SEBUAH video tentang bahaya menggunakan talenan plastik beredar di Threads [arsip]. Narator dalam video memperingatkan masyarakat agar waspada masakan membawa maut. Jangan memasak dengan alat talenan plastik, karena plastik bisa masuk ke tubuh melalui talenan tersebut.
Seorang yang diklaim sebagai ahli kesehatan di dalam video mengatakan talenan plastik bisa tergerus dan serbuk-serbuknya yang merupakan mikroplastik berbahaya bagi kesehatan. Bisa menyebabkan kanker. Talenan kayu atau bambu diklaim lebih aman karena berasal dari bahan alami.
Namun, benarkah talenan plastik berbahaya bagi kesehatan?
(GFD-2025-26539) Benar: Talenan Plastik Berbahaya Bagi Kesehatan karena Menghasilkan Mikroplastik
Sumber:Tanggal publish: 14/04/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Tempo memverifikasi dengan bantuan Yandex Image Reverse, Google Lens, mesin pencarian Google, dan Youtube. Hasilnya, klaim tersebut tidak sepenuhnya akurat.
Mikroplastik adalah potongan plastik berukuran kurang dari 5 milimeter (mm) yang dapat mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan.
Menurut Direktur Ecological Observation and Wetland Conservations (ECOTON), Prigi Arisandi, mikroplastik dari talenan plastik yang masuk ke tubuh dapat mengganggu kesehatan. Sebab talenan adalah satu dari lima perabot rumah tangga yang banyak menyumbangkan mikroplastik, selain gelas plastik, teh celup, wadah es batu, dan makanan di microwave.
Talenan menjadi penyumbang mikroplastik karena terbuat dari plastik jenis polypropylene (PPE) dan High Density Polyethylene (HDPE). “PPE tersebut mudah dibilas, sedangkan HDPE lebih tahan dan keras,” kata Prigi kepada Tempo, Senin, 14 April 2025.
Masalahnya, kata dia, jenis plastik PP dan HDPE akan menggores permukaan talenan saat memotong bahan makanan menggunakan pisau yang tajam. Goresan plastik dari talenan berisiko masuk ke dalam makanan.
Saat ini, Indonesia menjadi salah satu negara dengan konsumsi mikroplastik tertinggi di dunia dengan tingkat mengkonsumsi 15 gram per bulan. Angka itu setara dengan 1 kartu ATM, berdasarkan studi Cornell University dalam jurnal Environmental Science and Technology.
Ecoton mengidentifikasi jumlah mikroplastik pada feses manusia sebanyak 17 partikel/10 gram partikel, plasenta ibu hamil 12 partikel/4 plasenta, pada sperma 0,45 partikel/mL. Selain itu, pada paru-paru manusia mengandung 1,50 MP/g, pembuluh darah manusia 24,5 μg/mg plak, hati manusia 4,6 partikel/g, testis 15,52 partikel/g, urine dan ginjal 66 partikel.
Dalam studi Cutting Boards: An Overlooked Source of Microplastics in Human Food?, talenan plastik yang umum digunakan dapat menimbulkan bahaya kesehatan yang besar karena menyebabkan sejumlah besar mikroplastik dalam makanan kita saat aktivitas memotong bahan makanan.
Dikutip dari hasil riset yang dipublikasikan National Library of Medicine, bahwa hasil percobaan pada sel dan hewan menunjukkan bahwa mikroplastik dapat mempengaruhi berbagai sistem dalam tubuh manusia, termasuk sistem pencernaan, pernafasan, endokrin, reproduksi, dan kekebalan tubuh.
Mikroplastik adalah potongan plastik berukuran kurang dari 5 milimeter (mm) yang dapat mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan.
Menurut Direktur Ecological Observation and Wetland Conservations (ECOTON), Prigi Arisandi, mikroplastik dari talenan plastik yang masuk ke tubuh dapat mengganggu kesehatan. Sebab talenan adalah satu dari lima perabot rumah tangga yang banyak menyumbangkan mikroplastik, selain gelas plastik, teh celup, wadah es batu, dan makanan di microwave.
