• (GFD-2026-34094) [SALAH] Indonesia Resmi Hentikan Ekspor Gas ke Malaysia dan Singapura

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 06/05/2026

    Berita

    Beredar unggahan [arsip] dari akun Facebook “Fakta Populer” pada Selasa (14/4/2026) berisi narasi:

    “PEMERINTAH INDONESIA RESMI MENUTUP KRAN GAS UNTUK DI ESKPOR.SINGAPORE & MALAYSIA KATAR KETIR PASOKAN GAS DI TUTUP!.”

    Hingga Rabu (6/5/2026) unggahan ini telah mendapatkan 9 tanda suka dan dibagikan ulang 37 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran dengan mencari pemberitaan terkait ekspor gas Indonesia ke Singapura dan Malaysia menggunakan kata kunci “ekspor gas Indonesia 2026” dan “kontrak ekspor gas Singapura 2028”.

    Hasil penelusuran menemukan artikel dari cnbcindonesia.com berjudul “Menurut Aturan, RI Bakal Setop Ekspor Gas Tahun 2026” yang terbit Rabu (2/8/2023), menjelaskan bahwa memang pemerintah berencana menghentikan ekspor gas, kebijakan ini mengarah pada pembatasan ekspor gas untuk memprioritaskan kebutuhan dalam negeri. Namun, kebijakan tersebut tidak serta-merta menghentikan seluruh ekspor secara langsung, melainkan dilakukan secara bertahap sesuai kontrak yang masih berlaku.

    Selain itu, artikel dari detik.com berjudul “Ekspor Gas ke Singapura Batal Disetop, RI Mau Perpanjang hingga 2028” terbit Jumat (28/10/2022), menjelaskan bahwa ekspor gas ke Singapura masih berlangsung dan kontraknya diperpanjang hingga 2028. Hal ini menunjukkan bahwa pada periode sebelum 2028, termasuk tahun 2026, aktivitas ekspor masih tetap dilakukan.

    Lebih lanjut, artikel dari cnbcindonesia.com berjudul “Cegah Defisit Gas, Ekspor RI Bakal Dialihkan ke Domestik” terbit Kamis (10/4/2025), menjelaskan bahwa pemerintah tetap memperbolehkan ekspor gas untuk kontrak yang telah disepakati sebelumnya, sementara kebijakan yang ada difokuskan pada pengurangan ekspor baru dan pengalihan pasokan untuk kebutuhan domestik.

    Untuk Malaysia, tidak ditemukan informasi kredibel yang menyatakan bahwa Indonesia telah menghentikan ekspor gas secara resmi. Namun, selama mereka memiliki kontrak masih berlaku, maka pengiriman gas tetap berjalan sesuai perjanjian. Dengan demikian, penghentian ekspor baru dapat dilakukan setelah masa kontrak berakhir, bukan secara tiba-tiba saat kontrak masih aktif.

    Kesimpulan

    Penghentian ekspor gas dilakukan secara bertahap, bukan penghentian total. Apabila ada kontrak ekspor yang masih tersisa maka Indonesia akan melanjutkan kegiatan ekspor hingga kontrak tersebut selesai. Unggahan berisi klaim “Indonesia resmi hentikan ekspor gas ke Malaysia dan Singapura” adalah konten menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-34095) Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Petugas Sensus Ekonomi 2026 dari BPS

