• (GFD-2026-34314) [SALAH] Malaysia Resmi Bubar Usai Raja Malaysia Akui Negaranya Bangkrut

    Sumber: Youtube.com
    Tanggal publish: 13/05/2026

    Berita

    Beredar unggahan [arsip] dari akun YouTube “KajianOnline” pada Senin (11/5/2026) berisi narasi:

    “RAJA MALAYSIA AKUI NEGARA BANGKRUT‼️ SABAH & SARAWAK DEKLARASIKAN KEMERDEKAAN! MALAYSIA RESMI BUBAR!”

    Hingga Rabu (13/5/2026) unggahan ini telah mendapatkan 490 tanda suka, menuai 316 komentar, dan ditonton ulang lebih dari 37 ribu kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menyimak video berdurasi 14 menit 53 detik tersebut dari awal hingga akhir. Isi video hanya membahas Malaysia mengalami pembengkakan utang negara. Pernyataan Malaysia bangkrut hanya asumsi pribadi pembuat video.

    Berdasarkan data di tradingeconomics.com, menyebutkan bahwa benar rasio utang pemerintah Malaysia terhadap PDB tergolong tinggi, yakni di kisaran 70,4% berdasarkan data 2024, dan sedang diproyeksikan turun menjadi sekitar 69% di kisaran tahun 2025–2026. 

    Meski benar utang Malaysia tinggi, namun tidak ditemukan adanya pemberitaan kredibel tentang Raja Malaysia yang mengakui bahwa negaranya mengalami kebangkrutan dan terancam bubar. 

    Sementara itu, informasi dari antaranews.com “Malaysia proyeksikan pertumbuhan ekonomi 4-4,5 persen pada 2026” yang terbit Jumat (10/10/2025), melaporkan bahwa Malaysia berhasil melakukan pengendalian defisit fiskal negaranya. Pada 2022 defisit fiskal Malaysia sebesar 5,5 persen, 2023 sebesar 5 persen, 2024 sebesar 4,1 persen, 2025 sebesar 3,8 persen, dan 2026 diproyeksikan 3,5 persen.

    Berdasarkan data tersebut, dipastikan Malaysia tetap dapat bertahan dan terhindar dari kebangkrutan karena pertumbuhan ekonominya terjaga.