Talenan menjadi penyumbang mikroplastik karena terbuat dari plastik jenis polypropylene (PPE) dan High Density Polyethylene (HDPE). “PPE tersebut mudah dibilas, sedangkan HDPE lebih tahan dan keras,” kata Prigi kepada Tempo, Senin, 14 April 2025.
Masalahnya, kata dia, jenis plastik PP dan HDPE akan menggores permukaan talenan saat memotong bahan makanan menggunakan pisau yang tajam. Goresan plastik dari talenan berisiko masuk ke dalam makanan.
Saat ini, Indonesia menjadi salah satu negara dengan konsumsi mikroplastik tertinggi di dunia dengan tingkat mengkonsumsi 15 gram per bulan. Angka itu setara dengan 1 kartu ATM, berdasarkan studi Cornell University dalam jurnal Environmental Science and Technology.
Ecoton mengidentifikasi jumlah mikroplastik pada feses manusia sebanyak 17 partikel/10 gram partikel, plasenta ibu hamil 12 partikel/4 plasenta, pada sperma 0,45 partikel/mL. Selain itu, pada paru-paru manusia mengandung 1,50 MP/g, pembuluh darah manusia 24,5 μg/mg plak, hati manusia 4,6 partikel/g, testis 15,52 partikel/g, urine dan ginjal 66 partikel.
Dalam studi Cutting Boards: An Overlooked Source of Microplastics in Human Food?, talenan plastik yang umum digunakan dapat menimbulkan bahaya kesehatan yang besar karena menyebabkan sejumlah besar mikroplastik dalam makanan kita saat aktivitas memotong bahan makanan.
Dikutip dari hasil riset yang dipublikasikan National Library of Medicine, bahwa hasil percobaan pada sel dan hewan menunjukkan bahwa mikroplastik dapat mempengaruhi berbagai sistem dalam tubuh manusia, termasuk sistem pencernaan, pernafasan, endokrin, reproduksi, dan kekebalan tubuh.
Kesimpulan
Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa klaim video tentang talenan plastik berbahaya bagi kesehatan adalah benar.
Rujukan
(GFD-2025-26542) [HOAKS] Tautan untuk Klaim Saldo E-Toll Gratis Sebesar Rp 500.000
Sumber:Tanggal publish: 14/04/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial beredar tautan yang diklaim untuk mendapatkan saldo e-toll gratis sebesar Rp 500.000.
Tautan tersebut mengatasnamakan PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan disebarkan oleh sejumlah akun Facebook.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan tersebut palsu.
Tautan yang diklaim untuk mendapatkan saldo e-toll gratis sebesar Rp 500.000 dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini pada Jumat (11/4/2025).
Berikut narasi yang dibagikan:
Program E-TOLL Gratis 2025Daftar dan Dapatkan Program E-TOLL Gratis tahun 2025 Sebesar Rp. 500.000, Info lengkapnya silahkan klik Link
Screenshot Hoaks, tautan untuk klaim saldo e-toll Rp 500.000 gratis
Tautan tersebut mengatasnamakan PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan disebarkan oleh sejumlah akun Facebook.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan tersebut palsu.
Tautan yang diklaim untuk mendapatkan saldo e-toll gratis sebesar Rp 500.000 dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini pada Jumat (11/4/2025).
Berikut narasi yang dibagikan:
Program E-TOLL Gratis 2025Daftar dan Dapatkan Program E-TOLL Gratis tahun 2025 Sebesar Rp. 500.000, Info lengkapnya silahkan klik Link
Screenshot Hoaks, tautan untuk klaim saldo e-toll Rp 500.000 gratis
Hasil Cek Fakta
Setelah diperiksa, tautan untuk mendapatkan saldo e-toll gratis yang disebarkan di Facebook tersebut bukan mengarah ke situs resmi Jasa Marga.
Tautan tersebut mengarah ke sebuah situs yang meminta pengunjung untuk memasukkan nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan nomor akun Telegram aktif.
Tautan tersebut kemungkinan besar adalah modus phishing atau pencurian data yang mengincar data pribadi pengguna Telegram.
Jasa Marga melalui akun Instagram resmi pada 10 Januari 2025 telah membantah adanya program berbagi saldo e-toll gratis.
"Berbagai program serupa seperti yang tertera di foto postingan ini dan informasi selain dari akun media sosial resmi milik Jasa Marga adalah hoaks," tulis Jasa Marga.
Jasa Marga meminta masyarakat waspada atas segala informasi yang beredar, dan senantiasa mengecek cek kebenaran informasi di akun media sosial dan website resmi perusahaan.
Tautan tersebut mengarah ke sebuah situs yang meminta pengunjung untuk memasukkan nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan nomor akun Telegram aktif.
Tautan tersebut kemungkinan besar adalah modus phishing atau pencurian data yang mengincar data pribadi pengguna Telegram.
Jasa Marga melalui akun Instagram resmi pada 10 Januari 2025 telah membantah adanya program berbagi saldo e-toll gratis.
"Berbagai program serupa seperti yang tertera di foto postingan ini dan informasi selain dari akun media sosial resmi milik Jasa Marga adalah hoaks," tulis Jasa Marga.
Jasa Marga meminta masyarakat waspada atas segala informasi yang beredar, dan senantiasa mengecek cek kebenaran informasi di akun media sosial dan website resmi perusahaan.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan yang diklaim untuk mendapatkan saldo e-toll gratis sebesar Rp 500.000 adalah hoaks.
Tautan tersebut kemungkinan besar adalah modus phishing atau pencurian data yang mengincar data pribadi pengguna Telegram.
Jasa Marga melalui akun Instagram resmi pada 10 Januari 2025 telah membantah adanya program berbagi saldo e-toll gratis.
Tautan tersebut kemungkinan besar adalah modus phishing atau pencurian data yang mengincar data pribadi pengguna Telegram.
Jasa Marga melalui akun Instagram resmi pada 10 Januari 2025 telah membantah adanya program berbagi saldo e-toll gratis.
Rujukan
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0bokGgAF4rWRCzznhobSPQWAtUHyMEE9kvL5Lpk6uqmHM1Qim2KKBYEFE7M69bNHMl&id=61574186731570
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0GzxRDux6JJn9s8xZDQBD7ZPhiTix2PcLnxFrFirVZ1zF1xjqLxPKedPNNXxX1zDGl&id=61572476956073
- https://www.facebook.com/arye.juliwan/posts/pfbid02NwjMqH7Kteip6ju6UafLoMPhGDdknraLabzfqToLgk2A5rbeD3Y4Sbo8GFURgPSwl
- https://www.instagram.com/official.jasamarga/p/DEoqvsnSEaX/?hl=en
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-26543) [HOAKS] Menag Sebut Uang Zakat dan Infak Akan Digunakan untuk Masjid di IKN
Sumber:Tanggal publish: 14/04/2025
Berita
KOMPAS.com - Beredar judul artikel yang mengeklaim Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut uang zakat dan infak akan digunakan untuk masjid di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Namun, setelah ditelusuri artikel tersebut merupakan hasil manipulasi.
Artikel yang mengeklaim Nasaruddin Umar menyebut uang zakat dan infak akan digunakan untuk masjid di IKN dibagikan di Facebook, misalnya ini, ini, ini, ini, ini, ini dan ini.
Akun tersebut membagikan tangkapan artikel berjudul: "Menag Nazaruddin Umar Uang Zakat Uang Infak akan digunakan Buat Masjid Di Ibukota baru IKN".
Namun, setelah ditelusuri artikel tersebut merupakan hasil manipulasi.
Artikel yang mengeklaim Nasaruddin Umar menyebut uang zakat dan infak akan digunakan untuk masjid di IKN dibagikan di Facebook, misalnya ini, ini, ini, ini, ini, ini dan ini.
Akun tersebut membagikan tangkapan artikel berjudul: "Menag Nazaruddin Umar Uang Zakat Uang Infak akan digunakan Buat Masjid Di Ibukota baru IKN".
Hasil Cek Fakta
Ketika ditelusuri di Google Search, tidak ditemukan artikel soal Nasaruddin Umar menyebut akan menggunakan uang zakat dan infak untuk masjid di IKN.
Penelusuran menggunakan teknik reverse image search menemukan tanggal terbit dan nama penulis artikel identik dengan unggahan di laman Berita Satu ini.
Judul artikel tersebut diketahui telah dimanipulasi. Artikel aslinya berjudul "Menag Nasaruddin Umar: KPK Cegah Orang Masuk Neraka!".
Artikel tersebut memuat pernyataan Nasaruddin yang menyebut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mencegah seseorang masuk ke neraka lewat program pencegahan.
Menurut Nasaruddin, adanya lembaga KPK harus dijadikan sebagai pendorong untuk hidup berintegritas.
Penelusuran menggunakan teknik reverse image search menemukan tanggal terbit dan nama penulis artikel identik dengan unggahan di laman Berita Satu ini.
Judul artikel tersebut diketahui telah dimanipulasi. Artikel aslinya berjudul "Menag Nasaruddin Umar: KPK Cegah Orang Masuk Neraka!".
Artikel tersebut memuat pernyataan Nasaruddin yang menyebut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mencegah seseorang masuk ke neraka lewat program pencegahan.
Menurut Nasaruddin, adanya lembaga KPK harus dijadikan sebagai pendorong untuk hidup berintegritas.
Kesimpulan
Judul artikel yang mengeklaim Nasaruddin Umar menyebut uang zakat dan infak akan digunakan untuk masjid di IKN merupakan hasil manipulasi. Konten itu hoaks.
Artikel aslinya berjudul "Menag Nasaruddin Umar: KPK Cegah Orang Masuk Neraka!" yang terbit di lmedia Berita Satu pada 12 Maret 2025.
Dalam artikel aslinya, Nasaruddin menyebut program pencegahan korupsi yang dilakukan KPK dapat mencegah seseorang masuk neraka.
Artikel aslinya berjudul "Menag Nasaruddin Umar: KPK Cegah Orang Masuk Neraka!" yang terbit di lmedia Berita Satu pada 12 Maret 2025.
Dalam artikel aslinya, Nasaruddin menyebut program pencegahan korupsi yang dilakukan KPK dapat mencegah seseorang masuk neraka.
Rujukan
- https://www.facebook.com/share/p/1EQWTktikg/
- https://www.facebook.com/share/1UZRTZ9DbQ/
- https://www.facebook.com/share/p/1E1qSAuhQx/?mibextid=NOb6eG
- https://www.facebook.com/share/p/1AMAgcfpkd/?mibextid=NOb6eG
- https://www.facebook.com/share/p/15rCcYy7VG/
- https://www.facebook.com/share/p/1MzP8cyQg5/
- https://www.facebook.com/share/p/1ETzwxasAk/
- https://www.beritasatu.com/nasional/2876917/menag-nasaruddin-umar-kpk-cegah-orang-masuk-neraka
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-26544) [HOAKS] Tautan Pendaftaran Relawan Makan Bergizi Gratis April 2025
Sumber:Tanggal publish: 14/04/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial beredar unggahan beserta tautan yang diklaim sebagai akses untuk pendaftaran relawan program makan bergizi gratis.
Sebagaimana diketahui, makan bergizi gratis adalah program pemerintah yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan tersebut hoaks.
Tautan yang diklaim untuk pendaftaran relawan program makan bergizi gratis dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini pada April 2025.
Berikut narasi yang dibagikan:
Dibuka pendaftaran relawan makan gratis. Program makan bergizi gratis dimulai tahun 2025. Gaji mulai Rp3-6 juta per bulan.
Program ini diharapkan dapat mencapai 3 juta penerima manfaat. Selain penerima manfaat seperti balita, santri, siswa PAUD, TK, SD, SMP, SMA, ibu hamil, serta ibu menyusui, program ini juga melibatkan 140 UMKM. Ayo daftarkan diri Anda sekarang juga.
