KOMPAS.com - Sebuah video yang beredar di media sosial pada 8 April 2025 diklaim menampilkan artis Baim Wong mempromosikan situs judi.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video itu merupakan rekayasa berbasis artificial intelligence (AI).
Video Baim Wong mempromosikan situs judi salah satunya dibagikan akun Facebook ini.
Dalam video itu Baim mengatakan, ia membuat sebuah situs judi untuk berbagi give away.
Setelah dicek menggunakan Google Lens, video itu diketahui memanipulasi konten Instagram Baim Wong ini pada 19 Maret 2025.
Dalam video aslinya, Baim tidak mempromosikan situs judi. Namun, ia menginformasikan akan menjual sebuah produk gawai.
Kemudian Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek suara Baim mempromosikan situs judi menggunakan Hive Moderation.
Tools tersebut dapat mendeteksi sebuah suara dihasilkan oleh AI atau bukan. Setelah dicek, suara Baim memiliki probabilitas 97,6 persen dihasilkan oleh AI.
(GFD-2025-26545) [HOAKS] Baim Wong Promosikan Situs Judi
Sumber:Tanggal publish: 14/04/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Kesimpulan
Video Baim Wong mempromosikan situs judi merupakan hasil manipulasi. Konten itu merupakan hoaks dan informasinya keliru.
Dalam video aslinya, Baim menginformasikan akan menjual sebuah produk gawai, bukan mempromosikan situs judi.
Setelah dicek menggunakan Hive Moderation, video itu terdeteksi dihasilkan oleh AI.
Dalam video aslinya, Baim menginformasikan akan menjual sebuah produk gawai, bukan mempromosikan situs judi.
Setelah dicek menggunakan Hive Moderation, video itu terdeteksi dihasilkan oleh AI.
Rujukan
(GFD-2025-26546) [KLARIFIKASI] Video Kuda Terbang Direkam dari Pesawat Dibuat dengan AI
Sumber:Tanggal publish: 14/04/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial beredar video kuda yang terlihat terpontang-panting di langit, dan diklaim direkam dari dalam pesawat.
Video itu diklaim sebagai penampakan kuda terbang.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut merupakan konten manipulatif.
Video kuda terbang yang direkam dari dalam pesawat disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, ini, dan ini.
"Tak sengaja menghidupkan kamera di atas. Pesawat karena melihat kuda yang terbang," tulis salah satu akun pada Sabtu (12/4/2025).
Sementara, berikut teks yang tertera dalam video berdurasi 10 detik tersebut:
Video Viral
Tak sengaja menghidupkan kamera di atas pesawat karena melihat kuda ya terbang
Semoga yang di dalam pesawat sehat selalu
Video itu diklaim sebagai penampakan kuda terbang.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut merupakan konten manipulatif.
Video kuda terbang yang direkam dari dalam pesawat disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, ini, dan ini.
"Tak sengaja menghidupkan kamera di atas. Pesawat karena melihat kuda yang terbang," tulis salah satu akun pada Sabtu (12/4/2025).
Sementara, berikut teks yang tertera dalam video berdurasi 10 detik tersebut:
Video Viral
Tak sengaja menghidupkan kamera di atas pesawat karena melihat kuda ya terbang
Semoga yang di dalam pesawat sehat selalu
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek video tersebut menggunakan Hive Moderation.
Tools tersebut dapat membantu mendeteksi konten berupa gambar, video, teks, dan audio yang dibuat dengan akal imitasi atau artificial intelligence (AI).
Hasilnya menunjukkan, video kuda terbang memiliki probabilitas 99,7 persen dihasilkan AI.
Selain itu, terdapat kejanggalan pada video yang beredar.
Misalnya pada detik ke-2, tampak kuda terbang itu memiliki dua kepala.
Bagian belakang kuda tiba-tiba berubah menjadi kepala. Kemudian kakinya hilang satu sehingga hanya ada tiga.
Tools tersebut dapat membantu mendeteksi konten berupa gambar, video, teks, dan audio yang dibuat dengan akal imitasi atau artificial intelligence (AI).
