• (GFD-2025-27803) [KLARIFIKASI] Penangkapan Pencuri secara Keliru Diklaim Agen Mossad

    Sumber:
    Tanggal publish: 08/07/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Sebuah video diklaim memperlihatkan penangkapan 700 anggota badan intelijen Israel, Mossad yang beredar pada Juni 2025.

    Tampak polisi mengiring tiga orang berbaju biru di tengah kerumunan orang dan jurnalis.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video itu disebarkan dengan konteks keliru.

    Sebelumnya, Israel dan Iran sempat saling serang pada pertengahan Juni 2025. Namun keduanya sepakat gencatan senjata.

    Video penangkapan agen Mossad disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun:

    700 agen mossad ditangkap

    Sementara, berikut teks yang tertera pada video:

    Detik detik mata mata Israel di Iran tertangkap dan akan diadili

    700 agen mossadSpoon Israel ditangkap

    akun Facebook Tangkapan layar konten dengan konteks keliru di sebuah akun Facebook, mengenai penangkapan 700 agen Mossad di Teheran, Iran.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com menggunakan metode reverse image search untuk melacak jejak digital video yang beredar.

    Video serupa ditemukan di akun Instagram @sefrdoyekpress yang diunggah pada 5 Maret 2025.

    Keterangan video menyebutkan, momen dalam video merupakan penangkapan tersangka kasus pencurian rumah di Teheran Iran.

    Ada lima pelaku yang ditangkap oleh Divisi I Kepolisian Daerah Teheran Raya.

    Mereka menjarah uang, emas, dan barang-barang rumah tangga senilai miliaran Rial Iran.

    Keterangan polisi atas penangkapan tersebut juga diwartakan media Iran Namasha ini.

    Penangkapan pelaku pencurian tersebut tidak terkait dengan perang Israel dan Iran.

    Kesimpulan

    Video penangkapan 700 agen Mossad di Teheran, Iran merupakan konten dengan konteks keliru.

    Sosok berbaju biru yang ditangkap merupakan pelaku pencurian rumah, bukan agen Mossad. Penangkapan tersebut tidak terkait perang Israel dan Iran.

    Rujukan

  • (GFD-2025-27809) [HOAKS] Maia Estianty Dilarikan ke Rumah Sakit pada 7 Juli 2025

    Sumber:
    Tanggal publish: 08/07/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Artis Maia Estianty dikabarkan harus dilarikan ke rumah sakit pada Senin (7/7/2025) setelah pulang dari liburan.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.

    Narasi yang mengeklaim Maia Estianty dilarikan ke rumah sakit pada Senin (7/7/2025) dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.

    Berikut narasi yang dibagikan:

    Inalilahiiii pulang dari liburan, bunda maiia dilarikan ke RS. Al ghazali tak kuasa menahan tangiss, ternyata penyakiit ini yg di deriita bunda maia... Baca selanjutnya ‎

    Narasi itu disertai foto Maia Estianty berbaring di ranjang rumah sakit dan didampingi oleh suaminya, Irwan Mussry.

     

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com tidak menemukan pemberitaan kredibel yang menyebutkan Maia Estianty dilarikan ke rumah sakit pada Senin (7/7/2025).

    Selain itu, Maia juga masih aktif mengunggah konten di akun Instagram-nya @maiaestiantyreal pada Senin (7/7/2025).

    Kemudian, Kompas.com menelusuri foto yang dicantumkan dalam unggahan Facebook tersebut dengan teknik reverse image search menggunakan Google Lens.

    Hasilnya, foto yang sama ditemukan di pemberitaan Merdeka.com, 26 April 2022. Artikel itu memberitakan tentang Maia yang akan menjalani operasi pengangkatan batu empedu.

    Foto Irwan Mussry mendampingi Maia Estiany yang berbaring di ranjang rumah sakit dibubuhi keterangan sebagai berikut:

    Maia Estianty akhirnya memberanikan diri untuk menjalani operasi batu empedu. Di hari Maia operasi, Irwan Mussry begitu setia menemani.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi yang mengeklaim Maia Estianty dilarikan ke rumah sakit pada Senin (7/7/2025) adalah hoaks.

    Tidak ditemukan pemberitaan kredibel yang menyebutkan Maia masuk rumah sakit pada Senin (7/7/2025). Maia juga masih aktif mengunggah konten di Instagram pada tanggal tersebut.

    Sementara itu, foto yang dicantumkan dalam narasi tersebut adalah foto lama saat Maia akan menjalani operasi pengangkatan batu empedu pada April 2022.

    Rujukan

  • (GFD-2025-27810) [KLARIFIKASI] Kapal Terbakar di Selat Hormuz Bukan karena Perang

    Sumber:
    Tanggal publish: 08/07/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Video kapal tanker yang terbakar di Selat Hormuz dikaitkan dengan perang yang terjadi antara Israel dan Iran.

    Pengguna media sosial mengaitkan peristiwa kapal terbakar itu dengan situasi Laut Arab yang dinilai berbahaya.

    Hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut disebarkan dengan konteks keliru.

    Video kapal tanker terbakar dikaitkan dengan perang Israel dan Iran disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, ini, dan ini.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada 24 Juni 2025:

    Sebuah kapal tanker minyak besar terbakar di Selat Hormuz. Iran mengatakan bahwa tidak ada kapal yang akan melewati Selat Hormuz kecuali Iran memberikan izin.

    Bab al-Mandab sudah ditutup oleh Houthi. Laut Arab kini dalam bahaya. Semua pengiriman di laut ini mulai berhenti.

     

    Hasil Cek Fakta

    Video yang beredar merupakan kapal Front Eagle Frontline berbendera Liberia yang tabrakan dengan kapal tanker Adalynn berbendera Antigua, di lepas pantai Uni Emirat Arab pada 17 Juni 2025 dini hari.

    Sebagaimana diwartakan Lloyd's List, dua kapal tanker minyak mentah tersebut bertabrakan di pintu masuk timur Selat Hormuz.

    Front Eagle sedang menuju pelabuhan Zhoushan, China, sedangkan Adalynn merupakan armada gelap yang baru saja meninggalkan dermaga dalam kondisi ballast.

    Kebakaran baru terjadi setelah kapal tabrakan. Semua kru kapal selamat.

    Dikutip dari DW, perusahaan keamanan maritim Inggris Ambrey mengatakan, penyebab kecelakaan kapal tidak terkait keamanan antarnegara.

    Perusahaan pelayaran Frontline juga menyatakan, kapal tanker minyaknya mengalami tabrakan akibat kesalahan navigasi dan tidak terkait dengan konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Iran.

    "Setelah insiden itu, tindakan segera diambil untuk memadamkan api di dek Front Eagle. Kami mengetahui adanya laporan kebakaran di atas Adalynn setelah tabrakan itu," kata Frontline.

    Kesimpulan

    Informasi yang mengaitkan insiden kebakaran kapal tanker di Selat Hormuz dengan perang antara Israel dan Iran, merupakan narasi keliru.

    Perusahaan pemilik kapal dan keamanan maritim memastikan, penyebab kecelakaan adalah kesalahan navigasi.

    Rujukan

  • (GFD-2025-27754) [SALAH] FIFA Blacklist Iran dan Tunjuk Indonesia ke Piala Dunia, PSSI menolak

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 07/07/2025

    Berita

    Beredar sebuah unggahan video [arsip] oleh akun Facebook “Rudiansa” pada Minggu (22/06/2025). Unggahan tersebut menyebutkan bahwa FIFA Blacklist Iran dan tunjuk Indonesia ke Piala Dunia, dan PSSI menolak tawarannya. Berikut narasi lengkapnya:

    INDONESIA GANTIKAN IRAN

    Resmi FIFA blacklist Iran di piala dunia karena alasan konflik. FIFA mengumumkan Indonesia sebagai pengganti. Dengan alasan penonton terbanyak selama kualifikasi.. tapi PSSI menolak nya. Dengan alasan timnas Indonesia tidak butuh belas kasihan Karena timnas Indonesia masih mampu bersaing

    Caption:
    Apa mau nya pssi dikasih enak malah menolak #timnasday #timnasindonesia #ultrasgaruda

    (Tangkapan layar Facebook)

    Hingga artikel ini ditulis, video tersebut telah ditonton lebih dari 2,5 Juta kali, disukai 8.939 kali, 488 komentar, dan 108 kali dibagikan.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “FIFA Blacklist Iran dan Tunjuk Indonesia ke Piala Dunia” dan kata kunci “PSSI menolak tawaran FIFA menggantikan Iran.” Tidak ditemukan informasi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

    Berdasarkan informasi yang didapatkan, Iran telah resmi lolos ke Piala Dunia 2026 setelah hasil imbang melawan Uzbekistan pada Maret 2025, dan hingga saat ini belum ada keputusan resmi FIFA untuk mendiskualifikasi atau melarang Iran tampil di Piala Dunia 2026 dan menyatakan Indonesia akan menggantikan Iran akibat konflik.

    Berdasarkan informasi yang didapatkan dari bola.okezone.com, jika keputusan resmi FIFA mendiskualifikasi Iran, maka hal tersebut tak langsung membuat Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026. Selain itu, tidak ada bukti atau berita resmi bahwa PSSI pernah ditawari menggantikan Iran di Piala Dunia dan kemudian menolaknya.

    Kesimpulan

    Kesimpulan
    Sampai saat ini, Iran masih tercatat sebagai peserta resmi Piala Dunia 2026. Tidak ada pengumuman FIFA yang menunjuk Indonesia sebagai pengganti Iran. Tidak ada pernyataan resmi dari PSSI mengenai penolakan tawaran dari FIFA untuk menggantikan Iran. Video berisi narasi “FIFA Blacklist Iran dan tunjuk Indonesia ke Piala Dunia, PSSI Menolak” merupakan konten palsu (Fabricated Content).

    Rujukan