(GFD-2025-26520) CEK FAKTA Video Paus Fransiskus Sembuh dan Keluar dari Rumah Sakit
Sumber:Tanggal publish: 11/03/2025
Berita
Murianews, Kudus – Beredar video yang dinarasikan pimpinan tertinggi gereja Katolik, Paus Fransiskus telah sembuh dan berjalan keluar dari rumah sakit. Yuk cek fakta dan kebenarannya.
Video dengan narasi Paus Fransiskus keluar dari rumah sakit disebarkan akun Facebook ini, ini, ini, dan ini. Salah satunya diunggah pada 7 Maret 2025.
Dalam video tampak Paus Fransiskus berjalan di panggung. Ia kemudian disambut sorak gembira orang-orang di bawah panggung.
Adapun narasi yang ditulis di akun tersebut dalam terjemahan bahasa Indonesia:
”Terima kasih Tuhan Paus keluar dari rumah sakit .. Tuhan itu baik sepanjang waktu, sepanjang waktu Tuhan itu baik...”
Sebagaimana diketahui, kondisi kesehatan pemimpin tertinggi gereja Katolik, Paus Fransiskus menjadi sorotan sepanjang Februari 2025.
Ia dilaporkan mengalami kritis Jumat (14/2/2025) dan kemudian dirawat di Rumah Sakit Universitas Agostino Gemelli.
Penelusuran...
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran video yang diunggah identik dengan postingan di kanal YouTube EWTN pada 21 Agustus 2024 lalu.
Dalam video itu, Paus Fransiskus menghadiri audiensi umum di Aula Paul VI di Vatican.
Kabar terakhir terkait kondisi Paus Fransiskus diunggah akun X @VaticanNews,Minggu (9/3/2025).
Di mana, Paus Fransiskus masih berjuang melawan pneumonia, meski kondisinya tetap stabil beberapa hari terakhir.
Vatikan News melaporkan, selama di rumah sakit, Paus Fransiskus bahkan melakukan beberapa kegiatan, termasuk mengirim pesan suara kepada jemaat.
Paus berusia 88 tahun itu telah dirawat sekitar tiga minggu di rumah sakit dan menjalani rangkaian terapi usai masa kritis.
Kesimpulan...
Kesimpulan
Video Paus Fransiskus keluar dari rumah sakit merupakan konten disinformasi dengan jenis misleading content atau konten menyesatkan.
Konten ini biasanya bernuansa pelintiran untuk menyudurkan suatu pihak. Pembuatnya sengaja menciptakan konten ini dengan harapan menggiring opini sesuai dengan kehendaknya.
Biasanya, pembuat konten ini memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, tapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
Klip yang beredar menampilkan Paus Fransiskus menghadiri audiensi umum di Aula Paul VI di Vatikan, pada 21 Agustus 2024.
Sementara, Paus Fransiskus sendiri masih dirawat di Rumah Sakit Universitas Agostino Gemelli, tetapi kondisinya berangsur pulih.
(GFD-2025-26809) Benarkah Apple Hapus Hari Perempuan Internasional dari Kalender?
Sumber:Tanggal publish: 11/03/2025
Berita
tirto.id – Hari Perempuan Internasional atau International Women’s Day (IWD) diperingati setiap tanggal 8 Maret. IWD merupakan perayaan global yang didedikasikan untuk menghormati pencapaian kaum perempuan di berbagai bidang.
Tak hanya itu, Perayaan Hari Perempuan Internasional juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran terhadap tantangan yang masih dihadapi perempuan di seluruh dunia, termasuk diskriminasi dan kekerasan.
Namun, sebelum memasuki Perayaan Hari Perempuan tahun 2025 ini, beredar narasi bahwa Apple diam-diam menghapus Hari Perempuan Internasional dari aplikasi kalendernya di iPhone, iPad, MacBook, dan perangkat lain yang menggunakan sistem operasi perusahaan tersebut.
Akun Instagram bernama “samallbooked” (arsip) menyebarkan narasi ini dalam bahasa Inggris. Akun itu menyebut langkah Apple sebagai sesuatu hal yang aneh. Oleh karenanya, ia menyerukan warganet untuk menambahkan secara manual Peringatan Hari Perempuan Internasional ke kalender.
“Masukkan kembali Hari Perempuan Internasional ke kalender! Kunjungi @bellesaco dan klik tautan di bio mereka untuk menambahkannya kembali ke kalender Anda dengan mudah. Terima kasih Bellesa!” begitu bunyi takarir yang disematkan sembari mempromosikan sebuah jenama.
Sejak dibagikan pada Rabu (5/3/2025) sampai Senin (10/3/2025), unggahan ini telah memperoleh 9 tanda suka. Narasi serupa juga diketahui disebarkan oleh sebuah akun Threads.
Lantas, apa benar Apple menghapus Hari Perempuan Internasional dari kalender perangkatnya?
Tak hanya itu, Perayaan Hari Perempuan Internasional juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran terhadap tantangan yang masih dihadapi perempuan di seluruh dunia, termasuk diskriminasi dan kekerasan.
Namun, sebelum memasuki Perayaan Hari Perempuan tahun 2025 ini, beredar narasi bahwa Apple diam-diam menghapus Hari Perempuan Internasional dari aplikasi kalendernya di iPhone, iPad, MacBook, dan perangkat lain yang menggunakan sistem operasi perusahaan tersebut.
Akun Instagram bernama “samallbooked” (arsip) menyebarkan narasi ini dalam bahasa Inggris. Akun itu menyebut langkah Apple sebagai sesuatu hal yang aneh. Oleh karenanya, ia menyerukan warganet untuk menambahkan secara manual Peringatan Hari Perempuan Internasional ke kalender.
“Masukkan kembali Hari Perempuan Internasional ke kalender! Kunjungi @bellesaco dan klik tautan di bio mereka untuk menambahkannya kembali ke kalender Anda dengan mudah. Terima kasih Bellesa!” begitu bunyi takarir yang disematkan sembari mempromosikan sebuah jenama.
Sejak dibagikan pada Rabu (5/3/2025) sampai Senin (10/3/2025), unggahan ini telah memperoleh 9 tanda suka. Narasi serupa juga diketahui disebarkan oleh sebuah akun Threads.
Lantas, apa benar Apple menghapus Hari Perempuan Internasional dari kalender perangkatnya?
Hasil Cek Fakta
Tim Riset Tirto mencoba melakukan penelusuran Google dengan kata kunci “Apple remove International Women’s Day from its calendar”. Hasilnya, kami menemukan beberapa lembaga pemeriksa fakta yang telah menyatakan klaim ini tidak tepat, seperti PolitiFact dan Snopes.
Masyarakat diketahui menyamakan Apple dengan langkah yang diambil Google. Raksasa teknologi Google pada tahun 2024 lalu memang menghapus banyak peringatan budaya dari kalendernya, termasuk Bulan Sejarah Perempuan, Black History Month (untuk menghormati warga Afrika-Amerika), serta Pride Month.
Seperti tercantum di laman resmi Google, Tim Kalender Google disebut mulai menambahkan serangkaian momen yang lebih luas secara manual di sejumlah besar negara di seluruh dunia — seperti perayaan budaya, hari guru, dan lainnya.
“Kami mendapat masukan bahwa banyak acara dan negara lain yang tidak tercantum, dan tidak memungkinkan untuk memasukkan ratusan momen ke dalam kalender setiap orang — jadi pada pertengahan tahun 2024 kami memutuskan untuk menyederhanakan dan hanya menampilkan hari libur umum dan peringatan nasional dari timeanddate.com,” tulis Google.
Meski Google memutuskan menghapus Bulan Sejarah Perempuan dan beberapa peringatan lain, Apple mengatakan untuk kasus pihaknya tidak demikian. Menukil Snopes, pihak Apple menyatakan bahwa narasi semacam itu adalah kesalahpahaman lantaran Hari Perempuan Internasional maupun Bulan Sejarah Perempuan, yang juga terjadi pada Maret, tidak pernah ditampilkan dalam kalender standar Apple.
Tirto pun tidak menemukan adanya bukti yang menunjukkan kalau Apple menghapus Hari Perempuan Internasional dari aplikasi kalendernya, maupun data yang memperlihatkan perusahaan teknologi itu mencantumkan Peringatan Hari Perempuan Internasional di kalendernya, dalam beberapa tahun terakhir.
Sebuah arsip yang menunjukkan tangkapan layar kalender MacBook pada 2024 juga tidak menampilkan label khusus untuk Hari Perempuan Internasional saat 8 Maret. Dengan demikian, klaim soal Apple menghapus Hari Perempuan Internasional dari kalender bisa menyesatkan tanpa tambahan keterangan.
Masyarakat diketahui menyamakan Apple dengan langkah yang diambil Google. Raksasa teknologi Google pada tahun 2024 lalu memang menghapus banyak peringatan budaya dari kalendernya, termasuk Bulan Sejarah Perempuan, Black History Month (untuk menghormati warga Afrika-Amerika), serta Pride Month.
Seperti tercantum di laman resmi Google, Tim Kalender Google disebut mulai menambahkan serangkaian momen yang lebih luas secara manual di sejumlah besar negara di seluruh dunia — seperti perayaan budaya, hari guru, dan lainnya.
“Kami mendapat masukan bahwa banyak acara dan negara lain yang tidak tercantum, dan tidak memungkinkan untuk memasukkan ratusan momen ke dalam kalender setiap orang — jadi pada pertengahan tahun 2024 kami memutuskan untuk menyederhanakan dan hanya menampilkan hari libur umum dan peringatan nasional dari timeanddate.com,” tulis Google.
Meski Google memutuskan menghapus Bulan Sejarah Perempuan dan beberapa peringatan lain, Apple mengatakan untuk kasus pihaknya tidak demikian. Menukil Snopes, pihak Apple menyatakan bahwa narasi semacam itu adalah kesalahpahaman lantaran Hari Perempuan Internasional maupun Bulan Sejarah Perempuan, yang juga terjadi pada Maret, tidak pernah ditampilkan dalam kalender standar Apple.
Tirto pun tidak menemukan adanya bukti yang menunjukkan kalau Apple menghapus Hari Perempuan Internasional dari aplikasi kalendernya, maupun data yang memperlihatkan perusahaan teknologi itu mencantumkan Peringatan Hari Perempuan Internasional di kalendernya, dalam beberapa tahun terakhir.
Sebuah arsip yang menunjukkan tangkapan layar kalender MacBook pada 2024 juga tidak menampilkan label khusus untuk Hari Perempuan Internasional saat 8 Maret. Dengan demikian, klaim soal Apple menghapus Hari Perempuan Internasional dari kalender bisa menyesatkan tanpa tambahan keterangan.
Kesimpulan
Hasil penelusuran fakta menunjukkan bahwa klaim soal perusahaan teknologi Apple menghapus Hari Perempuan Internasional dari kalender bersifat missing context (menyesatkan tanpa tambahan keterangan).
Pihak Apple menyatakan bahwa narasi semacam itu adalah kesalahpahaman lantaran Hari Perempuan Internasional maupun Bulan Sejarah Perempuan memang tidak pernah ditampilkan dalam kalender Apple.
Tirto tidak menemukan adanya bukti kalau Apple menghapus Hari Perempuan Internasional dari aplikasi kalendernya.
Rujukan
https://tirto.id/kapan-hari-perempuan-internasional-sejarah-dan-apa-tema-2025-g8YJ#:~:text=Hari%20Perempuan%20Internasional%20diperingati%20setiap,ketidaksetaraan%20dan%20penindasan%20terhadap%20perempuan.
https://www.instagram.com/p/DGzmoIAAi56/?img_index=1
https://archive.ph/a6WaW/image
https://www.threads.net/@drjolenebrighten/post/DGzOAYcx-_9
https://www.politifact.com/factchecks/2025/mar/07/social-media/apple-didnt-remove-international-womens-day-from-i
https://www.snopes.com/news/2025/03/07/
Pihak Apple menyatakan bahwa narasi semacam itu adalah kesalahpahaman lantaran Hari Perempuan Internasional maupun Bulan Sejarah Perempuan memang tidak pernah ditampilkan dalam kalender Apple.
Tirto tidak menemukan adanya bukti kalau Apple menghapus Hari Perempuan Internasional dari aplikasi kalendernya.
Rujukan
https://tirto.id/kapan-hari-perempuan-internasional-sejarah-dan-apa-tema-2025-g8YJ#:~:text=Hari%20Perempuan%20Internasional%20diperingati%20setiap,ketidaksetaraan%20dan%20penindasan%20terhadap%20perempuan.
https://www.instagram.com/p/DGzmoIAAi56/?img_index=1
https://archive.ph/a6WaW/image
https://www.threads.net/@drjolenebrighten/post/DGzOAYcx-_9
https://www.politifact.com/factchecks/2025/mar/07/social-media/apple-didnt-remove-international-womens-day-from-i
https://www.snopes.com/news/2025/03/07/
(GFD-2025-26056) Keliru: Video Pekerja Cina di Morowali Habis Dibakar Massa
Sumber:Tanggal publish: 11/03/2025
Berita
SEBUAH video yang memuat klaim bahwa pekerja Cina di Morowali habis dibakar massa pada 2 Maret 2025, beredar di Threads [arsip].
Video itu memperlihatkan kebakaran besar di deretan bangunan serta kerumunan orang pada malam hari. Kebakaran itu disebut terjadi di PT Gunbuster Nickel Industry (PT GNI), Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Namun, benarkah video itu menunjukkan kerusuhan di PT GNI pada awal Maret 2025 hingga terjadi pembakaran pekerja Cina?
Video itu memperlihatkan kebakaran besar di deretan bangunan serta kerumunan orang pada malam hari. Kebakaran itu disebut terjadi di PT Gunbuster Nickel Industry (PT GNI), Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Namun, benarkah video itu menunjukkan kerusuhan di PT GNI pada awal Maret 2025 hingga terjadi pembakaran pekerja Cina?
Hasil Cek Fakta
Setelah memverifikasi konten tersebut, Tim Cek Fakta Tempo menemukan bahwa video itu bukan kerusuhan di PT Gunbuster Nickel Industry (PT GNI) Kabupaten Morowali pada awal Maret 2025. Tidak ada pekerja Cina yang dibakar massa.
Tempo menggunakan pencarian menggunakan Google dan kata kunci hingga menemukan informasi mengenai tempat dan waktu dari peristiwa yang diperlihatkan dalam video yang beredar tersebut.
Bagian dari video kebakaran tersebut sama dengan foto yang pernah dimuat oleh Tribunnews.com pada 16 Januari 2023. Foto itu terkait dengan protes pekerja yang berujung kericuhan di PT GNI pada Januari 2023, bukan pada Maret 2025.
Kerusuhan dan pembakaran pabrik PT GNI itu tepatnya terjadi 14 Januari 2023, sekira pukul 21.00 WITA. Dalam kejadian itu, dua orang pekerja lokal dan satu pekerja asing menjadi korban hingga meninggal dunia. Laporan Tempo menjelaskan kericuhan itu bermula di Pull Dump Truck yang mengakibatkan terjadinya penganiayaan terhadap pekerja lokal oleh pekerja asing yang merembet ke kerusuhan lebih besar.
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah melakukan penelusuran atas peristiwa tersebut. Hasilnya, Komnas HAM menemukan adanya salah kelola manajemen di dalam PT GNI yang enggan melaksanakan regulasi terkait ketenagakerjaan. Ketua Komnas HAM Perwakilan Sulawesi Tengah Dedi Askary, menyebut salah kelola manajemen salah satunya adalah banyaknya insiden saat bekerja yang menyebabkan tewasnya sejumlah pegawai. Bahkan, kata dia, penelusuran menunjukkan adanya tujuh orang tewas akibat insiden kerja dalam setahun terakhir.
Kerusuhan di Morowali Maret 2025
Pada 2 Maret 2025, memang terjadi demonstrasi yang berujung kerusuhan di Morowali. Namun itu tidak terjadi di wilayah PT GNI, melainkan di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).
PT IMIP adalah perusahaan pengelola kawasan industri nikel di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Sedangkan PT GNI merupakan perusahaan yang pengolahan nikel (smelter) yang berada di kawasan yang dikelola oleh PT IMIP.
Tempo melaporkan, salah satu penyebab kerusuhan adalah aturan soal bus angkutan bagi karyawan. Adapun pengelola kawasan industri smelter nikel di Morowali menerapkan aturan perusahaan kontraktor wajib menggunakan bus untuk mengantar karyawannya di area industri.
Sebelumnya, beberapa perusahaan kontraktor masih kerap menggunakan mobil bak terbuka seperti pickup atau truk. Adapun PT IMIP mulai melarang penggunaan mobil bak terbuka untuk mengangkut karyawan di kawasannya per Sabtu, 1 Maret 2025. Imbasnya, perusahaan kontraktor menyetop semua alat transportasinya dan berujung terjadinya demonstrasi dan berakhir ricuh.
