(GFD-2026-34310) Hoaks! Prabowo akan bangun satu juta kantor MBG
Sumber:Tanggal publish: 13/05/2026
Berita
Narasi tersebut disertai foto Prabowo Subianto dan keterangan mengenai rencana pembangunan kantor MBG dalam skala besar guna mendukung distribusi makanan bergizi kepada masyarakat.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Saya berterima kasih kepada bpk presiden yg putuskn mau nambah 1 jt kantor “MBG” bgt lah wawancara bpk badan gizi nasional pada awak media… menurtt klian gimn “MBG” gudangny para koruptor”
Namun, benarkah Prabowo Subianto akan membangun satu juta kantor MBG?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Hasil Cek Fakta
Faktanya, video dalam unggahan tersebut identik dengan tayangan ANTARA pada 20 Agustus 2024 yang membahas rencana dimulainya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2 Januari 2025.
Program tersebut merupakan salah satu program unggulan Presiden terpilih Prabowo Subianto yang ditujukan bagi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan kelompok rentan lainnya.
Selain itu, program MBG yang dijalankan pemerintah berkaitan dengan pembangunan dan pengembangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), bukan pembangunan “1 juta kantor MBG” seperti yang diklaim dalam unggahan. Pemerintah juga tidak pernah mengeluarkan pernyataan resmi terkait rencana pembangunan tersebut.
Dengan demikian, klaim yang menyebut Presiden Prabowo Subianto akan membangun satu juta kantor MBG merupakan informasi tidak benar atau hoaks.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Klaim: Prabowo bakal tambahkan pembangunan 1 juta kantor MBG.
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
(GFD-2026-34311) Hoaks! Indonesia tutup Selat Malaka
Sumber:Tanggal publish: 13/05/2026
Berita
Narasi tersebut beredar dalam bentuk video di TikTok dan Facebook yang menyebut penutupan dilakukan sebagai respons atas ketegangan geopolitik dan untuk melindungi kedaulatan laut Indonesia.
Unggahan itu juga menarasikan bahwa langkah tersebut berdampak pada terhentinya arus logistik global.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Indonesia baru saja menantang Amerika dengan menutup Selat Malaka”
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Namun, benarkah Indonesia menutup Selat Malaka?
Hasil Cek Fakta
Dilansir melalui ANTARA, Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan bahwa Indonesia mendukung kebebasan navigasi dan berharap arus pelayaran laut tetap berjalan lancar, terbuka, serta memberikan manfaat bagi semua pihak.
“Kita juga berharap ada lintasan yang bebas dan saya kira itu semua adalah komitmen banyak negara untuk bisa menciptakan satu jalur pelayaran yang bebas, yang netral, (dan) saling mendukung,” kata Sugiono.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Hingga saat ini, aktivitas pelayaran di Selat Malaka terpantau berjalan normal tanpa adanya gangguan maupun penutupan oleh otoritas Indonesia.
Dengan demikian, klaim yang menyebut Indonesia menutup Selat Malaka merupakan informasi tidak benar atau hoaks.
Klaim: Indonesia tutup Selat Malaka
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
(GFD-2026-34312) Salah, Bill Gates Luncurkan Hantavirus Projek Modifikasi Manusia
Sumber:Tanggal publish: 13/05/2026
Berita
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “TruthSpeaker M” (arsip) pada Senin (11/05/2026). Dalam unggahan menampilkan gambar Bill Gates dan sejenis ular atau kadal berwarna hijau menjulurkan lidahnya yang panjang.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Hanta Virus. Hanta, dalam bahasa Ibrani artinya adalah kebohongan, scam, penipuan,” begitu narasi tertulis dalam unggahan.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Pengunggah juga menuliskan keterangan pada unggahan: “Bill Gate kembali Melaunching Project terbarunya, yang dinamakan "Hanta Virus". Modus mereka adalah, Hanta berasal dari Nama Sungai di Korea, yaitu "Hantan River". dimana pada tahun 1970, banyak tentara yang mengalami Penyakit Misterius. Namun sebenarnya "HANTA" adalah Kode Project Nano Technologi lanjutan (Upgrade), setelah Vax Kopit. Singkatan dari 👉 Human Altered Nano Tech Agent (Agen Teknologi Nano Modifikasi Manusia). Yang lebih gila nya lagi, dalam Bahasa Ibrani HANTA (חַנְטָה) sendiri, artinya adalah: Scam, Kebohongan, Penipuan, Omong Kosong. Begitu Terang Benderang & Blak-blakan.”
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Sampai artikel ini ditulis pada Rabu (13/05/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 504 likes, 88 komentar, dan 349 kali dibagikan. Kolom komentar dipenuhi dengan reaksi kepercayaan masyarakat terhadap informasi tersebut dan menggiring kepada anti vaksin.
Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Facebook “Christiadi Vietnanto” yang menampilkan foto serupa terkait Bill Gates luncurkan Hantavirus sebagai projek modifikasi manusia.
Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?
Baca juga:Wamenkes Sebut Hantavirus Tak Akan Jadi Pandemi seperti COVID
Periksa Fakta hantavirus Billgates. foto/hotline periksa fakta tirto
Hasil Cek Fakta
Menurut Kompas, Bill Gates memang pernah membuat pernyataan tentang kemungkinan pandemi lain di masa depan ketika dunia masih dilanda Covid-19. Namun, pernyataan tersebut sifatnya hanya kemungkinan dan bukan klaim.
Adapun klaim Bill Gates merencanakan pandemi adalah teori konspirasi yang telah beredar sejak era pandemi Covid-19, dan tidak terbukti. Selain itu, WHO telah menyatakan bahwa hantavirus berbeda dengan virus corona, dan secara keseluruhan memiliki risiko rendah terhadap kesehatan masyarakat.
Sebagai informasi, menurut World Health Organization, hantavirus adalah virus zoonosis yang secara alami menginfeksi hewan pengerat dan kadang-kadang ditularkan ke manusia. Infeksi pada manusia dapat menyebabkan penyakit parah dan seringkali kematian, meskipun penyakitnya bervariasi tergantung jenis virus dan lokasi geografis.
Pada manusia, gejala biasanya mulai muncul antara satu hingga delapan minggu setelah terpapar, tergantung pada jenis virusnya, dan biasanya meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, serta gejala gastrointestinal seperti sakit perut, mual, atau muntah.
Laman France 24 lewat artikel “Hantavirus Scare Revices Covid-Era Conspiracy Theories,” menjelaskan bahwa kemunculan wabah hantavirus kembali memicu gelombang misinformasi dan teori konspirasi seperti yang pernah terjadi pada pandemi Covid-19. Banyak narasi di media sosial menuduh wabah ini sebagai rekayasa elite global untuk memaksakan vaksin, lockdown, hingga memengaruhi politik dan pemilu di Amerika Serikat, meskipun tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut.
“LOCKDOWN ALERT: Globalists Launch Covid 2.0 As Hantavirus Spreads Worldwide," InfoWars founder Alex Jones said on X. Just Like A Light Switch,” begitu kutipan dalam tulisan tersebut.
Artikel tersebut juga menyoroti bagaimana teori konspirasi lama dengan cepat muncul kembali karena diperkuat algoritma media sosial, tokoh anti-vaksin, dan figur politik tertentu. Selain itu, sejumlah pihak mempromosikan obat seperti ivermectin sebagai pengobatan hantavirus tanpa dasar ilmiah yang kuat, bahkan diduga untuk kepentingan politik maupun keuntungan finansial.
Para ahli menegaskan bahwa hantavirus adalah penyakit yang umumnya ditularkan oleh hewan pengerat, bukan hasil rekayasa atau efek samping vaksin Covid-19. Hingga kini belum ada vaksin maupun obat yang terbukti efektif untuk menyembuhkan penyakit tersebut.
“There are no approved vaccines or known cures for the hantavirus, which is usually spread from infected rodents and can cause respiratory and cardiac distress as well as haemorrhagic fever. But online, anti-establishment physicians and some politicians immediately touted the anti-parasitic drug ivermectin and other medications as cures.”
Kementerian Kesehatan RI terus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit virus Hanta menyusul adanya peningkatan temuan kasus di Indonesia serta laporan kasus Hanta Pulmonary Syndrome (HPS) pada kapal pesiar MV Hondius yang dilaporkan otoritas kesehatan internasional.
Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni, menyampaikan bahwa hingga saat ini Indonesia belum menemukan kasus HPS. Kasus yang terkonfirmasi di Indonesia merupakan tipe Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) dengan strain Seoul Virus.
