(GFD-2025-27235) Cek Fakta: Tidak Benar Ini Link Pendaftaran PPPK 2025
Sumber:Tanggal publish: 02/06/2025
Berita
Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran PPPK 2025, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 28 Mei 2025.
Unggahan klaim link pendaftaran PPPK 2025 berupa tulisan sebagai berikut.
"Rekrutmen pendaftaran PPPK tahun 2025 resmi di buka (terbuka untuk umum dan swasta honorer)
PPPK 2025, mari kita tingkatkan kualitas diri dan persiapkan diri untuk menjadi guru yang lebih baik."
"Saya bangga menjadi bagian dari keluarga PPPK. Semoga bisa memberikan kontribusi yang terbaik bagi dunia pendidikan."
"Yuk, kita saling mendukung dan memberikan semangat kepada teman-teman yang sedang mengikuti seleksi PPPK."
Syarat Umum Pendaftaran PPPK tahun 2025
* Warga Negara Indonesia (WNI)
* Penempatan Sesuai Domisili/Daerah Masing-masing
•* Nomor telegram yang aktif Syarat Administrasi
* Kartu keluarga (KK)
* Kartu tanda penduduk (KTP)
* Dokumen lain yang diperlukan sesuai dengan instansi atau kementerian tujuanPendaftaran Disini Gratis Yah Tidak Dipungut Biaya👇👇.
https://pendaftaranpppk2025.wijiyii.com/"
Unggahan tersebut disertai dengan link yang diklaim sebagai tempat untuk mendaftar, berikut link-nya.
"https://pendaftaranpppk2025.wijiyii.com/?fbclid=IwY2xjawKqTj9leHRuA2FlbQIxMQBicmlkETF2WmlXbTNBcFpRMUkwZ2pKAR5FHjtisZSVHZxz8mSZMN3DFF7VIAbd8cl4ZQhHsVZv52lTuetbOIgFB8BGXw_aem_pQveDEf9wcAq4e9lcXHwNQ"
Jika diklik unggahan tersebut mengarah pada halaman situs yang meminta sejumlah identitas seperti nama lengkap sesuai e-KTP dan nomor telegram.
Benarkah klaim link pendaftaran PPPK 2025? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran PPPK 2025, penelusuran menggunakan Google Search dengan kata kunci 'pendaftaran PPPK 2025'. Penelusuran mengarah pada artikel berjudul "Pendaftaran PPPK Tahap 2 Ditutup 15 Januari 2025: Cek Posisi, Syarat, Link dan Cara Daftar" yang dimuat situs Liputan6.com, pada 13 Januari 2025.
Artikel Liputan6.com menyebutkan, calon peserta yang ingin mendaftar, dapat mengunjungi situs SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id/ untuk melakukan pendaftaran.
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membuat akun dengan menggunakan nomor induk kependudukan (NIK) dan alamat email yang aktif. Setelah akun berhasil dibuat, Anda harus melakukan login kembali dengan NIK dan kata sandi yang telah Anda buat sebelumnya.
Setelah itu, lengkapi biodata pribadi Anda, yang mencakup informasi mengenai ijazah serta gelar pendidikan terakhir, dan data tambahan seperti alamat, agama, serta nomor telepon. Kemudian, pilih jenis seleksi "PPPK", dan tentukan instansi serta formasi yang ingin Anda lamar. Jangan lupa untuk mengisi rincian terkait ijazah pendidikan terakhir dan pengalaman kerja yang Anda miliki.
Sebelum menyelesaikan pendaftaran, pastikan untuk memeriksa kembali semua informasi yang telah Anda masukkan. Setelah yakin bahwa semua data sudah benar, Anda dapat mencetak kartu pendaftaran. Dengan mengikuti semua langkah ini, proses pendaftaran Anda akan berjalan dengan lancar.
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran PPPK 2025 tidak benar
Calon peserta yang ingin mendaftar, dapat mengunjungi situs SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id/ untuk melakukan pendaftaran dengan membuat akun.
(GFD-2025-27237) [HOAKS] Video Suasana Kabin Detik-detik Pesawat Jemaah Haji Mauritania Jatuh
Sumber:Tanggal publish: 02/06/2025
Berita
KOMPAS.com - Sebuah unggahan video di media sosial diklaim menampilkan detik-detik sebelum pesawat jemaah haji Mauritania jatuh di Laut Merah.
Dalam video, terlihat suasana di dalam kabin saat pesawat mengalami guncangan. Sejumlah orang terdengar panik dan melafalkan takbir.
Namun, setelah ditelusuri narasi tersebut tidak benar atau hoaks.
Video yang diklaim menampilkan detik-detik sebelum pesawat jemaah haji Mauritania jatuh di Laut Merah salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, ini, ini, dan ini.
Salah satu akun menulis keterangan sebagai berikut:
Detik-detik jatuhnya pesawat haji dilaut merah
Detik-detik jatuhnya pesawat haji Mauritania dilaut merah.!!!
Berita ini saya peroleh dari beberapa media, masih sampang siyur
Dalam video, terlihat suasana di dalam kabin saat pesawat mengalami guncangan. Sejumlah orang terdengar panik dan melafalkan takbir.
Namun, setelah ditelusuri narasi tersebut tidak benar atau hoaks.
Video yang diklaim menampilkan detik-detik sebelum pesawat jemaah haji Mauritania jatuh di Laut Merah salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, ini, ini, dan ini.
Salah satu akun menulis keterangan sebagai berikut:
Detik-detik jatuhnya pesawat haji dilaut merah
Detik-detik jatuhnya pesawat haji Mauritania dilaut merah.!!!
Berita ini saya peroleh dari beberapa media, masih sampang siyur
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Cek Fakta Kompas.com, video identik dengan unggahan di kanal YouTube ini dan akun X ini.
Keterangan dalam unggahan menyebutkan, video itu merupakan momen ketika pesawat Lion Air JT 353 tujuan Padang-Jakarta mengalami turbulensi di perjalanan pada 2018.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Sementara, sampai saat ini tidak ada informasi valid pesawat yang mengangkut jemaah haji asal Mauritania jatuh di Laut Merah.
Pemerintah Mauritania memastikan bahwa informasi jatuhnya pesawat mengangkut jemaah haji dari negaranya sebagai kabar bohong atau hoaks.
Direktur Haji di Kementerian Urusan Islam Mauritania, El Waly Taha memastikan, semua jemaah aman dan telah tiba di Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji.
Mauritania Airlines, maskapai yang membawa jemaah haji asal Mauritania juga membantah narasi tersebut.
Melalui akun media sosialnya, Mauritania Airlines memastikan semua jemaah haji telah tiba di Arab Saudi dengan selamat.
Adapun Mauritania Airlines mengoperasikan tiga pesawat untuk membawa jemaah haji tahun ini. Pesawat itu terbang dari Mauritania menuju Arab Saudi pada 23, 24, dan 25 Mei 2025.
Keterangan dalam unggahan menyebutkan, video itu merupakan momen ketika pesawat Lion Air JT 353 tujuan Padang-Jakarta mengalami turbulensi di perjalanan pada 2018.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Sementara, sampai saat ini tidak ada informasi valid pesawat yang mengangkut jemaah haji asal Mauritania jatuh di Laut Merah.
Pemerintah Mauritania memastikan bahwa informasi jatuhnya pesawat mengangkut jemaah haji dari negaranya sebagai kabar bohong atau hoaks.
Direktur Haji di Kementerian Urusan Islam Mauritania, El Waly Taha memastikan, semua jemaah aman dan telah tiba di Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji.
Mauritania Airlines, maskapai yang membawa jemaah haji asal Mauritania juga membantah narasi tersebut.
Melalui akun media sosialnya, Mauritania Airlines memastikan semua jemaah haji telah tiba di Arab Saudi dengan selamat.
Adapun Mauritania Airlines mengoperasikan tiga pesawat untuk membawa jemaah haji tahun ini. Pesawat itu terbang dari Mauritania menuju Arab Saudi pada 23, 24, dan 25 Mei 2025.
Kesimpulan
Video yang diklaim menampilkan detik-detik sebelum pesawat jemaah haji Mauritania jatuh di Laut Merah adalah hoaks.
Faktanya, video itu adalah momen ketika pesawat Lion Air JT 353 tujuan Padang-Jakarta mengalami turbulensi pada 2018. Sampai saat ini tidak ada informasi valid pesawat jemaah haji Mauritania jatuh di Laut Merah.
Kabar jatuhnya pesawat yang mengangkut jemaah haji juga dibantah Pemerintah Mauritania dan pihak maskapai.
Faktanya, video itu adalah momen ketika pesawat Lion Air JT 353 tujuan Padang-Jakarta mengalami turbulensi pada 2018. Sampai saat ini tidak ada informasi valid pesawat jemaah haji Mauritania jatuh di Laut Merah.
Kabar jatuhnya pesawat yang mengangkut jemaah haji juga dibantah Pemerintah Mauritania dan pihak maskapai.
Rujukan
- https://www.facebook.com/share/r/1C7ZvA8vRu/
- https://www.facebook.com/share/v/18pPd931aN/
- https://www.facebook.com/share/r/12LuuN8AvKG/
- https://www.facebook.com/share/r/16hJ14X32e/
- https://www.facebook.com/share/p/1EfkjJmfw3/
- https://www.youtube.com/watch?v=NXJR8R7QLqY&ab_channel=YossieHarnowo
- https://x.com/Sutopo_PN/status/1056862370469793792
- https://tribune.com.pk/story/2548277/fact-check-claims-of-mauritania-hajj-flight-crash-are-false
- https://www.facebook.com/MauritaniaAirlinesMauritaniaAirlines/posts/pfbid0dNrZnZVK3kf6ptw4EDCuLbqa3w19HKBsEyWMeyTowbkJfUhGLn7pf9Jtq5DZdp32l?rdid=7b3aEaGFlnlN8oT9
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-27238) Hoaks! Video banjir bandang di Jakarta
Sumber:Tanggal publish: 02/06/2025
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah video yang diunggah di YouTube pada 27 Mei 2025 yang ditonton hampir 1 juta kali dan memperlihatkan situasi banjir besar yang dinarasikan terjadi di Jakarta.
