• (GFD-2025-27389) [KLARIFIKASI] Gambar Kecelakaan Pesawat di India Ini Dibuat dengan AI

    Sumber:
    Tanggal publish: 14/06/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Pesawat dengan nomor penerbangan AI171 yang dioperasikan Air India, jatuh pada Kamis (12/6/2025) sesaat setelah lepas landas.

    Pesawat yang hendak menuju London, Inggris tersebut jatuh di daerah permukiman Ahmedabad, India.

    Sebuah gambar di media sosial menampilkan sebuah pesawat yang jatuh di tengah permukiman di India.

    Gambar itu dikaitkan dengan peristiwa kecelakaan pesawat yang belakangan terjadi.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, gambar tersebut merupakan konten manipulatif.

    Gambar menampilkan pesawat jatuh di permukiman India disebarkan oleh akun Facebook ini pada Jumat (14/6/2025). Arsipnya dapat dilihat di sini.

    Berikut penggalan narasi yang ditulis:

    Deep condolencesTurut berdukacita

    Berita Dunia...

    Kecelakaan pesawat di Ahmedabad, India, terjadi pada tanggal 12 Juni 2025.Pesawat Air India dengan rute Ahmedabad–London Gatwick mengalami insiden saat lepas landas dari Bandara Ahmedabad.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek gambar yang beredar menggunakan Hive Moderation.

    Platform tersebut dapat membantu menunjukkan campur tangan artificial intelligence (AI) dari konten berbasis audio, video, gambar, atau teks.

    Hasilnya, Hive Moderation mengidentifikasi gambar yang beredar memiliki probabilitas 99,7 persen dihasilkan oleh akal imitasi.

    Kejernihan dan kejelasan konteks sangat penting, terutama ketika menyebarkan informasi genting seperti kecelakaan pesawat.

    Meski kecelakaan pesawat Air India merupakan kejadian nyata, tetapi gambar yang disebarkan pengguna Facebook adalah rekayasa.

    Foto asli dari kecelakaan pesawat di Ahmedabad dapat dilihat di foto berita Associated Press ini atau Reuters ini.

    Kesimpulan

    Gambar menampilkan pesawat jatuh di permukiman India dibuat dengan AI.

    Meski peristiwa kecelakaan pesawat Air India di Ahmedabad nyata, tetapi gambar yang disebarkan merupakan konten manipulatif.

    Rujukan

  • (GFD-2025-27390) [HOAKS] Tebus Murah iPhone 16 Pro Max di Instagram Dinkes PPKB Kota Probolinggo

    Sumber:
    Tanggal publish: 14/06/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Probolinggo, Jawa Timur diklaim menawarkan tebus murah iPhone 16 Pro Max melalui akun Instagram-nya.

    Penawaran tebus murah itu diklaim untuk memperingati ulang tahun Dinkes PPKB Kota Probolinggo. 

    Namun, setelah ditelusuri narasi tersebut tidak benar atau hoaks.

    Unggahan soal penawaran tebus murah iPhone 16 Pro Max dibagikan akun Instagram dinkesppkb_kotaprob pada 12 Juni 2025.

    Warganet yang tertarik membeli gawai tersebut diminta menghubungi nomor WhatsApp yang tertera dalam unggahan. Satu iPhone 16 Pro Max dijual dengan harga Rp 8,8 juta.

    Hasil Cek Fakta

    Pemerintah Kota Probolinggo membantah narasi soal tebus murah iPhone 16 Pro Max yang diadakan oleh Dinkes PPKB.

    Dalam keterangan yang diunggah di media sosial Dinas Komunikasi dan Informatika, mereka menjelaskan, akun Instagram @dinkesppkb_kotaprob mengalami perestasan pada 12 Juni 2025.

    Sehingga, unggahan soal tebus murah gawai tersebut bukan berasal dari Dinkes PPKB Kota Probolinggo. Unggaan itu mengarah pada penipuan. 

    "Saat ini akun tersebut tidak berada di bawah kendali kami. Segala bentuk posting, giveaway, atau informasi lain yang diunggah setelah waktu tersebut bukan berasal dari pihak resmi Dinkes PPKB," tulis akun Instagram Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Probolinggo. 

    Pemerintah Kota Probolinggo pun mengimbau masyarakat untuk tidak mengikuti instruksi dalam unggahan soal tebus murah iPhone 16 Pro Max. 

    Masyarakat juga diminta tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak jelas identitasnya.

    Kesimpulan

    Unggahan soal penawaran tebus murah iPhone 16 Pro Max di akun Instagram Dinkes PPKB Probolinggo tidak benar atau hoaks.

    Akun Instagram Dinkes PPKB Probolinggo tengah diretas sejak 12 Juni 2025. Unggahan itu mengarah pada penipuan. 