“Perlu kami sampaikan bahwa sampai saat ini belum ditemukan kasus HPS di Indonesia. Kasus yang terdeteksi merupakan tipe HFRS dan terus kami pantau melalui sistem surveilans nasional,” begitu keterangan dr. Andi Saguni dalam konferensi pers daring, Senin (11/5/2026).
Berdasarkan data Kemenkes, sepanjang 2024 hingga 2026 tercatat 256 kasus suspek dengan 23 kasus terkonfirmasi HFRS yang tersebar di sejumlah wilayah seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, DIY, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, hingga Nusa Tenggara Timur. Tren konfirmasi juga menunjukkan peningkatan, dari 1 kasus pada 2024 menjadi 17 kasus pada 2025 dan 5 kasus hingga Mei 2026.
Menurut dr. Andi, meningkatnya temuan kasus salah satunya dipengaruhi penguatan kapasitas deteksi dan pemeriksaan laboratorium di Indonesia.
“Peningkatan kasus yang terlaporkan menunjukkan sistem kewaspadaan dan deteksi dini kita semakin baik. Karena itu masyarakat tidak perlu panik, namun tetap harus waspada terhadap faktor risiko penularan,” begitu jelas dr. Andi.
Sebagai informasi, hantavirus diketahui menular melalui kontak dengan tikus atau celurut yang terinfeksi, termasuk paparan urin, air liur, maupun kotorannya. Faktor risiko utama di antaranya aktivitas di lingkungan dengan populasi tikus tinggi, gudang tertutup, area banjir, hingga kegiatan luar ruang seperti berkemah dan mendaki.
Laman UK Health Security Agency menuliskan bahwa nama hantavirus berasal dari Sungai Hantan. Pada akhir tahun 1970-an, para ilmuwan mengidentifikasi virus pada tikus sawah yang hidup di dekat sungai tersebut saat menyelidiki kasus penyakit serius yang saat itu dikenal sebagai demam berdarah Korea. Virus tersebut diberi nama virus Hantaan sesuai nama sungai tersebut. Seiring dengan ditemukannya lebih banyak virus terkait di seluruh dunia, virus-virus tersebut dikelompokkan bersama dan diberi nama kolektif hantavirus.
Menurut laman Instagram Kemenkes, di Indonesia, kasus hantavirus yang ditemukan sejauh ini merupakan tipe HFRS yang menyerang ginjal, dengan total 23 kasus terkonfirmasi di 9 provinsi, karena itu, penting untuk tetap senantiasa menerapkan PHBS atau perilaku hidup bersih dan sehat, serta menjaga kebersihan lingkungan. Mulai dari menyimpan makanan dengan rapat, menutup akses masuk tikus, hingga membersihkan debu menggunakan kain pel basah agar partikel virus tidak beterbangan.
Selain pemantauan kasus di dalam negeri, Kemenkes juga merespons notifikasi internasional terkait satu kontak erat kasus HPS dari kapal pesiar MV Hondius yang berada di Indonesia. Kontak erat tersebut telah menjalani pemeriksaan di RSPI Sulianti Saroso dan hasil laboratorium menunjukkan negatif hantavirus tipe HPS maupun HFRS.
Sebagai langkah antisipasi, Kemenkes memperkuat pengawasan di pintu masuk negara melalui thermal scanner, pengamatan visual, dan sistem surveilans pelaku perjalanan. Pemerintah juga menyiapkan jejaring laboratorium dengan kemampuan pemeriksaan PCR dan Whole Genome Sequencing (WGS), serta memperkuat kesiapan 198 rumah sakit jejaring pengampuan penyakit infeksi emerging di seluruh Indonesia.
Kemenkes mengimbau, apabila mengalami demam tinggi, nyeri otot, atau sakit kepala setelah beraktivitas di area rawan tikus, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Untuk mendapatkan informasi lengkap seputar hantavirus, masyarakat bisa mengunjungi tautan s.kemkes.go.id/INFOHANTA.
Dengan demikian klaim yang menyebutkan Bill Gates luncurkan hantavirus untuk modifikasi manusia adalah klaim tidak berdasar dan tidak didukung fakta ilmiah.
Baca juga:Kemenkes: Hantavirus Tipe HPS dari Kapal Hondius Belum Masuk RI
Kesimpulan
Hantavirus adalah penyakit yang umumnya ditularkan oleh hewan pengerat, bukan hasil rekayasa atau efek samping vaksin Covid-19. Virus hanta diketahui menular melalui kontak dengan tikus atau celurut yang terinfeksi, termasuk paparan urin, air liur, maupun kotorannya.