Hasilnya menunjukkan, video kuda terbang memiliki probabilitas 99,7 persen dihasilkan AI.
Selain itu, terdapat kejanggalan pada video yang beredar.
Misalnya pada detik ke-2, tampak kuda terbang itu memiliki dua kepala.
Bagian belakang kuda tiba-tiba berubah menjadi kepala. Kemudian kakinya hilang satu sehingga hanya ada tiga.
Kesimpulan
Video kuda terbang yang direkam dari dalam pesawat merupakan konten manipulatif.
Hive Moderation mengidentifikasi video tersebut memiliki probabilitas 99,7 persen dibuat dengan AI.
Selain itu, terdapat kejanggalan khas AI pada detik ke-2 video.
Hive Moderation mengidentifikasi video tersebut memiliki probabilitas 99,7 persen dibuat dengan AI.
Selain itu, terdapat kejanggalan khas AI pada detik ke-2 video.
Rujukan
- https://www.facebook.com/sih.maulana.184349/videos/1776266783274752
- https://www.facebook.com/reel/677983977920310
- https://www.facebook.com/reel/935744948492873
- https://www.facebook.com/reel/1394987688166303
- https://www.facebook.com/reel/984246320480883
- https://www.facebook.com/reel/28852962787681031
- https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-26550) [KLARIFIKASI] Video Hiu Serang Perahu Nelayan adalah Manipulasi AI
Sumber:Tanggal publish: 14/04/2025
Berita
KOMPAS.com - Detik-detik seekor hiu menyerang perahu karet beredar di media sosial. Video itu dinarasikan sebagai serangan hiu ke kapal nelayan.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video itu bukanlah peristiwa nyata.
Video hiu menyerang kapal nelayan disebarkan oleh akun Facebook ini dan ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada 19 Maret 2025:
Detik detik ikan hiu menyerang kapal nelayan
Meski pengguna media sosial menyebut kapal, tetapi angkutan dalam video tampak lebih mirip perahu karet.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video itu bukanlah peristiwa nyata.
Video hiu menyerang kapal nelayan disebarkan oleh akun Facebook ini dan ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada 19 Maret 2025:
Detik detik ikan hiu menyerang kapal nelayan
Meski pengguna media sosial menyebut kapal, tetapi angkutan dalam video tampak lebih mirip perahu karet.
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek jejak digital video dengan teknik reverse image search.
Hasil pencarian mengarahkan ke video yang diunggah oleh akun Instagram @ai_generate_ pada 22 Maret 2025.
Dari nama akunnya dapat diketahui bahwa video yang beredar berkaitan dengan AI atau artificial intelligence.
Selain itu, terdapat watermark berupa logo dan teks bertuliskan "Wan" pada bagian kanan bawah video.
Wan AI merupakan model pemanfaatan akal imitasi atau AI yang dikembangkan oleh Tongyi Lab, perusahaan teknologi yang terkoneksi dengan raksasa e-commerce asal China, Alibaba.
Wan AI dapat menghasilkan video berdasarkan teks, gambar, dan sinyal kontrol lainnya.
Meski tidak berpotensi merugikan secara langsung, tetapi pemberian label atau konteks yang lengkap di media sosial penting dilakukan.
Salah satu akun Facebook bahkan tidak menampilkan bagian logo Wan AI, sehingga pengguna media sosial dapat mengira video itu adalah peristiwa nyata.
Hasil pencarian mengarahkan ke video yang diunggah oleh akun Instagram @ai_generate_ pada 22 Maret 2025.
Dari nama akunnya dapat diketahui bahwa video yang beredar berkaitan dengan AI atau artificial intelligence.
Selain itu, terdapat watermark berupa logo dan teks bertuliskan "Wan" pada bagian kanan bawah video.
Wan AI merupakan model pemanfaatan akal imitasi atau AI yang dikembangkan oleh Tongyi Lab, perusahaan teknologi yang terkoneksi dengan raksasa e-commerce asal China, Alibaba.
Wan AI dapat menghasilkan video berdasarkan teks, gambar, dan sinyal kontrol lainnya.
Meski tidak berpotensi merugikan secara langsung, tetapi pemberian label atau konteks yang lengkap di media sosial penting dilakukan.
Salah satu akun Facebook bahkan tidak menampilkan bagian logo Wan AI, sehingga pengguna media sosial dapat mengira video itu adalah peristiwa nyata.
Kesimpulan
Video hiu menyerang perahu karet milik nelayan merupakan konten manipulatif berbasis AI.
Video itu pertama kali diunggah oleh akun Instagram @ai_generate_ pada 22 Maret 2025.
Dalam video terdapat watermark Wan AI, model penghasil video AI berdasarkan teks, gambar, dan sinyal kontrol lainnya.
Video itu pertama kali diunggah oleh akun Instagram @ai_generate_ pada 22 Maret 2025.
Dalam video terdapat watermark Wan AI, model penghasil video AI berdasarkan teks, gambar, dan sinyal kontrol lainnya.
Rujukan
- https://www.facebook.com/reel/9381068208659024
- https://www.facebook.com/reel/992474919071372
- https://www.google.com/search?vsrid=CLGc9ea_54-GfhACGAEiJDQyMDFiOTRlLWIzM2ItNDZiOS04OGRlLTQwMDc0YjliZTkxNA&gsessionid=FwJxco3wvgK3Tj4lry9nMvDGWNdq6Wv7Hp-FJn9tHjX6a4v4td0iOA&lsessionid=Dawuj1cr8ZKuABJv0SQrkgKZhv5IalI-6AlsMXE2X6-WEbB3As2Yjw&vsdim=454,523&vsint=CAIqDAoCCAcSAggKGAEgATojChYNAAAAPxUAAAA_HQAAgD8lAACAPzABEMYDGIsEJQAAgD8&lns_mode=un&source=lns.web.gsbubb&udm=26&lns_surface=26&lns_vfs=e&qsubts=1744601526797&biw=1077&bih=790&hl=en-ID
- https://www.instagram.com/p/DHfUyzdp1BF/
- https://www.wan-ai.org/
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-26551) [HOAKS] Artikel Jokowi Sebut Pertemuan Prabowo-Megawati Langgar Kode Etik Berpolitik
Sumber:Tanggal publish: 14/04/2025
Berita
KOMPAS.com - Beredar judul artikel dengan narasi Presiden Indonesia ke-7 Joko Widodo mengatakan, pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri melanggar kode etik berpolitik.
Namun, setelah ditelusuri judul artikel tersebut merupakan hasil manipulasi.
Sebagai konteks, Prabowo dan Megawati baru saja melakukan pertemuan secara langsung pada Senin (7/4/2025) malam.
Pertemuan yang dilakukan di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat itu merupakan yang pertama kalinya setelah Pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
Judul artikel yang mengeklaim Jokowi mengatakan pertemuan Prabowo dan Megawati melanggar kode etik berpolitik salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, ini, ini, dan ini.
Akun tersebut membagikan tangkapan layar artikel berjudul "Joko Widodo:Pertemuan Prabowo Subianto Dan Megawati Adalah Pelanggaran Kode Etik Berpolitik".
Namun, setelah ditelusuri judul artikel tersebut merupakan hasil manipulasi.
Sebagai konteks, Prabowo dan Megawati baru saja melakukan pertemuan secara langsung pada Senin (7/4/2025) malam.
Pertemuan yang dilakukan di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat itu merupakan yang pertama kalinya setelah Pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
Judul artikel yang mengeklaim Jokowi mengatakan pertemuan Prabowo dan Megawati melanggar kode etik berpolitik salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, ini, ini, dan ini.
Akun tersebut membagikan tangkapan layar artikel berjudul "Joko Widodo:Pertemuan Prabowo Subianto Dan Megawati Adalah Pelanggaran Kode Etik Berpolitik".
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran menggunakan Google Search, tidak ditemukan artikel yang menyebut Jokowi mengatakan, pertemuan Prabowo dan Megawati melanggar kode etik berpolitik.
Kemudian Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri tangkapan layar artikel tersebut menggunakan Google Lens.
Hasilnya, diketahui bahwa konten tersebut memanipulasi artikel di laman Gelora.co berjudul "Pertemuan Prabowo-Megawati Mengganggu Batin Jokowi".
Artikel aslinya memuat pendapat Direktur Eksekutif Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia, Tom Pasaribu.
Dalam artikel tersebut Tom berpendapat, pertemuan Prabowo dan Megawati membuat Jokowi gelisah. Jokowi merupakan pendukung Prabowo di Pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
Diberitakan Kompas.com sebelumnya, saat ditanya terkait pertemuan Prabowo dan Megawati, Jokowi mengatakan, hal itu merupakan sinyal positif bagi stabilitas dan kemajuan negara.
"Jadi pertemuan Pak Prabowo dengan Ibu Megawati sangat baik. Untuk kebaikan negara sangat baik," kata Jokowi.
Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan, pertemuan Prabowo dan Megawati berlangsung selama 1,5 jam.
Saat ditanya soal kemungkinan pembahasan bergabungnya PDI-P ke Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, Dasco mengaku tidak tahu secara detail pembicaran antara Prabowo dan Megawati.
"Saya enggak tahu karena itu pertemuannya lebih banyak empat mata," ujar Dasco.
Kemudian Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri tangkapan layar artikel tersebut menggunakan Google Lens.
Hasilnya, diketahui bahwa konten tersebut memanipulasi artikel di laman Gelora.co berjudul "Pertemuan Prabowo-Megawati Mengganggu Batin Jokowi".
Artikel aslinya memuat pendapat Direktur Eksekutif Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia, Tom Pasaribu.
Dalam artikel tersebut Tom berpendapat, pertemuan Prabowo dan Megawati membuat Jokowi gelisah. Jokowi merupakan pendukung Prabowo di Pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
Diberitakan Kompas.com sebelumnya, saat ditanya terkait pertemuan Prabowo dan Megawati, Jokowi mengatakan, hal itu merupakan sinyal positif bagi stabilitas dan kemajuan negara.
"Jadi pertemuan Pak Prabowo dengan Ibu Megawati sangat baik. Untuk kebaikan negara sangat baik," kata Jokowi.
Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan, pertemuan Prabowo dan Megawati berlangsung selama 1,5 jam.
Saat ditanya soal kemungkinan pembahasan bergabungnya PDI-P ke Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, Dasco mengaku tidak tahu secara detail pembicaran antara Prabowo dan Megawati.
"Saya enggak tahu karena itu pertemuannya lebih banyak empat mata," ujar Dasco.
Kesimpulan
Judul artikel yang mengeklaim Jokowi mengatakan pertemuan Prabowo dan Megawati melanggar kode etik berpolitik merupakan hasil manipulasi.
Artikel aslinya berjudul "Pertemuan Prabowo-Megawati Mengganggu Batin Jokowi".
Artikel tersebut memuat pendapat Direktur Eksekutif Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia, Tom Pasaribu soal pertemuan Prabowo dan Megawati. Ia berpandangan, pertemuan itu membuat Jokowi gelisah.
Artikel aslinya berjudul "Pertemuan Prabowo-Megawati Mengganggu Batin Jokowi".
Artikel tersebut memuat pendapat Direktur Eksekutif Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia, Tom Pasaribu soal pertemuan Prabowo dan Megawati. Ia berpandangan, pertemuan itu membuat Jokowi gelisah.
Rujukan
- https://www.facebook.com/share/p/1615V2YmTe/
- https://www.facebook.com/share/p/1GmhsSfxVG/
- https://www.facebook.com/share/p/1H6GHsiXWk/
- https://www.facebook.com/share/p/1B456YXHhN/
- https://www.facebook.com/share/p/18z3vUsu6F/
- https://www.gelora.co/2025/04/pertemuan-prabowo-megawati-mengganggu.html?m=1
- https://regional.kompas.com/read/2025/04/08/223016578/tanggapan-jokowi-soal-pertemuan-prabowo-dan-megawati
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
Halaman: 2108/8120