    Rujukan

  • (GFD-2025-27391) [HOAKS] Patrick Kluivert Mundur dari Posisi Pelatih Timnas Indonesia

    Sumber:
    Tanggal publish: 14/06/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Patrick Kluivert diklaim mengundurkan diri sebagai pelatih tim nasional Indonesia. Kabar ini beredar di media sosial pada 11 Juni 2025.

    Pelatih asal Belanda itu diklaim mundur usai anak asuhnya tumbang 0-6 dari Jepang di laga terakhir Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Selasa (10/6/2025).

    Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut tidak benar atau hoaks.

    Narasi yang mengeklaim Patrick Kluivert mengundurkan diri dari kursi pelatih Indonesia salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, ini dan ini.

    Akun tersebut membagikan foto Patrick Kluivert dan diberi keterangan:

    "PATRICK KLUIVERTZ"MENGATAKAN SELAMAT TINGGAL INDONESIA KAMI TIDAK AKAN BERTEMU

    Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang mengeklaim Patrick Kluivert mengundurkan diri sebagai pelatih timnas Indonesia

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Cek Fakta Kompas.com, sampai saat ini tidak ditemukan informasi kredibel Patrick Kluivert mundur sebagai pelatih timnas Indonesia.

    Diberitakan Kompas.com sebelumnya, usai laga melawan Jepang pada Selasa (10/6/2025), Kluivert mengatakan, ia akan mempersiapkan timnya untuk menghadapi ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada bulan Oktober. 

    Menurut Kluivert, lini serang menjadi fokus yang akan ia benahi. Sebagai catatan, sejak ia melatih timnas Indonesia, striker yang bisa mencetak gol hanya Ole Romeny.

    "Mungkin kami perlu meningkat di sisi ofensif, kami masih kekurangan kekuatan dalam penyelesaian akhir. Saya akan lebih fokus pada hal itu," kata Kluivert yang juga berposisi sebagai striker saat menjadi pemain. 

    Kluivert menegaskan, ia masih akan bekerja sama dengan beberapa asistennya seperti  Alex Pastoor, Denny Landzaat, dan Gerald Vanenburg dalam menukangi timnas Indonesia. 

    Bagi Kluivert, kekalahan 0-6 dari Jepang menjadi pelajaran berharga timnas Indonesia untuk menatap ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. 

    Adapun Patrick Kluivert terikat kontrak sebagai pelatih timnas Indonesia hingga 2027, dengan opsi perpanjangan kontrak dua tahun.

    Ia dibebankan target untuk mengantar Indonesia lolos ke ajang Piala Dunia 2026.

    Kesimpulan

    Narasi yang mengeklaim Patrick Kluivert mundur sebagai pelatih timnas Indonesia tidak benar atau hoaks.

    Sampai saat ini Kluivert masih menangani timnas Indonesia yang tengah bersiap menghadapi ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada bulan Oktober 2025.  

    Kluivert terikat kontrak sebagai pelatih timnas Indonesia hingga 2027, dengan opsi perpanjangan kontrak selama dua tahun. 

    Rujukan

  • (GFD-2025-27498) Tidak Benar Patrick Kluivert Mundur dari Timnas Indonesia

    Sumber:
    Tanggal publish: 13/06/2025

    Berita

    tirto.id - Euforia tengah dirasakan pecinta sepak bola tanah air usai Timnas Indonesia dipastikan lolos ke Ronde Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Namun, kegembiraan itu sedikit tercoreng, setelah skuad Garuda dikalahkan Timnas Jepang dengan skor 0-6 dalam laga terakhir Grup C yang dimainkan di Osaka, Selasa (10/6/2025).

    ADVERTISEMENT

    Baca juga:Hasil Jepang vs Indonesia WCQ 2026: Skor 6-0 Garuda 0 Peluang

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Kekalahan itu langsung menjadi sorotan publik. Performa tim asuhan Patrick Kluivert pun ramai diperbincangkan, termasuk keputusan-keputusan sang pelatih yang tak luput dari kritik. Meski secara teknis dan kualitas individu, timnas kalah jauh dari Jepang, publik ramai menyoroti aspek taktikal dan pemilihan pemain dari pelatih asal Belanda tersebut. Tak sedikit pula yang membandingkan kiprah Kluivert dengan pelatih timnas sebelumnya, yakni Shin Tae-yong.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Baca juga:Timnas dan Mimpi Lolos ke Piala Dunia: Perlukah Strategi Baru?

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Di tengah ramai pembicaraan tentang pelatih timnas tersebut, di media sosial beredar sebuah narasi yang menyebut bahwa Patrick Kluivert mundur diri dari posisi pelatih kepala Timnas Indonesia. Klaim yang beredar menyebut keputusan itu diambil Kluivert karena merasa tidak bisa membawa timnas mendapat prestasi yang lebih tinggi.

    Narasi itu disebarkan oleh sejumlah akun Facebook, di antaranya “Fans Timnas Indonesia”(arsip), “Mamae Reyhan” dan “Pengguna Facebook”(arsip) secara serentak pada Rabu (11/6/2025). Menariknya, ketiga unggahan tersebut memberikan keterangan takarir yang sama.

    “Patrick Kluivert, pelatih timnas Indonesia, telah membuat pernyataan yang mengejutkan setelah timnas Indonesia kalah telak dalam pertandingan terakhir melawan raksasa jepang. Ia menyatakan bahwa ia tidak akan bertemu lagi dengan timnas Indonesia, karena ia telah memutuskan untuk meninggalkan posisinya sebagai pelatih timnas Indonesia.

    ADVERTISEMENT

    Kluivert menyatakan bahwa ia telah memutuskan untuk meninggalkan timnas Indonesia karena ia merasa bahwa ia tidak dapat membawa timnas Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi. Ia juga menyatakan bahwa ia telah merasa lelah dan tidak dapat lagi memberikan yang terbaik untuk timnas Indonesia.

    Dengan demikian, Kluivert telah meninggalkan posisinya sebagai pelatih timnas Indonesia, dan timnas Indonesia harus mencari pelatih baru untuk menggantikannya. Kluivert telah memberikan kontribusi yang besar untuk timnas Indonesia selama ia menjadi pelatih, dan ia akan selalu diingat sebagai salah satu pelatih terbaik dalam sejarah timnas Indonesia,” tulis keterangan takarir ketiga pengunggah klaim tersebut.

    PERIKSA FAKTA Tidak Benar Patrick Kluivert Mundur dari Timnas Indonesia.

    Sepanjang Rabu (11/6/2025) hingga Jumat (13/6/2025) atau selama dua hari tersebar di Facebook, salah satu unggahan tersebut telah memperoleh 38 ribu tanda suka, 20,2 ribu komentar dan telah 568 kali dibagikan.

    Lantas, bagaimana kebenaran informasi tersebut? Benarkah Patrick Kluivert resmi mundur diri dari posisi pelatih kepala Timnas Indonesia?

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi kebenaran klaim ini, Tim Riset Tirto menelusuri kanal-kanal informasi resmi yang berkaitan dengan klaim ini. Di antaranya situs web dan akun media sosial milik Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Timnas Indonesia, Ketua PSSI Erick Thohir dan Patrick Kluivert. Berdasarkan penelusuran tersebut, tidak ditemukan pernyataan resmi apa pun yang mengonfirmasi kebenaran klaim bahwa Patrick Kluivert resmi mengundurkan diri dari posisi pelatih Timnas Indonesia.

    Kami juga melakukan penelusuran lebih lanjut melalui pemantauan pemberitaan dari sejumlah media keredibel. Hasilnya, tidak ada satupun pemberitaan soal Kluivert yang mengundurkan diri dari kursi pelatih Timnas Indonesia. Tirto justru menemukan artikel dari kantor berita milik pemerintah Indonesia, Antara, yang membantah klaim ini. Media tersebut melabeli klaim ini sebagai hoaks.

    Seturut pemberitaan Antara, Kluivert sendiri justru ingin menjadikan kekalahan lawan Jepang sebagai pelajaran berharga untuk mempersiapkan tim sebaik mungkin menuju putaran keempat babak kualifikasi yang dimainkan pada Oktober mendatang. Hal itu diungkapkan mantan pemain Ajax dan Barcelona itu dalam wawancara usai laga melawan Jepang di Osaka, Selasa (10/6/2025).

    "Kita perlu belajar dari situasi ini. Saya rasa ini momen pembelajaran yang sangat penting. Secara individu, sebagai pelatih, tetapi juga sebagai tim. Kita perlu belajar dari situasi ini," kata Kluivert pada jumpa pers pasca-pertandingan di Stadion Suita, dikutip dari rekaman audio yang diterima Antara di Jakarta, Selasa (10/6/2025).

    "Sekali lagi, kami menghormati Jepang. Banyak kualitas. Kami memulai Jepang dengan sangat baik. Namun, secara individu, mereka memiliki banyak kualitas. Sebagai tim juga. Mereka mendominasi permainan. Itu hal yang jujur. Semua orang melihat permainan. Kita perlu menghormati itu. Kita perlu belajar dari ini. Itu hal yang paling penting," sambung pelatih asal Belanda tersebut usai laga.

    Selebihnya, tak ada satupun pernyataan Kluivert usai laga melawan Jepang yang menyebut dirinya akan mundur dari kursi pelatih Timnas Indonesia.

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta yang dilakukan, tidak ditemukan bukti yang membenarkan klaim bahwa Patrick Kluivert mundur dari posisi pelatih kepala Timnas Indonesia.

    Tidak ada keterangan resmi dari pihak Kluivert, PSSI, maupun pemberitaan kredibel yang mengonfirmasi kebenaran klaim tersebut. Jadi, informasi yang menyebut bahwa Patrick Kluivert mundur dari posisi pelatih kepala Timnas Indonesia bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan