• (GFD-2025-27243) Cek Fakta: Hoaks Video Pesawat Pengangkut 210 Jemaah Haji Mauritania Jatuh di Laut Merah

    Sumber:
    Tanggal publish: 03/06/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Sebuah video yang diklaim pesawat pengangkut sebanyak 210 jemaah haji Mauritania jatuh di Laut Merah beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 29 Mei 2025.
    Dalam video tersebut, tampak sebuah pesawat hancur dan terapung di permukaan laut. Sejumlah barang dan pelampung bersekaran di atas permukaan air. Video itu kemudian dikaitkan dengan kabar jatuhnya pesawat pengangkut 210 jemaah haji Mauritania di Laut Merah.
    "Innalillahi wa inna ilaihi Raji'unPesawat jama'ah haji Mauritania jatuh dilaut merah, 210 0rang meninggal dunia," tulis salah satu akun Facebook.
    Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 9 kali dibagikan dan mendapat 36 komentar dari warganet.
    Benarkah dalam video tersebut merupakan peristiwa pesawat pengangkut sebanyak 210 jemaah haji Mauritania jatuh di Laut Merah? Berikut penelusurannya.
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri video yang diklaim pesawat pengangkut sebanyak 210 jemaah haji Mauritania jatuh di Laut Merah. Penelusuran dilakukan dengan memasukkan kata kunci "mauritania haj flight crash one red sea" di kolom pencarian Google Search.
    Hasilnya terdaat beberapa artikel yang membantah kabar tersebut. Satu di antaranya artikel berjudul "Fact Check: Mauritania Haj Flight Crash Off Red Sea is Fake News" yang dimuat khaama.com pada 29 Mei 2025.
    Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa Direktur Haji di Kementerian Urusan Islam Mauritania, El Waly Taha menyatakan bahwa tidak ada insiden pesawat jatuh. Ia menegaskan, seluruh jemaah haji asal Mauritania telah selamat sampai Tanah Suci.
    Mauritania Airlines juga mengeluarkan pernyataan yang mengonfirmasi bahwa tiga penerbangan terjadwal pada tanggal 23, 24, dan 25 Mei 2025 berhasil mengangkut semua jemaah haji ke Makkah tanpa masalah apa pun. Menurut maskapai, semua penerbangan berjalan lancar, dan tidak ada yang mengalami kecelakaan atau kehilangan.
    Penelusuran kemudian dilakukan dengan mengunggah gambar tangkapan layar dari video tersebut ke situs pendeteksi artificial intelligence (AI), hivemoderation.com. Hasilnya gambar tersebut memiliki probabilitas 99,8 persen dibuat menggunakan AI.
    Berikut gambar tangkapan layarnya.
     

    Kesimpulan


    Video yang diklaim pesawat pengangkut sebanyak 210 jemaah haji Mauritania jatuh di Laut Merah ternyata tidak benar alias hoaks. Faktanya, video tersebut dibuat menggunakan perangkat AI.
    Sementara, pihak Pemerintah Mauritania membantah adanya kabar soal pesawat pengangkut jemaah haji Mauritania jatuh di Laut Merah.
     

    Rujukan

  • (GFD-2025-27244) Cek Fakta: Tidak Benar Ini Link Pendaftaran Rekrutmen Bersama SKK Migas dan KKKS 2025