    Kesimpulan

    Tidak ada pernyataan dari Raja Malaysia bahwa negaranya bangkrut dan akan segera bubar. Unggahan berisi klaim “Malaysia resmi bubar usai Raja Malaysia akui negaranya bangkrut” adalah konten menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-34315) Cek Fakta: Tidak Benar Ini Link Pendaftaran BPNT dan PKH 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 13/05/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran BPNT dan PKH 2026, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 11 Mei 2026.
    Klaim link pendaftaran BPNT dan PKH 2026 berupa tulisan sebagai berikut.
    "Skedar informasi bahwa program Dana Bantuan Pkh 2026
    KABAR GEMBIRA untuk ibu/bpk semuanya Buat yang belum dapat bantuan sosial (bansos) BPNT dan PKH sama sekali belum dapat atau blm cair, periode 2026 ini bisa langsung Daftar, Syarat dan caranya mudah gak ada pakai biaya admin atau lain nya, GRATIS tidak di pungut biaya dan adminCara dapatkan lgsg klik link di bawah ini👇👇
    https://x6.daftar-online.click/
    Ingat pendaftaran dan penerimaan Dana bantuan secara gratis!!!"
    Unggahan tersebut dicantumkan menu daftar, jika diklik akan muncul link berikut.
    "https://x6.daftar-online.click/?fbclid=IwY2xjawRxGU1leHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFkSnRwQ3RocTBoYm5yRTNJc3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHjcUr4OCfMk7y_TaoK_2akVMrekoifbEhNx_5irm9UHzdbMbs0e9-F2eSR9v_aem__dhIrMj9tI1NelPszLk_zQ'
    Link tersebut mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital yang meminta sejumlah identitas pribadi seperti nama dan nomor Telegram.
    Benarkah klaim link pendaftaran BPNT dan PKH 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran BPNT dan PKH 2026, penelusuran mengarah, penelusuran mengarah pada pengumuman berjudul "Waspada Hoaks terkait Bantuan Sosial" yang dimuat dalam situs resmi Kementerian Sosial, Kemensos.go.id.
    Berikut pengumumannya:
    "Akhir-akhir ini banyak beredar pesan berantau berisi link/tautan yang di dalanya terdapat berita bohong (hoaks) terkait pencairan dan/atau pendaftaran bantuan sosial.
    Kementerian Sosial tidak pernah membuat situs ataupun tautan terkait pendaftaran maupun pencairan bantuan sosial. Adapun penerima bantuan sosial Program Kartu Sembako/ BPNT dan PKH adalah masyarakat yang telah terdaftar ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), jika masyarakat layak menerima namun belum terdaftar dalam DTKS, bisa diusulkan Pemerintah Daerah atau mengajukan melalui Aplikasi Cek Bansos di menu Usul-Sanggah."
    Masyarakat diimbau agar selalu mengecek ulang kebenaran berita dan tidak ikut menyebarkannya.
    Mari saling ingatkan dan lebih kritis terhadap informasi yang tidak dikeluarkan secara resmi oleh Kementerian Sosial RI agar kita terhindar dari hoaks maupun modus penipuan lainnya katanya menambahkan."
    Dalam artikel berita Liputan6.com berjudul "Cara Daftar Bansos Kemensos dan Tips Hindari Penipuan" yang tayang pada 20 Januari 2026.
    Pada artikel ini dijelaskan, masyarakat memiliki pilihan untuk mendaftarkan diri atau mengusulkan orang lain sebagai calon penerima bansos Kemensos, baik secara daring maupun luring.
    Pendaftaran bansos Kemensos secara online dapat dilakukan melalui aplikasi resmi yang dikembangkan oleh Kementerian Sosial. Metode ini menawarkan kemudahan akses dari mana saja dan kapan saja, asalkan memiliki perangkat yang terhubung internet.
    1. Unduh Aplikasi Cek Bansos Kemensos: Unduh aplikasi "Cek Bansos" dari Google Play Store (Android) atau App Store (iOS). Pastikan aplikasi ini dikembangkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk menjamin keasliannya.
    2. Buat Akun Baru: Buka aplikasi dan pilih "Buat Akun Baru". Isi data pribadi sesuai Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP), termasuk Nomor Kartu Keluarga (KK), Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap, nomor telepon aktif, serta username dan password. Unggah foto KTP dan swafoto (selfie) sambil memegang KTP.
    3. Verifikasi Akun: Proses verifikasi dan aktivasi akun akan dikirimkan melalui email dari Kemensos. Tunggu verifikasi akun oleh admin Kemensos yang mungkin memerlukan waktu beberapa hari.
    4. Ajukan Usulan Bansos: Setelah akun aktif, login kembali ke aplikasi. Pilih menu "Daftar Usulan", lalu "Tambah Usulan". Lengkapi data diri dan pilih jenis bantuan yang diinginkan, seperti PKH atau BPNT. Usulan akan diverifikasi oleh Dinas Sosial setempat. Anda juga bisa mengusulkan keluarga atau tetangga yang layak.
    5. Pantau Status Usulan: Pantau status usulan secara berkala melalui menu "Status Usulan" di aplikasi. Jika ditolak, pahami alasannya dan ajukan sanggahan jika memungkinkan.
    Sedangkan bagi masyarakat yang lebih memilih jalur luring, pendaftaran bansos Kemensos dapat dilakukan dengan mendatangi kantor desa atau kelurahan setempat. Metode ini cocok bagi mereka yang mungkin kesulitan mengakses teknologi atau membutuhkan bantuan langsung.
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran BPNT dan PKH 2026 tidak benar.
    Kementerian Sosial tidak pernah membuat situs ataupun tautan terkait pendaftaran maupun pencairan bantuan sosial

    Rujukan

  • (GFD-2026-34316) Cek Fakta: Hoaks Tautan Pendaftaran Lowongan Kerja PAMSIMAS 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 13/05/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran lowongan kerja Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat atau PAMSIMAS 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 9 Mei 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "🚨 LOWONGAN KERJA PAMSIMAS 2026 RESMI DIBUKA!
    🚨Kesempatan emas bagi putra-putri terbaik Indonesia untuk bergabung dalam program pembangunan akses air minum dan sanitasi masyarakat 🇮🇩
    💧PROGRAM PAMSIMAS 2026(Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat)
    ✨ Kualifikasi Pendidikan:
    ✅ SMA / SMK / MA Sederajat
    ✅ Diploma 3 (D3)
    ✅ Diploma 4 (D4)
    ✅ Sarjana (S1)
    ✅ Magister (S2)
    ✨ Posisi tersedia untuk berbagai bidang:
    ✔ Administrasi
    ✔ Pendamping Lapangan
    ✔ Teknik Sipil
    ✔ Kesehatan Lingkungan
    ✔ Keuangan
    ✔ Pemberdayaan Masyarakat
    ✔ Operator Data
    ✔ Dan posisi lainnya
    💼 Persyaratan Umum:
    Warga Negara Indonesia
    Sehat jasmani dan rohani
    Mampu bekerja secara individu maupun tim
    Memiliki semangat pelayanan masyarakat
    Bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia
    🔥 Jangan lewatkan kesempatan berkarier sambil berkontribusi untuk pembangunan negeri!
    Untuk Pendaftaran Silahkan Klik Link Resmi Kami 👇
    https://a4.daftarkan-2026.online/
    📌 Segera siapkan berkas terbaikmu!
    📌 Pantau informasi resmi rekrutmen terbaru 2026"
    Unggahan disertai menu daftar. Jika diklik akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama lengkap hingga nomor Telegram.
    Lalu benarkah klaim link pendaftaran lowongan kerja PAMSIMAS 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim pendaftaran lowongan kerja PAMSIMAS 2026. Penelusuran mengarah pada unggahan dari Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui akun Instagram resminya yakni @pu_ciptakarya.
    Dalam unggahannya, Ditjen Cipta Karya Kementerian PU meminta masyarakat waspada terkait beredarnya informasi palsu mengenai rekrutmen pendamping kegiatan PAMSIMAS ataupun pendamping kegiatan Infrastruktur Berbasis Masyarakat lainnya.
    Informasi pembukaan lowongan tenaga pendamping untuk seluruh kegiatan infrastruktur berbasis masyarakat bidang Cipta Karya hanya disampaikan melalui akun resmi:
    ✅Kementerian PU (@kementerianpu)
    ✅Ditjen Cipta Karya (@pu_ciptakarya)
    ✅Akun UPT/Balai provinsi terkait
    "Seluruh proses rekrutmen dilaksanakan secara transparan dan tidak dipungut biaya dalam bentuk apapun. Segala permintaan pembayaran di luar ketentuan resmi merupakan indikasi penipuan," demikian tulis Ditjen Cipta Karya Kementerian PU yang dikutip pada Rabu (13/5/2026).
    PU mengajak mengajak masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi informasi dan tidak menyebarluaskan konten yang belum terkonfirmasi kebenarannya.
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran lowongan kerja PAMSIMAS 2026, tidak benar dan merupakan hoaks.

    Rujukan

  • (GFD-2026-34317) Salah, Bill Gates Luncurkan Hantavirus Projek Modifikasi Manusia

    Sumber:
    Tanggal publish: 13/05/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook mengklaim Bill Gates meluncurkan projek terbarunya bernama “Hantavirus” yang sebenarnya adalah kode projek Nanotechnology lanjutan setelah Vax Kopit sebagai agen teknologi Nano modifikasi manusia atau Human Altered Nano Tech Agent.

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “TruthSpeaker M” (arsip) pada Senin (11/05/2026). Dalam unggahan menampilkan gambar Bill Gates dan sejenis ular atau kadal berwarna hijau menjulurkan lidahnya yang panjang.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Hanta Virus. Hanta, dalam bahasa Ibrani artinya adalah kebohongan, scam, penipuan,” begitu narasi tertulis dalam unggahan.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Pengunggah juga menuliskan keterangan pada unggahan: “Bill Gate kembali Melaunching Project terbarunya, yang dinamakan "Hanta Virus". Modus mereka adalah, Hanta berasal dari Nama Sungai di Korea, yaitu "Hantan River". dimana pada tahun 1970, banyak tentara yang mengalami Penyakit Misterius. Namun sebenarnya "HANTA" adalah Kode Project Nano Technologi lanjutan (Upgrade), setelah Vax Kopit. Singkatan dari 👉 Human Altered Nano Tech Agent (Agen Teknologi Nano Modifikasi Manusia). Yang lebih gila nya lagi, dalam Bahasa Ibrani HANTA (חַנְטָה) sendiri, artinya adalah: Scam, Kebohongan, Penipuan, Omong Kosong. Begitu Terang Benderang & Blak-blakan.”

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Sampai artikel ini ditulis pada Rabu (13/05/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 504 likes, 88 komentar, dan 349 kali dibagikan. Kolom komentar dipenuhi dengan reaksi kepercayaan masyarakat terhadap informasi tersebut dan menggiring kepada anti vaksin.

    Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Facebook “Christiadi Vietnanto” yang menampilkan foto serupa terkait Bill Gates luncurkan Hantavirus sebagai projek modifikasi manusia.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    Baca juga:Wamenkes Sebut Hantavirus Tak Akan Jadi Pandemi seperti COVID

    Periksa Fakta hantavirus Billgates. foto/hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasil penelusuran mengarahkan kami pada laman Kompas, temuan wabah hantavirus di atas kapal pesiar berbendera Belanda, MV Hondius baru-baru ini menjadi perhatian dunia. Sejauh ini telah dilaporkan delapan kasus, termasuk lima infeksi yang dikonfirmasi laboratorium dan tiga kasus yang diduga terkait dengan hantavirus strain Andes yang langka.

    Menurut Kompas, Bill Gates memang pernah membuat pernyataan tentang kemungkinan pandemi lain di masa depan ketika dunia masih dilanda Covid-19. Namun, pernyataan tersebut sifatnya hanya kemungkinan dan bukan klaim.

    Adapun klaim Bill Gates merencanakan pandemi adalah teori konspirasi yang telah beredar sejak era pandemi Covid-19, dan tidak terbukti. Selain itu, WHO telah menyatakan bahwa hantavirus berbeda dengan virus corona, dan secara keseluruhan memiliki risiko rendah terhadap kesehatan masyarakat.

    Sebagai informasi, menurut World Health Organization, hantavirus adalah virus zoonosis yang secara alami menginfeksi hewan pengerat dan kadang-kadang ditularkan ke manusia. Infeksi pada manusia dapat menyebabkan penyakit parah dan seringkali kematian, meskipun penyakitnya bervariasi tergantung jenis virus dan lokasi geografis.

    Pada manusia, gejala biasanya mulai muncul antara satu hingga delapan minggu setelah terpapar, tergantung pada jenis virusnya, dan biasanya meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, serta gejala gastrointestinal seperti sakit perut, mual, atau muntah.

    Laman France 24 lewat artikel “Hantavirus Scare Revices Covid-Era Conspiracy Theories,” menjelaskan bahwa kemunculan wabah hantavirus kembali memicu gelombang misinformasi dan teori konspirasi seperti yang pernah terjadi pada pandemi Covid-19. Banyak narasi di media sosial menuduh wabah ini sebagai rekayasa elite global untuk memaksakan vaksin, lockdown, hingga memengaruhi politik dan pemilu di Amerika Serikat, meskipun tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut.

    “LOCKDOWN ALERT: Globalists Launch Covid 2.0 As Hantavirus Spreads Worldwide," InfoWars founder Alex Jones said on X. Just Like A Light Switch,” begitu kutipan dalam tulisan tersebut.

    Artikel tersebut juga menyoroti bagaimana teori konspirasi lama dengan cepat muncul kembali karena diperkuat algoritma media sosial, tokoh anti-vaksin, dan figur politik tertentu. Selain itu, sejumlah pihak mempromosikan obat seperti ivermectin sebagai pengobatan hantavirus tanpa dasar ilmiah yang kuat, bahkan diduga untuk kepentingan politik maupun keuntungan finansial.

    Para ahli menegaskan bahwa hantavirus adalah penyakit yang umumnya ditularkan oleh hewan pengerat, bukan hasil rekayasa atau efek samping vaksin Covid-19. Hingga kini belum ada vaksin maupun obat yang terbukti efektif untuk menyembuhkan penyakit tersebut.

    “There are no approved vaccines or known cures for the hantavirus, which is usually spread from infected rodents and can cause respiratory and cardiac distress as well as haemorrhagic fever. But online, anti-establishment physicians and some politicians immediately touted the anti-parasitic drug ivermectin and other medications as cures.”

    Kementerian Kesehatan RI terus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit virus Hanta menyusul adanya peningkatan temuan kasus di Indonesia serta laporan kasus Hanta Pulmonary Syndrome (HPS) pada kapal pesiar MV Hondius yang dilaporkan otoritas kesehatan internasional.

    Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni, menyampaikan bahwa hingga saat ini Indonesia belum menemukan kasus HPS. Kasus yang terkonfirmasi di Indonesia merupakan tipe Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) dengan strain Seoul Virus.

    “Perlu kami sampaikan bahwa sampai saat ini belum ditemukan kasus HPS di Indonesia. Kasus yang terdeteksi merupakan tipe HFRS dan terus kami pantau melalui sistem surveilans nasional,” begitu keterangan dr. Andi Saguni dalam konferensi pers daring, Senin (11/5/2026).