    Sumber:
    Tanggal publish: 06/05/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran petugas sensus ekonomi nasional 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS). Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook sejak 29 April 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "BADAN PUSAT STATISTIK (BPS) Melakukan Rekrutmen 190 Ribu Petugas Untuk Melakukan Sensus Ekonomi Nasional 2026
    Yuk Daftar Sekarang Sebelum Kuota Penuh!🚀
    INFO PENDAFTARAN KLIK DAFTAR DIBAWA👇
    https://daftarsekrangjuga.viillin.com/
    Unggahan juga disertai poster dan menu daftar sekarang.
    Pemilik akun kemudian mengarahkan warganet yang bertanya mengenai pendaftaran, agar mengecek di link yang ada di bio profil.
    "Untuk info pendaftaran silahkan klik link 👇https://daftarssekargjuga.vercel.app/"
    Ketika link di bio profil tersebut diklik, akan mengarah pada halaman situs tertentu. Situs ini meminta identitas, seperti nama lengkap hingga nomor Telegram.
    Lalu benarkah klaim link pendaftaran petugas sensus ekonomi nasional 2026 yang digelar BPS? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran petugas sensus ekonomi nasional 2026 yang digelar BPS. Penelusuran mengarah pada sejumlah website BPS daerah dan akun media sosial BPS kabupaten/kota masing-masing.
    Salah satunya dari BPS Pekanbaru. Dalam websitenya yakni pekanbarukota.bps.go.id, BPS menyampaikan membuka pendaftaran petugas sensus ekonomi 2026 BPS Kota Pekanbaru.
    Pendaftaran dimulai pada 6-8 Mei 2026. Pendaftaran akan ditutup sementara apabila kuota pada hari tersebut telah terpenuhi, dan akan dibuka kembali pada hari berikutnya. Pastikan berkas yang diunggah telah sesuai dan lengkap.
    ????? ???????? ??????????? ???? ?????? ??????? :s.bps.go.id/rekrutmensensusekonomi1471
    Hati-hati penipuan, sebab pendaftaran Petugas Sensus Ekonomi 2026 tidak dipungut biaya.
    Jika memiliki pertanyaan terkait perekrutan petugas Sensus Ekonomi 2026, dapat mengunjungi SALAM 1471 atau s.bps.go.id/salam1471.
    Selain itu, BPS Kabupaten Kebumen juga membuka kesempatan untuk yang siap terlibat dalam pendataan lapangan SE2026 yang akan dilaksanakan pada: 15 Juni 2026 – 31 Agustus 2026
    Link informasi pendaftaran: s.bps.go.id/3305daftar_se2026
    Pendaftaran pada 5 - 6 Mei 2026.
     
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran petugas sensus ekonomi nasional 2026 yang digelar BPS, tidak benar.

    Rujukan

  • (GFD-2026-34355) Hoaks, PM Italia Protes Netanyahu & Dukung Kemerdekaan Palestina

    Sumber:
    Tanggal publish: 06/05/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar di media sosial Facebook sebuah unggahan video yang mengklaim Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni menyatakan dukungannya terhadap kemerdekaan Palestina dan menentang Netanyahu.

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Duda Mbus” (arsip) pada Minggu (03/05/2026). Unggahan video berdurasi 13 detik tersebut menampilkan Meloni tengah melakukan aksi protes dengan membawa bendera Palestina di hadapan Netanyahu dalam ruangan rapat yang dipenuhi banyak audiens.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Meloni challenger Trump and Netanyahu, supports Palestine’s freedom,” begitu keterangan tertulis dalam unggahan.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Pengunggah juga menambahkan teks terjemahan dalam video “Apa yang sedang kamu lakukan? Berhenti. Tidak, cukup dengan pendudukan. Kamu tidak bisa melakukan itu di sini. Palestina, kebebasan untuk semua,” begitu narasi teks terjemahan tertulis dalam cuplikan video. Namun, bahasa yang terdengar bukanlah bahasa Indonesia.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Sampai artikel ini ditulis pada Rabu (06/05/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 892 likes, 117 komentar, 103 kali dibagikan, dan 68 ribu kali ditayangkan. Kolom komentar dipenuhi dengan reaksi kepercayaan masyarakat terhadap informasi tersebut dan dukungan terhadap aksi yang dilakukan Meloni.

    Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Facebook “Nan Karo Ndar” yang menampilkan cuplikan serupa terkait dukungan PM Italia terhadap kemerdekaan Palestina.

    Lantas, benarkah PM Italia mendukung kemerdekaan Palestina dan melakukan aksi protes terhadap Netanyahu?

    Baca juga:Delegasi RI Desak Dunia Bertindak Atasi Penjajahan di Palestina

    periksa fakta PM Italia: Free Palestine.

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasil penelusuran mengarahkan kami ke laman Kompas.Di situ dilaporkan bahwa sebuah video yang tersebar di media sosial yang diklaim menampilkan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni menyerukan kemerdekaan Palestina di hadapan Benjamin Netanyahu merupakan hasil rekayasa berbasis artificial intelligence (AI).

    Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “PM Italia dukung kemerdekaan Palestina dan protes Netanyahu.” Hasil penelusuran mengarah ke YouTube Kompas, yang melaporkan bahwa Italia masih belum mengakui kemerdekaan Palestina sebagai negara meskipun sudah didemo warganya. Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni menegaskan tidak akan mendukung pengakuan negara Palestina sampai dua syarat terpenuhi. Hal itu disampaikan di sela-sela Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat, Selasa (23/9/2025).

    “Palestina harus tunduk pada dua syarat: pembebasan para sandera dan tentu saja pengucilan Hamas dari pemerintahan manapun di Palestina. Karena kita perlu memahami apa prioritasnya. Saya tidak menentang pengakuan Palestina, tetapi kita harus memberikan prioritas yang tepat kepada diri kita sendiri,” begitu jelas Meloni.

    PM Italia Giorgia Meloni mendukung solusi dua negara, namun menekankan bahwa pengakuan terhadap negara Palestina harus melalui proses nyata dan bukan sekadar pengakuan di atas kertas. Meloni mengajukan dua syarat utama untuk pengakuan Palestina, yaitu pembebasan sandera dan penghapusan Hamas dari pemerintahan masa depan. Italia juga mengkritik tindakan Israel di Gaza yang dinilai melampaui batas dan menegaskan perlunya komitmen terhadap kemanusiaan.

    Kemudian, Tirto menonton secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama pada sinkronisasi gerak bibir, intonasi suara, serta ekspresi wajah Netanyahu dan Meloni yang tampak tidak natural. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).

    Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam video. Hasil analisis menunjukkan bahwa audio yang digunakan dalam video tersebut memiliki probabilitas 84,8 persen sebagai suara hasil manipulasi AI.

    Dalam rangkuman Tirto, “Italia Stop Pertahanan dengan Israel, Hubungan Buruk?” Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni memutuskan untuk tidak memperpanjang perjanjian pertahanan dengan Israel pada Rabu (14/4/2026). Keputusan ini diambil imbas perkembangan situasi di Asia Barat.

    Penangguhan kerjasama Italia-Israel ini dipandang banyak pihak sebagai isyarat terbaru memburuknya hubungan Roma dan Tel Aviv. Keduanya, sebelumnya dikenal punya hubungan yang solid.

    Pemerintahan Meloni bahkan dianggap banyak pihak sebagai sekutu utama Presiden AS Donald Trump dan Israel di Eropa. Dalam banyak kesempatan, Italia bertindak sebagai negara pendukung AS dan Israel di tengah meluasnya sentimen negatif terhadap dua negara itu di Eropa. Namun, dalam beberapa pekan terakhir, hubungan Italia dan poros AS-Israel tampak memburuk.

    Para analis menilai bahwa langkah Meloni dalam beberapa waktu terakhir merupakan respons atas meluasnya sentimen negatif publik Italia tentang AS dan Israel. Sentimen ini meluas pada 2026 seiring tindakan AS di Venezuela, keinginan mereka untuk mencaplok Greenland, dan serangan AS-Israel di Iran.

    Meloni dipandang tengah menjauhkan diri dari poros AS-Israel yang semakin tak populer di kalangan pemilih Italia. Pemilu Italia dijadwalkan akan terselenggara pada akhir 2027 mendatang. Namun, sampai artikel ini ditulis, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim Meloni mendukung kemerdekaan Palestina.

    Baca juga:WN Italia Dideportasi dari Bali setelah Mengamuk saat Ditilang

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa unggahan video yang mengklaim bahwa PM Italia menyatakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina dan melakukan aksi protes di hadapan Netanyahu bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Hasil analisis menunjukkan bahwa audio dalam video yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).

    PM Italia Giorgia Meloni mengajukan dua syarat utama untuk pengakuan Palestina, yaitu pembebasan sandera dan penghapusan Hamas dari pemerintahan masa depan. Italia juga mengkritik tindakan Israel di Gaza dan menegaskan perlunya komitmen terhadap kemanusiaan. Namun, Meloni tidak pernah melakukan aksi protes terhadap Netanyahu untuk mendukung kemerdekaan Palestina.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-34108) Keliru, Xi Jinping Serukan Pelucutan Nuklir Israel dan AS

    Sumber:
    Tanggal publish: 06/05/2026

    Berita

    tirto.id - Sebuah unggahan beredar di media sosial Facebook mengklaim Presiden China Xi Jinping menegaskan bahwa masyarakat internasional harus bersatu menolak penggunaan maupun ancaman penggunaan senjata nuklir dan menyebutkan Israel dan Amerika Serikat harus dilucuti dari senjata nuklir.

    Unggahan tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama “feovle” (arsip) pada Minggu (26/04/2026). Unggahan tersebut menampilkan gambar Xi Jinping mengenakan jas tengah berbicara di atas podium.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Jika dunia ingin diselamatkan dari perang dunia ketiga, Israel dan Amerika Serikat harus dilucuti dari senjata nuklir,” begitu narasi tertulis dalam gambar.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Pengunggah juga menambahkan keterangan pada unggahan tersebut dan menanyakan tanggapan pengunjung.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “Presiden Xi Jinping menegaskan bahwa masyarakat internasional harus bersatu menolak penggunaan maupun ancaman penggunaan senjata nuklir. Ia menekankan bahwa senjata nuklir tidak boleh digunakan dan perang nuklir tidak boleh terjadi, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas global di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.

    Pernyataan tersebut tidak secara spesifik menyebut negara tertentu, namun muncul di saat retorika soal nuklir kembali menguat dalam beberapa pekan terakhir.

    Di tengah situasi tersebut, sebagian pihak mengaitkan pernyataan itu dengan meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Meski tidak ada penyebutan langsung, interpretasi publik berkembang bahwa pesan tersebut mencerminkan kekhawatiran terhadap potensi eskalasi konflik yang melibatkan kekuatan besar dan berisiko meluas ke level yang lebih berbahaya.

    Sementara itu, Menteri Luar Negeri China Wang Yi menegaskan bahwa tindakan militer terhadap Iran di tengah proses negosiasi dinilai tidak dapat diterima dan melanggar hukum internasional. Ia menyerukan penghentian operasi militer, kembalinya dialog, serta penolakan terhadap tindakan sepihak. China juga menyatakan dukungannya terhadap kedaulatan dan keamanan Iran, sekaligus menekankan bahwa negara besar tidak boleh menggunakan keunggulan militernya secara sewenang-wenang. Beijing menyatakan akan terus memainkan peran konstruktif di forum internasional seperti Dewan Keamanan PBB untuk mendorong perdamaian dan meredakan konflik. Tanggapan lo?” Begitu keterangan dalam unggahan.

    Sampai artikel ini ditulis pada Selasa (05/05/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 18,3 ribu likes, 1 ribu komentar, dan 457 kali dibagikan. Kolom komentar dipenuhi dengan reaksi kepercayaan dan dukungan masyarakat terhadap informasi tersebut.

    Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Instagram @feovle,@arianto1404, dan akun Facebook “Siti Hafsah”. Semua akun tersebut mengunggah gambar Xi Jinping dan pernyataannya terkait pelucutan senjata nuklir Israel dan Amerika Serikat.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    Baca juga:Israel Kepung Kapal Global Sumud Flotilla yang Bawa Bantuan Gaza

    periksa fakta Israel & AS harus dilucuti dari nuklir.

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasil penelusuran mengarahkan kami pada laman Kompas, saat Selat Hormuz diblokade, Xi Jinping memang pernah menyerukan pembukaan kembali jalur tersebut. Namun, narasi yang mencatut Xi Jinping mengenai perlucutan senjata nuklir AS dan Israel merupakan informasi keliru.

    Dikutip dari Al Jazeera, China cenderung melakukan pendekatan pragmatis terhadap perang Israel-AS dan Iran dengan menyerukan pembukaan kembali Selat Hormuz pada minggu ini.

    Xi Jinping berbicara dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) melalui telepon pada hari Senin (20/04/2026), Xi menegaskan kembali dukungan China untuk semua upaya yang kondusif untuk memulihkan perdamaian dan mendukung penyelesaian sengketa melalui cara politik dan diplomatik.

    Menurut Komisi Ekonomi dan Keamanan AS-China, China adalah mitra dagang terbesar Iran dan membeli hingga 90 persen minyaknya, serta pada tahun 2021 menandatangani perjanjian kemitraan strategis komprehensif selama 25 tahun dengan Teheran.

    Beijing juga telah menghabiskan sepuluh tahun terakhir untuk membina hubungan yang lebih dekat dengan negara-negara Teluk, termasuk Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab. Beijing juga tetap menjadi mitra dagang utama baik bagi AS maupun Israel.

    “China menjaga hubungan baik dengan AS, Israel, Iran, dan negara-negara Teluk Arab. Semua negara itu adalah teman kita, bahkan jika mereka adalah musuh,” begitu keterangan Ma Xiaolin, Dekan Institut Lingkar Mediterania di Universitas Studi Internasional Zhejiang.

    Melansir laman New York Times, Pemimpin Tiongkok, Xi Jinping, menyampaikan kritik terhadap Amerika Serikat, dalam komentar publiknya yang paling langsung mengenai perang AS-Israel dengan Iran.

    “Untuk mempertahankan otoritas aturan hukum internasional, kita tidak dapat menggunakannya ketika sesuai dengan kepentingan kita dan meninggalkannya ketika tidak sesuai,” begitu jelas Xi dalam pertemuan dengan putra mahkota Abu Dhabi di Beijing.

    China tetap mempertahankan sikap netral karena menyeimbangkan kemitraannya dengan Iran dan mengelola ketegangan dengan AS. Meski demikian, sejauh ini tidak ada pernyataan langsung dari Xi Jinping mengenai perlucutan senjata nuklir untuk menghindari Perang Dunia III.

    Senada dengan hal tersebut laman Misbar, menyatakan bahwa Presiden Tiongkok tidak menyerukan perlucutan senjata nuklir AS dan Israel. Menurut Tim Misbar di Al Araby TV, klaim yang beredar mencatut Presiden Tiongkok Xi Jinping, disertai dengan teks terjemahan yang menyebutkan pernyataan: “Jika ingin menyelamatkan dunia dari Perang Dunia Ketiga, maka perlu melucuti senjata nuklir Israel dan Amerika Serikat,” adalah menyesatkan dan terjemahannya telah dimanipulasi.

    Narasi keliru yang diklaim diambil dari video pesan Tahun Baru 2026 yang disampaikan Xi Jinping, dinarasikan sebagai pernyataan mengenai Perang Dunia III. Faktanya, Presiden Tiongkok tidak pernah mengatakan bahwa dunia harus melucuti senjata nuklir Amerika Serikat dan Israel untuk mencegah Perang Dunia Ketiga.

    Baca juga:AS-Cina Sepakat Pangkas Tarif Impor

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyebutkan bahwa Xi Jinping menyerukan pelucutan senjata nuklir Israel dan Amerika Serikat adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    China adalah mitra dagang terbesar Iran dan pada tahun 2021 menandatangani perjanjian kemitraan strategis komprehensif selama 25 tahun dengan Teheran. China menjaga hubungan baik dengan AS, Israel, Iran, dan negara-negara Teluk Arab.

    Beijing juga membina hubungan yang lebih dekat dengan negara-negara Teluk, termasuk Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab, serta tetap menjadi mitra dagang utama baik bagi AS maupun Israel.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan