• (GFD-2026-33046) Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Bantuan Alat Pertanian 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 20/03/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran bantuan alat pertanian melalui APBN tahun anggaran 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 16 Maret 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "🌾 Bantuan APBN Pertanian 2026 🌾Pemerintah menyalurkan bantuan sektor pertanian melalui APBN Tahun Anggaran 2026 untuk meningkatkan produktivitas, kesejahteraan petani, dan ketahanan pangan nasional. Bantuan meliputi sarana produksi, alsintan, serta pendampingan teknis.
    Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.
    #APBN2026 #BantuanPertanian #PertanianMaju #Ketahananpangan#petanimilenial
    Untuk pendaftaran silahkan klik link di 👇👇"
    Postingan turut menyertakan poster dengan tulisan berikut:
    "PENYALURAN BANTUAN ALAT PERTANIAN APBN TAHUN 2026
    DIREKTORAT JENDERAL PRASARANA DAN SARANA PERTANIAN KEMENTERIAN PERTANIAN
    DAFTAR SEKARANG"
    Unggahan disertai menu pendaftaran, jika diklik akan muncul link mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital yang meminta identitas pribadi seperti nama hingga nomor Telegram aktif.
    Lalu benarkah klaim link pendaftaran bantuan alat pertanian 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com. 

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim pendaftaran bantuan alat pertanian tahun anggaran 2026. Penelusuran mengarah pada unggahan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementrian Pertanian melalui akun Instagram resminya @pspkementan.
    Ditjen PSP Kementan mengimbau seluruh petani, untuk berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan).
    "Jangan mudah percaya pada oknum yang menjanjikan bantuan dengan imbalan tertentu. Laporkan jika menemukan indikasi penipuan! Bersama kita jaga integritas dan transparansi dalam pembangunan pertanian," tulis Ditjen PSP yang dikutip pada 20 Maret 2026.
    Kementan menyampaikan, seluruh pengadaan alsintan dilakukan melalui e-Catalog LKPP. Pengajuan bantuan dilakukan secara online melalui e-Proposal, sesuai Permentan No. 41 Tahun 2014. Terdapat 3 tahapan yaitu: perencanaan, pengadaan, dan pemanfaatan.
    Para petani diimbau: 
    1. Jangan bagikan data pribadi atau identitas kelompok tani kepada pihak yang tidak jelas. Bantuan resmi tidak pernah meminta informasi tanpa proses resmi.
    2. Pelajari kriteria penerima bantuan (CPCL) langsung da Petunjuk Teknis (Juknis) yang bisa diunduh di psp.pertanian.go.id.
    3. Selalu verifikasi informasi ke Dinas Pertanian setempat atau hubungi akun resmi PSP Kementan jika menemukan informasi yang meragukan di lapangan.
    4. Laporkan akun atau pihak yang melakukan penipuan agar segera ditindaklanjuti dan tidak menipu korban lainnya.

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran bantuan alat pertanian tahun anggaran 2026, tidak benar.
  • (GFD-2026-33047) Cek Fakta: Tidak Benar Video Menag Nasaruddin Umar Beri Bantuan Rp 40 Juta

    Sumber:
    Tanggal publish: 20/03/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Menag Nasaruddin Umar mengumumkan bantuan sebesar Rp 40 juta dengan cara melengkapi huruf. Informasi diunggah di Facebook pada 9 Maret 2026.
    Ini unggahannya:
    "Silahkan lengkapi huruf di bawah menjadi benar, Saya akan berikan bantuan untuk modal usaha kepada kalian semua"
    Berikut narasi dalam video: 
    "Silakan lengkapi huruf di bawah dengan benar, saya akan transfer kepada kalian 40 juta sekarang juga. Saya akan memilih beberapa orang saja yang beruntung mendapatkan bantuan dari saya, yang bilang hoaks karena belum dapat ya"
    Sedangkan huruf yang diminta dilengkapi yakni:
    "LENGKAPI HURUF DI BAWAH
    M_NT_R_ _G_M_"
    Terdapat menu kirim pesan dalam postingan.
    Benarkah klaim video Menag Nasaruddin Umar mengumumkan bantuan Rp 40 juta dengan cara melengkapi huruf?

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Nasaruddin mengumumkan bantuan 40 juta dengan cara melengkapi huruf. Penelusuran dengan google image ditemukan klaim identik dengan Menag Nasaruddin Umar mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa melalui akun Instagram dan TikTok pada 18 Februari 2026.
    Berikut unggahannya:
    "Alhamdulillah Ramadan menyapa sanubari kita, ia datang bukan sekedar sebagai siklus waktu melainkan sebuah madrasah rohani, ruang bagi kita untuk menata diri membasuh batin dan kembali kepada kejernihan nurani.
    Mari kita sambut tamu agung ini dengan sukacita dengan cinta yang menempati atau melampaui kata kata. Ramadan mendidik kita bahwa hidup bukan tentang memuaskan segala keinginan melainkan tentang kesadaran untuk hidup secara profesional
    Puasa mengajarkan kita untuk tidak eksploitatif terhadap sesama maupun alam semesta, pengendalian diri inilah pondasi utama bagi keberlanjutan kita sebagai bangsa yang bermartabat
    Saudara saudaraku yang saya muliakan, tahun ini kita kembali mendapat keragaman dalam mengawali fajar Ramadan, saya mengajak seluruh masyarakat, jadikanlah perbedaan ini sebagai rahmat bukan sekat. Bangsa kita telah dewasa di dalam merawat kebhinekaan, jangan biarkan perbedaan hitungan melunturkan kedekatan hati kita satu sama lain, justru dalam perbedaan itulah kualitas toleransi kita sedang diuji dan ditingkatkan.
    Mari kita jaga harmoni dengan saling menghormati baik yang menunaikan puasa maupun yang tidak, jadikan bulan ini sebagai momentum memperkuat soliditas sosial
    Ingatlah Rasulullah adalah pribadi yang paling dermawan dan kedermawanan beliau memuncak bagaikan angin yang berembus kencang di bulan Ramadan, mari kita teladani beliau dengan memastikan keberkahan Ramadan menyentuh setiap rumah di sekitar kita.
    Semoga Ramadan 1447 Hijriah ini tidak hanya melahirkan kesalehan individu di atas sejadah tapi juga kesalehan sosial yang menyejukkan kehidupan berbangsa
    Atas nama Menteri Agama Republik Indonesia saya Nasaruddin Umar mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Marhaban ya Ramadan seraya kita mengingatkan doa, Ya Allah terbitkanlah bulan sabit (Ramadan) ini kepada kami dengan membawa keberkahan dan keimanan, keselamatan dan keislaman.
    Tuhanku dan Tuhanmu, wahai bulan adalah Allah subhanahu wata'ala semoga menerima setiap sujud dan lapar kita serta melimpahkan keberkahan yang tak terputus bagi Indonesia tercinta."
    Penelusuran juga dilakukan dengan menggunakan perangkat pendeteksi AI lewat situs Hive Moderation. Hasil analisis mengungkap, video klaim buatan AI.
      

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video Menag Nasaruddin Umar mengumumkan bantuan Rp 40 juta dengan cara melengkapi huruf, tidak benar.
  • (GFD-2026-33044) [SALAH] Pengakuan Rektor UGM Terima Uang Triliunan dari Jokowi

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 19/03/2026

    Berita

    Beredar unggahan gambar [arsip] dari akun Facebook “Murshid 2” pada Selasa (16/3/2026) yang memuat narasi :

    “Tak Diduga Rektor UGM Khianati Jokowi

    Beberkan Semua Skenario Mengaku Pernah Disuap Triliunan”

    Hingga Kamis (19/3/2026) unggahan telah mendapatkan 3 ribu tanda suka, 2 ribu komentar dan telah dibagikan ulang 240 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mencoba mencari apakah ada pengakuan resmi dari pihak UGM sesuai dengan narasi yang beredar tersebut. Penelusuran dimulai dengan memasukan kata kunci “Rektor UGM terima uang triliunan dari Jokowi” ke kolom pencarian Google. Namun tidak dapat ditemukan pemberitaan kredibel sesuai narasi tersebut.

    Sebelumnya isu serupa pernah mencuat di akhir tahun 2025 lalu dengan narasi yang sedikit berbeda yaitu “Rektor UGM disuap uang 100 miliar”, isu tersebut juga dibantah dalam beberapa artikel:

    • Artikel turnbackhoax.id “Hoaks Jokowi Suap Rektor UGM Rp100 Miliar untuk Ijazah” yang tayang Rabu (19/11/2025).

    • Artikel antaranews.com “Hoaks! Rektor UGM akui Jokowi suap Rp100 miliar untuk ijazah palsu” yang tayang Rabu (19/11/2025).

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan pernyataan Rektor UGM bahwa dirinya menerima uang triliunan dari Jokowi Unggahan tentang klaim “Rektor UGM terima uang Triliunan dari Jokowi” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-33013) [SALAH] Ukraina Kerahkan Ratusan Jet Tempur Menyerbu Iran

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 19/03/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “Bang Grace” pada Kamis (12/3/2026) berisi narasi:

    “120 Jet Tempur Ukraina Gempur Habis Kota Teheran Iran

    Zelensky: Ini adalah Balas Dend4m Ukraina Untuk Iran”

    Hingga Kamis (19/3/2026) unggahan ini telah mendapatkan 10 ribu tanda suka, 2 ribu komentar, dibagikan ulang 249 kali, dan ditonton sebanyak 1 juta penonton.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) terlebih dahulu menganalisis video yang beredar menggunakan perangkat pendeteksi konten berbasis kecerdasan buatan, Hive Moderation. Dari hasil analisis tersebut, sistem menunjukkan adanya kemungkinan sekitar 99 persen bahwa video dibuat dengan bantuan teknologi AI.

    Selain itu, penelusuran juga dilakukan melalui mesin pencari Google untuk memeriksa klaim yang menyertai video dengan menggunakan kata kunci “Ukraina terlibat perang Iran–Israel”. Dari hasil pencarian tersebut, tidak ditemukan laporan dari sumber atau media terpercaya yang mengonfirmasi klaim tersebut.

    Kesimpulan

    Faktanya, video tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) dan tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan narasi. Unggahan berisi klaim “Ukraina kerahkan ratusan jet tempur menyerbu Iran” konten palsu (fabricated content).

    Rujukan