VIDEO dengan klaim Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) merekam aksi demonstrasi di Jakarta pada akhir Agustus 2025 beredar di Facebook [arsip] dan TikTok.
Video itu menampilkan pria berambut pirang panjang, mengenakan kaos hitam, berdiri di tengah massa sambil mengarahkan kamera jenis action cam ke kerumunan. Beberapa orang dari peserta aksi sempat menghampiri dan mengajaknya berbincang. Video itu diunggah dengan judul, “Diduga CIA! Warga asing rekam situasi demo di area gedung DPR.”
Namun, benarkah CIA memantau aksi demonstrasi di Gedung DPR seperti klaim dalam video itu?
(GFD-2025-28931) Belum Ada Bukti: Anggota CIA Rekam Aksi Demonstrasi di Jakarta
Sumber:Tanggal publish: 09/09/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Tempo menelusuri video itu dengan pencarian gambar terbalik Google dan menelusuri jejak di media sosial. Hasilnya, ditemukan sejumlah pernyataan yang membantah narasi yang beredar.
Video itu awalnya diunggah oleh akun TikTok sakaaaazzz sebelum akhirnya dihapus. Pada 29 Agustus 2025, sejumlah akun mengunggah ulang di Instagram, termasuk akun nowpoppinn yang menyebut sumber awal video.
Awalnya, warganet memakai video itu sebagai bahan lelucon. Tuduhan “CIA” justru muncul dari kolom komentar, tanpa sumber jelas. Komentar itulah yang kemudian diambil dan disebarkan ulang dalam unggahan berikutnya.
Petunjuk dalam video memperlihatkan bangunan mirip halte Transjakarta dengan gedung tinggi di belakangnya, serta papan reklame kotak berwarna biru di seberang jalan. Penelusuran lewat Google Street View menunjukkan lokasi perekaman berada di depan Halte Transjakarta Petamburan, Jalan Letjen S. Parman, Jakarta Pusat.
Letaknya sekitar 750 meter dari gerbang utama Gedung DPR RI. Adapun gedung bertingkat dengan papan reklame biru itu adalah Dipo Tower yang berfungsi sebagai perkantoran dan pertokoan.
Identitas WNA
Tempo menemukan petunjuk dari komentar warganet di salah satu unggahan di Threads [arsip]. Ia mengaku mengenal pris WNA dalam video itu dan sudah mengonfirmasi identitasnya lewat Facebook.
Pria tersebut bernama Callum Willis. Kepada warganet itu, Callum menjelaskan ia sebenarnya hendak menuju Grand Indonesia, Jakarta Pusat, namun tersesat. Tuduhan sebagai agen CIA ia anggap hanya lelucon.
Tempo mencoba menghubungi Callum, tapi belum mendapat jawaban.
Video itu awalnya diunggah oleh akun TikTok sakaaaazzz sebelum akhirnya dihapus. Pada 29 Agustus 2025, sejumlah akun mengunggah ulang di Instagram, termasuk akun nowpoppinn yang menyebut sumber awal video.
Awalnya, warganet memakai video itu sebagai bahan lelucon. Tuduhan “CIA” justru muncul dari kolom komentar, tanpa sumber jelas. Komentar itulah yang kemudian diambil dan disebarkan ulang dalam unggahan berikutnya.
Petunjuk dalam video memperlihatkan bangunan mirip halte Transjakarta dengan gedung tinggi di belakangnya, serta papan reklame kotak berwarna biru di seberang jalan. Penelusuran lewat Google Street View menunjukkan lokasi perekaman berada di depan Halte Transjakarta Petamburan, Jalan Letjen S. Parman, Jakarta Pusat.
Letaknya sekitar 750 meter dari gerbang utama Gedung DPR RI. Adapun gedung bertingkat dengan papan reklame biru itu adalah Dipo Tower yang berfungsi sebagai perkantoran dan pertokoan.
Identitas WNA
Tempo menemukan petunjuk dari komentar warganet di salah satu unggahan di Threads [arsip]. Ia mengaku mengenal pris WNA dalam video itu dan sudah mengonfirmasi identitasnya lewat Facebook.
Pria tersebut bernama Callum Willis. Kepada warganet itu, Callum menjelaskan ia sebenarnya hendak menuju Grand Indonesia, Jakarta Pusat, namun tersesat. Tuduhan sebagai agen CIA ia anggap hanya lelucon.
Tempo mencoba menghubungi Callum, tapi belum mendapat jawaban.
Kesimpulan
Klaim yang menyebut mata-mata CIA memantau demonstrasi di depan gedung DPR RI berawal dari komentar warganet tanpa dasar yang jelas. Lokasi perekaman juga berada di luar area Gedung DPR RI. Selain itu, keterangan dari warga negara asing dalam video menyebut ia hanya ingin menuju mal Grand Indonesia, namun tersesat karena ada demonstrasi.
Meski penelusuran cek fakta menunjukkan pria dalam video itu bukan CIA, Tempo belum mendapat konfirmasi langsung darinya. Karena itu, klaim yang beredar masuk kategori belum ada bukti.
Meski penelusuran cek fakta menunjukkan pria dalam video itu bukan CIA, Tempo belum mendapat konfirmasi langsung darinya. Karena itu, klaim yang beredar masuk kategori belum ada bukti.
Rujukan
- https://web.facebook.com/watch/?v=727721453593032
- https://perma.cc/DGR4-9KX6
- https://www.tiktok.com/@c.a.mhannavittorya/video/7543979220289031480?_r=1&_t=ZS-8zJPW4uHoUG
- https://www.tiktok.com/@sakaaaazzz/video/7543739020812029190
- https://www.instagram.com/reel/DN93VkuAXvU/
- https://maps.app.goo.gl/sm3A2qYhRkHGo5hb8
- https://www.threads.com/@fafamorgana/post/DN8AKu7koJL
- https://archive.is/6z57J
(GFD-2025-28932) Cek Fakta: Tidak Benar Video Prabowo Cairkan Bansos Rp 7 Juta per KTP
Sumber:Tanggal publish: 09/09/2025
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar postingan klaim video Presiden Prabowo Subianto mencairkan bantuan sosial (bansos) sebesar Rp 7 juta per NIK KTP kepada masyarakat. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 6 September 2025.
Dalam unggahan video, Prabowo Subianto memakai baju warna biru dengan latar belakang warna merah putih. Penampilannya dilengkapi kopiah hitam.
Di bawah video pidato Prabowo, ada foto berisi sejumlah uang pecahan Rp 100 ribu dan KTP.
Berikut narasi dalam video tersebut:
"Saya umumkan kepada masyarakat Indonesia, bahwa bantuan sosial tahap 3 telah resmi saya cairkan, setiap NIK KTP berisi 7 juta rupiah, bagi yang belum terima segera verifikasi data diri melalui online. Saya pastikan tetap sasaran."
Selain itu ada tulisan:
INFO PENTING HARI INI
Rp 7 Juta Per Nik Ktp
Sedangkan caption unggahan tersebut adalah:
"Prabowo pastikan subsidi & bansos tempat sasaran
#fyp #berkah #fbpro #prabowoumumkan #subsididanbansostepatsasaran#bantusnsubsidi"
Benarkah unggahan klaim video Prabowo mencairkan bansos sebesar Rp 7 juta per NIK KTP kepada masyarakat? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri unggahan klaim video Prabowo mencairkan bansos sebesar Rp 7 juta per NIK KTP kepada masyarakat. Penelusuran menemukan, klaim video tersebut identik dengan pidato Prabowo Subianto usai dilantik menjadi Presiden ke-8 RI, di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta pada Minggu 20 Oktober 2024.
Prabowo menggunakan pakaian adat Betawi Ujung Serong warna biru. Latar belakang saat pidato pun warna merah putih.
Potongan video klaim tersebut berasal dari tayangan berita MetroTV berjudul "Prabowo Pastikan Subsidi & Bansos Tepat Sasaran" pada 20 Oktober 2024.
Berikut isi tayangannya:
Pembawa berita:
"Presiden Prabowo Subianto memastikan seluruh bantuan sosial dan subsidi dari pemerintah akan diberikan tepat sasaran di bawah kepemimpinannya. Prabowo meminta jajarannya untuk tidak ragu mengkaji kembali alur pemberian bantuan agar diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan."
Prabowo Subianto:
"Semua subsidi bantuan kepada rakyat kita yang masih dalam keadaan susah harus kita yakin subsidi-subsidi itu sampai kepada mereka yang membutuhkan. Kita harus berani meneliti dan kalau perlu kita ubah subsidi itu harus kepada langsung keluarga-keluarga yang membutuhkan itu. Dengan teknologi digital kita akan mampu sampai subsidi itu sampai ke setiap keluarga yang membutuhkan, tidak boleh aliran-aliran bantuan itu tidak sampai ke mereka yang membutuhkan."
Dalam pidato lengkap Prabowo Subianto usai pelantikan pun, tidak ditemukan klaim mencairkan bansos sebesar Rp 7 juta per NIK KTP. Video klaim telah mengalami modifikasi.
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video Prabowo mencairkan bansos sebesar Rp 7 juta per NIK KTP kepada masyarakat, tidak benar.
Rujukan
(GFD-2025-28936) [HOAKS] Prabowo Bagikan Bansos Rp 7 Juta untuk Setiap Pemegang KTP
Sumber:Tanggal publish: 09/09/2025
Berita
KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto diklaim membagikan bantuan sosial tunai sebesar Rp 7 juta kepada masyarakat.
Dalam video yang beredar di media sosial, Prabowo mengatakan bahwa bantuan disalurkan kepada setiap pemegang Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Namun berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, konten tersebut hoaks.
Narasi yang mengeklaim Prabowo membagikan bansos sebesar Rp 7 juta dibagikan oleh akun Facebook ini pada 6 September 2025.
Berikut pernyataan Prabowo dalam video berdurasi 25 detik yang dibagikan:
"Saya umumken kepada masyarakat di Indonesia bahwa bantuan sosial tahap tiga telah resmi saya cairken. Setiap NIK KTP berisi 7 juta rupiah. Bagi yang belum nerima, segera verifikasi data diri melalui online. Saya pastiken tepat sasaran."
Dalam video yang beredar di media sosial, Prabowo mengatakan bahwa bantuan disalurkan kepada setiap pemegang Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Namun berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, konten tersebut hoaks.
Narasi yang mengeklaim Prabowo membagikan bansos sebesar Rp 7 juta dibagikan oleh akun Facebook ini pada 6 September 2025.
Berikut pernyataan Prabowo dalam video berdurasi 25 detik yang dibagikan:
"Saya umumken kepada masyarakat di Indonesia bahwa bantuan sosial tahap tiga telah resmi saya cairken. Setiap NIK KTP berisi 7 juta rupiah. Bagi yang belum nerima, segera verifikasi data diri melalui online. Saya pastiken tepat sasaran."
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com mencermati video tersebut dan menemukan logo Metro TV di sebelah pojok kanan bawah.
Setelah ditelusuri, video itu merupakan tayangan pidato pertama Prabowo usai dilantik sebagai presiden. Pidato disampaikan di Gedung MPR, Senayan, Jakarta, pada 20 Oktober 2024.
Video lengkap pidato tersebut diunggah di kanal YouTube Metro TV.
Prabowo di dalam pidatonya menyinggung berbagai hal, mulai dari potensi ancaman dan tantangan ke depan bagi Indonesia, serta upaya memerangi korupsi.
Prabowo juga mengajak konsolidasi seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama mewujudkan cita-cita Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, serta berjanji untuk terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina.
Namun, Prabowo tidak menyebutkan tentang pemberian bansos Rp 7 juta untuk setiap pemegang KTP.
Video yang dibagikan di Facebook terindikasi hasil manipulasi.
Manipulasi diduga dilakukan dengan mengganti suara asli Prabowo menggunakan suara tiruan yang dihasilkan menggunakan teknologi artificial intellgence (AI).
Setelah ditelusuri, video itu merupakan tayangan pidato pertama Prabowo usai dilantik sebagai presiden. Pidato disampaikan di Gedung MPR, Senayan, Jakarta, pada 20 Oktober 2024.
Video lengkap pidato tersebut diunggah di kanal YouTube Metro TV.
Prabowo di dalam pidatonya menyinggung berbagai hal, mulai dari potensi ancaman dan tantangan ke depan bagi Indonesia, serta upaya memerangi korupsi.
Prabowo juga mengajak konsolidasi seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama mewujudkan cita-cita Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, serta berjanji untuk terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina.
Namun, Prabowo tidak menyebutkan tentang pemberian bansos Rp 7 juta untuk setiap pemegang KTP.
Video yang dibagikan di Facebook terindikasi hasil manipulasi.
Manipulasi diduga dilakukan dengan mengganti suara asli Prabowo menggunakan suara tiruan yang dihasilkan menggunakan teknologi artificial intellgence (AI).
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi yang mengeklaim Prabowo membagikan bansos sebesar Rp 7 juta adalah hoaks.
Video yang dicantumkan terindikasi hasil manipulasi. Video asli adalah pidato perdana Prabowo usai dilantik menjadi presiden pada 20 Oktober 2024.
Video yang dicantumkan terindikasi hasil manipulasi. Video asli adalah pidato perdana Prabowo usai dilantik menjadi presiden pada 20 Oktober 2024.
Rujukan
(GFD-2025-28937) Video Sahroni Ditangkap Polisi di Bandara, Bagaimana Faktanya?
Sumber:Tanggal publish: 09/09/2025
Berita
tirto.id - Nama Ahmad Sahroni belakangan menjadi topik hangat. Namanya juga berseliweran di jagat maya lantaran sikap insensitifnya dalam menjawab kritikan masyarakat terkait nominal jumlah gaji anggota DPR RI.
ADVERTISEMENT
Sahroni menyatakan, masyarakat punya hak melakukan kritik terhadap DPR. Namun, ia menyebut orang-orang yang mengkritisi agar DPR dibubarkan sebagai,"orang tolol sedunia". Pernyataan Sahroni dalam menanggapi aspirasi publik itu dinilai tidak pantas, terutama sebagai wakil rakyat.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Pada penghujung Agustus, Fraksi Partai Nasdem di DPR RI akhirnya memutuskan untuk menggeser jabatan Ahmad Sahroni dari yang semula sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI menjadi Anggota Komisi I DPR RI. Rumah Sahroni bahkan sempat dijarah oleh massa pada Sabtu (30/8/2025).
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Usai rentetan kejadian ini, di media sosial beredar klip Sahroni ditangkap aparat. Salah satu akun Facebook bernama “Herman Herman” (arsip) membagikan video tersebut dengan narasi bahwa Sahroni ditangkap polisi di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.
#inline4 {margin:1.5em 0}
#inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Rekaman memperlihatkan seorang pria dengan kacamata hitam dan kemeja batik sedang digiring oleh dua pria berseragam mirip polisi. Menurut narator video, Sahroni ditangkap saat baru pulang dari Singapura.
“Penangkapan ini dilakukan setelah namanya ramai disebut dalam berbagai kasus kontroversial yang memicu kemarahan publik,” kata narator video.
ADVERTISEMENT
Periksa Fakta Sahroni Tertangkap Polisi. foto/hotline periksa fakta tirto
Selama hampir sepekan berlalu-lalang di Facebook, yakni dari Rabu (3/9/2025) sampai Selasa (9/9/2025), klip ini sudah diputar sebanyak 212 ribu kali dan memperoleh 225 komentar. Sebagian warganet di kolom komentar mengaku tak bisa mempercayai narasi tersebut.
Lantas, bagaimana faktanya?
ADVERTISEMENT
Sahroni menyatakan, masyarakat punya hak melakukan kritik terhadap DPR. Namun, ia menyebut orang-orang yang mengkritisi agar DPR dibubarkan sebagai,"orang tolol sedunia". Pernyataan Sahroni dalam menanggapi aspirasi publik itu dinilai tidak pantas, terutama sebagai wakil rakyat.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Pada penghujung Agustus, Fraksi Partai Nasdem di DPR RI akhirnya memutuskan untuk menggeser jabatan Ahmad Sahroni dari yang semula sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI menjadi Anggota Komisi I DPR RI. Rumah Sahroni bahkan sempat dijarah oleh massa pada Sabtu (30/8/2025).
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Usai rentetan kejadian ini, di media sosial beredar klip Sahroni ditangkap aparat. Salah satu akun Facebook bernama “Herman Herman” (arsip) membagikan video tersebut dengan narasi bahwa Sahroni ditangkap polisi di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.
#inline4 {margin:1.5em 0}
#inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Rekaman memperlihatkan seorang pria dengan kacamata hitam dan kemeja batik sedang digiring oleh dua pria berseragam mirip polisi. Menurut narator video, Sahroni ditangkap saat baru pulang dari Singapura.
“Penangkapan ini dilakukan setelah namanya ramai disebut dalam berbagai kasus kontroversial yang memicu kemarahan publik,” kata narator video.
ADVERTISEMENT
Periksa Fakta Sahroni Tertangkap Polisi. foto/hotline periksa fakta tirto
Selama hampir sepekan berlalu-lalang di Facebook, yakni dari Rabu (3/9/2025) sampai Selasa (9/9/2025), klip ini sudah diputar sebanyak 212 ribu kali dan memperoleh 225 komentar. Sebagian warganet di kolom komentar mengaku tak bisa mempercayai narasi tersebut.
Lantas, bagaimana faktanya?
Hasil Cek Fakta
Tim Riset Tirto mula-mula mengamati detail video dan mendapati kejanggalan salah satunya tulisan “polisi” yang tampak tidak jelas di seragam kedua pria. Mimik wajah Sahroni yang sempat tersenyum juga terlihat kaku. Tanda-tanda itu mengindikasikan adanya kemungkinan peran akal imitasi atau kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI).
Saat mencoba memastikan akurasi video lewat mesin deteksi AI, Hive Moderation, kami menemukan bahwa secara umum probabilitas video dihasilkan AI mencapai 88 persen. Artinya, besar kemungkinan klip ini merupakan hasil manipulasi AI.
Periksa Fakta Sahroni Tertangkap Polisi. foto/hotline periksa fakta tirto
Tirto juga mencoba menelusuri pemberitaan Sahroni ditangkap. Namun demikian, hasil memasukkan kata kunci “Sahroni ditangkap polisi” di mesin perambah Google nihil menunjukkan adanya sumber resmi maupun berita dari media kredibel yang mengonfirmasi.
Klaim ini justru sudah dinyatakan tidak benar oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan Humas Polda Jabar. Jika ditengok akun Instagram @ahmadsahroni88 yang bercentang biru, akun itu masih aktif menyebarkan unggahan dan unggahan terakhir bertanggal 25 Agustus 2025.
Berita terbaru melaporkan para penjarah yang mulai mengembalikan sejumlah barang milik Sahroni. Seperti diwartakan Antara, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Onkoseno Gradiarso Suhahar menyebutkan warga telah mengembalikan 32 jenis barang milik Sahroni.
"Sebanyak 32 item barang-barang milik Ahmad Sahroni yang sempat di jarah warga di kediamannya, kini telah dikembalikan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Onkoseno Gradiarso Sukahar di Jakarta, Sabtu (6/9/2025).
Polres Metro Jakut telah memfasilitasi pemulangan barang tersebut kepada pihak keluarga Ahmad Sahroni yang diwakili oleh Achmad Winarso. "Barang-barang tersebut diserahkan warga ke Polres Metro Jakarta Utara dengan sukarela," kata dia.
Saat mencoba memastikan akurasi video lewat mesin deteksi AI, Hive Moderation, kami menemukan bahwa secara umum probabilitas video dihasilkan AI mencapai 88 persen. Artinya, besar kemungkinan klip ini merupakan hasil manipulasi AI.
Periksa Fakta Sahroni Tertangkap Polisi. foto/hotline periksa fakta tirto
Tirto juga mencoba menelusuri pemberitaan Sahroni ditangkap. Namun demikian, hasil memasukkan kata kunci “Sahroni ditangkap polisi” di mesin perambah Google nihil menunjukkan adanya sumber resmi maupun berita dari media kredibel yang mengonfirmasi.
Klaim ini justru sudah dinyatakan tidak benar oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan Humas Polda Jabar. Jika ditengok akun Instagram @ahmadsahroni88 yang bercentang biru, akun itu masih aktif menyebarkan unggahan dan unggahan terakhir bertanggal 25 Agustus 2025.
Berita terbaru melaporkan para penjarah yang mulai mengembalikan sejumlah barang milik Sahroni. Seperti diwartakan Antara, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Onkoseno Gradiarso Suhahar menyebutkan warga telah mengembalikan 32 jenis barang milik Sahroni.
"Sebanyak 32 item barang-barang milik Ahmad Sahroni yang sempat di jarah warga di kediamannya, kini telah dikembalikan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Onkoseno Gradiarso Sukahar di Jakarta, Sabtu (6/9/2025).
Polres Metro Jakut telah memfasilitasi pemulangan barang tersebut kepada pihak keluarga Ahmad Sahroni yang diwakili oleh Achmad Winarso. "Barang-barang tersebut diserahkan warga ke Polres Metro Jakarta Utara dengan sukarela," kata dia.
Kesimpulan
Hasil penelusuran fakta menunjukkan bahwa video dengan klaim Sahroni ditangkap polisi saat baru pulang dari Singapura bersifat altered video atau video yang dimanipulasi.
Penelusuran menggunakan Hive Moderation menemukan bahwa secara umum probabilitas video dihasilkan AI mencapai 88 persen. Artinya, besar kemungkinan klip ini merupakan hasil manipulasi kecerdasan buatan.
Klaim ini sudah dinyatakan tidak benar oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan Humas Polda Jabar. Jika ditengok akun Instagram @ahmadsahroni88 yang bercentang biru, akun itu masih aktif menyebarkan unggahan dan unggahan terakhir bertanggal 25 Agustus 2025.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Penelusuran menggunakan Hive Moderation menemukan bahwa secara umum probabilitas video dihasilkan AI mencapai 88 persen. Artinya, besar kemungkinan klip ini merupakan hasil manipulasi kecerdasan buatan.
Klaim ini sudah dinyatakan tidak benar oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan Humas Polda Jabar. Jika ditengok akun Instagram @ahmadsahroni88 yang bercentang biru, akun itu masih aktif menyebarkan unggahan dan unggahan terakhir bertanggal 25 Agustus 2025.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://tirto.id/ahmad-sahroni-dimutasi-dari-jabatan-wakil-komisi-iii-dpr-ri-hgJN
- https://web.facebook.com/watch/?v=1272334457446532&rdid=R7fyD493RsfoVMuH
- https://archive.ph/bGWu4
- https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
- https://www.komdigi.go.id/berita/berita-hoaks/detail/hoaks-ahmad-sahroni-ditangkap-saat-pulang-dari-singapura
- https://x.com/humaspoldajbr/status/1964964427205361707
- https://www.instagram.com/ahmadsahroni88/?hl=en
- https://www.antaranews.com/berita/5090733/warga-kembalikan-32-barang-milik-ahmad-sahroni-yang-dijarah
- https://mailto:factcheck@tirto.id
Halaman: 1520/8123


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342829/original/090130500_1757401059-bansos_hoaks.jpg)

