tirto.id - Teguh Setyabudi resmi menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta menggantikan Heru Budi Hartono. Sebagai informasi, pelantikan Teguh mengacu pada Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 125/P Tahun 2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Penjabat Gubernur DKI Jakarta.
Beberapa hari usai pelantikan Teguh Setyabudi sebagai PJ Gubernur DKI, beredar unggahan di media sosial yang menyebut bahwa PJ Gubernur DKI saat ini berasal dari Republik Rakyat Tiongkok, atau China. Narasi tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama “Hari D’fretez” dan “Eni Sumarlin” pada Rabu (23/10/2024).
“PEJABAT GUBERNUR DKI Resmi Di Pegang China . PIK 2 DAN PULAU REKALAMASI AMAN *Memang Bener-Bener Jokowi Daya Rusaknya Sungguh Dahsyat Bagi Bangsa Dan Negara,” bunyi keterangan salah satu akun tersebut.
Tirto juga mendapatkan narasi serupa dalam bentuk pesan berantai di paltform media sosial WhatsApp yang menyebut bahwa PJ Gubernur DKI saat ini dipegang oleh China. Hal ini diklaim bertujuan untuk melanjutkan proyek reklamasi Pantai Indah Kapuk (PIK) dan penjualan wilayah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ke China.
Berikut isi pesan berantai tersebut:
“PEJABAT GUBERNUR DKI JAKARTA RESMI DI PEGANG CHINA DENGAN DEMIKIAN PIK2 S/D PIK5 DAN PULAU REKALAMASI LANJUT TERUS🤷♂️🤦♂️👹.
Menjelang lengserpun Jokowi masih berkhianat pada negara terus timbulkan kerusakan, menyerahkan tanah air ke CHINA2 itu_
PERINGATAN UNTUK LEMBAGA INTELIJEN NEGARA BIN, BAIS, BAKIN, LEMHANAS, DIPLOMAT, AGEN RAHASIA, JAKSA AGUNG. Para Raja Sultan Nusantara Pemilik Awal Awal Negara ini yang tergabung dalam PDKN. Mohon diekspos Isi Materi Pertemuan Gibran dengan Wakil Presiden China Tiongkok,agar diekspos untuk diketahui 283 Juta Rakyat Indonesia. Dan di Share kesemua Lembaga² Tinggi Negara dan Negara Sahabat,_
Kita Seluruh Rakyat Wajib tahu apa kebijakan dan kesepakatan yang telah ditanda-tangani oleh Wakil Presiden Gibran dengan Wakil Presiden Tiongkok, *Jika sudah terindikasi ada Isi penjualan Kedaulatan Wilayah NKRI ke China maka Semua Konglomerat Etnis Tionghoa yang terlibat Subversif Harus.ditangkap dan Hukum Mati*”
Sepanjang Rabu (23/10/2024) hingga Kamis (24/10/2024), atau selama sehari tersebar di Facebook, salah satu unggahan klaim tersebut telah memperoleh 8 tanda suka, 14 komentar dan telah dibagikan sebanyak 2 kali.
Lantas, benarkah klaim yang menyebut bahwa PJ Gubernur saat ini berasal dari China?
(GFD-2024-23583) Salah, Klaim PJ Gubernur DKI Teguh Setyabudi Berasal dari China
Sumber:Tanggal publish: 24/10/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran fakta yang dilakukan, Tirto sama sekali tidak menemukan bukti yang membenarkan klaim bahwa PJ Gubernur DKI saat ini, yaitu Teguh Setyabudi, berasal dari China.
Lebih lanjut, tidak ada satupun informasi dan keterangan resmi yang membenarkan dan bisa membuktikan klaim bahwa ditunjuknya Teguh Setyabudi sebagai PJ Gubernur DKI bertujuan untuk melanjutkan proyek reklamasi Pantai Indah Kapuk (PIK) dan penjualan wilayah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ke China.
Berdasarkan profil yang didapatkan Tirto dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Teguh Setyabudi sendiri lahir di Purwokerto Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada tanggal 8 Maret 1967. Ia merupakan anak keempat dari sembilan bersaudara pasangan Bpk. Drs. H. Kardoyo dan Ibu Hj. Sulastri.
Selepas lulus SMA pada tahun 1986 di Purwokerto, Teguh melanjutkan studinya ke Perguruan Tinggi dan diterima di Jurusan Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
Usai menamatkan kuliah, Teguh mengawali karirnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Badan Pendidikan dan Pelatihan Depdagri pada tahun 1993.
Sepanjang perjalanan karirnya sebagai birokrat, sejumlah jabatan pun sempat ia emban, mulai dari sebagai Kepala BPSDM Kementerian Dalam Negeri (2016), Penjabat Gubernur Sulawesi Tenggara (2018), Penjabat Sementara Gubernur Kalimantan Utara (2020), Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri (2022), dan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (2023).
Pada pertengahan Oktober 2024, Teguh ditunjuk oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sebagai Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta menggantikan Heru Budi Hartono.
Lebih lanjut, tidak ada satupun informasi dan keterangan resmi yang membenarkan dan bisa membuktikan klaim bahwa ditunjuknya Teguh Setyabudi sebagai PJ Gubernur DKI bertujuan untuk melanjutkan proyek reklamasi Pantai Indah Kapuk (PIK) dan penjualan wilayah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ke China.
Berdasarkan profil yang didapatkan Tirto dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Teguh Setyabudi sendiri lahir di Purwokerto Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada tanggal 8 Maret 1967. Ia merupakan anak keempat dari sembilan bersaudara pasangan Bpk. Drs. H. Kardoyo dan Ibu Hj. Sulastri.
Selepas lulus SMA pada tahun 1986 di Purwokerto, Teguh melanjutkan studinya ke Perguruan Tinggi dan diterima di Jurusan Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
Usai menamatkan kuliah, Teguh mengawali karirnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Badan Pendidikan dan Pelatihan Depdagri pada tahun 1993.
Sepanjang perjalanan karirnya sebagai birokrat, sejumlah jabatan pun sempat ia emban, mulai dari sebagai Kepala BPSDM Kementerian Dalam Negeri (2016), Penjabat Gubernur Sulawesi Tenggara (2018), Penjabat Sementara Gubernur Kalimantan Utara (2020), Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri (2022), dan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (2023).
Pada pertengahan Oktober 2024, Teguh ditunjuk oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sebagai Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta menggantikan Heru Budi Hartono.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuran fakta yang dilakukan, tidak ditemukan informasi dan keterangan resmi yang membenarkan klaim bahwa PJ Gubernur DKI saat ini yaitu Teguh Setyabudi berasal dari China.
Menurut dokumen dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Teguh lahir di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada tanggal 8 Maret 1967. Ia merupakan anak keempat dari sembilan bersaudara pasangan Bpk. Drs. H. Kardoyo dan Ibu Hj. Sulastri.
Jadi, informasi yang menyebut bahwa bahwa PJ Gubernur DKI saat ini yaitu Teguh Setyabudi berasal dari China bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Menurut dokumen dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Teguh lahir di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada tanggal 8 Maret 1967. Ia merupakan anak keempat dari sembilan bersaudara pasangan Bpk. Drs. H. Kardoyo dan Ibu Hj. Sulastri.
Jadi, informasi yang menyebut bahwa bahwa PJ Gubernur DKI saat ini yaitu Teguh Setyabudi berasal dari China bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Rujukan
(GFD-2024-23584) [PENIPUAN] Jadi Anggota DPR, Verrell Bramasta Bagi-Bagi Rp35 Juta di TikTok
Sumber: Tiktok.comTanggal publish: 24/10/2024
Berita
Akun TikTok “varelbramasta.be” pada Selasa (8/10/2024) mengunggah video [arsip] yang menayangkan Verrell Bramasta berjanji membagikan Rp35 juta setelah dilantik menjadi anggota DPR. Berikut narasi lengkapnya:
“Halo assalamualaikum saya varel bramasta, alhamdulillah saya sudah dilantik menjadi anggota DPR ini janji saya ya. siapa saja yang sudah menemukan postingan ini saya akan berikan bantuan”
Hingga Kamis (24/10/2024) video tersebut telah ditonton lebih dari 100 kali.
“Halo assalamualaikum saya varel bramasta, alhamdulillah saya sudah dilantik menjadi anggota DPR ini janji saya ya. siapa saja yang sudah menemukan postingan ini saya akan berikan bantuan”
Hingga Kamis (24/10/2024) video tersebut telah ditonton lebih dari 100 kali.
Hasil Cek Fakta
Tim pemeriksa fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran informasi tersebut lewat akun media sosial pribadi milik Verrell Bramasta, yakni Instagram “bramastavrl” dan TikTok “bramastaverrell”). Tak ada video serupa di dua akun tersebut.
TurnBackHoax kemudian memeriksa audio unggahan dengan detect.resemble.ai. Hasilnya, audio dibuat menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI)
Video dalam unggahan akun TikTok “varelbramasta.be” ditelusuri dengan Google Lens. Penemuan teratas menunjukkan dokumentasi itu merupakan potongan momen Verrel saat Pelantikan DPR RI pada Selasa (1/10/2024) di Senayan, Jakarta Pusat.
TurnBackHoax kemudian memeriksa audio unggahan dengan detect.resemble.ai. Hasilnya, audio dibuat menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI)
Video dalam unggahan akun TikTok “varelbramasta.be” ditelusuri dengan Google Lens. Penemuan teratas menunjukkan dokumentasi itu merupakan potongan momen Verrel saat Pelantikan DPR RI pada Selasa (1/10/2024) di Senayan, Jakarta Pusat.
Kesimpulan
Video dengan narasi “Verrell Bramasta berjanji membagikan Rp35 juta” merupakan konten tiruan (impostor content) untuk modus penipuan.
Rujukan
- http[Instagram] Akun pribadi Verrell Bramasta “bramastavrl” [TikTok] Akun pribadi Verrell Bramasta “bramastaverrell” [resemble.ai] Hasil deteksi AI [Instagram] rctiplusofficial
- https://www.tiktok.com/@varellbramasta.be/video/7423396421933698309?_r=1&_t=8qdDJUUGntS (tautan unggahan asli akun TikTok “varelbramasta.be”)
- https://arsip.cekfakta.com/archive/1729226660.167703/index.html (arsip unggahan asli akun TikTok “varelbramasta.be”)
(GFD-2024-23585) [PENIPUAN] Pengusaha Haji Isam Bakal Transfer Rp50 Juta untuk Pengikut di TikTok
Sumber: Tiktok.comTanggal publish: 24/10/2024
Berita
Akun TikTok “haji.isam.id” pada Sabtu (19/9/2024) mengunggah video [arsip] berisi narasi tentang dirinya yang akan membagi Rp50 juta bagi warganet di platform tersebut. Berikut narasi lengkapnya:
“Saya Haji Isam pengusaha tambang di Kalimantan Alhamdulillah atas melimpahnya rezeki yang Allah berikan kepada saya hari ini saya InsyaAllah berbagi rezeki di akun tiktok yang baru ini bagi siapa saja yang kebetulan menemukan postingan ini saya kirim 50 juta langsung jika anda sudah follow tekan tanda love dan panah ini berlaku bagi siapa saja dan dimana saja ya saya akan kirim asal anda gunakan dengan amanah.”
Hingga Minggu (20/10/2024), unggahan tersebut sudah ditonton lebih dari 11.000 kali dan mendapat 200-an tanda suka.
“Saya Haji Isam pengusaha tambang di Kalimantan Alhamdulillah atas melimpahnya rezeki yang Allah berikan kepada saya hari ini saya InsyaAllah berbagi rezeki di akun tiktok yang baru ini bagi siapa saja yang kebetulan menemukan postingan ini saya kirim 50 juta langsung jika anda sudah follow tekan tanda love dan panah ini berlaku bagi siapa saja dan dimana saja ya saya akan kirim asal anda gunakan dengan amanah.”
Hingga Minggu (20/10/2024), unggahan tersebut sudah ditonton lebih dari 11.000 kali dan mendapat 200-an tanda suka.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) pertama-tama mendeteksi audio unggahan menggunakan detect.resemble.ai. Diketahui, audio merupakan hasil kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Melalui pencarian Google dengan kata kunci “Haji Isam berbagi hadiah”, ditemukan video serupa yang sudah diulas di artikel inilah.com “Cek Fakta: Video Haji Isam Bagi-Bagi Uang Hoax Terindikasi Manipulasi AI” yang tayang pada September 2024.
Melalui pencarian Google dengan kata kunci “Haji Isam berbagi hadiah”, ditemukan video serupa yang sudah diulas di artikel inilah.com “Cek Fakta: Video Haji Isam Bagi-Bagi Uang Hoax Terindikasi Manipulasi AI” yang tayang pada September 2024.
Kesimpulan
Video berisi narasi “Haji Isam membagikan uang Rp50 Juta di akun TikTok” merupakan konten tiruan (impostor content) untuk modus penipuan.
Rujukan
- http[resemble.ai] Hasil deteksi AI [inilah.com] Cek Fakta: Video Haji Isam Bagi-Bagi Uang Hoax Terindikasi Manipulasi AI
- https://vt.tiktok.com/ZS2EU5J9p/ (tautan unggahan asli akun TikTok “haji.isam.id”)
- https://arsip.cekfakta.com/archive/1729052221.139668/index.html (arsip unggahan akun TikTok “haji.isam.id”)
(GFD-2024-23587) [SALAH] Video Dokumentasi Pembangunan Piramida
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 24/10/2024
Berita
Akun Facebook “Arif Suprapto” pada Selasa (22/10/2024) mengunggah video [arsip] yang diklaim sebagai dokumentasi pembangunan piramida. Unggahan disertai narasi:
“PEMBANGUNAN PIRAMIDA MESIR.”
Per Kamis (24/10/2024), video tersebut sudah ditonton lebih dari 700 kali.
“PEMBANGUNAN PIRAMIDA MESIR.”
Per Kamis (24/10/2024), video tersebut sudah ditonton lebih dari 700 kali.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri sumber asli video dengan memanfaatkan Google Lens. Hasilnya, terdapat video serupa yang tayang di laman The World Watch. Laman tersebut menjelaskan video merupakan produksi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Penelusuran dari Google Lens juga mengarah ke akun Facebook “The Ancient Reimagined”. Dalam unggahannya pada Senin (27/11/2023), disebutkan dokumentasi piramida itu adalah fiksi dan hanya untuk hiburan.
TurnBackHoax lalu mengecek keaslian dokumentasi lewat Hive Moderation. Hasilnya, 99,9% video itu merupakan hasil AI.
Penelusuran dari Google Lens juga mengarah ke akun Facebook “The Ancient Reimagined”. Dalam unggahannya pada Senin (27/11/2023), disebutkan dokumentasi piramida itu adalah fiksi dan hanya untuk hiburan.
TurnBackHoax lalu mengecek keaslian dokumentasi lewat Hive Moderation. Hasilnya, 99,9% video itu merupakan hasil AI.
Kesimpulan
Video yang dinarasikan sebagai “pembangunan piramida” merupakan konten palsu (fabricated content).
Halaman: 2604/7906




