Suara.com - Beredar di media sosial sebuah narasi yang menyebut bahwa Presiden Jokowi membeli rumah mewah baru. Pada unggahan tersebut juga menampilkan gaji Presiden Jokowidodo di YouTube.
Berikut narasi yang disampaikan dalam unggahan tersebut:
PRESIDEN JOKOWI BELI RUMAH MEWAH BARU!? GAJI PRESIDEN JOKOWIDODO TERBARU DI YOUTUBE
Lantas benarkah klaim tersebut?
(GFD-2024-23154) Cek Fakta: Presiden Jokowi Beli Rumah Mewah Baru
Sumber:Tanggal publish: 02/10/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran fakta Suara.com, narator dalam video tersebut hanya menjelaskan mengenai jumlah video, subscriber, viewers serta perkiraan jumlah pendapatan yang diperoleh dari YouTube.
Setelah dicermati hingga akhir video, tidak ada pernyataan yang sesuai dengan judul dan klaim yang menyatakan bahwa Presiden Jokowi membeli rumah mewah baru.
Menurut penelusuran, cuplikan foto pada thumbnail merupakan hasil editing yang mana gambar tersebut diperoleh dari aplikasi Pinterest.
Terkait rumah mewah, melansir detik bertajuk "Penampakan Terkini Rumah Pensiun Jokowi di Colomadu Karanganyar" diperlihatkan rumah tersebut masih dalam tahap pembangunan.
Bukan membelinya sendiri, rumah tersebut diketahui merupakan hadiah dari negara kepada Jokowi yang akan pensiun dari jabatannya sebagai presiden RI.
Rumah itu terletak di tepi Jalan Adi Sucipto, Desa Blulukan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Setelah dicermati hingga akhir video, tidak ada pernyataan yang sesuai dengan judul dan klaim yang menyatakan bahwa Presiden Jokowi membeli rumah mewah baru.
Menurut penelusuran, cuplikan foto pada thumbnail merupakan hasil editing yang mana gambar tersebut diperoleh dari aplikasi Pinterest.
Terkait rumah mewah, melansir detik bertajuk "Penampakan Terkini Rumah Pensiun Jokowi di Colomadu Karanganyar" diperlihatkan rumah tersebut masih dalam tahap pembangunan.
Bukan membelinya sendiri, rumah tersebut diketahui merupakan hadiah dari negara kepada Jokowi yang akan pensiun dari jabatannya sebagai presiden RI.
Rumah itu terletak di tepi Jalan Adi Sucipto, Desa Blulukan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa klaim narasi yang menyatakan bahwa Jokowi membeli rumah mewah baru tidak terbukti kebenarannya. Unggahan tersebut termasuk ke dalam konten palsu.
(GFD-2024-23155) Cek Fakta: Kupon Undian Gebyar Panen Hadiah BRI Ini Tidak Benar
Sumber:Tanggal publish: 02/10/2024
Berita
Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim kupon undian gebyar panen hadiah BRI, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 25 September 2024.
Klaim kupon undian gebyar panen hadiah BRI berupa tulisan sebagai berikut.
“Dapatkan Kupon Undian Anda sekarang hanya dengan menekan tombol DAFTAR dibawah kamu langsung bisa memenangkan total 17.828 hadiah lainnya yang menunggu.
*Info Hadiah telah dijelaskan digambar diatas
*Pajak sudah ditanggung 100% oleh pihak BankBRI"
Penerima klaim kupon undian gebyar panen hadiah BRI diarahkan untuk mendaftar dengan mengklik tautan berikut ini.
"https://trkup0-0n.ximocii.skin/?fbclid=IwY2xjawFp3c1leHRuA2FlbQIxMQABHbCbrCY_N_Vv1Pd_p56u5aDuwcL2KWTIgU-SizRiz2yRJKyvneJWYKrytQ_aem_ahOCPPmgY6GoMVuCEGG2Pw"
Benarkah klaim kupon undian gebyar panen hadiah BRI? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim kupon undian gebyar panen hadiah BRI, penelusuran mengarah pada artikel berjudul "Waspada Penipuan Online Mencatut BRI di Media Sosial, Simak Cara Lindungi Diri Anda" yang dimuat situs Liputan6.com, pada 1 September 2024.
Dalam artikel Liputan6.com, Direktur BRI, Andrijanto, mengingatkan agar nasabah tetap waspada dan tidak memberikan informasi pribadi atau data perbankan kepada pihak yang tidak jelas atau tidak resmi.
"Hindari memberikan data pribadi seperti nomor rekening, nomor kartu, PIN, username dan password internet banking, OTP, dan informasi sensitif lainnya melalui tautan atau situs yang tidak terverifikasi," tegasnya.
Belakangan ada pihak yang memanfaatkan nama besar PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BRI) untuk menjerat korban, dengan berbagai modus yang sulit dibedakan dari komunikasi resmi.
Modus yang sering digunakan adalah melalui pesan-pesan yang mengklaim berasal dari BRI, baik melalui email, SMS, maupun media sosial seperti Facebook, X, dan Instagram. Salah satu taktik favorit mereka adalah menawarkan undian berhadiah menggiurkan, mulai dari uang tunai hingga mobil mewah.
Contohnya, bulan lalu, muncul penipuan online yang mengatasnamakan BRImo FSTVL di media sosial. Mereka mengiming-iming hadiah fantastis, namun ternyata itu semua hanyalah jebakan. Link yang mereka bagikan, bukanlah situs resmi BRI.
Ingat, situs resmi BRI hanya dapat diakses melalui https://bri.co.id/. Jika mengecek akun media sosial resmi BRI, khususnya di Instagram @bankbri_id, kamu tidak akan menemukan informasi mengenai BRImo FSTVL.
Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya dan selalu memverifikasi keabsahan informasi dari sumber yang terpercaya atau saluran komunikasi resmi BRI.
Saluran resmi BRI meliputi Instagram: @bankbri_id, Facebook: Bank BRI, X: @BankBRI_id, @promo_BRI, dan @kontakBRI, serta TikTok: bankbri_id. Nasabah juga dapat menghubungi Sabrina di nomor 0812 1214 017, melalui email di call@bri.co.id, atau kontak BRI di 1500017, serta mengunjungi www.bri.co.id. #BRI #Sabrina #TanyaSabrinaAja
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim kupon undian gebyar panen hadiah BRI tidak benar.
Ada pihak yang memanfaatkan nama besar BRI untuk menjerat korban, dengan berbagai modus yang sulit dibedakan dari komunikasi resmi.
Modus yang sering digunakan adalah melalui pesan-pesan yang mengklaim berasal dari BRI, baik melalui email, SMS, maupun media sosial seperti Facebook, X, dan Instagram. Salah satu taktik favorit mereka adalah menawarkan undian berhadiah menggiurkan, mulai dari uang tunai hingga mobil mewah.
(GFD-2024-23158) Hoaks, Air Rebusan Daun Sisik Naga Sembuhkan Asma
Sumber:Tanggal publish: 02/10/2024
Berita
tirto.id - Media sosial menjadi platform tempat tersebarnya beragam informasi dan klaim. Salah satu isu yang banyak dibahas adalah tips dan trik terkait kesehatan dan pengobatan. Sayangnya, beberapa tips kesehatan ini tidak berdasar fakta ilmiah atau bukti medis.
Baru-baru ini, beredar informasi terkait tips kesehatan yang menyebut bahwa konsumsi air rebusan daun sisik naga dapat menyembuhkan penyakit asma. Narasi tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama “Maya Pulut” (arsip) pada Sabtu (17/8/2024):
Berikut bunyi klaim dalam video:
“Salah satu manfaat dari daun sisik naga yaitu bisa mengobati penyakit paru-paru asma dan juga sesak napas. Caranya pun cukup gampang ambil satu genggam daun sisik naga cuci hingga benar-benar bersih rebus dengan satu gelas air sampai tersisa setengahnya dan diminum dua kali sehari secara rutin."let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Sepanjang Sabtu (17/8/2024) hingga Rabu (2/10/2024), unggahan ini telah memperoleh 950 tanda suka, 24 komentar, dan telah dibagikan ulang sebanyak 249 kali.
Sebagai informasi, sisik naga atau yang memiliki nama ilmiiah Pyrrosia piloselloides merupakan jenis tumbuhan yang kerap dijumpai di daerah asia tropis. Klasifikasi tumbuhan ini berasal dari divisi Pteridophyta, kelas Polypodiopsida atau Pteridopsida, ordo Polypodiales, famili Polypodiaceae, dan genus Pyrrosia.
Lantas, benarkah klaim yang menyebut bahwa ramuan air rebusan daun sisik naga dapat menyembuhkan asma?
Baru-baru ini, beredar informasi terkait tips kesehatan yang menyebut bahwa konsumsi air rebusan daun sisik naga dapat menyembuhkan penyakit asma. Narasi tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama “Maya Pulut” (arsip) pada Sabtu (17/8/2024):
Berikut bunyi klaim dalam video:
“Salah satu manfaat dari daun sisik naga yaitu bisa mengobati penyakit paru-paru asma dan juga sesak napas. Caranya pun cukup gampang ambil satu genggam daun sisik naga cuci hingga benar-benar bersih rebus dengan satu gelas air sampai tersisa setengahnya dan diminum dua kali sehari secara rutin."let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Sepanjang Sabtu (17/8/2024) hingga Rabu (2/10/2024), unggahan ini telah memperoleh 950 tanda suka, 24 komentar, dan telah dibagikan ulang sebanyak 249 kali.
Sebagai informasi, sisik naga atau yang memiliki nama ilmiiah Pyrrosia piloselloides merupakan jenis tumbuhan yang kerap dijumpai di daerah asia tropis. Klasifikasi tumbuhan ini berasal dari divisi Pteridophyta, kelas Polypodiopsida atau Pteridopsida, ordo Polypodiales, famili Polypodiaceae, dan genus Pyrrosia.
Lantas, benarkah klaim yang menyebut bahwa ramuan air rebusan daun sisik naga dapat menyembuhkan asma?
Hasil Cek Fakta
Mengutip penjelasan dalam laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes), asma adalah penyakit kronis pada saluran napas yang ditandai oleh peradangan dan penyempitan saluran napas. Pada penderita asma, saluran napas menjadi sensitif terhadap berbagai rangsangan seperti alergen, udara dingin, polusi udara, atau aktivitas fisik.
Ketika terpapar oleh rangsangan tersebut, saluran napas mengalami peradangan yang menyebabkan pembengkakan dan produksi lendir berlebih, serta otot-otot di sekitar saluran napas menjadi lebih sempit. Akibatnya, aliran udara terbatas, mengakibatkan gejala seperti sesak napas, batuk, dan mengi.
Asma disebabkan oleh kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Beberapa penyebab asma meliputi faktor genetik, faktor lingkungan, infeksi saluran napas dan beberapa pemicu lainnya seperti aktivitas fisik yang intens, cuaca ekstrem seperti udara dingin atau panas yang ekstrem, perubahan emosi atau stres, dan penggunaan obat-obatan tertentu seperti aspirin atau obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID).
Kembali ke klaim yang menyebut bahwa ramuan air rebusan daun sisik naga dapat menyembuhkan asma.
Sebuah artikel penelitian pada tahun 2021 yang dipublikasikan di Jurnal Sains dan Kesehatan Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman berjudul "Aktivitas Neuroprotektan Teh Celup Daun Sisik Naga (Pyrrosia piloselloides (L.) M. G. price) terhadap Demensia" menyebut daun sisik naga memiliki aktivitas sebagai antibakteri, antioksidan, antipiretik, dan sebagai obat penurun panas.
Selain itu, penelitian itu juga menyebut bahwa daun sisik naga mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, polifenol, saponin, tanin dan steroid, sehinga berpotensi sebagai neuroprotektan. Sebagai informasi, neuroprotektan merupakan jenis terapi untuk mengurangi terjadinya kerusakan sel karena adanya aliran darah yang terhambat saat memasok oksigen.
Meski begitu, penelitian yang dilakukan dengan metode eksperimental in vivo secara preventif dengan menggunakan mencit putih galur Swiss-Websters sebagai hewan uji ini, tidak menyebut secara spesifik terkait manfaat daun sisik naga untuk menyembuhkan penyakit asma pada manusia.