Dalam video tersebut, tampak mobil, rumah, hingga masjid terendam air, dan warga digambarkan berlindung di atas atap rumah. Video tersebut ditayangkan hampir 1 juta kali.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Banjir Bandang Mengerikan! Jakarta Tenggelam dalam Hitungan Menit!”
Namun, benarkah video banjir bandang di Jakarta tersebut?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Dalam video tersebut, tampak mobil, rumah, hingga masjid terendam air, dan warga digambarkan berlindung di atas atap rumah. Video tersebut ditayangkan hampir 1 juta kali.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Banjir Bandang Mengerikan! Jakarta Tenggelam dalam Hitungan Menit!”
Namun, benarkah video banjir bandang di Jakarta tersebut?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, video itu terindikasi sebagai hasil manipulasi digital. Di dalamnya terdapat keterangan bahwa suara atau visual telah diedit secara signifikan atau dihasilkan menggunakan teknologi digital.
Merujuk pada kebijakan YouTube, kreator yang menggunakan alat AI generatif bawaan YouTube tidak perlu menambahkan pengungkapan secara manual karena sistem akan otomatis menampilkan label bahwa konten mengandung unsur AI.
Sementara itu, ANTARA juga melakukan verifikasi menggunakan alat deteksi AI dari Hive Moderation terhadap salah satu cuplikan dalam video tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa gambar tersebut teridentifikasi sebagai buatan AI (deepfake) dengan presentase 99 persen.
Klaim: Video banjir bandang di Jakarta
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025
Merujuk pada kebijakan YouTube, kreator yang menggunakan alat AI generatif bawaan YouTube tidak perlu menambahkan pengungkapan secara manual karena sistem akan otomatis menampilkan label bahwa konten mengandung unsur AI.
Sementara itu, ANTARA juga melakukan verifikasi menggunakan alat deteksi AI dari Hive Moderation terhadap salah satu cuplikan dalam video tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa gambar tersebut teridentifikasi sebagai buatan AI (deepfake) dengan presentase 99 persen.
Klaim: Video banjir bandang di Jakarta
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025
Rujukan
(GFD-2025-27239) Disinformasi! Video Kejagung geledah apartemen Nadiem Makarim
Sumber:Tanggal publish: 02/06/2025
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di Instagram menampilkan video sejumlah orang sedang membuka pintu dan menggeledah sebuah apartmen.
Video unggahan tersebut dinarasikan sebagai Kejaksaan Agung (Kejagung) sedang menggeledah apartemen Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019-2024, Nadiem Makarim.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Kejagung di kawal ketat TNI menggeledah apartemen milik Nadiem dan menemukan sejumlah barang bukti”
Namun, benarkah video Kejagung geledah apartemen Nadiem Makarim?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Video unggahan tersebut dinarasikan sebagai Kejaksaan Agung (Kejagung) sedang menggeledah apartemen Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019-2024, Nadiem Makarim.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Kejagung di kawal ketat TNI menggeledah apartemen milik Nadiem dan menemukan sejumlah barang bukti”
Namun, benarkah video Kejagung geledah apartemen Nadiem Makarim?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, video tersebut serupa dengan unggahan video TikTok ANTARA. Video tersebut merupakan saat Kejagung menggeledah dua apartemen milik mantan Staf Khusus Mendikbudristek terkait kasus dugaan korupsi pengadaan "Chromebook" di Kemendikbudristek periode 2019-2022 pada Rabu (21/5/25) .
Dalam penggeledahan di apartemen milik FH penyidik menyita satu laptop dan empat unit ponsel, sementara dari apartemen milik JT penyidik menyita satu laptop, tiga hardisk dan flashdisk serta 15 dokumen catatan.
Dari kasus itu penyidik Jampidsus sedang mendalami dugaan adanya pemufakatan jahat agar dilakukan pengadaan laptop untuk menunjang pendidikan dengan basis laptop 'Chromebook' dengan anggaran mencapai Rp9,982 triliun.
Dengan demikian, video tersebut bukan saat Kejagung menggeledah apartemen Nadiem Makarim, melainkan menggeledah apartemen stafsus Nadiem.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025
Dalam penggeledahan di apartemen milik FH penyidik menyita satu laptop dan empat unit ponsel, sementara dari apartemen milik JT penyidik menyita satu laptop, tiga hardisk dan flashdisk serta 15 dokumen catatan.
Dari kasus itu penyidik Jampidsus sedang mendalami dugaan adanya pemufakatan jahat agar dilakukan pengadaan laptop untuk menunjang pendidikan dengan basis laptop 'Chromebook' dengan anggaran mencapai Rp9,982 triliun.
Dengan demikian, video tersebut bukan saat Kejagung menggeledah apartemen Nadiem Makarim, melainkan menggeledah apartemen stafsus Nadiem.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025
Rujukan
Halaman: 1760/7940
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5239932/original/044105600_1748858623-pendaftaran_PPPK.jpg)


