• (GFD-2025-29590) [SALAH] Luhut Jadi Tersangka Korupsi Batu Bara

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 17/10/2025

    Berita

    Akun Facebook “Lintas Berita” pada Kamis (16/10/2025) membagikan foto [arsip] berisi narasi:
    “Kejagung menetapkan Luhut sebagai Tersangka Korupsi sumber daya alam Batu Bara,Luhut Binsar Pandjaitan pemilik PT Toba Bara terbukti menyalahgunakan Lahan 6000 hektar demi keuntungan Pribadi.!!!”
    Per Jumat (17/10/2025), konten tersebut telah mendapat lebih dari 37 ribu tanda suka dan 11.100-an komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Luhut korupsi batu bara” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran teratas mengarah ke sejumlah pemberitaan, antara lain:
    Berita cnbcindonesia.com “Negara ‘Kecolongan’ Rp270 T Gegara Korupsi, Luhut Ungkap Penyesalannya”, tayang Selasa (30/7/2024). Berita ini melaporkan bahwa Luhut Binsar Pandjaitan yang kala itu menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), mengakui adanya keterlambatan penerapan Sistem Informasi Mineral dan Batubara (Simbara) yang menjadikan Indonesia ‘kecolongan’ kasus korupsi hingga Rp270 triliun.
    Berita voaindonesia.com “Dituding Bermain di Pusaran Bisnis Batubara, Luhut Minta Laporan Tertulis”. Dalam berita yang tayang Rabu (19/12/2018) ini, dilaporkan bahwa sejumlah LSM peduli lingkungan dan anti-korupsi mengungkap dugaan pengaruh Luhut dalam pusaran bisnis batubara. Menanggapi hal tersebut, Luhut meminta mereka untuk membuktikan tudingan itu secara tertulis.
    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “Luhut jadi tersangka korupsi batu bara”.

    Kesimpulan

    Unggahan foto berisi klaim “Luhut jadi tersangka korupsi baru bara” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-29589) Foto Rumah Warga Tertimpa Meteor Hasil Rekayasa AI

    Sumber:
    Tanggal publish: 17/10/2025

    Berita

    tirto.id - Fenomena bola cahaya terang melintas di langit Cirebon, Jawa Barat, Minggu (5/10/2025) lalu, terus menjadi sorotan publik. Cahaya tersebut ditengarai merupakan meteor yang jatuh dan memasuki atmosfer bumi.

    ADVERTISEMENT

    Namun, beredar informasi di media sosial (medsos) yang menarasikan batu meteor dalam kejadian itu menghantam rumah warga sampai rusak. Unggahan tersebut juga disertai foto yang menampilkan bongkahan batu dan rumah warga yang porak-poranda.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Misalnya seperti yang diunggah akun Facebook bernama "Fernando Yoga" (arsip), Jumat (10/10/2025). Lewat unggahan dalam bentuk foto tersebut, tampak sebuah batu raksasa yang diklaim sebagai meteor, menghancurkan pekarangan rumah warga.
    #inline3 {margin:1.5em auto}
    #inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}

    ins.adsbygoogle[data-ad-status="unfilled"] {
    display: none !important;
    }


    Temukan lebih banyakJual fashion terkiniBeli ban mobil terbaikJual mobil bekasBerita politik terbaruLowongan kerja magang BUMNpendidikanKonten berita premiumLangganan berita premiumBeli perlengkapan olahragaBeli parfum online

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Sejumlah warga beserta aparat kepolisian tampak di sekeliling rumah tersebut. “Salah satu rumah warga rusak parah terkena hujan batu meteor,” tulis akun tersebut.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Periksa Fakta Meteor Menghantam Rumah Warga. foto/hotline periksa fakt tirto

    Hingga Jumat (17/10/2025) atau sepekan beredar di Facebook, unggahan tersebut sudah mendapatkan 30 tanda suka dan enam komentar. Unggahan itu juga sudah dibagikan ulang sebanyak 4 kali.

    ADVERTISEMENT

    Namun, benarkah ada meteor yang menghantam rumah warga dalam kejadian di Cirebon?

    Hasil Cek Fakta

    Pertama-tama, Tirto mencoba mencari informasi soal dugaan adanya korban dalam kejadian meteor melintas di langit Cirebon pekan lalu. Hasil pencarian menggunakan Google, tidak ada sumber pemberitaan kredibel yang menyatakan ada warga yang terdampak peristiwa tersebut.

    Selain itu, dalam artikel yang tayang di Tirto, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon pada Senin (6/10/2025) menyatakan petugas telah melakukan pemeriksaan di sejumlah titik yang disebut warga sebagai lokasi jatuh benda langit tersebut, mulai kawasan Ciperna hingga Cirebon timur.

    Pengecekan dilakukan di jalur arteri dan tol, termasuk berkoordinasi dengan para kepala desa untuk memastikan tidak ada peristiwa luar biasa di wilayah masing-masing.

    "Sampai saat ini kami belum mendapatkan data atau informasi yang menunjukkan adanya meteor jatuh dan sejenisnya," kata Kepala Polresta Cirebon, Kombes Sumarni.

    Selanjutnya mencoba mengecek keaslian foto yang diunggah oleh akun tersebut. Hal ini didasari kecurigaan kami bahwa gambar tersebut merupakan hasil rekaan melalui teknologi kecerdasan buatan (AI).

    Tirto mengecek keaslian foto tersebut dengan platform pengecek AI yakni Hive Moderation. Alhasil, ternyata Hive Moderation menilai 99,9 persen foto tersebut terindikasi merupakan hasil rekaan AI.

    Sebelumnya, Profesor astronomi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Thomas Djamaluddin telah menyebutkan dentuman dan visual bola api yang disaksikan warga di sekitar Cirebon, Jawa Barat, memang jatuhnya meteor besar.

    Namun, Thomas menilai benda langit tersebut jatuh di Laut Jawa, dan tidak membahayakan warga.

    Ia menyebutkan meteor tersebut jatuh di wilayah Laut Jawa, setelah sebelumnya melintasi wilayah Kabupaten Kuningan dan Cirebon dari arah barat daya sekitar, Minggu (5/10), pukul 18.35-18.39 WIB. Suara dentuman yang besar, ujar dia, dihasilkan oleh proses masuknya meteor ke wilayah dengan atmosfer yang lebih rendah.

    "Ketika memasuki atmosfer yang lebih rendah, (maka) menimbulkan gelombang kejut berupa suara dentuman dan terdeteksi oleh BMKG Cirebon pukul 18.39.12 WIB," kata dia dalam pemberitaan Antara.

    Kesimpulan

    Hasil pemeriksaan fakta menunjukkan narasi dan foto terkait peristiwa meteor melintas dan menghantam rumah warga di Cirebon sampai hancur bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).

    Foto yang diunggah tersebut merupakan hasil rekayasa AI. Selain itu, tidak ada sumber dari pemberitaan kredibel dan informasi resmi instansi pemerintah yang menyatakan peristiwa meteor melintas di langit Cirebon telah menyebabkan rumah warga hancur.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    closeAdvertisementsgeneral_URL_gpt_producer-20251015-12:23CANCELNEXT VIDEOPausePlay% buffered00:0000:0000:00UnmuteMutePlayPowered by GliaStudios

    Rujukan

  • (GFD-2025-29588) Cek Fakta: Bjorka Ungkap Kluivert Taruhan saat Indonesia vs Irak

    Sumber:
    Tanggal publish: 17/10/2025

    Berita



    Murianews, Jakarta – Beredar video yang menarasikan hacker Bjorka ungkap Patrick Kluivert pasang taruhan judi online di laga Indonesia vs Irak. Yuk cek faktanya dulu.



    Klaim Bjorka ungkap Kluivert pasang taruhan judi online di laga Indonesia vs Irak beredar media sosial salah satunya kanal Youtube Garuda IDN pada 13 Oktober 2025.



    Video tersebut diunggah dengan narasi ”HACKER BJORKA TEMUKAN BUKTI PK MASANG SLOT 24 MILIAR”.



    Adapun judul unggahan video tersebut yakni:



    ”Hacker Bjorka Temukana PK Masang JUD*L! STY Langsung Ambil Alih dan Ratu Tisa Gantikan ET Ketum PSSI”



    Dalam video itu, disebutkan Kluivert memasang taruhan hingga 1,5 juta dollar Amerika Serikat atau sekitar Rp 24 miliar.



    ”Hai Indonesia, saya menemukan bukti bahwa pelatih timnas anda adalah sosok pengkhianat.



    Saya telah menemukan bukti riwayat inisial PK memasang judol.



    Saya sarankan untuk dipecat saja diganti shin tae yong.”



    Benarkah Bjorka temukan data Patrick Kluivert taruhan judi online laga Indonesia vs Irak? Simak penelusuran selengkapnya di halaman berikut.



    Penelusuran...

    Hasil Cek Fakta



    Tim Cek Fakta Murianews.com melakukan penelusuran pada video dengan klaim tersebut menggunakan kata kunci ”Bjorka Bobol Data Kluivert” di mesin pencarian google.



    Hasilnya, tak ada pemberitaan dari media kredibel yang menguatkan klaim tersebut.



    Tim Cek Fakta Murianews.com kemudian melakukan penelusuran dengan menggunakan tangkap layar bagian per bagian dari video dengan klaim yang beredar tersebut dengan menggunakan google lens.



    Hasilnya, bagian pertama pada video unggahan tersebut yang menggambarkan seorang presenter menyampaikan pemberitaan identik dengan postingan kanal Youtube milik Tribunnews.



    Video milik Tribunnews itu berjudul Hacker Bjorka Bobol 341 Data Personel Polri seusai Polisi Tangkap Pria yang Diklaim 'Bjorka' dan diunggah pada 7 Oktober 2025.



    Kemudian, pada potongan kedua dengan menggambarkan sosok hacker mengenakan topeng anonymous identik dengan postingan TikTok bernama Suara Rakyat pada awal September 2025.



    Postingan itu merupakan momen saat tim hacker Indonesia anonymous akan melindung data pribadi Salsa Erwina dari ancaman ancaman siber.



    Sosok hacker bertopeng tersebut bukanlah sosok Bjorka sebagaimana yang diklaim. Sosok bertopeng tersebut merupakan hacker Anonymous Indonesia.



    Kesimpulan...

    Kesimpulan



    Berdasarkan pemeriksaan fakta yang dilakukan Tim Cek Fakta Murianews.com video dengan narasi Bjorka bobol data Kluivert dan temukan sang pelatih memasang taruhan Rp 24 M pada laga Indonesia vs Irak merupakan disinformasi dengan kategori misleading content atau konten menyesatkan.



    Video yang beredar merupakan hasil rekayasa dengan metode cut and plug dan mengedit suara dari sosok hacker yang ditampilkan dalam video.
  • (GFD-2025-29587) [PENIPUAN] Pendaftaran CPNS 2025 Dibuka

    Sumber: FACEBOOK.COM
    Tanggal publish: 17/10/2025

    Berita

    Akun Facebook “pendaftaran cpns” pada Senin (29/9/2025) mengunggah gambar [arsip] yang berisi narasi:

    PENDAFTARAN CPNS DAN FORMASI DIBUKA PENERIMAAN DAN PENDAFTARAN CPNS TAHUN 2025. PENEMPATAN DI SELURUH INDONESIA LOWONGAN INI TERBUKA UNTUK UMUM LOKASI PENEMPATAN BISAH PILIH

    Per Jumat (17/10/2025) gambar disukai 442 kali, dibagikan ulang 24 kali dan menuai 45 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan dalam unggahan. Diketahui, tautan tidak mengarah ke laman resmi https://sscasn.bkn.go.id/.

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan yang mengarah ke nomor Whatsapp, nomor mengarahkan untuk mengisi formulir yang meminta pengisian nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif. Ketika diteruskan, pelamar diminta untuk memasukkan kode verifikasi untuk masuk ke akun Telegram.

    Melansir dari kompas.com. BKN dan Kemenpan-RB sampai saat ini belum mengumumkan jadwal penerimaan CPNS 2025. Selain itu, tautan yang dicantumkan kemungkinan besar adalah modus phishing.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi narasi “pendaftaran CPNS 2025 dibuka” merupakan konten tiruan (impostor content).

    (Ditulis oleh Yudho Ardi)