    Berdasarkan data Kemenkes, sepanjang 2024 hingga 2026 tercatat 256 kasus suspek dengan 23 kasus terkonfirmasi HFRS yang tersebar di sejumlah wilayah seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, DIY, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, hingga Nusa Tenggara Timur. Tren konfirmasi juga menunjukkan peningkatan, dari 1 kasus pada 2024 menjadi 17 kasus pada 2025 dan 5 kasus hingga Mei 2026.

    Menurut dr. Andi, meningkatnya temuan kasus salah satunya dipengaruhi penguatan kapasitas deteksi dan pemeriksaan laboratorium di Indonesia.

    “Peningkatan kasus yang terlaporkan menunjukkan sistem kewaspadaan dan deteksi dini kita semakin baik. Karena itu masyarakat tidak perlu panik, namun tetap harus waspada terhadap faktor risiko penularan,” begitu jelas dr. Andi.

    Sebagai informasi, hantavirus diketahui menular melalui kontak dengan tikus atau celurut yang terinfeksi, termasuk paparan urin, air liur, maupun kotorannya. Faktor risiko utama di antaranya aktivitas di lingkungan dengan populasi tikus tinggi, gudang tertutup, area banjir, hingga kegiatan luar ruang seperti berkemah dan mendaki.

    Laman UK Health Security Agency menuliskan bahwa nama hantavirus berasal dari Sungai Hantan. Pada akhir tahun 1970-an, para ilmuwan mengidentifikasi virus pada tikus sawah yang hidup di dekat sungai tersebut saat menyelidiki kasus penyakit serius yang saat itu dikenal sebagai demam berdarah Korea. Virus tersebut diberi nama virus Hantaan sesuai nama sungai tersebut. Seiring dengan ditemukannya lebih banyak virus terkait di seluruh dunia, virus-virus tersebut dikelompokkan bersama dan diberi nama kolektif hantavirus.

    Menurut laman Instagram Kemenkes, di Indonesia, kasus hantavirus yang ditemukan sejauh ini merupakan tipe HFRS yang menyerang ginjal, dengan total 23 kasus terkonfirmasi di 9 provinsi, karena itu, penting untuk tetap senantiasa menerapkan PHBS atau perilaku hidup bersih dan sehat, serta menjaga kebersihan lingkungan. Mulai dari menyimpan makanan dengan rapat, menutup akses masuk tikus, hingga membersihkan debu menggunakan kain pel basah agar partikel virus tidak beterbangan.

    Selain pemantauan kasus di dalam negeri, Kemenkes juga merespons notifikasi internasional terkait satu kontak erat kasus HPS dari kapal pesiar MV Hondius yang berada di Indonesia. Kontak erat tersebut telah menjalani pemeriksaan di RSPI Sulianti Saroso dan hasil laboratorium menunjukkan negatif hantavirus tipe HPS maupun HFRS.

    Sebagai langkah antisipasi, Kemenkes memperkuat pengawasan di pintu masuk negara melalui thermal scanner, pengamatan visual, dan sistem surveilans pelaku perjalanan. Pemerintah juga menyiapkan jejaring laboratorium dengan kemampuan pemeriksaan PCR dan Whole Genome Sequencing (WGS), serta memperkuat kesiapan 198 rumah sakit jejaring pengampuan penyakit infeksi emerging di seluruh Indonesia.

    Kemenkes mengimbau, apabila mengalami demam tinggi, nyeri otot, atau sakit kepala setelah beraktivitas di area rawan tikus, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Untuk mendapatkan informasi lengkap seputar hantavirus, masyarakat bisa mengunjungi tautan s.kemkes.go.id/INFOHANTA.

    Dengan demikian klaim yang menyebutkan Bill Gates luncurkan hantavirus untuk modifikasi manusia adalah klaim tidak berdasar dan tidak didukung fakta ilmiah.

    Baca juga:Kemenkes: Hantavirus Tipe HPS dari Kapal Hondius Belum Masuk RI

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyatakan bahwa Bill Gates luncurkan hantavirus untuk modifikasi manusia adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Hantavirus adalah penyakit yang umumnya ditularkan oleh hewan pengerat, bukan hasil rekayasa atau efek samping vaksin Covid-19. Virus hanta diketahui menular melalui kontak dengan tikus atau celurut yang terinfeksi, termasuk paparan urin, air liur, maupun kotorannya.

    Kemenkes mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan, menghindari kontak langsung dengan tikus dan kotorannya, menyimpan makanan di tempat tertutup, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti demam, nyeri badan, batuk, atau sesak napas.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan