• (GFD-2024-23694) Cek Fakta: Hoaks Raffi Ahmad Bagikan Rp 20 Juta dengan Tebak Gambar di Facebook

    Sumber:
    Tanggal publish: 30/10/2024

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan Raffi Ahmad membagikan uang Rp 20 juta dengan ikut kuis tebak gambar di Facebook. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
    Salah satu akun bernama @RANS'Rafi&Nagita mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 22 Oktober 2024.
    Dalam postingannya terdapat foto Raffi Ahmad dan sejumlah mata orang dengan narasi sebagai berikut:
    "Saya Raffi Ahmad transfer 20 juta hari ini juga untuk orang yang bisa menebak gambar mata Raffi di huruf apa"
    Lalu benarkah postingan Raffi Ahmad membagikan uang Rp 20 juta dengan ikut kuis tebak gambar di Facebook?

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan bahwa akun resmi Raffi Ahmad di Facebook bernama @RaffiAhmadLagi. Akun ini sudah bercentang biru atau terverifikasi.
    Sementara akun dalam postingan bernama @RANS'Rafi&Nagita yang merupakan akun palsu tidak terkait dengan Raffi Ahmad.
    Dalam akun Facebook asli Raffi Ahmad tidak ditemukan adanya program membagikan uang seperti dalam postingan.
    Selain itu dalam postingan terdapat link yang menghubungkan ke nomor grup Whatsapp tertentu untuk pengambilan hadiah. Hal ini merupakan indikasi penipuan yang bisa mengarahkan masyarakat untuk membagikan identitas pribadi atau terhubung dengan pinjaman online ilegal.
    Sementara foto dalam postingan merupakan foto Raffi Ahmad pada pembukaan PON XX Papua pada tahun 2021.

    Kesimpulan


    Postingan Raffi Ahmad membagikan uang Rp 20 juta dengan ikut kuis tebak gambar di Facebook adalah hoaks.

    Rujukan

  • (GFD-2024-23697) Cek fakta, Ridwan Kamil sebut Jakarta sebagai kota tingkat stres nomor sembilan di dunia

    Sumber:
    Tanggal publish: 30/10/2024

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Calon Gubernur Jakarta dengan nomor satu Ridwan Kamil menyebut Jakarta merupakan kota dengan tingkat stres nomor sembilan.

    Namun, dia tidak menyebutkan secara spesifik dalam tingkatan mana Jakarta disebut sebagai kota dengan tingkat stres kesembilan tersebut.

    Hal itu disampaikannya dalam debat kedua Pilkada Jakarta 2024 yang berlangsung di Jakarta, Ahad (27/10/2024). Berikut narasi dalam debat kedua yang dilaksanakan pada Minggu (27/10):

    “Kita ada program dokter keliling untuk mereka yang secara mobilitas terbatas dan Jakarta sebagai kota stress nomor sembilan, kita selesaikan masalah stressnya jika butuh curhat ada aplikasi maupun mobil curhat jika dibutuhkan,” kata Ridwan Kamil.

    Namun, benarkah Jakarta sebagai kota tingkat stres nomor sembilan?

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan laporan VAAY bertajuk The Least and Most Stressful Cities Index 2021, Jakarta berada di urutan kesembilan dengan skor akhir sebesar 41,8 dari skala 1-100 poin. Semakin rendah skor, maka tingkat stres di sebuah kota kian tinggi.

    Skor tersebut diukur dari indikator keselamatan dan keamanan yang sebesar 46,7. Kestabilan sosial-politik di Jakarta tercatat sebesar 44,7. Lalu, kesetaraan gender dan minoritas di ibu kota masing-masing sebesar 59,8 dan 34.

    Perhitungan juga memasukkan soal kepadatan penduduk Jakarta yang sebesar 4.773 jiwa per kilometer persegi. Kemacetan lalu lintas di Jakarta memiliki skor sebesar 41,5 poin.

    Lalu, skor cuaca, polusi udara, dan polusi suara di Jakarta berturut-turut sebesar 19,2, 68,3 dan 25,4. Kemudian, perhitungan ini memasukkan soal tingkat pengangguran Jakarta yang sebesar 11 persen.

    Skor stres finansial di ibu kota sebesar 62,3. Lalu, skor keamanan sosial mencapai 33. Ada pula perhitungan tentang kesehatan mental dengan skor sebesar 97,2. Akses ke layanan kesehatan punya skor sebesar 31. Sedangkan, skor dampak stres dalam merespons COVID-19 sebesar 74.

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2024

    Rujukan

  • (GFD-2024-23698) Cek fakta, artikel Raja Thailand larang warganya ke Indonesia karena banyak teroris

    Sumber:
    Tanggal publish: 30/10/2024

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di TikTok menampilkan tangkapan layar yang menarasikan Raja Thailand Maha Vajiralongkorn melarang warganya untuk datang ke Indonesia karena dianggap banyak teroris.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Raja Thailand: Melarang Keras Warganya Untuk Berlibur Ke Indonesia, Karena Indonesia Markas Teorirs”

    Namun, benarkah Raja Thailand larang warganya untuk datang ke Indonesia karena banyak teroris?

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran ANTARA, tidak ada artikel dengan judul tersebut dari Wolipop. ANTARA menemukan penulis dan gambar serupa yang berjudul “Kontroversi Raja Thailand Saat Corona, Tidur di Hotel Mewah dengan 20 Selir” yang diunggah pada 2020.

    Dalam artikel tersebut, dijelaskan Raja Thailand Maha Vajiralongkorn menuai kontroversi karena pada saat pandemi COVID-19 dengan melakukan isolasi diri di hotel mewah yang berada di kawasan pegunungan Alpen di Jerman bersama 20 selirnya.

    Dengan demikian, tidak ada narasi Raja Thailand larang warganya ke Indonesia karena banyak teroris dalam unggahan tersebut.

    Klaim: Raja Thailand larang warganya ke Indonesia karena banyak teroris

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2024

    Rujukan

  • (GFD-2024-23699) [PENIPUAN] Pesan WhatsApp Berisi Info Verifikasi SPT Tahunan

    Sumber: Whatsapp.com
    Tanggal publish: 30/10/2024

    Berita

    Sejak Senin (21/10/2024) beredar pesan di Whatsapp [arsip] berisi imbauan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ke masyarakat agar segera memverifikasi data untuk menyampaikan SPT Tahunan.

    Dalam pesan itu terdapat tautan yang diklaim mengarah ke aplikasi m-Pajak, disertai sejumlah foto berisi langkah pendaftaran aplikasi m-Pajak.

    Berikut narasi lengkapnya :

    “Mohon di konfirmasikan kepada kami jika data di atas sudah benar, apabila ada yang telah berubah anda di harapkan untuk memverifikasi/Pengkinian kembali data diri Wajib pajak nya

    Semoga Saudara senantiasa dalam keadaan sehat dan dimudahkan dalam segala urusan.

    Salah satu kewajiban Saudara sebagai Wajib Pajak adalah menyampaikan SPT Tahunan dengan benar, lengkap, dan jelas serta melakukan pemutakhiran data secara mandiri pada menu Profil DJP Online Saudara.

    Demikian disampaikan, atas kerja sama yang baik kami ucapkan terima kasih.

    Direktorat Jendral Pajak Pajak Kita, Untuk kita”

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran Tim pemeriksa fakta Mafindo (TurnBackHoax), diketahui pesan yang beredar melalui WhatsApp tersebut adalah modus penipuan.

    Melalui akun Instagram resminya (ditjenpajakri), DJP mengingatkan adanya modus penipuan yang berpura-pura meminta masyarakat mengunduh aplikasi M-Pajak dari alamat atau laman mencurigakan.

    Instansi ini menegaskan email resmi yang dikirimkan Kemenkeu—khususnya Direktorat Jenderal Pajak—hanya melalui domain @pajak.go.id. Masyarakat diminta mengabaikan pesan jika mendapatkannya selain dari domain resmi DJP.

    Masyarakat juga bisa menghubungi @kring_pajak, layanan telepon di 1500200, atau mengirimkan email ke informasi@pajak.go.id untuk melakukan konfirmasi bila mendapat email penipuan.

    Kesimpulan

    Pesan yang beredar merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan