KOMPAS.com - Sebuah unggahan video diklaim menampilkan pesepakbola Elkan Baggott kembali bergabung dengan tim nasional Indonesia yang akan melakoni laga putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Namun, setelah ditelusuri narasi dalam video tersebut keliru. Informasinya perlu diluruskan karena video disampaikan dengan narasi keliru, dan konteksnya tidak tepat.
Video yang mengeklaim Elkan Baggott kembali bergabung dengan timnas Indonesia salah satunya dibagikan akun Facebook ini pada 22 Mei 2025.
Dalam video tampak Elkan yang sedang berjalan menuju bus disambut oleh sejumlah suporter. Terdapat keterangan sebagai berikut:
Welcome back Elkhan Bagot
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang mengeklaim Elkan Bagot kembali bergabung dengan timnas Indonesia
(GFD-2025-27240) [KLARIFIKASI] Elkan Baggott Belum Kembali Bergabung Timnas Indonesia
Sumber:Tanggal publish: 02/06/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Penelusuran menggunakan Google Lens menemukan video itu identik dengan unggahan di kanal YouTube ini.
Video itu berjudul "Momen Para Wanita Terhipnotis Saat Bertemu Elkan Baggott, Kualifikasi Piala Asia U-23".
Dalam keterangannya, video itu adalah momen ketika Elkan mengikuti sesi latihan di Stadion Sriwedari, Solo sebelum laga melawan Turkmenistan pada Kualifikasi Piala Asia U-23 2024.
Adapun terakhir kali Elkan membel timnas senior Indonesia yakni pada November 2023 di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Filipina.
Sebagaimana pernah ditulis Kompas.com, pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert telah menghubungi Elkan untuk bergabung dalam pemusatan latihan di Bali pada 26 Mei hingga 31 Mei 2025.
Namun, menurut Patrick, Elkan menolak panggilan tersebut karena khawatir kehilangan posisi di klubnya, Blackpool.
"Saya sudah bicara dengan Elkan tapi dia khawatir kehilangan posisi di klub-nya ketika saya panggil dia, jadi saya belum bisa panggil dia," kata Patrick Kluivert Senin (26/5/2025).
Video itu berjudul "Momen Para Wanita Terhipnotis Saat Bertemu Elkan Baggott, Kualifikasi Piala Asia U-23".
Dalam keterangannya, video itu adalah momen ketika Elkan mengikuti sesi latihan di Stadion Sriwedari, Solo sebelum laga melawan Turkmenistan pada Kualifikasi Piala Asia U-23 2024.
Adapun terakhir kali Elkan membel timnas senior Indonesia yakni pada November 2023 di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Filipina.
Sebagaimana pernah ditulis Kompas.com, pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert telah menghubungi Elkan untuk bergabung dalam pemusatan latihan di Bali pada 26 Mei hingga 31 Mei 2025.
Namun, menurut Patrick, Elkan menolak panggilan tersebut karena khawatir kehilangan posisi di klubnya, Blackpool.
"Saya sudah bicara dengan Elkan tapi dia khawatir kehilangan posisi di klub-nya ketika saya panggil dia, jadi saya belum bisa panggil dia," kata Patrick Kluivert Senin (26/5/2025).
Kesimpulan
Video yang diklaim menampilkan Elkan Baggott kembali bergabung dengan timnas Indonesia tidak benar dan informasinya keliru.
Faktanya, video itu diambil pada 2023 ketika Elkan mengikuti sesi latihan di Stadion Sriwedari, Solo sebelum laga melawan Turkmenistan pada Kualifikasi Piala Asia U-23 2024.
Elkan memutuskan untuk tidak bergabung dengan timnas senior Indonesia yang tengah menjalani laga putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Faktanya, video itu diambil pada 2023 ketika Elkan mengikuti sesi latihan di Stadion Sriwedari, Solo sebelum laga melawan Turkmenistan pada Kualifikasi Piala Asia U-23 2024.
Elkan memutuskan untuk tidak bergabung dengan timnas senior Indonesia yang tengah menjalani laga putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Rujukan
(GFD-2025-27241) [KLARIFIKASI] Video Ini Bukan Perlihatkan Serangan Yaman ke Israel
Sumber:Tanggal publish: 02/06/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial beredar video yang diklaim menunjukkan tentara Yaman menembakkan rudal ke wilayah Israel.
Narasi video menyebutkan, serangan itu merupakan bentuk dukungan Yaman terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video itu dibagikan dengan konteks keliru dan perlu diluruskan.
Video yang diklaim menunjukkan serangan rudal Yaman ke wilayah Israel dibagikan oleh akun Facebook ini pada Minggu (1/6/2025).
Berikut narasi yang dibagikan:
Takbir..!!! Alhamdulillah..Bergemuruh lagi suara nya, dan mendarat lagi di Negri penjajah,
Alhamdulillah, di dalam 1 atau 2 hari ada terus hadiah kembang api dari Yaman buat Zionis
Narasi video menyebutkan, serangan itu merupakan bentuk dukungan Yaman terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video itu dibagikan dengan konteks keliru dan perlu diluruskan.
Video yang diklaim menunjukkan serangan rudal Yaman ke wilayah Israel dibagikan oleh akun Facebook ini pada Minggu (1/6/2025).
Berikut narasi yang dibagikan:
Takbir..!!! Alhamdulillah..Bergemuruh lagi suara nya, dan mendarat lagi di Negri penjajah,
Alhamdulillah, di dalam 1 atau 2 hari ada terus hadiah kembang api dari Yaman buat Zionis
Hasil Cek Fakta
Setelah ditelusuri menggunakan Google Lens, visual tersebut ditemukan dalam artikel bantahan dari Misbar yang diterbitkan pada 14 April 2024.
Menurut Misbar, video itu telah beredar sejak Mei 2021 dan menunjukkan tembakan roket dari kelompok perlawanan Palestina ke wilayah Rishon LeZion, Israel.
Pada Mei 2021, kelompok perlawanan Palestina melepaskan tembakan peluru dan roket ke kota-kota dan permukiman Israel.
Serangan tersebut merupakan tanggapan atas pelanggaran yang dilakukan Israel di kota Yerusalem pada saat itu.
Kantor berita Israel mengonfirmasi bahwa tiga orang terluka oleh rudal anti-tank yang ditembakkan dari Jalur Gaza utara menuju wilayah pendudukan.
Menurut Misbar, video itu telah beredar sejak Mei 2021 dan menunjukkan tembakan roket dari kelompok perlawanan Palestina ke wilayah Rishon LeZion, Israel.
Pada Mei 2021, kelompok perlawanan Palestina melepaskan tembakan peluru dan roket ke kota-kota dan permukiman Israel.
Serangan tersebut merupakan tanggapan atas pelanggaran yang dilakukan Israel di kota Yerusalem pada saat itu.
Kantor berita Israel mengonfirmasi bahwa tiga orang terluka oleh rudal anti-tank yang ditembakkan dari Jalur Gaza utara menuju wilayah pendudukan.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video yang diklaim menunjukkan serangan rudal Yaman ke wilayah Israel perlu diluruskan.
Video itu dibagikan dengan konteks keliru. Peristiwa dalam video adalah serangan rudal dari kelompok perlawanan Palestina ke wilayah Israel pada Mei 2021.
Video itu dibagikan dengan konteks keliru. Peristiwa dalam video adalah serangan rudal dari kelompok perlawanan Palestina ke wilayah Israel pada Mei 2021.
Rujukan
- https://www.facebook.com/reel/736975852139851
- https://www.misbar.com/factcheck/2024/04/14/%D8%A7%D9%84%D9%81%D9%8A%D8%AF%D9%8A%D9%88-%D9%82%D8%AF%D9%8A%D9%85-%D9%88%D9%84%D9%8A%D8%B3-%D9%84%D9%84%D8%A3%D8%B6%D8%B1%D8%A7%D8%B1-%D8%A7%D9%84%D9%86%D8%A7%D8%AC%D9%85%D8%A9-%D8%B9%D9%86-%D8%A7%D9%84%D9%87%D8%AC%D9%88%D9%85-%D8%A7%D9%84%D8%A5%D9%8A%D8%B1%D8%A7%D9%86%D9%8A-%D8%B9%D9%84%D9%89-%D8%A5%D8%B3%D8%B1%D8%A7%D8%A6%D9%8A%D9%84
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-27245) [KLARIFIKASI] Video Pengendara Motor Bonceng Tiga Tercebur Sungai Bukan di Indonesia
Sumber:Tanggal publish: 02/06/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial beredar sebuah video yang menampilkan pengendara sepeda motor bonceng tiga tercebur ke sungai.
Dalam video itu, tampak dua orang ikut tercebur ke sungai bersama sepeda motor. Sementara, satu orang lainnya bergelantungan di pagar pembatas jembatan.
Tidak disebutkan lokasi kejadian tersebut, tetapi video itu dibagikan oleh akun Instagram yang kerap membagikan informasi seputar kota Medan, Sumatera Utara.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, konteks video perlu diperjelas agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Video pengendara sepeda motor bonceng tiga tercebur ke sungai dibagikan oleh akun Instagram ini pada 31 Mei 2025.
Berikut narasi yang dibagikan:
Video Dimana Tiga Orang Remaja Naik Kereta Mengelakkan Mobil dan Memilih Kecebur Ke Sungai.!
Jangan Pernah bonceng 3 karena itu menyalahi peraturan ! Jadikan Video ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk selalu berhati hati dalam berkendara.
Screenshot Klarifikasi, video ini bukan kejadian di Medan, tetapi di Vietnam
Dalam video itu, tampak dua orang ikut tercebur ke sungai bersama sepeda motor. Sementara, satu orang lainnya bergelantungan di pagar pembatas jembatan.
Tidak disebutkan lokasi kejadian tersebut, tetapi video itu dibagikan oleh akun Instagram yang kerap membagikan informasi seputar kota Medan, Sumatera Utara.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, konteks video perlu diperjelas agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Video pengendara sepeda motor bonceng tiga tercebur ke sungai dibagikan oleh akun Instagram ini pada 31 Mei 2025.
Berikut narasi yang dibagikan:
Video Dimana Tiga Orang Remaja Naik Kereta Mengelakkan Mobil dan Memilih Kecebur Ke Sungai.!
Jangan Pernah bonceng 3 karena itu menyalahi peraturan ! Jadikan Video ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk selalu berhati hati dalam berkendara.
Screenshot Klarifikasi, video ini bukan kejadian di Medan, tetapi di Vietnam
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com mencermati video tersebut dan menemukan petunjuk yang mengindikasikan bahwa peristiwa itu tidak terjadi di Indonesia.
Ini terlihat dari tulisan di badan mobil putih yang tidak tampak seperti aksara latin. Kemudian, jenis pelat nomor yang digunakan juga berbeda dengan yang umum dipakai di Indonesia.
Setelah melakukan penelusuran di berbagai platform media sosial, video yang sama ditemukan di unggahan akun TikTok ini dan disebut sebagai peristiwa di Vietnam.
Berbekal petunjuk tersebut, Kompas.com melakukan penelusuran gambar menggunakan Google dengan menambahkan kata kunci "Vietnam" ke kueri pencarian.
Hasilnya, video pengendara sepeda motor bonceng tiga itu ditemukan dalam artikel yang dipublikasikan media Vietnam, Dantri, pada 30 Mei 2025.
Artikel itu menyebutkan, peristiwa dalam video terjadi pada 30 Mei 2025 di Dong Minh, Vinh Bao, kota Hai Phong, dan terekam oleh kamera pengawas.
Awalnya, sebuah sepeda motor yang ditumpangi tiga pemuda tanpa helm melaju kencang melewati persimpangan jalan.
Saat berpapasan dengan mobil van yang datang dari arah kiri, pemuda yang mengendarai sepeda motor tersebut kaget dan langsung membelok ke kanan.
Sepeda motor dan dua pemuda itu pun terjun ke sungai. Sementara, satu pemuda lainnya melompat dan bergelantungan di besi pembatas jalan.
Berdasarkan informasi awal, karena air dangkal dan bantuan warga sekitar, dua pemuda dan sepeda motor yang terjatuh ke dalam sungai berhasil dibawa ke darat. Tidak ada korban jiwa.
Ini terlihat dari tulisan di badan mobil putih yang tidak tampak seperti aksara latin. Kemudian, jenis pelat nomor yang digunakan juga berbeda dengan yang umum dipakai di Indonesia.
Setelah melakukan penelusuran di berbagai platform media sosial, video yang sama ditemukan di unggahan akun TikTok ini dan disebut sebagai peristiwa di Vietnam.
Berbekal petunjuk tersebut, Kompas.com melakukan penelusuran gambar menggunakan Google dengan menambahkan kata kunci "Vietnam" ke kueri pencarian.
