• (GFD-2024-24060) Cek Fakta: Foto Mike Tyson Berkalung Bendera Palestina Usai Melawan Jake Paul Ini Merupakan Modifikasi AI

    Sumber:
    Tanggal publish: 19/11/2024

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan foto Mike Tyson berkalung bendera Palestina di atas ring tinju usai melawan Jake Paul. Postingan itu beredar sejak akhir pekan lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Threads. Akun itu mempostingnya pada 17 November 2024.
    Dalam postingannya terdapat foto Mike Tyson di atas ring tinju mengenakan bendera Palestina di badannya.
    Akun itu menambahkan narasi:
    "Dia berusaha untuk membangkitkan perhatian dunia pada Palestina"
    Lalu benarkah postingan foto Mike Tyson berkalung bendera Palestina di atas ring tinju usai melawan Jake Paul?

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan tidak menemukan sumber foto yang kredibel seperti dalam postingan.
    Dalam akun Instagramnya, @miketyson yang sudah bercentang biru atau terverifikasi juga tidak ditemukan foto seperti dalam postingan.
    Penelusuran dilanjutkan dengan mengunggah foto tersebut ke website pendeteksi AI, Fakeimagedetector.com. Hasilnya foto tersebut diduga merupakan hasil modifikasi AI.
    Foto yang sama juga kami unggah di website pendeteksi AI yang lain, Truemedia.org. Hasilnya juga sama foto tersebut diduga merupakan foto palsu hasil manipulasi AI.
    Selain itu dalam duel melawan Jake Paul akhir pekan lalu, Mike Tyson juga tidak memakai celana seperti dalam postingan.

    Kesimpulan


    Postingan foto Mike Tyson berkalung bendera Palestina di atas ring tinju usai melawan Jake Paul adalah tidak benar. Foto dalam postingan merupakan hasil modifikasi AI.
  • (GFD-2024-24063) [SALAH] Budi Arie Seret Jokowi di Kasus Judi Online

    Sumber: youtube.com
    Tanggal publish: 19/11/2024

    Berita

    GEGER! MULYONO GAK BISA TIDUR, MENKOMINFO SERET JKW DIKASUS BEKINGI JUDOL

    MULYONO GAK BISA TIDUR MALAM INI

    BUDI ARI SERET JKW DI KASUS (BEKING JUDOL)

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) pertama-tama menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “Budi Arie seret Jokowi di kasus judi online” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan informasi terkait hal itu.

    TurnBackHoax kemudian menelusuri sampul foto video itu lewat Google Lens dan tidak menemukan gambar serupa. Potret dalam sampul video merupakan hasil suntingan atau manipulasi dari penggabungan sejumlah gambar.

    Dari pengamatan TurnBackHoax, video berdurasi 15 menit 15 detik itu hanya menayangkan ulang video dari kanal YouTube Refly Harun “SALING BONGKAR! VIRAL KASUS JUDOL DI KOMDIGI! MENKOMDIGI BLAK-BLAKAN: JUDOL DI PARPOL BANYAK JUGA!” yang tayang Rabu (6/11/2024).

    Kesimpulan

    Tidak ada sumber kredibel yang membenarkan Budi Arie menyeret Jokowi di kasus judi online.

    Rujukan

  • (GFD-2024-24021) [PENIPUAN] Tawaran Percepatan Keberangkatan Haji Reguler, Bayar Rp6 Juta

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 18/11/2024

    Berita

    Akun “Ramadhan Dapit” pada Sabtu (26/10/2024) membagikan foto [arsip] di grup Facebook “Info Haji & Umroh” disertai narasi:
    “Bismillah Yg berminat percepatan haji reguler menjadi keberangkatan 2025 dgn menambah biaya 6 juta di luar biaya Setoran boleh inbox. Di bawah ini adalah data yg sudah kita percepatan banyak yg awalnya berangkat 2034 dan seterus kita percepatan jadi 2025”.

    Hasil Cek Fakta

    Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran informasi itu melalui mesin pencarian Google dengan menggunakan kata kunci “Percepatan Haji Tambah 6 Juta”. Hasilnya, ditemukan bantahan langsung dari Direktorat Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama.

    Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhammad Zain menegaskan informasi tersebut adalah hoaks. Ia juga menekankan tidak ada panitia percepatan pelaksanaan haji.

    “Kami mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dalam menerima informasi, ada baiknya untuk melakukan cross check terlebih dahulu, baik melalui jajaran Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah di Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota atau melalui seluruh kanal informasi resmi Kementerian Agama,” kata Zain, dikutip dari laman resmi Kementerian Agama, Selasa (29/10/2024).

    Kesimpulan

    Unggahan berisi info program percepatan keberangkatan haji reguler dengan menambah biaya Rp6 juta merupakan konten palsu (fabricated content).

    (Ditulis oleh Moch. Marcellodiansyah)

    Rujukan

  • (GFD-2024-24022) [SALAH] Anies Dukung Muzakir Manaf-Fadhlullah di Pilkada Banda Aceh

    Sumber: tiktok.com
    Tanggal publish: 18/11/2024

    Berita

    Akun TikTok “1983yusri” pada Kamis (14/11/2024) mengunggah video [arsip] yang berisi dukungan Anies Baswedan ke pasangan calon (paslon) Muzakir Manaf-Fadhlullah di Pilkada Banda Aceh.
    Berikut narasi dalam video:
    Video tersebut berbunyi:
    “Assalamu’alaikum Wr. Wb
    Kami mendengar kabar tentang pasangan Muzakir Manaf dan Dek Fadh yang mendapatkan kesempatan di Pilkada Provinsi Aceh. InsyaAllah pasangan Muzakir Manaf dan Dek Fadh akan bisa membawa Aceh menjadi yang lebih maju, lebih baik, maju kotanya, bahagia warganya, dan berkah untuk semuanya. Terima kasih atas perhatiannya, Wassalamu’alaikum Wr, Wb”
    Hingga Senin (18/11/2024), unggahan disukai oleh hampir 3.000 akun, dibagikan ulang sekitar 470-an kali, serta menuai 200 komentar netizen.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri video tersebut dengan Google Lens. Hasilnya, ditemukan unggahan serupa dari akun Instagram “aceh.viral” yang diunggah Rabu, (13/11/2024). Namun, isi video tersebut menyatakan Anies mendukung paslon Aminullah Usman-Isnaini Husda dalam Pilkada Kota Banda Aceh.
    Selanjutnya, TurnBackHoax mengecek keaslian audio dengan fitur pemindaian audio AI milik Hive Moderation. Hasilnya, suara pada audio 99,6 persen mirip dengan suara rekayasa AI.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi informasi mengenai Anies Baswedan mendukung paslon Muzakir Manaf-Fadhlullah di Pilkada Banda Aceh merupakan konten manipulasi (manipulated content).

    Rujukan