• (GFD-2026-33306) [SALAH] Rakyat UEA Desak Raja Arab untuk Usir Pangkalan Militer AS

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 07/04/2026

    Berita

    Akun X “Pecel_Lele5678” pada Rabu (4/3/2026) mengunggah video [arsip] dengan narasi:

    “Viral masyarakat di Dubai uni Emirat Arab turun ke jalan untuk demontrasi besar-besaran menuntut raja Arab agan mengusir pangkalan Amerika serikat dari Arab”.

    Per Selasa (7/4/2026) video itu dilihat 77 ribu, disukai 5.000, dibagikan ulang 1.000 kali dan menuai 96 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “rakyat UEA desak Raja Arab untuk usir pangkalan Militer AS” ke mesin pencari Google. Tidak ditemukan sumber informasi kredibel yang membenarkan klaim tersebut.


    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim lebih lanjut dengan memasukkan gambar tersebut ke Google Lens. Hasilnya ditemukan video serupa pada media sosial Instagram dengan nama pengguna “runlifestyle_” yang tayang pada Senin (24/11/2025).

    Konteks asli video merupakan lebih dari 300.000 atlet memadati Sheikh Zayed Road untuk Dubai Run 2025 pada Minggu (23/11/2025).


    Kesimpulan

    Faktanya, konteks asli video 300.000 atlet memadati Sheikh Zayed Road untuk Dubai Run 2025 pada Minggu (23/11/2025). Unggahan video berisi narasi “rakyat UEA desak Raja Arab untuk usir pangkalan Militer AS” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-33307) [SALAH] Turki Kerahkan Ribuan Helikopter ke Iran

    Sumber: tiktok.com
    Tanggal publish: 07/04/2026

    Berita

    Beredar video [arsip] dari akun Tiktok “rheni1119” pada Minggu (8/3/2026) yang menampilkan formasi puluhan helikopter terbang di atas kota dengan narasi:

    turki merapat ke Iran💪💪

    #helicopter #viral #fyp 

    Turki dan Iran Meningkatkan Kerja Sama Pertahanan

    Ribuan helikopter Turki berangkat ke Iran untuk memperkuat kerjasama. Temukan berita terbaru di sini! #helicopter #viral

    Hingga Selasa (7/4/2026) unggahan itu telah mendapat lebih dari 125 ribu tanda suka, menuai lebih dari 2 ribu komentar, dan dibagikan ulang lebih dari 4 ribu kali oleh pengguna Tiktok lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Disadur dari artikel Cek Fakta tempo.co.

    Tempo menelusuri kebenaran klaim menggunakan pencarian gambar terbalik Google dan membandingkannya dengan sumber kredibel. Hasilnya, video yang beredar merupakan bagian dari latihan atraksi udara militer Korea Selatan menjelang peringatan Hari Angkatan Bersenjata ke-77 di Seoul, Korea Selatan, Selasa (1/10/2024).

    Video puluhan helikopter tersebut serupa dengan unggahan akun YouTube "RadiomirEnergy" pada Kamis (24/10/2024). Dalam unggahan menyebut rekaman barisan helikopter itu diambil di Korea Selatan pada Rabu (119/2024).

    Beberapa akun lain juga merekam momen pertunjukan udara tersebut, seperti akun YouTube "Travel Korea with Kids" serta akun berbahasa Korea "Kim Cho-si" dan "Mingy".  

    Selain itu, stasiun televisi Korea, Yoo Yong-won TV juga melaporkan langsung gladi bersih atraksi militer Hari Angkatan Bersenjata 2024. Laporan itu menampilkan formasi terbang 76 helikopter pada menit 10.46-12.39, serta aksi terjun payung pasukan khusus.

    Kesimpulan

    Faktanya, video tersebut merupakan bagian dari latihan atraksi udara militer Korea Selatan untuk peringatan Hari Angkatan Bersenjata ke-77 di Seoul, Korea Selatan, Selasa (1/10/2024). Unggahan video berisi klaim “Turki kerahkan ribuan helikopter ke Iran” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-33308) [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran BLT Kesra 2026

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 07/04/2026

    Berita

    Akun Facebook “Bantuan Terkini” pada Sabtu (28/3/2026) mengunggah tautan [arsip] disertai narasi:

    Cek untuk penerima Bansos di bulan ini via online melalui handphone Bansos BLT cair sampai akhir tahun 2026

    PENCAIRAN BLT HARI INI SAMPAI AKHIR 2026.

    BLT RP. 900 SIAP MASUK KANTONG

    CEK NAMA ANDA DENGAN CARA KLIK DAFTAR.

    Hingga Selasa (7/4/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 800-an tanda suka, 140-an komentar, serta dibagikan ulang hampir 20 kali.


    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan dalam unggahan. Diketahui, tautan mengarah ke halaman mencurigakan yang berisi formulir digital yang meminta pengisian data pribadi seperti nama, alamat dan nomor telegram.

    TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “Pendaftaran BLT Kesra 2026” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan bisnis.com “Cara Daftar BLT Kesra Rp900.00 April 2026, Syarat, Jadwal Cair, dan Cek Penerima

    Dari pemberitaan laman tersebut diketahui pemerintah belum mengumumkan rencana penyaluran BLT Kesra di tahun 2026.

    Sebagai informasi, pendaftaran penerima BLT Kesra hanya dapat dilakukan melalui registrasi akun dengan mengisi data KTP dan Kartu Keluarga pada aplikasi “Cek Bansos”. Pengecekan status penerima BLT Kesra dapat dilakukan di laman resmi Kementerian Sosial (Kemensos) cekbansos.kemensos.go.id

    Dilansir dari metrotvnews.com, BLT Kesra merupakan insentif tunai dari Kemensos senilai Rp900.000 yang disalurkan secara rapel dengan rincian Rp300.000 per bulan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tergolong kurang mampu. Sasarannya adalah masyarakat dalam kategori desil 1 - 4 pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).


    Kesimpulan

    Faktanya, pemerintah belum mengumumkan rencana penyaluran BLT Kesra di tahun 2026. Jadi, unggahan berisi tautan “pendaftaran penerima BLT Kesra 2026” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-33309) Cek Fakta: Tidak Benar Ini Klaim Link Pendaftaran Pemutihan Pajak Kendaraan 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 07/04/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran pemutihan pajak kendaraan 2026, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 5 April 2026.
    Klaim link pendaftaran pemutihan pajak kendaraan 2026 berupa tulisan sebagai berikut.
    "‎🔥 PEMUTIHAN PAJAK KENDARAAN 2026 RESMI DIMULAI! 🔥‎
    Buat kamu yang nunggak pajak… ini saatnya balik “bersih” tanpa beban 😱
    ‎✅ Bebas denda pajak kendaraan‎
    ✅ Bebas biaya balik nama
    ‎✅ Bebas denda progresif‎
    Gak perlu takut lagi kena denda numpuk!‎Cukup bayar pajak pokok, kendaraan kamu langsung aman & legal 🚗‎
    💥 Kesempatan langka, gak datang tiap saat!‎Jangan tunggu nanti, karena yang nunda biasanya nyesel di akhir 😏‎
    📌 Berlaku sepanjang tahun 2026‎
    📌 Untuk seluruh Indonesia‎
    Gaskeun sebelum kelewatan! 🔥"
    Dalam unggahan tersebut terapat menu daftar sekarang, jika diklik akan muncul link berikut.
    "https://daftnow.linkpointinfo.space/?fbclid=IwY2xjawRBjUNleHRuA2FlbQIxMQBzcnRjBmFwcF9pZBAyMjIwMzkxNzg4MjAwODkyAAEeKnTO33QAZXvbDD0FkgNlUVCTpj0s3hXw8wiFFA8ht7EBLLoHSdbotfIn27I_aem_yv8p9_vK2bQ-VffgS7vaTA"
    Link tersebut mengarah pada situs dengan tampilan halaman situs berupa formulir digital yang meminta sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap, alamat lengkap dan nomor Telegram.
    Benarkah klaim link pendaftaran pemutihan pajak kendaraan 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran pemutihan pajak kendaraan 2026, penelusuran mengarah pada unggahan dari Korlantas Polri melalui akun resmi Instagramnya @korlantaspolri.ntmc.
    Korlantas menyampaikan, belakangan ini marak beredar akun-akun hoaks dengan modus penipuan berkedok pemutihan pajak kendaraan, SIM berlaku seumur hidup, dan lain-lain.
    "Faktanya Ini adalah hoaks dan bentuk penipuan digital," tulis Korlantas Polri yang dikutip pada Jumat (13/2/2026).
    Korlantas juga meminta masyarakat mengabaikan akun Tik Tok palsu yang menyebarkan informasi bohong terkait pelayanan pajak kendaraan. Sebab, bukan akun resmi Korlantas Polri.
    Pelaku biasanya menyertakan tautan atau link palsu dan meminta data pribadi. "Jika Anda klik, akun WhatsApp atau Telegram bisa di-hack atau Anda diminta mentransfer sejumlah uang dengan dalih biaya administrasi," tulis Korlantas.
    Masyarakat pun diminta jangan langsung percaya terhadap informasi yang tersebar di media sosial, selalu membaca, mengecek, dan mencari tahu kebenarannya sebelum melakukan tindakan apapun. 
     
    Sumber:https://www.instagram.com/p/DUiHkC5iXFr/?utm_source=ig_embed&ig_rid=0ab98170-dbf5-4824-b266-8c1d192f6d09

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran pemutihan pajak kendaraan 2026 tidak benar.
    Korlantas menyebutkan, belakangan ini marak beredar akun-akun hoaks dengan modus penipuan berkedok pemutihan pajak kendaraan.