Hasilnya, video pengendara sepeda motor bonceng tiga itu ditemukan dalam artikel yang dipublikasikan media Vietnam, Dantri, pada 30 Mei 2025.
Artikel itu menyebutkan, peristiwa dalam video terjadi pada 30 Mei 2025 di Dong Minh, Vinh Bao, kota Hai Phong, dan terekam oleh kamera pengawas.
Awalnya, sebuah sepeda motor yang ditumpangi tiga pemuda tanpa helm melaju kencang melewati persimpangan jalan.
Saat berpapasan dengan mobil van yang datang dari arah kiri, pemuda yang mengendarai sepeda motor tersebut kaget dan langsung membelok ke kanan.
Sepeda motor dan dua pemuda itu pun terjun ke sungai. Sementara, satu pemuda lainnya melompat dan bergelantungan di besi pembatas jalan.
Berdasarkan informasi awal, karena air dangkal dan bantuan warga sekitar, dua pemuda dan sepeda motor yang terjatuh ke dalam sungai berhasil dibawa ke darat. Tidak ada korban jiwa.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, konteks video pengendara sepeda motor bonceng tiga tercebur ke sungai perlu diperjelas.
Video itu dibagikan oleh akun Instagram yang kerap membagikan informasi seputar kota Medan, Sumatera Utara. Namun, peristiwa dalam video tidak terjadi di Medan.
Peristiwa dalam video adalah rekaman kamera pengawas dari sebuah insiden yang terjadi pada 30 Mei 2025 di Dong Minh, Vinh Bao, kota Hai Phong, Vietnam.
Video itu dibagikan oleh akun Instagram yang kerap membagikan informasi seputar kota Medan, Sumatera Utara. Namun, peristiwa dalam video tidak terjadi di Medan.
Peristiwa dalam video adalah rekaman kamera pengawas dari sebuah insiden yang terjadi pada 30 Mei 2025 di Dong Minh, Vinh Bao, kota Hai Phong, Vietnam.
Rujukan
- https://www.instagram.com/suarakyatmedan/reel/DKTY610RwuM/
- https://www.tiktok.com/@haberlercom/video/7510573214070869255
- https://dantri.com.vn/o-to-xe-may/phong-nhanh-qua-nga-tu-xe-may-lao-xuong-nuoc-tao-nen-tinh-huong-khoc-do-20250530215324299.htm
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-27246) [KLARIFIKASI] Tidak Benar Buaya Enggan Memangsa Babi
Sumber:Tanggal publish: 02/06/2025
Berita
KOMPAS.com - Sebuah video menampilkan seekor babi berada dekat perairan yang dipenuhi buaya, tetapi buaya itu tidak memangsanya.
Pengguna media sosial kemudian mempertanyakan, kenapa buaya tidak memakan babi. Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu keliru dan perlu diluruskan.
Video buaya tidak makan babi disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Kamis (29/5/2025), yang dikaitkan dengan keyakinan dalam agama Islam:
Serakus2nya predator dia aja tau kalo b4b1 itu h4r4m untuk di makan
akun Facebook Tangkapan layar konten dengan konteks keliru di sebuah akun Facebook, Kamis (29/5/2025), menampilkan video buaya tidak makan babi karena haram.
Pengguna media sosial kemudian mempertanyakan, kenapa buaya tidak memakan babi. Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu keliru dan perlu diluruskan.
Video buaya tidak makan babi disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Kamis (29/5/2025), yang dikaitkan dengan keyakinan dalam agama Islam:
Serakus2nya predator dia aja tau kalo b4b1 itu h4r4m untuk di makan
akun Facebook Tangkapan layar konten dengan konteks keliru di sebuah akun Facebook, Kamis (29/5/2025), menampilkan video buaya tidak makan babi karena haram.
Hasil Cek Fakta
Buaya atau hewan dari famili Crocodylidae merupakan hewan karnivora. Tidak benar bahwa reptil bertubuh besar itu tidak mengonsumsi babi.
Sejumlah video di YouTube menunjukkan bagaimana buaya air asin dan aligator memakan babi. Videonya dapat dilihat di sini, di sini, dan di sini.
Lembaga pelestarian buaya air asin di Northern Territory, Australia bahkan secara rutin memberi makan babi liar untuk meningkatkan populasi predator tersebut.
Seperti dilaporkan Smithsonian Magazine, peningkatan populasi dilakukan karena jumlah buaya menurun akibat perburuan liar pada pertengahan abad ke-20.
Sementara, buaya air tawar juga merupakan karnivora yang tidak pilih-pilih makanan.
Dinukil dari Australia Zoo, sama seperti 26 spesies buaya lainnya, buaya air tawar memangsa invertebrata dan vertebrata.
Ini termasuk krustasea, serangga, laba-laba, ikan, katak, kura-kura, kadal, ular, burung, dan mamalia kecil.
Alasan yang paling memungkinkan buaya tidak memangsa babi itu kemungkinan karena metabolisme yang sangat lambat.
Dikutip dari PBS, metabolisme buaya memungkinkan mereka menyimpan dan memprosesnya dalam waktu lambat.
Dalam situasi ekstrem, buaya bahkan dapat mematikan diri dan hidup dari jaringan tubuhnya sendiri untuk jangka waktu yang lama.
Buaya tidak serta-merta memakan semua hewan yang ada di hadapannya. Ada kalanya ia hanya bersantai di perairan ketika sudah kenyang.
Adapun narasi yang mengaitkan dengan keyakinan dalam Islam merupakan bentuk guyonan, yang juga terlihat dari emoji yang disertakan dalam keterangan teks.
Sejumlah video di YouTube menunjukkan bagaimana buaya air asin dan aligator memakan babi. Videonya dapat dilihat di sini, di sini, dan di sini.
Lembaga pelestarian buaya air asin di Northern Territory, Australia bahkan secara rutin memberi makan babi liar untuk meningkatkan populasi predator tersebut.
Seperti dilaporkan Smithsonian Magazine, peningkatan populasi dilakukan karena jumlah buaya menurun akibat perburuan liar pada pertengahan abad ke-20.
Sementara, buaya air tawar juga merupakan karnivora yang tidak pilih-pilih makanan.
Dinukil dari Australia Zoo, sama seperti 26 spesies buaya lainnya, buaya air tawar memangsa invertebrata dan vertebrata.
Ini termasuk krustasea, serangga, laba-laba, ikan, katak, kura-kura, kadal, ular, burung, dan mamalia kecil.
Alasan yang paling memungkinkan buaya tidak memangsa babi itu kemungkinan karena metabolisme yang sangat lambat.
Dikutip dari PBS, metabolisme buaya memungkinkan mereka menyimpan dan memprosesnya dalam waktu lambat.
Dalam situasi ekstrem, buaya bahkan dapat mematikan diri dan hidup dari jaringan tubuhnya sendiri untuk jangka waktu yang lama.
Buaya tidak serta-merta memakan semua hewan yang ada di hadapannya. Ada kalanya ia hanya bersantai di perairan ketika sudah kenyang.
Adapun narasi yang mengaitkan dengan keyakinan dalam Islam merupakan bentuk guyonan, yang juga terlihat dari emoji yang disertakan dalam keterangan teks.
Kesimpulan
Narasi yang menyatakan buaya tidak makan babi merupakan informasi keliru.
Buaya atau hewan dari famili Crocodylidae tidak pilih-pilih makanan. Buaya air asin, buaya air tawar, dan aligator makan babi.
Alasan buaya tidak memangsa makanan di hadapannya lebih mungkin karena metabolismenya yang lambat.
Buaya atau hewan dari famili Crocodylidae tidak pilih-pilih makanan. Buaya air asin, buaya air tawar, dan aligator makan babi.
Alasan buaya tidak memangsa makanan di hadapannya lebih mungkin karena metabolismenya yang lambat.
Rujukan
- https://www.facebook.com/reel/1186473696444408
- https://www.facebook.com/reel/1161595662638962
- https://www.facebook.com/reel/1849139305828179
- https://www.youtube.com/watch?v=2DtjihUz34U
- https://www.youtube.com/watch?v=hqyX54Cs3fs
- https://www.youtube.com/watch?v=uGfLzadKyuI
- https://www.smithsonianmag.com/smart-news/feral-pigs-may-have-helped-boost-crocodile-numbers-in-the-northern-territory-australia-180980084/
- https://australiazoo.com.au/wildlife/our-animals/freshwater-crocodile/#:~:text=Just%20like%20the%20other%2026,snakes%2C%20birds%20and%20small%20mammals.
- https://www.pbs.org/wnet/nature/supersize-crocs-crocodile-secrets-of-survival/1750/
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
Halaman: 1761/7940