Kemenkes mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan, menghindari kontak langsung dengan tikus dan kotorannya, menyimpan makanan di tempat tertutup, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti demam, nyeri badan, batuk, atau sesak napas.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02zMkyzP8ofjz4sNYcByeSTWtdBo4WcKHSsauPpegkm3D63jZymrzviNVRGUS2j5PQl&id=61573343554286&_rdc=1&_rdr#
- https://web.archive.org/web/20260513044631/
- https://www.facebook.com/login/?next=
- https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fphoto%2F%3Ffbid%3D122183710208778118%26set%3Da.122134588370778118
- https://www.facebook.com/christiadi.vietnanto.2025/posts/anjing-nih-yhd-bangsat-laknat-umat-pilihan-tuhan-bermata-satu-yang-kelak-akan-da/1015933587790664/
- https://tirto.id/wamenkes-sebut-hantavirus-tak-akan-jadi-pandemi-seperti-covid-hv3b
- https://www.kompas.com/cekfakta/read/2026/05/12/161900582/-hoaks-hantavirus-adalah-proyek-bill-gates-untuk-modifikasi-manusia
- https://www.kompas.com/cekfakta/read/2022/04/06/174200182/-klarifikasi-peringatan-bill-gates-soal-pandemi-berikutnya-10-kali?page=all
- https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hantavirus
- https://www.france24.com/en/live-news/20260508-hantavirus-scare-revives-covid-era-conspiracy-theories
- https://www.kemkes.go.id/id/antisipasi-peningkatan-kasus-kemenkes-perkuat-kewaspadaan-virus-hanta
- https://ukhsa.blog.gov.uk/2026/05/05/what-is-hantavirus-how-is-it-transmitted-and-what-are-the-symptoms/
- https://www.instagram.com/p/DYLhe2qAStE/?igsh=b29xeGpwbngxd2Rv
- https://s.kemkes.go.id/INFOHANTA
- https://tirto.id/kemenkes-hantavirus-tipe-hps-dari-kapal-hondius-belum-masuk-ri-hvWT
(GFD-2026-34314) [SALAH] Malaysia Resmi Bubar Usai Raja Malaysia Akui Negaranya Bangkrut
Sumber: Youtube.comTanggal publish: 13/05/2026
Berita
Beredar unggahan [arsip] dari akun YouTube “KajianOnline” pada Senin (11/5/2026) berisi narasi:
“RAJA MALAYSIA AKUI NEGARA BANGKRUT‼️ SABAH & SARAWAK DEKLARASIKAN KEMERDEKAAN! MALAYSIA RESMI BUBAR!”
Hingga Rabu (13/5/2026) unggahan ini telah mendapatkan 490 tanda suka, menuai 316 komentar, dan ditonton ulang lebih dari 37 ribu kali.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menyimak video berdurasi 14 menit 53 detik tersebut dari awal hingga akhir. Isi video hanya membahas Malaysia mengalami pembengkakan utang negara. Pernyataan Malaysia bangkrut hanya asumsi pribadi pembuat video.
Berdasarkan data di tradingeconomics.com, menyebutkan bahwa benar rasio utang pemerintah Malaysia terhadap PDB tergolong tinggi, yakni di kisaran 70,4% berdasarkan data 2024, dan sedang diproyeksikan turun menjadi sekitar 69% di kisaran tahun 2025–2026.
Meski benar utang Malaysia tinggi, namun tidak ditemukan adanya pemberitaan kredibel tentang Raja Malaysia yang mengakui bahwa negaranya mengalami kebangkrutan dan terancam bubar.
Sementara itu, informasi dari antaranews.com “Malaysia proyeksikan pertumbuhan ekonomi 4-4,5 persen pada 2026” yang terbit Jumat (10/10/2025), melaporkan bahwa Malaysia berhasil melakukan pengendalian defisit fiskal negaranya. Pada 2022 defisit fiskal Malaysia sebesar 5,5 persen, 2023 sebesar 5 persen, 2024 sebesar 4,1 persen, 2025 sebesar 3,8 persen, dan 2026 diproyeksikan 3,5 persen.
Berdasarkan data tersebut, dipastikan Malaysia tetap dapat bertahan dan terhindar dari kebangkrutan karena pertumbuhan ekonominya terjaga.




.jpg)