

    Selain phishing, halaman Facebook mengatasnamakan Coca-Cola kemungkinan besar dibuat untuk meningkatkan keterlibatan pengguna.

    Ketika halaman Facebook telah mendapat target pengikut atau keterlibatan pengguna yang ingin dicapai, akun tersebut dapat dijual atau dimanfaatkan untuk berbagai tujuan.

    Kesimpulan

    Halaman Facebook Coca-Cola menawarkan undian berhadiah merupakan hoaks. Halaman Facebook itu bukan akun asli milik Coca-Cola.

    Kemungkinan, halaman Facebook tiruan tersebut dibuat untuk meningkatkan keterlibatan pengguna.

    Rujukan

  • (GFD-2024-23174) [HOAKS] Elon Musk Menutup Akun X Milik Taylor Swift

    Sumber:
    Tanggal publish: 01/10/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar narasi yang mengeklaim pemilik platform media sosial X (Twitter), Elon Musk, akan menutup akun X milik penyanyi Taylor Swift.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.

    Narasi akun X Taylor Swift ditutup oleh Elon Musk dibagikan di Facebook oleh akun ini, ini, dan ini, pada September 2024.

    Berikut narasi yang dibagikan:

    Elon Musk Akan Memblokir Akun X Taylor Swift, Menyebabkannya Kehilangan 7 Juta Pengikut dan 100 Juta Dolar AS dari Para Brand

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek akun X Taylor Swift untuk memverifikasi narasi yang mengeklaim Elon Musk menutup akun tersebut.

    Pada Selasa (1/10/2024), akun X milik Swift @taylorswift13 (terverifikasi) masih bisa dibuka. Akun itu memiliki 95,2 juta pengikut dan twit terbarunya diunggah pada 22 Juni 2024.

    Sementara itu, data yang dihimpun Social Blade per Selasa (1/10/2024) menunjukkan bahwa akun X @taylorswift13 mengalami penurunan 12.876 pengikut dalam 30 hari terakhir.

    Angka itu tidak sesuai dengan klaim dalam narasi yang beredar di Facebook bahwa Swift kehilangan 7 juta pengikut.

    Menurut USA Today, X sempat "melarang" sementara pencarian terkait Swift pada Januari 2024.

    Tindakan tersebut dilakukan setelah platform dibanjiri dengan gambar-gambar eksplisit Swift yang dibuat oleh artificial intelligence (AI).

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi akun X Taylor Swift ditutup oleh Elon Musk adalah hoaks.

    Akun X Swift @taylorswift13 masih aktif dan bisa dibuka pada Selasa (1/10/2024).

    Rujukan

  • (GFD-2024-23175) [KLARIFIKASI] Korea Utara Larang Turis AS, tetapi Bolehkan Turis Israel dan Jepang

    Sumber:
    Tanggal publish: 01/10/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Korea Utara diklaim melarang wisatawan berkewarganegaraan Israel, Jepang, dan Amerika Serikat (AS) mulai musim dingin 2025.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, sebagian narasi keliru dan informasinya perlu diluruskan.

    Informasi bahwa Korea Utara melarang wisatawan Israel, Jepang, dan AS disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan TikTok ini.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada 4 September 2024:

    Secara resmi, Korea Utara mengumumkan akan membuka pariwisata ke seluruh negara di dunia, kecuali negara yang memiliki kewarganegaraan Israel, Jepang, dan Amerika, pada musim dingin tahun 2025.

    Apakah Anda akan mengunjungi Korea Utara?

    akun Facebook Tangkapan layar akun Facebook, 4 September 2024, dengan narasi sebagian benar mengenai larangan wisatawan mancanegara ke Korea Utara.

    Hasil Cek Fakta

    Korea Utara memang mengatur dengan ketat kunjungan wisatawan mancanegara, terutama sejak pandemi Covid-19 empat tahun lalu.

    Namun negara pimpinan Kim Jong Un ini berencana kembali membuka wisata internasional di satu kota, yakni Kota Samijoyon pada Desember 2024.

    Kabar ini diumumkan oleh perusahaan tur yang berbasis di Beijing, China, Koryo Tours di situs web resminya.

    Dilansir BBC, sejak awal 2024, Korea Utara hanya mengizinkan wisatawan Rusia memasuki negaranya, di tengah menghangatnya hubungan antara kedua negara.

    Sejauh ini, tidak ada larangan bagi wisatawan berkewarganegaraan Israel dan Jepang.

    Dikutip dari Ivisa Travel, wisatawan mancanegara diizinkan mengunjungi Korea Utara kecuali pemegang paspor Korea Selatan, Malaysia, dan AS karena larangan dari masing-masing pemerintah.

    Selebihnya, warga negara lainnya boleh berkunjung mulai Desember 2024.

    Kesimpulan

    Sebagian narasi benar mengenai larangan wisatawan mancanegara ke Korea Utara.

    Korea Utara kembali membuka wisata internasional di Kota Samijoyon pada Desember 2024. Semua negara diizinkan berkunjung, kecuali Korea Selatan, Malaysia, dan AS.

    Rujukan