Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di Facebook menampilkan video Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sedang berbicara di sebuah forum.
Dalam unggahan tersebut, menarasikan gubernur yang disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) meresmikan perusahaan pinjaman online (pinjol).
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“KDM MERESMIKAN PINJAMAN ONLINE
Pinjaman online Tanpa bunga 0% ajukan sekarang 5juta500juta”
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Namun, benarkah Dedi Mulyadi resmikan perusahaan pinjaman online itu?
(GFD-2025-27218) Hoaks! Dedi Mulyadi resmikan perusahaan pinjaman online
Sumber:Tanggal publish: 02/06/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, unggahan tersebut merupakan potongan video dari YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL yang berjudul “HANYA 20 MENIT KDM PIMPIN RAPAT - TUNTASKAN PROBLEM INVESTASI BYD | REKRUT 18 RIBU KARYAWAN”.
Dalam video tersebut, Dedi Mulyadi menyoroti isu investasi di wilayah Jawa Barat. Ia menegaskan bahwa pembangunan pabrik mobil listrik asal Tiongkok, BYD, di Subang bukan terganggu oleh premanisme, melainkan oleh praktik percaloan tanah.
Menurutnya, perkembangan proyek pabrik BYD berjalan lancar, termasuk izin akses jalan tol yang telah diterbitkan oleh pihak kementerian. Ke depannya, Dedi berkomitmen untuk memfasilitasi pertemuan antar pihak terkait guna menjamin kepastian investasi tersebut.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Klaim: Dedi Mulyadi resmikan perusahaan pinjaman online
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025
Dalam video tersebut, Dedi Mulyadi menyoroti isu investasi di wilayah Jawa Barat. Ia menegaskan bahwa pembangunan pabrik mobil listrik asal Tiongkok, BYD, di Subang bukan terganggu oleh premanisme, melainkan oleh praktik percaloan tanah.
Menurutnya, perkembangan proyek pabrik BYD berjalan lancar, termasuk izin akses jalan tol yang telah diterbitkan oleh pihak kementerian. Ke depannya, Dedi berkomitmen untuk memfasilitasi pertemuan antar pihak terkait guna menjamin kepastian investasi tersebut.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Klaim: Dedi Mulyadi resmikan perusahaan pinjaman online
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025
Rujukan
(GFD-2025-27219) [PENIPUAN] Video “Dedi Mulyadi Mau Bagi-Bagi Uang Tunai”
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 02/06/2025
Berita
Akun Facebook “Kailasari Utama” pada Selasa (22/4/2025) membagikan video [arsip], isinya memperlihatkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mengatakan ingin bagi-bagi uang.
Berikut narasi yang diucapkan Dedi Mulyadi dalam video:
“Assalamualaikum, saya Dedi Mulyadi, alhamdulillah saya sekarang sudah terpilih menjadi Gubernur Jawa Barat, dan sebagai rasa terima kasih kepada semua rakyat Indonesia khususnya Jawa Barat, saya akan memberikan bantuan sebesar 20.000.000 perorang. Bantuan ini akan saya berikan bagi yang sudah follow dan share video ini. Ingat ini adalah nazar dari saya ya, dan jika kamu sudah menerima bantuan dari saya jangan untuk berfoya-foya ya. Terima kasih.”
Hingga Senin (2/6/2025) unggahan tersebut telah disukai 470 pengguna dan menuai 260 komentar yang mayoritas mempercayai video tersebut.
Berikut narasi yang diucapkan Dedi Mulyadi dalam video:
“Assalamualaikum, saya Dedi Mulyadi, alhamdulillah saya sekarang sudah terpilih menjadi Gubernur Jawa Barat, dan sebagai rasa terima kasih kepada semua rakyat Indonesia khususnya Jawa Barat, saya akan memberikan bantuan sebesar 20.000.000 perorang. Bantuan ini akan saya berikan bagi yang sudah follow dan share video ini. Ingat ini adalah nazar dari saya ya, dan jika kamu sudah menerima bantuan dari saya jangan untuk berfoya-foya ya. Terima kasih.”
Hingga Senin (2/6/2025) unggahan tersebut telah disukai 470 pengguna dan menuai 260 komentar yang mayoritas mempercayai video tersebut.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menonton video itu dari awal hingga akhir. Terlihat kalau ada sejumlah gerak bibir dan ekspresi Dedi Mulyadi yang terlihat kaku dan tidak alami.
TurnBackHoax kemudian mengunduh video tersebut dan mengunggahnya ke alat pendeteksi AI dari Hive Moderation. Diketahui, konten tersebut merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,8 persen.
TurnBackHoax kemudian menelusuri potongan gambar dari video unggahan akun Facebook “Kailasari Utama” tersebut dengan bantuan Google Lens. Hasil penelusuran mengarah ke video serupa yang diunggah akun TikTok resmi Dedi Mulyadi, “dedimulyadiofficial”.
Dalam video tersebut Dedi Mulyadi menjelaskan tentang perlunya penegakan hukum yang transparan dalam kasus penembakan bos rental mobil oleh anggota TNI AL.
TurnBackHoax kemudian mengunduh video tersebut dan mengunggahnya ke alat pendeteksi AI dari Hive Moderation. Diketahui, konten tersebut merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,8 persen.
TurnBackHoax kemudian menelusuri potongan gambar dari video unggahan akun Facebook “Kailasari Utama” tersebut dengan bantuan Google Lens. Hasil penelusuran mengarah ke video serupa yang diunggah akun TikTok resmi Dedi Mulyadi, “dedimulyadiofficial”.
Dalam video tersebut Dedi Mulyadi menjelaskan tentang perlunya penegakan hukum yang transparan dalam kasus penembakan bos rental mobil oleh anggota TNI AL.
Kesimpulan
Unggahan video berisi klaim “Dedi Mulyadi mau bagi-bagi uang tunai” merupakan konten palsu (fabricated content).
(Ditulis oleh Moch. Marcellodiansyah)
(Ditulis oleh Moch. Marcellodiansyah)
Rujukan
- http[Hive Moderation] Arsip hasil deteksi AI video Dedi Mulyadi ingin bagikan Rp20.000.000 [TikTok] Video asli dari akun resmi Dedi Mulyadi “dedimulyadiofficial”
- https://www.facebook.com/reel/721311333802121 (unggahan akun Facebook “Kailasari Utama”)
- https://turnbackhoax.id/wp-content/uploads/2025/05/Arsip-Dedi-Mulyadi-Bagi-20-Juta-scaled.png (arsip unggahan akun Facebook “Kailasari Utama”)
- https://turnbackhoax.id/wp-content/uploads/2025/05/Arsip-hasil-deteksi-AI-Dedi-Mulyadi.png
- https://www.tiktok.com/@dedimulyadiofficial/video/7457146523147635973
(GFD-2025-27222) [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Lowongan Kerja Mandiri Taspen
Sumber: tiktok.comTanggal publish: 02/06/2025
Berita
Akun TikTok “warga62info” pada Sabtu (5/4//2025) mengunggah video [arsip] berisi informasi lowongan kerja di Bank Mandiri Taspen. Berikut narasinya:
“LOWONGAN KERJA PT BANK MANDIRI TASPEN
UNTUK LULUSAN SMA, SMK, D3, DAN S1
Berikut Persyaratan Pendaftarannya:
Pendidikan SMA SMK D3 S1 sederajat
Lowongan terbuka untuk berbagai jurusan
Pria dan Wanita dengan usia maksimal 45 tahun
Fresh Graduate dipersilahkan untuk mendaftarkan diri
Memiliki keterampilan komunikasi yang baik serta service-oriented
Lokasi penempatan di berbagai kota dan kabupaten
Keuntungan:
Gaji Rp 5,5 juta - Rp 10 juta
BPJS Lengkap
Jenjang karir yang bagus
Informasi selengkapnya silakan klik link di bio.
“LOWONGAN KERJA PT BANK MANDIRI TASPEN
UNTUK LULUSAN SMA, SMK, D3, DAN S1
Berikut Persyaratan Pendaftarannya:
Pendidikan SMA SMK D3 S1 sederajat
Lowongan terbuka untuk berbagai jurusan
Pria dan Wanita dengan usia maksimal 45 tahun
Fresh Graduate dipersilahkan untuk mendaftarkan diri
Memiliki keterampilan komunikasi yang baik serta service-oriented
Lokasi penempatan di berbagai kota dan kabupaten
Keuntungan:
Gaji Rp 5,5 juta - Rp 10 juta
BPJS Lengkap
Jenjang karir yang bagus
Informasi selengkapnya silakan klik link di bio.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “loker PT Mandiri Taspen” ke mesin pencarian Google. Penelusuran teratas mengarah ke laman resmi Bank Mandiri Taspen (bankmandiritaspen.co.id).
Penelusuran berlanjut ke kanal “Karier” di laman tersebut. Diketahui, Mandiri Taspen tidak memiliki lowongan aktif.
TurnBackHoax kemudian mengakses tautan dalam unggahan akun TikTok “warga62info”. Tautan mengarah ke laman yang meminta pengisian data pribadi berupa nama lengkap dan nomor Telegram aktif.
Penelusuran berlanjut ke kanal “Karier” di laman tersebut. Diketahui, Mandiri Taspen tidak memiliki lowongan aktif.
TurnBackHoax kemudian mengakses tautan dalam unggahan akun TikTok “warga62info”. Tautan mengarah ke laman yang meminta pengisian data pribadi berupa nama lengkap dan nomor Telegram aktif.
Kesimpulan
Tidak terdapat informasi yang valid mengenai loker tersebut. Mandiri Taspen saat ini tidak memiliki lowongan aktif.
Unggahan berisi tautan “pendaftaran lowongan kerja Mandiri Taspen” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten palsu (fabricated content).
Unggahan berisi tautan “pendaftaran lowongan kerja Mandiri Taspen” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten palsu (fabricated content).
Rujukan
(GFD-2025-27225) Tilang ELTE kini berlaku bagi pejalan kaki?
Sumber:Tanggal publish: 02/06/2025
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Pejalan kaki yang melanggar aturan lalu lintas kini dapat dikenakan tilang elektronik atau Electronic Law Traffic Enforcement (ELTE).
Kabar tersebut banyak dibagikan di media sosial dalam bentuk narasi hingga grafis sejak akhir Mei 2025.
Salah satu narasi yang beredar di X pada 31 Mei 2025, memuat keterangan berikut:
"VIRAL! PEJALAN KAKI KINI BISA KENA TILANG ELEKTRONIK, POLISI SIAP TINDAK PELANGGAR DI JALAN".
Lalu, bagaimana penjelasan yang sebenarnya?
Kabar tersebut banyak dibagikan di media sosial dalam bentuk narasi hingga grafis sejak akhir Mei 2025.
Salah satu narasi yang beredar di X pada 31 Mei 2025, memuat keterangan berikut:
"VIRAL! PEJALAN KAKI KINI BISA KENA TILANG ELEKTRONIK, POLISI SIAP TINDAK PELANGGAR DI JALAN".
Lalu, bagaimana penjelasan yang sebenarnya?
Hasil Cek Fakta
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin meluruskan kabar soal penilangan terhadap pejalan kaki, melalui berita Antara ini.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Komarudin menerangkan belum ada sistem ELTE yang bisa mendeteksi wajah pejalan kaki.
"Saat ini, yang bisa ter-'capture' ETLE itu adalah orang atau pelaku pelanggaran yang menggunakan kendaraan bermotor," kata Kombes Pol Komarudin.
Sistem ETLE memang telah dilengkapi alat untuk mengenali wajah (Face Recognition). Namun, penggunaannya adalah untuk menyasar para pengendara kendaraan bermotor yang sering gonta-ganti pelat nomor.
Lebih lanjut, kata dia, tidak ada penerapan penilangan kepada pejalan kaki menggunakan sistem tilang elektronik itu.
Klaim: Tilang ELTE kini berlaku bagi pejalan kaki
Rating: Misinformasi
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Komarudin menerangkan belum ada sistem ELTE yang bisa mendeteksi wajah pejalan kaki.
"Saat ini, yang bisa ter-'capture' ETLE itu adalah orang atau pelaku pelanggaran yang menggunakan kendaraan bermotor," kata Kombes Pol Komarudin.
Sistem ETLE memang telah dilengkapi alat untuk mengenali wajah (Face Recognition). Namun, penggunaannya adalah untuk menyasar para pengendara kendaraan bermotor yang sering gonta-ganti pelat nomor.
Lebih lanjut, kata dia, tidak ada penerapan penilangan kepada pejalan kaki menggunakan sistem tilang elektronik itu.
Klaim: Tilang ELTE kini berlaku bagi pejalan kaki
Rating: Misinformasi
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025
Rujukan
Halaman: 1757/7940