Screenshot Hoaks, tautan relawan program makan bergizi gratis
Sebagaimana diketahui, makan bergizi gratis adalah program pemerintah yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan tersebut hoaks.
Tautan yang diklaim untuk pendaftaran relawan program makan bergizi gratis dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini pada April 2025.
Berikut narasi yang dibagikan:
Dibuka pendaftaran relawan makan gratis. Program makan bergizi gratis dimulai tahun 2025. Gaji mulai Rp3-6 juta per bulan.
Program ini diharapkan dapat mencapai 3 juta penerima manfaat. Selain penerima manfaat seperti balita, santri, siswa PAUD, TK, SD, SMP, SMA, ibu hamil, serta ibu menyusui, program ini juga melibatkan 140 UMKM. Ayo daftarkan diri Anda sekarang juga.
Screenshot Hoaks, tautan relawan program makan bergizi gratis
Hasil Cek Fakta
Setelah diperiksa, tautan yang dicantumkan dalam unggahan Facebook tersebut tidak mengarah ke situs resmi BGN.
Tautan tersebut mengarah ke sebuah situs yang meminta pengunjung memasukkan nama dan alamat lengkap, serta nomor akun Telegram aktif.
Tautan tersebut kemungkinan adalah modus phishing atau pencurian data. Sebab, di situs resmi BGN tidak ditemukan informasi soal pendaftaran relawan makan bergizi gratis.
Sebelumnya, BGN telah mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan lembaga tersebut.
Biro Hukum dan Humas BGN pada 24 Desember 2024 menyebutkan, sudah ada laporan mengenai pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang mengaku sebagai petugas BGN.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak ragu melaporkan kejadian mencurigakan.
Informasi resmi terkait BGN dan makan bergizi gratis dapat diperoleh melalui situs resmi www.bgn.go.id atau di media sosial resmi @badangizinasional.ri (Instagram dan TikTok).
Tautan tersebut mengarah ke sebuah situs yang meminta pengunjung memasukkan nama dan alamat lengkap, serta nomor akun Telegram aktif.
Tautan tersebut kemungkinan adalah modus phishing atau pencurian data. Sebab, di situs resmi BGN tidak ditemukan informasi soal pendaftaran relawan makan bergizi gratis.
Sebelumnya, BGN telah mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan lembaga tersebut.
Biro Hukum dan Humas BGN pada 24 Desember 2024 menyebutkan, sudah ada laporan mengenai pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang mengaku sebagai petugas BGN.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak ragu melaporkan kejadian mencurigakan.
Informasi resmi terkait BGN dan makan bergizi gratis dapat diperoleh melalui situs resmi www.bgn.go.id atau di media sosial resmi @badangizinasional.ri (Instagram dan TikTok).
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan yang diklaim untuk pendaftaran relawan program makan gizi gratis adalah hoaks.
Tautan tersebut kemungkinan adalah modus phishing atau pencurian data. Sebab, di situs resmi BGN tidak ditemukan informasi soal pendaftaran relawan makan bergizi gratis.
Tautan tersebut kemungkinan adalah modus phishing atau pencurian data. Sebab, di situs resmi BGN tidak ditemukan informasi soal pendaftaran relawan makan bergizi gratis.
Rujukan
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0uyBomrn24jub11nRyVZ8WZwpwGsZSevVyxq98VypSja8uNuH6HyWYRYizTbuHbx9l&id=61574678237815
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02ZjwcGcQ9159HaTZVAhaUCKPd7jjBnFPNCkzdDXmR8vtJrnrffywQhqXoHjNrqvE4l&id=61574678237815
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid024fjkLBeo8rHTc2BxkxqMWEdhhLLZHCHy67fm3hbMiGwru8cbAL9F8GJZV88zdqrsl&id=61574678237815
- https://www.bgn.go.id/news/pengumuman/pengumuman-resmi-waspada-penipuan-mengatasnamakan-badan-gizi-nasional
- http://www.bgn.go.id
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
Halaman: 2107/8120