    Sumber:
    Tanggal publish: 03/06/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran rekrutmen bersama SKK Migas dan KKKS 2025, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 26 Mei 2025.
    Klaim link pendaftaran rekrutmen bersama SKK Migas dan KKKS 2025 berupa tulisan sebagai berikut.
    "Rekrutmen Bersama SKK Migas & KKKS
    • SKK Migas
    • Medco E&P Indonesia
    • PT Bumi Siak Pusako - BSP
    • Petronas Carigali Ketapang II Ltd
    • PT Odira Energy Karang Agung
    • MGA Utama Energi
    • RH Petrogas Companies in Indonesia
    • Jadestone Energy - JSE
    • Husky-CNOOC Madura Ltd. - HCML
    • Genting Oil Kasuri Pte. Ltd.
    • Harbour Energy
    Link Daftar:👇🏻👇🏻👇🏻
    https://rekrutmenbersamaskkmigasdankkks.piillly.com/bisa juga melalui klik tombol Daftar Sekarang"
    Jika link tersersebut diklik unggahan tersebut mengarah pada halaman situs yang meminta sejumlah identitas seperti nama lengkap sesuai e-KTP dan nomor telegram.
    Benarkah klaim link pendaftaran rekrutmen bersama SKK Migas dan KKKS 2025? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran rekrutmen bersama SKK Migas dan KKKS 2025, penelusuran menggunakan Google Search dengan kata kunci lowongan kerja SKK Migas. Penelusuran mengarah pada akun Instagram resmi SKK Migas @skkmigasofficial. 
    Akun Instagram @skkmigasofficial mengunggah imbauan terhadap modus penipuan berkedok lowongan kerja, dalam unggahan tersebut Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Hudi D. Surodipuro mengatakan, saat ini marak terjadinya penipuan dari oknum yang tidak bertanggung jawab terkait lowongan pekerjaan di lingkungan hulu migas. Perlu adanya kesadaran dan ketelitian terhadap informasi.
    Dia pun menyebutkan sejumlah hal yang perlu diperhatikan ketika mendapat informasi terkait lowongan kerja SKK Migas, yaitu pastikan hanya mengakses informasi rekrutmen melalui portal resmi rekrutmen bersama hulu migas di jobs.talentics.id/skk-migas dan informasi di kanal resmi SKK Migas.
    "Hati-hati dan perhatikan nama perusahaan pembuka lowongan, jadwal rekrutmen dan prosedur pendaftaran dengan seksama," tutur Hudi dalam unggahan tersebut.
    SKK Migas dan KKKS tidak pernah meminta biaya apapun dalam bentuk apapun dalam proses rekrutmen. Serta, tidak meyebarkan informasi lowongan yang tidak dan belum terferifikasi pada rekrutmen bersama hulu migas.
     Unggahan tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
    "? PERHATIAN! Waspada Modus Penipuan Lowongan Pekerjaan ?
    Sobat Migas, belakangan marak banget modus penipuan berkedok lowongan pekerjaan di sektor hulu migas. Yuk, kita sama-sama lebih waspada dan teliti!
    Bagikan informasi ini ke teman, keluarga, dan rekan kerja agar semakin banyak yang terhindar dari penipuan, ya! ⚠️"
     Sumber:https://www.instagram.com/skkmigasofficial/p/DGKxisLSnJr/?hl=en

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran rekrutmen bersama SKK Migas dan KKKS 2025 tidak benar.
    Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Hudi D. Surodipuro mengatakan, saat ini marak terjadinya penipuan dari oknum yang tidak bertanggung jawab terkait lowongan pekerjaan di lingkungan hulu migas.
    Lowongan kerja SKK Migas hanya bisa diakses melalui portal resmi rekrutmen bersama hulu migas di jobs.talentics.id/skk-migas dan informasi di kanal resmi SKK Migas.
     
     
  • (GFD-2025-27247) [PENIPUAN] Tautan Rekrutmen Relawan Baznaz untuk Iduladha

    Sumber: Instagram.com
    Tanggal publish: 03/06/2025

    Berita

    Akun Instagram “info.indonesia_official” pada Selasa (6/5/2025) membagikan gambar [arsip] berisi informasi lowongan kerja relawan Iduladha Baznas 2025.

    Berikut narasi lengkapnya:

    “Open Rekrutmen Relawan IDUL ADHA BAZNAS 2025

    • Pendaftaran gratis.

    • Penempatan sesuai domisili pelamar.

    • Gaji 3,7 sampai 5 juta.

    “PENDAFTARAN KLIK LINK DI BIO”

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan yang tersemat di bio akun pengunggah. Diketahui, tautan tak mengarah ke laman resmi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) baznas.go.id. Calon pelamar justru diminta mengisi nama lengkap dan nomor telepon yang terhubung dengan Telegram.

    TurnBackHoax lalu menelusuri akun Instagram resmi Baznas, yakni “baznasindonesia”. Diketahui, Baznas lewat salah satu unggahannya telah menegaskan kabar rekrutmen yang beredar adalah informasi palsu.

    “BAZNAS hanya memberikan informasi perihal rekrutmen melalui media sosial dan situs resmi BAZNAS di @baznasindonesia atau baznas.go.id,” tulis Baznas pada Selasa (15/4/2025).

    Kesimpulan

    Unggahan berisi tautan “rekrutmen relawan Baznaz untuk Iduladha” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-27249) Keliru: Rekaman yang Diklaim sebagai Suara SBY Protes ke Kapolri

    Sumber:
    Tanggal publish: 03/06/2025

    Berita

    SEBUAH akun media sosial X [arsip] mengunggah video rekaman menyerupai suara mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Isi rekaman itu berisi protes terhadap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas penggusuran lahan warga di Kalimantan Timur.

    Berikut isi rekaman tersebut: "Kepada Kapolri yang tidak saya hormati dan mungkin masih banyak lagi orang-orang yang sama dengan saya tidak menghormati Anda. Saya kehabisan kata-kata, karena hari ini tanggal 17 Januari 2025 ini, saya saksikan sendiri betapa biadabnya anggota Anda di wilayah Kalimantan Timur, menggusur lahan kebun yang bibitnya itu dari dinas perkebunan dibantu pemerintah, namun diakui oleh PT BDA yang dikawal anggota Brimob.  



    Lalu, benarkah itu rekaman tersebut adalah suara Susilo Bambang Yudhoyono yang ditujukan kepada Kapolri?

    Hasil Cek Fakta

    Tempo memverifikasi klaim itu melalui pemberitaan media kredibel dan menelusuri pemilik suara lewat kanal YouTube. Hasilnya, rekaman suara tersebut bukan milik Susilo Bambang Yudhoyono.

    Rekaman suara tersebut sebenarnya sudah beredar sejak Februari 2025. ??Jurnalis FNN (Forum News Network), Hersubeno Arief, lewat akun YouTube miliknya Hersubeno Point menyebut, suara yang menyerupai suara SBY itu milik Kolonel (Purn TNI) Rahmat Suhaji. 

    Video tersebut berjudul Akhirnya Terungkap! Teguran Keras Kepada Kapolri Bukan Suara SBY, Tapi Suara Seorang Kolonel yang tayang pada 7 Februari 2025.

    “Suara tersebut asli, tetapi bukan milik Pak SBY. Tapi milik seorang kolonel yang telah pensiun yang saat ini banyak melakukan advokasi bagi warga yang menjadi korban mafia tanah,” kata Hersubeno.

    Rekaman tersebut dilakukan Rahmat di toilet bandara, sehingga suara terdengar menggema. Ia juga mengirimkan rekaman video itu kepada Hersubeno.

    Partai Demokrat saat itu juga telah membantah, suara dalam rekaman tersebut milik Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Saya pastikan, itu bukan suara bapak SBY, saya sudah cek," kata Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Benny Kabur Harman, kepada Kompas.com, Sabtu 1 Februari 2025. 

    Anggota Komisi III DPR RI tersebut menilai, suara SBY tidak seperti rekaman yang beredar. Dia bilang, cara Presiden keenam RI untuk mengkritik juga tidak seperti yang disampaikan dalam rekaman tersebut. "Suara Pak SBY tidak seperti itu dan itu bukan cara Pak SBY mengkritik institusi Polri. Itu pasti cloning," kata Benny.

    Hasil verifikasi terhadap gambar keluku konten menunjukkan, foto tersebut berasal dari unggahan akun Instagram @divisihumaspolri pada 29 Februari 2024. Unggahan itu menyampaikan pesan Kapolri tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa untuk mencapai visi Indonesia Emas tahun 2045.

    Saat itu, Kapolri mengatakan seluruh elemen masyarakat harus bersatu padu agar terus bertumbuh di saat negara lain menghadapi resesi. Tidak ada kaitan foto itu dengan rekaman yang diklaim milik SBY.

    Kesimpulan

    Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa klaim suara SBY memarahi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo adalah keliru.

    Rujukan