Lebih lanjut, kami juga belum menemukan adanya penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa mengonsumsi air rebusan daun sisik naga dapat menyembuhkan asma.
Sementara itu, dalam artikel Halodoc yang telah ditinjau oleh dr. Rizal Fadli menyebut, tidak ada bukti kuat yang mendukung bahwa ada obat herbal yang dapat memperbaiki gejala asma atau fungsi paru-paru.
Ia menyebut bahwa penggunaan tanaman herbal sebagai obat asma berpotensi mengganggu pengobatan asma secara medis dan menyebabkan komplikasi. Hal ini disebabkan kurangnya standardisasi mengenai kandungan, dosis, dan efek samping penggunaan obat herbal.
Selanjutnya, untuk menelusuri kebenaran klaim ini secara medis untuk memastikan kebenaran klaim tersebut secara medis, Tirto mencoba menghubungi Dokter Nurul Fajriah Afiatunnisa, dari Praktek Mandiri Dokter Nurul, di Rangkasbitung, Banten.
Terkait klaim tersebut, Dokter Nurul menjelaskan, penyakit asma bronkial termasuk salah satu penyakit yang dipengaruhi oleh genetik sehingga dapat diturunkan. Ia mencontohkan, misal ada satu keluarga yang terkena asma maka anggota keluarga lainnya secara genetik juga rentan terkena asma.
“Perlangsungannya kronik dan penyakit ini menyerang saluran napas, dicetuskan oleh berbagai faktor seperti kelelahan, kecemasan, polusi udara, cuaca, bahan tambahan makanan dan lain sebagainya yang sifatnya bisa subjektif dan berbeda-beda pencetusnya pada setiap orang yang rentan,” ujarnya saat dihubungi Tirto, Rabu (2/10/2024).
Lebih lanjut, ia menyebut, sampai saat ini, penyakit asma bronkial tidak dapat disembuhkan secara total, meski kejadiannya dapat dikontrol. Menurut penjelasannya, obat-obatan medis hanya berfungsi untuk mengobati dan mengontrol asma bronkial agar tidak kambuh atau mengganggu.
Lalu, terkait klaim yang menyebut bahwa ramuan air rebusan daun sisik naga dapat menyembuhkan asma, menurutnya hal tersebut masih harus diuji secara klinis. Terkait hal tersebut, ia menambahkan, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut.
“Perlu ditelaah terlebih dahulu dan berhati-hati penggunaannya karena belum tentu aman dan bisa digeneralisir penggunaannya untuk semua penderita asma bronkial,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam mengonsumsi air rebusan daun sisik naga yang diklaim dapat menyembuhkan asma. Hal ini disebabkan, ramuan tersebut belum tentu aman dan bisa digeneralisir penggunaannya untuk semua penderita asma bronkial.
“Resiko tidak cocok atau justru jadi pemicu kambuhnya asma setelah meminumnya karena setiap penderita asma memiliki derajat sakitnya (ringan sampai berat) yang pencetusnya bisa beraneka ragam. Resiko tersebut belum bisa diabaikan,” pungkasnya.
Ketika terpapar oleh rangsangan tersebut, saluran napas mengalami peradangan yang menyebabkan pembengkakan dan produksi lendir berlebih, serta otot-otot di sekitar saluran napas menjadi lebih sempit. Akibatnya, aliran udara terbatas, mengakibatkan gejala seperti sesak napas, batuk, dan mengi.
Asma disebabkan oleh kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Beberapa penyebab asma meliputi faktor genetik, faktor lingkungan, infeksi saluran napas dan beberapa pemicu lainnya seperti aktivitas fisik yang intens, cuaca ekstrem seperti udara dingin atau panas yang ekstrem, perubahan emosi atau stres, dan penggunaan obat-obatan tertentu seperti aspirin atau obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID).
Kembali ke klaim yang menyebut bahwa ramuan air rebusan daun sisik naga dapat menyembuhkan asma.
Sebuah artikel penelitian pada tahun 2021 yang dipublikasikan di Jurnal Sains dan Kesehatan Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman berjudul "Aktivitas Neuroprotektan Teh Celup Daun Sisik Naga (Pyrrosia piloselloides (L.) M. G. price) terhadap Demensia" menyebut daun sisik naga memiliki aktivitas sebagai antibakteri, antioksidan, antipiretik, dan sebagai obat penurun panas.
Selain itu, penelitian itu juga menyebut bahwa daun sisik naga mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, polifenol, saponin, tanin dan steroid, sehinga berpotensi sebagai neuroprotektan. Sebagai informasi, neuroprotektan merupakan jenis terapi untuk mengurangi terjadinya kerusakan sel karena adanya aliran darah yang terhambat saat memasok oksigen.
Meski begitu, penelitian yang dilakukan dengan metode eksperimental in vivo secara preventif dengan menggunakan mencit putih galur Swiss-Websters sebagai hewan uji ini, tidak menyebut secara spesifik terkait manfaat daun sisik naga untuk menyembuhkan penyakit asma pada manusia.
Lebih lanjut, kami juga belum menemukan adanya penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa mengonsumsi air rebusan daun sisik naga dapat menyembuhkan asma.
Sementara itu, dalam artikel Halodoc yang telah ditinjau oleh dr. Rizal Fadli menyebut, tidak ada bukti kuat yang mendukung bahwa ada obat herbal yang dapat memperbaiki gejala asma atau fungsi paru-paru.
Ia menyebut bahwa penggunaan tanaman herbal sebagai obat asma berpotensi mengganggu pengobatan asma secara medis dan menyebabkan komplikasi. Hal ini disebabkan kurangnya standardisasi mengenai kandungan, dosis, dan efek samping penggunaan obat herbal.
Selanjutnya, untuk menelusuri kebenaran klaim ini secara medis untuk memastikan kebenaran klaim tersebut secara medis, Tirto mencoba menghubungi Dokter Nurul Fajriah Afiatunnisa, dari Praktek Mandiri Dokter Nurul, di Rangkasbitung, Banten.
Terkait klaim tersebut, Dokter Nurul menjelaskan, penyakit asma bronkial termasuk salah satu penyakit yang dipengaruhi oleh genetik sehingga dapat diturunkan. Ia mencontohkan, misal ada satu keluarga yang terkena asma maka anggota keluarga lainnya secara genetik juga rentan terkena asma.
“Perlangsungannya kronik dan penyakit ini menyerang saluran napas, dicetuskan oleh berbagai faktor seperti kelelahan, kecemasan, polusi udara, cuaca, bahan tambahan makanan dan lain sebagainya yang sifatnya bisa subjektif dan berbeda-beda pencetusnya pada setiap orang yang rentan,” ujarnya saat dihubungi Tirto, Rabu (2/10/2024).
Lebih lanjut, ia menyebut, sampai saat ini, penyakit asma bronkial tidak dapat disembuhkan secara total, meski kejadiannya dapat dikontrol. Menurut penjelasannya, obat-obatan medis hanya berfungsi untuk mengobati dan mengontrol asma bronkial agar tidak kambuh atau mengganggu.
Lalu, terkait klaim yang menyebut bahwa ramuan air rebusan daun sisik naga dapat menyembuhkan asma, menurutnya hal tersebut masih harus diuji secara klinis. Terkait hal tersebut, ia menambahkan, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut.
“Perlu ditelaah terlebih dahulu dan berhati-hati penggunaannya karena belum tentu aman dan bisa digeneralisir penggunaannya untuk semua penderita asma bronkial,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam mengonsumsi air rebusan daun sisik naga yang diklaim dapat menyembuhkan asma. Hal ini disebabkan, ramuan tersebut belum tentu aman dan bisa digeneralisir penggunaannya untuk semua penderita asma bronkial.
“Resiko tidak cocok atau justru jadi pemicu kambuhnya asma setelah meminumnya karena setiap penderita asma memiliki derajat sakitnya (ringan sampai berat) yang pencetusnya bisa beraneka ragam. Resiko tersebut belum bisa diabaikan,” pungkasnya.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuran fakta yang dilakukan, belum ada bukti penelitian ilmiah dan penjelasan medis yang dapat membuktikan klaim bahwa mengonsumsi air rebusan daun sisik naga dapat menyembuhkan asma.
Dokter Nurul Fajriah Afiatunnisa menjelaskan bahwa ramuan air rebusan daun sisik naga belum tentu aman dan bisa digeneralisir penggunaannya untuk semua penderita asma bronkial.
Jadi, informasi yang menyebut bahwa mengonsumsi air rebusan daun sisik naga dapat menyembuhkan asma bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Dokter Nurul Fajriah Afiatunnisa menjelaskan bahwa ramuan air rebusan daun sisik naga belum tentu aman dan bisa digeneralisir penggunaannya untuk semua penderita asma bronkial.
Jadi, informasi yang menyebut bahwa mengonsumsi air rebusan daun sisik naga dapat menyembuhkan asma bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Rujukan
- https://web.facebook.com/reel/3657071071172338
- https://ghostarchive.org/archive/CIj7H
- https://tekno.tempo.co/read/1593008/mengenal-daun-sisik-naga-yang-tersebar-di-asia-tenggara-hingga-asia-selatan
- https://ayosehat.kemkes.go.id/penyakit/asma#:~:text=Asma%20adalah%20penyakit%20kronis%20pada,polusi%20udara%2C%20atau%20aktivitas%20fisik.
- https://www.academia.edu/95232646/Aktivitas_Neuroprotektan_Teh_Celup_Daun_Sisik_Naga_Pyrrosia_piloselloides_L_M_G_price_terhadap_Demensia
- https://www.halodoc.com/artikel/adakah-tanaman-herbal-yang-mampu-mengatasi-asma-ini-faktanya?srsltid=AfmBOooz0cDl1MJcf1k2yglLfLERKrdRMigrZh2CCofJrLBNywrQEIqC
(GFD-2024-23159) Tidak Benar Pernyataan Emil Audero Ingin Gabung Timnas Indonesia
Sumber:Tanggal publish: 02/10/2024
Berita
tirto.id - Kehadiran pemain naturalisasi di Tim Nasional (Timnas) Indonesia bisa dibilang membantu kiprah Tim Garuda, yang saat ini tengah berjuang di ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Sebagai informasi, dalam beberapa waktu terakhir, Timnas Indonesia memang rajin melakukan naturalisasi terhadap pemain yang memiliki darah keturunan Indonesia.
Mulai dari Ivar Jenner, Nathan Tjoe-A-On, Jordi Amat, Jay Idzes, Sandy Walsh, Thom Haye, Maarten Paes, hingga yang terbaru Mees Hilgers dan Eliano Reijnders, adalah sederet pemain keturunan yang saat ini ada di Timnas Indonesia.
Di tengah ramai perbincangan tentang kiprah pemain naturalisasi di Timnas Indonesia, beredar narasi yang berisi pernyataan penjaga gawang asal klub Como 1907 Emil Audero Mulyadi yang menyatakan ingin dinaturalisasi bergabung dengan Timnas Indonesia.
Narasi tersebut diunggah oleh akun Instagram bernama “adijayakato”(arsip) pada Selasa (24/9/2024) dalam bentuk unggahan foto yang menampilkan sosok Emil Audero disertai keterangan teks yang diklaim pernyataan pemain tersebut sebagai berikut:
“Emil Audero Ingin Gabung Timnas Indonesia. Emil Audero: saya orang Indonesia asli, ayah saya 100% berdarah pribumi. Saya berharap kloter berikutnya (naturalisasi) saya membela tanah air saya (Indonesia)."
Sepanjang Selasa (24/9/2024) hingga Rabu (2/10/2024), atau selama delapan hari tersebar di Instagram, unggahan ini telah memperoleh sekitar 3.000 tanda suka, 2.000 komentar, dan telah dibagikan ulang sebanyak 27 kali.
Lantas, benarkah klaim soal pernyataan Emil Audero yang menyatakan ingin dinaturalisasi dan bergabung dengan Timnas Indonesia?
Sebagai informasi, dalam beberapa waktu terakhir, Timnas Indonesia memang rajin melakukan naturalisasi terhadap pemain yang memiliki darah keturunan Indonesia.
Mulai dari Ivar Jenner, Nathan Tjoe-A-On, Jordi Amat, Jay Idzes, Sandy Walsh, Thom Haye, Maarten Paes, hingga yang terbaru Mees Hilgers dan Eliano Reijnders, adalah sederet pemain keturunan yang saat ini ada di Timnas Indonesia.
Di tengah ramai perbincangan tentang kiprah pemain naturalisasi di Timnas Indonesia, beredar narasi yang berisi pernyataan penjaga gawang asal klub Como 1907 Emil Audero Mulyadi yang menyatakan ingin dinaturalisasi bergabung dengan Timnas Indonesia.
Narasi tersebut diunggah oleh akun Instagram bernama “adijayakato”(arsip) pada Selasa (24/9/2024) dalam bentuk unggahan foto yang menampilkan sosok Emil Audero disertai keterangan teks yang diklaim pernyataan pemain tersebut sebagai berikut:
“Emil Audero Ingin Gabung Timnas Indonesia. Emil Audero: saya orang Indonesia asli, ayah saya 100% berdarah pribumi. Saya berharap kloter berikutnya (naturalisasi) saya membela tanah air saya (Indonesia)."
Sepanjang Selasa (24/9/2024) hingga Rabu (2/10/2024), atau selama delapan hari tersebar di Instagram, unggahan ini telah memperoleh sekitar 3.000 tanda suka, 2.000 komentar, dan telah dibagikan ulang sebanyak 27 kali.
Lantas, benarkah klaim soal pernyataan Emil Audero yang menyatakan ingin dinaturalisasi dan bergabung dengan Timnas Indonesia?
Hasil Cek Fakta
Sebagai informasi, Emil Audero Mulyadi merupakan pemain sepak bola berkebangsaan Italia yang saat ini memperkuat klub Serie A Como 1907. Sebelumnya, ia juga pernah memperkuat sejumlah klub papan atas di Italia seperti Juventus, Inter Milan, hingga U.C. Sampdoria.
Emil Audero yang lahir di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada tanggal 18 Januari 1997 tersebut memang memiliki darah keturunan Indonesia dari sang ayah yang berasal dari NTB.
Kembali ke klaim soal pernyataan Emil Audero yang menyatakan ingin bergabung dengan Timnas Indonesia.
Pertama-tama, Tim Riset Tirto melakukan penelusuran dengan menelusuri gambar Emil Audero yang disertakan dalam unggahan tersebut dengan menggunakan perangkat reverse image search dari Google Images.
Hasilnya, kami menemukan foto tersebut berasal dari unggahan Instagram pribadi Emil Audero pada tanggal 14 Juni 2019 silam. Dalam unggahan tersebut, Emil sama sekali tidak mengeluarkan pernyataan terkait keinginannya bergabung dengan Timnas Indonesia seperti isi klaim.
Foto tersebut diambil saat dirinya memperkuat Timnas Italia di gelaran Euro U-21 tahun 2019 silam.
Selanjutnya, kami mencoba menelusuri klaim pernyataan Emil ke mesin pencarian Google. Kami memasukan kata kunci klaim pernyataan Emil, “Emil Audero: saya berharap kloter berikutnya (naturalisasi) saya membela tanah air saya (Indonesia)”.
Hasilnya, kami tidak menemukan satupun pernyataan dari kiper, yang pernah masuk dalam skuad Timnas Italia U-21 tersebut, terkait keinginannya dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia yang sesuai dengan narasi dan klaim unggahan.
Mengutip artikel Bola.com pada Juni 2024 lalu, Emil sendiri memang pernah mengakui bahwa dirinya adalah keturunan Indonesia.
“Ya! Saya orang Indonesia. Saya lahir di sana. Kerabat dari pihak ayah saya semuanya masih tinggal di sana," ujar Emil Audero seperti dikutip Bola.com dari media lokal Italia, La Provincia di Como.
Emil Audero mengaku memang sempat dihubungi Timnas Indonesia untuk dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia. Namun, ia menegaskan bahwa hingga saat ini hanya memiliki paspor Italia sehingga kemungkinan untuk dinaturalisasi itu belum ada.
"Anggap saja tidak sedekat itu. Memang benar Timnas Indonesia menginginkan saya tapi saya hanya punya paspor Italia jadi kemungkinan itu pun tidak ada. Tentu saja saya bisa mengajukan permintaan, tapi saya tidak tahu seberapa besar manfaatnya bagi saya," tandas Emil.
Emil Audero yang lahir di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada tanggal 18 Januari 1997 tersebut memang memiliki darah keturunan Indonesia dari sang ayah yang berasal dari NTB.
Kembali ke klaim soal pernyataan Emil Audero yang menyatakan ingin bergabung dengan Timnas Indonesia.
Pertama-tama, Tim Riset Tirto melakukan penelusuran dengan menelusuri gambar Emil Audero yang disertakan dalam unggahan tersebut dengan menggunakan perangkat reverse image search dari Google Images.
Hasilnya, kami menemukan foto tersebut berasal dari unggahan Instagram pribadi Emil Audero pada tanggal 14 Juni 2019 silam. Dalam unggahan tersebut, Emil sama sekali tidak mengeluarkan pernyataan terkait keinginannya bergabung dengan Timnas Indonesia seperti isi klaim.
Foto tersebut diambil saat dirinya memperkuat Timnas Italia di gelaran Euro U-21 tahun 2019 silam.
Selanjutnya, kami mencoba menelusuri klaim pernyataan Emil ke mesin pencarian Google. Kami memasukan kata kunci klaim pernyataan Emil, “Emil Audero: saya berharap kloter berikutnya (naturalisasi) saya membela tanah air saya (Indonesia)”.
Hasilnya, kami tidak menemukan satupun pernyataan dari kiper, yang pernah masuk dalam skuad Timnas Italia U-21 tersebut, terkait keinginannya dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia yang sesuai dengan narasi dan klaim unggahan.
Mengutip artikel Bola.com pada Juni 2024 lalu, Emil sendiri memang pernah mengakui bahwa dirinya adalah keturunan Indonesia.
“Ya! Saya orang Indonesia. Saya lahir di sana. Kerabat dari pihak ayah saya semuanya masih tinggal di sana," ujar Emil Audero seperti dikutip Bola.com dari media lokal Italia, La Provincia di Como.
Emil Audero mengaku memang sempat dihubungi Timnas Indonesia untuk dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia. Namun, ia menegaskan bahwa hingga saat ini hanya memiliki paspor Italia sehingga kemungkinan untuk dinaturalisasi itu belum ada.
"Anggap saja tidak sedekat itu. Memang benar Timnas Indonesia menginginkan saya tapi saya hanya punya paspor Italia jadi kemungkinan itu pun tidak ada. Tentu saja saya bisa mengajukan permintaan, tapi saya tidak tahu seberapa besar manfaatnya bagi saya," tandas Emil.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuran fakta yang dilakukan, tidak ditemukan bukti Emil Audero menyatakan ingin dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia.
Tidak ada satupun pernyataan Emil Audero seperti yang diklaim dalam unggahan. Emil Audero sendiri dalam satu kesempatan mengaku tidak memiliki kemungkinan untuk dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia.
Jadi, informasi soal pernyataan Emil Audero yang diklaim ingin dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Tidak ada satupun pernyataan Emil Audero seperti yang diklaim dalam unggahan. Emil Audero sendiri dalam satu kesempatan mengaku tidak memiliki kemungkinan untuk dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia.
Jadi, informasi soal pernyataan Emil Audero yang diklaim ingin dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Rujukan
- https://www.instagram.com/reel/DATFGq0ym9R/?utm_source=ig_embed&ig_rid=c11192f8-1d19-42a5-93a0-e1a81072f486
- https://ghostarchive.org/archive/nmc7y
- https://www.transfermarkt.co.id/emil-audero/profil/spieler/256339
- https://tirto.id/tokoh/emil-audero-T3
- https://www.instagram.com/p/ByqSxGwCb87/?img_index=1
- https://www.bola.com/indonesia/read/5609767/emil-audero-mulyadi-soal-rencana-naturalisasi-saya-orang-indonesia-tapi-hanya-punya-paspor-italia
Halaman: 2708/7906

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4958450/original/050084900_1727857483-BRI_gebyar_panen.jpg)