Dilansir RRI dan Sangalu.com, Dandim 1311 Morowali, Letkol Inf Alzaki, mengatakan, video yang beredar tersebut bukan bagian dari peristiwa pada Maret 2025. Video tersebut direkam saat kerusuhan di PT GNI pada Januari 2023.
Termasuk juga narasi bahwa WNA Cina habis dibakar massa, adalah klaim keliru. “Tidak ada pekerja asing, khususnya pekerja asal China, yang dibakar massa dalam insiden tersebut. Saya berpikir barangkali video tersebut berupaya menggambarkan apa peristiwa kebakaran yang terjadi pada Januari 2023," kata Alzaki.
Tempo menggunakan pencarian menggunakan Google dan kata kunci hingga menemukan informasi mengenai tempat dan waktu dari peristiwa yang diperlihatkan dalam video yang beredar tersebut.
Bagian dari video kebakaran tersebut sama dengan foto yang pernah dimuat oleh Tribunnews.com pada 16 Januari 2023. Foto itu terkait dengan protes pekerja yang berujung kericuhan di PT GNI pada Januari 2023, bukan pada Maret 2025.
Kerusuhan dan pembakaran pabrik PT GNI itu tepatnya terjadi 14 Januari 2023, sekira pukul 21.00 WITA. Dalam kejadian itu, dua orang pekerja lokal dan satu pekerja asing menjadi korban hingga meninggal dunia. Laporan Tempo menjelaskan kericuhan itu bermula di Pull Dump Truck yang mengakibatkan terjadinya penganiayaan terhadap pekerja lokal oleh pekerja asing yang merembet ke kerusuhan lebih besar.
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah melakukan penelusuran atas peristiwa tersebut. Hasilnya, Komnas HAM menemukan adanya salah kelola manajemen di dalam PT GNI yang enggan melaksanakan regulasi terkait ketenagakerjaan. Ketua Komnas HAM Perwakilan Sulawesi Tengah Dedi Askary, menyebut salah kelola manajemen salah satunya adalah banyaknya insiden saat bekerja yang menyebabkan tewasnya sejumlah pegawai. Bahkan, kata dia, penelusuran menunjukkan adanya tujuh orang tewas akibat insiden kerja dalam setahun terakhir.
Kerusuhan di Morowali Maret 2025
Pada 2 Maret 2025, memang terjadi demonstrasi yang berujung kerusuhan di Morowali. Namun itu tidak terjadi di wilayah PT GNI, melainkan di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).
PT IMIP adalah perusahaan pengelola kawasan industri nikel di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Sedangkan PT GNI merupakan perusahaan yang pengolahan nikel (smelter) yang berada di kawasan yang dikelola oleh PT IMIP.
Tempo melaporkan, salah satu penyebab kerusuhan adalah aturan soal bus angkutan bagi karyawan. Adapun pengelola kawasan industri smelter nikel di Morowali menerapkan aturan perusahaan kontraktor wajib menggunakan bus untuk mengantar karyawannya di area industri.
Sebelumnya, beberapa perusahaan kontraktor masih kerap menggunakan mobil bak terbuka seperti pickup atau truk. Adapun PT IMIP mulai melarang penggunaan mobil bak terbuka untuk mengangkut karyawan di kawasannya per Sabtu, 1 Maret 2025. Imbasnya, perusahaan kontraktor menyetop semua alat transportasinya dan berujung terjadinya demonstrasi dan berakhir ricuh.
Dilansir RRI dan Sangalu.com, Dandim 1311 Morowali, Letkol Inf Alzaki, mengatakan, video yang beredar tersebut bukan bagian dari peristiwa pada Maret 2025. Video tersebut direkam saat kerusuhan di PT GNI pada Januari 2023.
Termasuk juga narasi bahwa WNA Cina habis dibakar massa, adalah klaim keliru. “Tidak ada pekerja asing, khususnya pekerja asal China, yang dibakar massa dalam insiden tersebut. Saya berpikir barangkali video tersebut berupaya menggambarkan apa peristiwa kebakaran yang terjadi pada Januari 2023," kata Alzaki.
Kesimpulan
Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa narasi yang mengatakan video yang beredar memperlihatkan kerusuhan di PT GNI Morowali awal Maret 2025, yang menyebabkan TKA Cina dibakar habis oleh massa, adalah klaim keliru.
Rujukan
- https://www.threads.net/@dwirus7/post/DGvbAPotcAt?fbclid=IwY2xjawI6RCVleHRuA2FlbQIxMAABHaAj5_kWG4BXYN1H2z0u2XtEDgmb5NAidiFh8kO102hq4dOIbIj-0FdSOA_aem_RYlWxeyEP-FixdIGwI92QQ
- https://perma.cc/BGL7-B2XQ
- https://www.tribunnews.com/bisnis/2023/01/16/video-rusuh-pt-gni-morowali-beredar-luas-di-media-sosial-pabrik-dan-kendaraan-terbakar-hebat
- https://www.tempo.co/politik/7-fakta-kasus-bentrok-pt-gni-di-morowali-utara-antara-buruh-lokal-dan-tka-siapa-duluan--228401
- https://www.tempo.co/hukum/komnas-ham-temukan-ada-salah-kelola-manajemen-pt-gni-pemicu-kericuhan-228206
- https://www.tempo.co/ekonomi/karyawan-beberkan-pemicu-demo-di-pt-imip-berujung-rusuh-karena-aturan-fasilitas-bus-karyawan--1214509
- https://www.rri.co.id/daerah/1369006/beredar-video-morowali-rusuh-dandim-pastikan-morowali-aman
- https://www.sangalu.com/daerah/8314689887/soal-beredar-video-kebakaran-di-pt-gni-ini-penjelasan-dandim-1311-morowali /cdn-cgi/l/email-protection#096a6c626f68627d68497d6c647966276a6627606d
(GFD-2025-26060) [SALAH] Megawati Ngotot Bubarkan KPK Imbas Skandal Korupsi Elite PDIP Terkuak
Sumber: tiktok.comTanggal publish: 11/03/2025
Berita
Beredar video dari akun TikTok “jo…di281063” pada Rabu (26/2/2025) yang menampilkan gambar Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan narasi:
MEGAWATI NGOTOT BUBARKAN KPK!!
SKANDAL KORUP ELITE PDIP TERKUAK
PRABOWO MAKIN BRUT4L PERANGI KORUPTOR
ADA SIASAT LICIK DI BALIK PEMBUBARAN KPK
Hingga Selasa (11/3/2025) unggahan tersebut telah ditonton lebih dari 2.000 kali, disukai oleh 132 pengguna, menuai 21 komentar dan 2 kali dibagikan ulang.
MEGAWATI NGOTOT BUBARKAN KPK!!
SKANDAL KORUP ELITE PDIP TERKUAK
PRABOWO MAKIN BRUT4L PERANGI KORUPTOR
ADA SIASAT LICIK DI BALIK PEMBUBARAN KPK
Hingga Selasa (11/3/2025) unggahan tersebut telah ditonton lebih dari 2.000 kali, disukai oleh 132 pengguna, menuai 21 komentar dan 2 kali dibagikan ulang.
Hasil Cek Fakta
Disadur dari artikel Cek Fakta tribunpekanbaru.com.
Tribunpekanbaru.com cek fakta melakukan pencarian pada media mainstream. Hasilnya tidak ada satupun artikel yang menyatakan Megawati ngotot bubarkan KPK imbas skandal elite PDIP terkuak.
Bahkan dalam beberapa artikel banyak menyerukan jika PDIP akan menghormati berjalannya hukum di Indonesia.
Kemudian dilakukan pencarian juga pada media sosial baik akun media sosial PDIP, Megawati, Puan Maharani, Prabowo Subianto, hingga KPK. Tidak ditemukan juga informasi terkait Megawati ngotot bubarkan KPK imbas skandal elite PDIP terkuak.
Tribunpekanbaru.com cek fakta melakukan pencarian pada media mainstream. Hasilnya tidak ada satupun artikel yang menyatakan Megawati ngotot bubarkan KPK imbas skandal elite PDIP terkuak.
Bahkan dalam beberapa artikel banyak menyerukan jika PDIP akan menghormati berjalannya hukum di Indonesia.
Kemudian dilakukan pencarian juga pada media sosial baik akun media sosial PDIP, Megawati, Puan Maharani, Prabowo Subianto, hingga KPK. Tidak ditemukan juga informasi terkait Megawati ngotot bubarkan KPK imbas skandal elite PDIP terkuak.
Kesimpulan
Tidak ditemukan informasi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.
Rujukan
Halaman: 2203/8115



