Akun X “PPQSI_” pada Selasa (22/10/2024) mengunggah video [arsip] yang mengeklaim pesepak bola Cristiano Ronaldo membuang bendera Israel.
Berikut narasi lengkapnya:
“Mereka melemparkan bendera Israel ke arah Cristiano Ronaldo dan lihat apa yang dilakukan Ronaldo terhadap bendera Israel tersebut. 🤭🤣🤣🤣
Keren Mang Ronaldo 👍👍👍”
(GFD-2024-23782) [SALAH] Video Cristiano Ronaldo Buang Bendera Israel
Sumber: twitter.comTanggal publish: 04/11/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan bantuan Google Image Reverse. Hasilnya, diketahui potongan gambar dalam video unggahan X “PPQSI_” itu serupa dengan video di akun TikTok “Sommitsports” dan di kanal YouTube, keduanya diunggah Jumat (09/02/2024).
Konteks aslinya, dokumentasi yang beredar merupakan potongan momen Cristiano Ronaldo mengambil dan melemparkan kain berwarna biru, yaitu syal klub bola Al Hilal (pesaing klub Ronaldo, Al Nassr).
Konteks aslinya, dokumentasi yang beredar merupakan potongan momen Cristiano Ronaldo mengambil dan melemparkan kain berwarna biru, yaitu syal klub bola Al Hilal (pesaing klub Ronaldo, Al Nassr).
Kesimpulan
Unggahan dengan klaim “ pesepak bola Cristiano Ronaldo membuang bendera Israel” adalah konten dengan konteks yang salah (false context).
Rujukan
(GFD-2024-23783) Cek Fakta: Hoaks Judul Artikel China Siap Biayai Pembangunan Kiblat Baru Bagi Islam Nusantara
Sumber:Tanggal publish: 04/11/2024
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan artikel berjudul China siap membiayai pembangunan kiblat baru bagi umat Islam Nusantara. Postingan itu beredar sejak akhir pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 3 November 2024.
Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel berjudul "Xi Jinping: China Siap Membiayai Seluruh Kebutuhan Pembangunan Kiblat Baru Bagi Umat Islam Nusantara"
Akun itu menambahkan narasi, "Secara langsung JinPing buka aslinya bahwa sejak 2014 komunis China yang menaungi islam nusantara dan yang ciptakan"
Lalu benarkah postingan artikel berjudul China siap membiayai pembangunan kiblat baru bagi umat Islam Nusantara?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan membuka laman Detik.com. Namun tidak ditemukan artikel yang sesuai dengan postingan.
Pencarian dilanjutkan dan kami menemukan artikel yang menggunakan foto yang sama seperti postingan. Namun artikel dalam artikel asli berjudul "Presiden China Sebut Situasi Terkini di Ukraina Mengkhawatirkan".
Artikel itu diunggah pada 8 Maret 2022. Berikut isi artikelnya:
"Beijing - Presiden China Xi Jinping membahas soal situasi terkini di Ukraina yang tengah diinvasi Rusia, dalam percakapan via video conference dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Olaf Scholz.Kepada Macron dan Scholz, Xi menyebut krisis di Ukraina 'mengkhawatirkan'. Xi juga menyerukan 'sikap menahan diri maksimum' terkait Ukraina. Demikian seperti dilansir AFP, Selasa (8/3/2022).
Komentar Xi itu disampaikan dua pekan setelah Rusia melancarkan invasi militer ke Ukraina. Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menyebut jumlah orang yang mengungsi dari perang tersebut telah melampaui dua juta orang -- menjadikannya sebagai krisis pengungsi yang bertumbuh paling cepat sejak Perang Dunia II.
Pemerintah China menolak untuk mengecam tindakan militer Rusia ke Ukraina, bahkan enggan menyebutnya sebagai 'invasi'. Rusia diketahui merupakan mitra dekat dari China selama ini.
Laporan televisi nasional China, CCTV, menyebut bahwa Xi menginginkan agar 'kedua pihak menjaga momentum negosiasi, mengatasi kesulitan dan melanjutkan pembicaraan untuk mencapai hasil'.
"Kami ingin menyerukan sikap menahan diri maksimum untuk mencegah krisis kemanusiaan skala besar," ucap Xi.
Ditambahkan Xi bahwa 'situasi terkini di Ukraina sangat mengkhawatirkan'. Xi menyatakan bahwa China 'berduka karena ada perang baru di benua Eropa'.
China juga menyatakan pihaknya akan mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Ukraina.
Pada Senin (7/3) waktu setempat, Menteri Luar Negeri China Wang Yi menuturkan kepada wartawan bahwa Beijing terbuka untuk membantu menengahi perdamaian.
Namun Wang juga menekankan bahwa persahabatan antara China dan Rusia masih 'kokoh' meskipun ada kecaman internasional terhadap invasi Rusia yang terus berlanjut."
Kesimpulan
Postingan artikel berjudul China siap membiayai pembangunan kiblat baru bagi umat Islam Nusantara adalah hoaks. Faktanya judul artikel itu telah disunting.
Rujukan
(GFD-2024-23787) Hoaks Video Bagi-Bagi Uang Mengatasnamakan Khofifah
Sumber:Tanggal publish: 04/11/2024
Berita
tirto.id - Usai pemungutan suara pada pemilihan presiden dan wakil presiden Februari lalu, masyarakat akan segera menyambut helatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang bakal digelar 27 November nanti. Pilkada 2024 ini akan dilakukan di 37 provinsi dan 508 kabupaten/kota, termasuk Provinsi Jawa Timur.
Semakin mendekati hari pemungutan suara, beredar unggahan bagi-bagi uang yang mengatasnamakan Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Sebuah akun TikTok dengan nama “khofifah_indar.official” (arsip) membagikan narasi ini dalam bentuk klip sepanjang 25 detik.
Dalam video, Khofifah yang mengenakan jilbab berwarna pink menyampaikan bahwa dirinya sedang berbagi uang dalam rangka jumat berkah.
“Saya akan berbagi bantuan 10 juta rupiah. Bantuan ini hanya untuk yang benar-benar membutuhkan ya. SIlakan bagikan postingan ini, lalu tekan tanda hati dan tanda panah. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat ya,” begitu bunyi audionya.
Namun demikian, jika diamati, suara Khofifah tampak tak selaras dengan gerak bibirnya. Hal ini merupakan indikasi awal bahwa suatu video mungkin dibuat dengan bantuan kecerdasan buatan/Artificial Intelligence (AI).
Sejak beredar pada Senin (4/10/2024) sampai Minggu (3/11/2024), klip ini sudah ditonton sebanyak 10 ribu kali, disukai oleh 431 orang, serta memperoleh 94 komentar. Beberapa warganet yang memadati kolom komentar menyatakan keinginannya mendapat bantuan, baik untuk membeli obat maupun untuk modal usaha.
Lantas, benarkah narasi ini?
Semakin mendekati hari pemungutan suara, beredar unggahan bagi-bagi uang yang mengatasnamakan Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Sebuah akun TikTok dengan nama “khofifah_indar.official” (arsip) membagikan narasi ini dalam bentuk klip sepanjang 25 detik.
Dalam video, Khofifah yang mengenakan jilbab berwarna pink menyampaikan bahwa dirinya sedang berbagi uang dalam rangka jumat berkah.
“Saya akan berbagi bantuan 10 juta rupiah. Bantuan ini hanya untuk yang benar-benar membutuhkan ya. SIlakan bagikan postingan ini, lalu tekan tanda hati dan tanda panah. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat ya,” begitu bunyi audionya.
Namun demikian, jika diamati, suara Khofifah tampak tak selaras dengan gerak bibirnya. Hal ini merupakan indikasi awal bahwa suatu video mungkin dibuat dengan bantuan kecerdasan buatan/Artificial Intelligence (AI).
Sejak beredar pada Senin (4/10/2024) sampai Minggu (3/11/2024), klip ini sudah ditonton sebanyak 10 ribu kali, disukai oleh 431 orang, serta memperoleh 94 komentar. Beberapa warganet yang memadati kolom komentar menyatakan keinginannya mendapat bantuan, baik untuk membeli obat maupun untuk modal usaha.
Lantas, benarkah narasi ini?
Hasil Cek Fakta
Tim Riset Tirto mencoba mengunjungi profil akun pengunggah yang mengatasnamakan Khofifah tersebut. Dalam feed akun ini, diketahui hanya ada dua video, dan keduanya merupakan unggahan soal Khofifah bagi-bagi uang.
Video pertama yang memuat sosok Khofifah dengan narasi berbagi duit diunggah pada Minggu (3/10/2024), seperti bisa dilihat di sini.
Akun itu bukanlah akun TikTok asli Khofifah. Adapun akun TikTok resmi Ketua Umum Nonaktif PP Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) ini yakni @khofifah.official, yang telah memiliki 96 ribu pengikut per Minggu (3/11/2024), tak seperti akun pengunggah yang hanya diikuti oleh 62 orang.
Tirto kemudian menyisir akun media sosial resmi Khofifah, baik di TikTok @khofifah.official maupun Instagram @khofifah.ip, untuk memverifikasi informasi ini. Hasilnya, kami tak menemukan adanya informasi serupa dan mengonfirmasi adanya acara bagi-bagi uang.
Unggahan Instagram resmi Khofifah dalam rentang waktu 3 – 4 Oktober 2024, salah satunya yakni agenda silaturahmi Khofifah dan pasangan calon wakil gubernurnya, Emil Elestianto Dardak, ke Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim, Surabaya.
Tirto juga menelusuri foto Khofifah yang digunakan dalam video yang beredar menggunakan Google Image dan Yandex. Gambar itu rupanya pernah dimuat dalam siaran YouTube Tribunnews dan Tribun Jatim. Namun demikian, lagi-lagi keduanya tak membahas perihal Khofifah berbagi duit senilai Rp10 juta.
Untuk memastikan soal indikasi pembuatan video dengan AI, Tirto memanfaatkan situs deteksi AI, Hive Moderation. Setelah memasukkan potongan audionya ke situs tersebut, kami menemukan kalau audio yang diklaim sebagai suara Khofifah ini memiliki 99,8 persen kemungkinan dibuat menggunakan AI.
Jadi, bisa dibilang kalau unggahan yang mengatasnamakan Khofifah ini tidak terbukti kebenarannya dan bisa jadi mengarah pada konten penipuan.
Video pertama yang memuat sosok Khofifah dengan narasi berbagi duit diunggah pada Minggu (3/10/2024), seperti bisa dilihat di sini.
Akun itu bukanlah akun TikTok asli Khofifah. Adapun akun TikTok resmi Ketua Umum Nonaktif PP Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) ini yakni @khofifah.official, yang telah memiliki 96 ribu pengikut per Minggu (3/11/2024), tak seperti akun pengunggah yang hanya diikuti oleh 62 orang.
Tirto kemudian menyisir akun media sosial resmi Khofifah, baik di TikTok @khofifah.official maupun Instagram @khofifah.ip, untuk memverifikasi informasi ini. Hasilnya, kami tak menemukan adanya informasi serupa dan mengonfirmasi adanya acara bagi-bagi uang.
Unggahan Instagram resmi Khofifah dalam rentang waktu 3 – 4 Oktober 2024, salah satunya yakni agenda silaturahmi Khofifah dan pasangan calon wakil gubernurnya, Emil Elestianto Dardak, ke Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim, Surabaya.
Tirto juga menelusuri foto Khofifah yang digunakan dalam video yang beredar menggunakan Google Image dan Yandex. Gambar itu rupanya pernah dimuat dalam siaran YouTube Tribunnews dan Tribun Jatim. Namun demikian, lagi-lagi keduanya tak membahas perihal Khofifah berbagi duit senilai Rp10 juta.
Untuk memastikan soal indikasi pembuatan video dengan AI, Tirto memanfaatkan situs deteksi AI, Hive Moderation. Setelah memasukkan potongan audionya ke situs tersebut, kami menemukan kalau audio yang diklaim sebagai suara Khofifah ini memiliki 99,8 persen kemungkinan dibuat menggunakan AI.
Jadi, bisa dibilang kalau unggahan yang mengatasnamakan Khofifah ini tidak terbukti kebenarannya dan bisa jadi mengarah pada konten penipuan.
Kesimpulan
Hasil penelusuran fakta menunjukkan bahwa klip bagi-bagi uang yang mengatasnamakan calon gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kemungkinan besar merupakan hasil produksi kecerdasan buatan/Artificial Intelligence (AI). Akun TikTok yang menyebarkan video ini juga bukan akun asli Khofifah.
Tirto juga tidak menjumpai adanya unggahan serupa maupun informasi yang mengonfirmasi adanya acara bagi-bagi uang di akun media sosial resmi Khofifah.
Dengan begitu, video Khofifah bagi-bagi uang bersifat altered video atau video yang dimanipulasi.
Tirto juga tidak menjumpai adanya unggahan serupa maupun informasi yang mengonfirmasi adanya acara bagi-bagi uang di akun media sosial resmi Khofifah.
Dengan begitu, video Khofifah bagi-bagi uang bersifat altered video atau video yang dimanipulasi.
Rujukan
- https://www.tiktok.com/@khofifah_indar.official/video/7421597532909817094
- https://archive.ph/NQiNz
- https://www.tiktok.com/@khofifah_indar.official/video/7421594697560247558
- https://www.instagram.com/khofifah.ip/?hl=en
- https://www.instagram.com/p/DApC2wChXU-/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==
- https://www.youtube.com/watch?v=IKmgYPB1AYk
- https://jatim.tribunnews.com/2023/03/29/dinilai-potensial-jadi-cawapres-anies-baswedan-nasdem-jatim-nilai-khofifah-penuhi-5-kriteria#google_vignette
- https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
(GFD-2024-23788) Keliru, Kolase Video Tentara-Tentara Cina Berdatangan
Sumber:Tanggal publish: 04/11/2024
Berita
Sejumlah video beredar di Facebook [ arsip, arsip, arsip ], ini, ini, ini, dan ini, yang diklaim memperlihatkan tentara-tentara Cina yang didatangkan ke Indonesia jelang kerusuhan karena sengketa Pemilu RI 2024.
Video-video itu memperlihatkan sejumlah pria yang duduk di tempat mirip ruang tunggu bandara yang diklaim sebagai tentara-tentara Cina yang menyamar sebagai tenaga kerja asing (TKA) dan baru datang ke Indonesia. Disebutkan bahwa Pemerintah Republik Rakyat Cina (RRC) mengetahui akan ada kerusuhan di Indonesia setelah Pemilu 2024 karena kegagalan anaknya Jokowi yang jadi cawapresnya Prabowo. Narasi yang beredar mengatakan pasukan itu akan dikerahkan untuk menguasai Indonesia dalam momen kerusuhan setelah Pemilu 2024 itu.
Namun, benarkah video-video tersebut memperlihatkan tentara-tentara Cina yang didatangkan untuk menguasai Indonesia dalam momen kerusuhan sengketa hasil Pemilu 2024?
Hasil Cek Fakta
Hasil verifikasi Tempo menunjukkan bahwa video dan klaim di dalam konten itu tidak akurat. Calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang dikatakan kalah dalam Pilpres 2024 sehingga muncul kerusuhan, padahal keduanya memenangi Pilpres 2024 dan telah dilantik pada 20 Oktober lalu. Tidak ada kerusuhan dalam persidangan sengketa Pemilu yang berlangsung di Mahkamah Konstitusi lalu.
Ekonom dari Center of Economics and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira pernah mengatakan kepada Tempo, porsi kerjasama ekonomi antara Cina dan Indonesia memang perlu diwaspadai terutama yang bernilai sangat besar seperti kereta cepat Jakarta-Bandung.
Namun tidak ada tanda-tanda Cina hendak menjajah Indonesia sebagaimana yang dilakukan Belanda dan Jepang pada Indonesia pada zaman kolonialisme atau sebelum Indonesia merdeka.
“Kalau (tudingan yang) konteksnya menjajah secara sosial-budaya masih jauh, kalau soal ekonomi perlu kewaspadaan,” kata Bhima.
Hasil verifikasi terhadap dua video di bawah ini juga bukan tentara Cina yang menyamar sebagai tenaga kerja asing.
Video lain yang memperlihatkan sejumlah pria duduk di ruang tunggu Bandara Internasional Soekarno-Hatta, juga telah diperiksa Tempo. Narasi yang mengatakan video itu memperlihatkan tentara Cina yang diangkut secara besar-besaran ke Indonesia adalah klaim keliru.
Narasi yang beredar menyatakan mereka berada di terminal kedatangan, karena baru datang dari Cina. Padahal, orang-orang itu sedang duduk di terminal keberangkatan, tepatnya di Terminal 3 keberangkatan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Video lainnya dalam konten yang beredar memperlihatkan Presiden RI ke-7, Joko Widodo alias Jokowi, dan Presiden Cina Xi Jinping, dalam sebuah pertemuan. Dikatakan dalam pertemuan itu Jokowi sempat memanggil Jinping dengan sebutan kayak besar dan memberikan ucapan selamat kepada Jinping yang telah terpilih kembali sebagai Sekjen Partai Komunis Cina.
Video yang sama diunggah saluran YouTube Harian Kompas tanggal 16 November 2022. Dilaporkan bahwa video itu menampilkan pertemuan antar dua negara atau bilateral antara Presiden Indonesia dan Cina, setelah perhelatan pertemuan G-20 2022, di Nusa Dua, Bali.
Dilansir Detik.com, Jokowi memang mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali Jinping untuk ketiga kalinya, menjadi Sekretaris Jenderal Partai Komunis Cina yang berkuasa atas pemerintahan negeri tersebut. Dia juga sekali menyebut Jinping sebagai kayak besar.
Namun agenda pertemuan tersebut sesungguhnya tidak fokus membahas Partai Komunis Cina, melainkan membicarakan kerjasama antar dua negara. Mereka juga sempat menonton percobaan pengoperasian kereta cepat Jakarta-Bandung, secara daring.
Selain itu, Pemilu 2024 di Indonesia telah berlangsung tanpa adanya ancaman kerusuhan besar. Prabowo dan Gibran terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia, yang kemudian dilantik pada Minggu, 20 Oktober 2024.
Kesimpulan
Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa narasi yang mengatakan video-video yang beredar memperlihatkan tentara Cina yang didatangkan ke Indonesia jelang kerusuhan setelah Pemilu 2024, untuk menjajah Indonesia, adalah klaimkeliru.
Setelah penyelenggaraan Pemilu 2024 tidak ada kerusuhan besar terkait sengketa hasil Pilpres 2024. Selain itu, video-video yang beredar terbukti disertai narasi-narasi yang menyesatkan.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/741339194409982/posts/892118932665340/
- https://mvau.lt/media/e95be96a-c754-4b31-ad09-bbe75c833200
- https://mvau.lt/media/f7c6a116-c7ab-4e84-a8b6-855aed2de737
- https://mvau.lt/media/b631c32d-9c36-4fda-abc3-60cb0f31bbae
- https://www.facebook.com/groups/1092675134519376/?multi_permalinks=1898508787269336&hoisted_section_header_type=recently_seen
- https://www.facebook.com/sutrisno.saputro.90/videos/941365310871233/
- https://www.facebook.com/61558993691318/videos/284895034715389/
- https://www.facebook.com/groups/852833199070133/?multi_permalinks=1138822947137822&hoisted_section_header_type=recently_seen
- https://cekfakta.tempo.co/fakta/2865/keliru-video-yang-diklaim-tentara-cina-masuk-ke-daerah-daerah-di-indonesia-karena-prabowo-gibran-kalah-pemilu-2024
- https://cekfakta.tempo.co/fakta/2854/keliru-video-yang-diklaim-tentara-merah-cina-berdatangan-setiap-jam-ke-indonesia-mulai-1-april-2024
- https://www.youtube.com/watch?v=CTZYahsrp9c
- https://news.detik.com/berita/d-6409990/jokowi-ucapkan-selamat-ke-xi-jinping-kembali-jadi-sekjen-partai-komunis-china mailto:cekfakta@tempo.co.id
Halaman: 2552/7906

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4989551/original/062642000_1730678569-cek_fakta_xi_jinping.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4989552/original/040410000_1730678608-cek_fakta_xi_jinping_2.jpg)



