Beredar informasi mengenai serangga berbahaya. Dalam klaim narasi disebutkan bila menyentuh serangga itu, akan membuat bagian tubuh berlubang seperti pada gambar yang disematkan. Selain itu, dikatakan bahwa lubang itu akan menyebabkan sakit yang luar biasa. Berikut kutipan narasinya:
Perhatian utk seluruh anggota, infoan kesemua keluarga dan kerabat , , bila melihat serangga seperti dalam foto, jangan sekali-kali menyentuhnya, di Thailand telah ditemukan serangga ini dalam jumlah besar, di Myanmar juga ditemukan,dan sudah mau masuk ke Indonesia, Bagi yg menyentuh serangga ini, tangannya jadi seperti di foto dan sakit luar biasa dan belum ditemukan obatnya.
(GFD-2019-3321) [SALAH] Serangga yang Dapat Menyebabkan Tubuh Berlubang dan Sakit Luar Biasa Ketika Disentuh
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 20/11/2019
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui bahwa informasi tersebut adalah Hoaks Lama Bersemi Kembali (HLBK). Adapun, isu tersebut sudah pernah muncul sejak 2017. Berikut pemberitaan yang sudah membantah informasi tersebut:
[…] JawaPos.com- Sebuah foto tangan bolong-bolong menjijikkan banyak beredar di grup chatting belakangan ini. Lubang itu mirip sarang lebah. Dalam foto disebutkan, lubang itu terjadi karena luka gigitan seekor serangga. Disebutkan, kejadian itu banyak di Thailand dan Myanmar.
”Perhatian untuk seluruh anggota, infokan ke semua keluarga dan kerabat, bila melihat serangga seperti dalam foto, jangan sekali-kali menyetuhnya,” bunyi pesan berantai tersebut. Menurut si pengirim pesan, orang yang menyentuh serangga itu akan mengalami kesakitan yang luar biasa. Juga, belum ditemukan obat atau penawarnya.
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Prof M. Subuh langsung menampik kebenaran foto itu. ”Itu hoax,” tegasnya.
Menurut dia, gigitan serangga bersifat alergen yang menimbulkan efek gatal. Tubuh secara alami dapat melakukan kompensasi berupa refleks menggaruk atau mengeluarkan antihistamin (antigatal). Dengan begitu, gigitan serangga tidak langsung mengakibatkan luka seperti yang ada dalam berita yang beredar. Apalagi dengan hanya menyentuh. ”Sampai saat ini belum ditemukan serangga dan luka seperti itu,” ujarnya.
Pernyataan Prof Subuh juga dikuatkan penjelasan ahli taksonomi serangga Institut Pertanian Bogor (IPB) Dr Ir Purnama Hidayat MSc. Dia menjelaskan, serangga dalam foto itu masuk keluarga Belostomatidae. ”Serangga itu memang ada dan bisa menggigit, tapi tidak berbahaya,” tegasnya.
Hidayat menyebut serangga dalam foto itu berjenis kelamin jantan. Itu terlihat dari punggungnya yang membawa telur betina. ”Serangga jantan jenis ini lebih lincah sehingga bisa lebih melindungi telur dari serangan predator,” tutur dia. Serangga jenis itu banyak di Indonesia. Biasanya hidup di air dan memakan hewan kecil-kecil.
Pesan hoax seperti itu tidak hanya menyebar di Indonesia. Jawa Pos menemukan pesan serupa dalam bahasa Inggris yang tersebar ke beberapa negara. Bedanya, dalam pesan itu disebutkan, tangan berlubang karena serangga yang banyak ditemukan di India. Bukan Thailand dan Myanmar seperti dalam pesan berantai yang berbahasa Indonesia.
Dari penelusuran koran ini, ternyata foto lubang di tangan itu merupakan rekayasa make-up dengan teknik molding. Tutorial untuk membuat efek tangan berlubang itu banyak bertebaran di internet. Termasuk videonya di YouTube. Seorang make-up artist asal Belanda yang bernama Cynthia Koning bahkan menjual tutorial untuk menciptakan efek tangan menjijikkan tersebut. Dia membanderol USD 4,95 di marketplace khusus kerajinan tangan, Etsy.com.
Ternyata, Cynthia membuat tangan menjijikkan itu dari bahan yang biasa kita makan bersama sepotong roti, selai kacang. Dia mengaku butuh waktu dua jam untuk membuat efek tangan berlubang tersebut. Karya Cynthia itulah yang kemudian banyak disalahgunakan oleh orang yang tak bertanggung jawab. Disebarkan dan dibumbui kalimat untuk menakut-nakuti orang.
Pembuat informasi hoax itu rupanya menyasar orang-orang yang menderita trypophobia. Yakni ketakutan ketika melihat objek bolong-bolong. Misalnya sarang lebah, biji bunga teratai, hingga sekadar lubang spons. Trypophobia berasal dari bahasa Yunani. Yakni trypa yang berarti lubang dan phobos yang berarti rasa takut.
Orang-orang yang mengalami fobia seperti itu biasanya akan merasa mual, gatal dengan sendirinya, dan merinding akut. ”Aduh, merinding disko aku lihatnya. Geli…” balas seorang perempuan yang menerima pesan itu di sebuah grup WhatsApp. (gun/mia/eko/c11/fat)
Fakta
Telapak tangan dengan lubang-lubang seperti sarang lebah dalam foto itu bukan disebabkan gigitan serangga. Tapi hasil rekayasa make-up dengan teknik molding. Tidak ada serangga yang bisa menyebabkan luka seperti itu. […]
Diketahui bahwa serangga pada foto yang tersebar merupakan serangga dalam keluarga Belostomatidae atau lumrah dikenal sebagai Serangga Air. Tepatnya, serangga itu memiliki nama latin Kirkaldyia deyrolli.
Gigitan serangga itu memang dapat menyebabkan gatal. Namun, tidak menyebabkan kulit hingga berlubang.
Adapun, foto tangan berlubang tersebut diketahui merupakan hasil rekayasa make up menggunakan teknik molding. Selain itu, untuk gambar jari berlubang merupakan hasil rekayasa foto dari mulut Ikan Lamprey.
[…] JawaPos.com- Sebuah foto tangan bolong-bolong menjijikkan banyak beredar di grup chatting belakangan ini. Lubang itu mirip sarang lebah. Dalam foto disebutkan, lubang itu terjadi karena luka gigitan seekor serangga. Disebutkan, kejadian itu banyak di Thailand dan Myanmar.
”Perhatian untuk seluruh anggota, infokan ke semua keluarga dan kerabat, bila melihat serangga seperti dalam foto, jangan sekali-kali menyetuhnya,” bunyi pesan berantai tersebut. Menurut si pengirim pesan, orang yang menyentuh serangga itu akan mengalami kesakitan yang luar biasa. Juga, belum ditemukan obat atau penawarnya.
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Prof M. Subuh langsung menampik kebenaran foto itu. ”Itu hoax,” tegasnya.
Menurut dia, gigitan serangga bersifat alergen yang menimbulkan efek gatal. Tubuh secara alami dapat melakukan kompensasi berupa refleks menggaruk atau mengeluarkan antihistamin (antigatal). Dengan begitu, gigitan serangga tidak langsung mengakibatkan luka seperti yang ada dalam berita yang beredar. Apalagi dengan hanya menyentuh. ”Sampai saat ini belum ditemukan serangga dan luka seperti itu,” ujarnya.
Pernyataan Prof Subuh juga dikuatkan penjelasan ahli taksonomi serangga Institut Pertanian Bogor (IPB) Dr Ir Purnama Hidayat MSc. Dia menjelaskan, serangga dalam foto itu masuk keluarga Belostomatidae. ”Serangga itu memang ada dan bisa menggigit, tapi tidak berbahaya,” tegasnya.
Hidayat menyebut serangga dalam foto itu berjenis kelamin jantan. Itu terlihat dari punggungnya yang membawa telur betina. ”Serangga jantan jenis ini lebih lincah sehingga bisa lebih melindungi telur dari serangan predator,” tutur dia. Serangga jenis itu banyak di Indonesia. Biasanya hidup di air dan memakan hewan kecil-kecil.
Pesan hoax seperti itu tidak hanya menyebar di Indonesia. Jawa Pos menemukan pesan serupa dalam bahasa Inggris yang tersebar ke beberapa negara. Bedanya, dalam pesan itu disebutkan, tangan berlubang karena serangga yang banyak ditemukan di India. Bukan Thailand dan Myanmar seperti dalam pesan berantai yang berbahasa Indonesia.
Dari penelusuran koran ini, ternyata foto lubang di tangan itu merupakan rekayasa make-up dengan teknik molding. Tutorial untuk membuat efek tangan berlubang itu banyak bertebaran di internet. Termasuk videonya di YouTube. Seorang make-up artist asal Belanda yang bernama Cynthia Koning bahkan menjual tutorial untuk menciptakan efek tangan menjijikkan tersebut. Dia membanderol USD 4,95 di marketplace khusus kerajinan tangan, Etsy.com.
Ternyata, Cynthia membuat tangan menjijikkan itu dari bahan yang biasa kita makan bersama sepotong roti, selai kacang. Dia mengaku butuh waktu dua jam untuk membuat efek tangan berlubang tersebut. Karya Cynthia itulah yang kemudian banyak disalahgunakan oleh orang yang tak bertanggung jawab. Disebarkan dan dibumbui kalimat untuk menakut-nakuti orang.
Pembuat informasi hoax itu rupanya menyasar orang-orang yang menderita trypophobia. Yakni ketakutan ketika melihat objek bolong-bolong. Misalnya sarang lebah, biji bunga teratai, hingga sekadar lubang spons. Trypophobia berasal dari bahasa Yunani. Yakni trypa yang berarti lubang dan phobos yang berarti rasa takut.
Orang-orang yang mengalami fobia seperti itu biasanya akan merasa mual, gatal dengan sendirinya, dan merinding akut. ”Aduh, merinding disko aku lihatnya. Geli…” balas seorang perempuan yang menerima pesan itu di sebuah grup WhatsApp. (gun/mia/eko/c11/fat)
Fakta
Telapak tangan dengan lubang-lubang seperti sarang lebah dalam foto itu bukan disebabkan gigitan serangga. Tapi hasil rekayasa make-up dengan teknik molding. Tidak ada serangga yang bisa menyebabkan luka seperti itu. […]
Diketahui bahwa serangga pada foto yang tersebar merupakan serangga dalam keluarga Belostomatidae atau lumrah dikenal sebagai Serangga Air. Tepatnya, serangga itu memiliki nama latin Kirkaldyia deyrolli.
Gigitan serangga itu memang dapat menyebabkan gatal. Namun, tidak menyebabkan kulit hingga berlubang.
Adapun, foto tangan berlubang tersebut diketahui merupakan hasil rekayasa make up menggunakan teknik molding. Selain itu, untuk gambar jari berlubang merupakan hasil rekayasa foto dari mulut Ikan Lamprey.
Kesimpulan
Berdasarkan hal tersebut, dapat dikatakan bahwa narasi informasi yang beredar tidak benar. Konteks informasi di dalamnya tidak sesuai dengan klaim narasinya sehingga membuat keseluruhan kontennya salah. Berdasarkan hal tersebut, maka konten tersebut masuk kategori False Context atau Konten yang Salah.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/1034387943560407/
- https://turnbackhoax.id/2019/11/20/salah-serangga-yang-dapat-menyebabkan-tubuh-berlubang-dan-sakit-luar-biasa-ketika-disentuh/
- https://turnbackhoax.id/2015/12/10/hoax-serangga-menyebabkan-tangan-dan-bagian-tubuh-lainnya-bolong/
- https://www.jawapos.com/hoax-atau-bukan/13/07/2017/serangga-aneh-dan-tangan-bolong-bolong/
- https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4114386/cek-fakta-gigitan-serangga-aneh-bisa-sebabkan-telapak-tangan-bolong
- https://www.sciencenews.org/blog/science-ticker/male-giant-water-bugs-win-females-babysitting
- https://www.thoughtco.com/giant-water-bugs-family-belostomatidae-1968627
- https://www.snopes.com/fact-check/new-killer-insect/
- https://www.inquisitr.com/2721599/new-killer-insect-hoax-goes-viral-photos/#utm_source=embedded-content&utm_medium=web&utm_campaign=oembed-iframe
- https://www.mongabay.co.id/2015/09/19/lamprey-ikan-prasejarah-bergigi-silet-yang-muncul-kembali/
(GFD-2019-3322) [SALAH] Foto artikel “Madinah Dilanda Gempa, Apakah Tanda Dajjal Sudah Keluar Dari Persembunyiannya?”
Sumber: Sosial MediaTanggal publish: 20/11/2019
Berita
Foto tersebut bukan di Madinah, melainkan di pantai Laut Mati, Israel. Bukan karena gempa melainkan karena penyusutan Laut Mati pada tahun 2015. Gempa yang ada di artikel itu adalah gempa yang terjadi di Madinah pada Januari 2018.
Akun Sahabat Al Quran (fb.com/Akusahabatalquran) mengunggah sebuah artikel berjudul “Madinah Dilanda Gempa, Apakah Tanda Dajjal Sudah Keluar Dari Persembunyiannya?” yang dimuat di situs ayatayat-cintaallah[dot]blogspot.com.
Berikut sebagian isi artikel tersebut;
“madinah dilanda gempa, dajjal sudah keluar dari persembunyiannya? ]
gempa berkekuatan 2, 5 skala richter menyerang sebelah barat madinah kemarin, 16 januari 2018. tetapi getaran gempa yang lemah, tidak menimbulkan kehancuran serupa dilaporkan khaleej times
pusat gempa terletak hampir 14 km dari barat laut madinah, dengan kedalaman 7 km. juru bicara pertahanan sipil madinah, kolonel khaled Al johani berkata gempa terjalin dekat jam 3 sore waktu setempat.
sedangkan itu pakar meteorologi dan juga area, tariq aba al – khail berkata getaran gempa lemah dan juga tidak beresiko. getaran kecil, terangnya, terjalin dari waktu ke waktu di madinah.”
Akun Sahabat Al Quran (fb.com/Akusahabatalquran) mengunggah sebuah artikel berjudul “Madinah Dilanda Gempa, Apakah Tanda Dajjal Sudah Keluar Dari Persembunyiannya?” yang dimuat di situs ayatayat-cintaallah[dot]blogspot.com.
Berikut sebagian isi artikel tersebut;
“madinah dilanda gempa, dajjal sudah keluar dari persembunyiannya? ]
gempa berkekuatan 2, 5 skala richter menyerang sebelah barat madinah kemarin, 16 januari 2018. tetapi getaran gempa yang lemah, tidak menimbulkan kehancuran serupa dilaporkan khaleej times
pusat gempa terletak hampir 14 km dari barat laut madinah, dengan kedalaman 7 km. juru bicara pertahanan sipil madinah, kolonel khaled Al johani berkata gempa terjalin dekat jam 3 sore waktu setempat.
sedangkan itu pakar meteorologi dan juga area, tariq aba al – khail berkata getaran gempa lemah dan juga tidak beresiko. getaran kecil, terangnya, terjalin dari waktu ke waktu di madinah.”
Hasil Cek Fakta
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan dengan menggunakan kata kunci “Madinah Dilanda Gempa” dan “gempa berkekuatan 2, 5 skala richter menyerang sebelah barat madinah kemarin, 16 januari 2018”, memang benar gempa terjadi di Madinah.
Gempa pertama terjadi pada Selasa malam (16/01/2018) atau Rabu dini hari waktu Indonesia dengan kekuatan 2,5 Skala Richter.
Dikutip dari Arab News, pejabat Kota Madinah mengkonfirmasi adanya gempa tersebut. Beruntung, tidak ada laporan terkait kerusakan akibat gempa.
Pusat gempa diketahui berada di 14 kilometer arah barat daya Madinah. Pusat gempa ada di bawah tanah dengan kedalaman 7 kilometer.
Sempat tenang, gempa kembali terjadi sebanyak dua kali pada Rabu waktu setempat. Kekuatan gempa hanya sekitar 0,75 hingga 0,95 magnitude.
Direktur Umum Pusat Gempa Bumi dan Gunung Berapi Nasional pada Lembaga Survei Geologi Saudi, Hani Zahran, mengatakan getaran yang muncul merupakan gempa susulan. Dia mengatakan masyarakat tidak perlu panik karena gempa tergolong lemah.
Juru bicara Otoritas Umum Perlindungan Metereologi Saudi, Tariq Aba Al Khail, mengatakan gempa yang terjadi tidak berbahaya. Dia menambahkan gempa ringan memang sering melanda sejumlah wilayah Saudi, termasuk Madinah.
Namun, foto yang dimuat di artikel tersebut bukanlah foto dampak akibat gempa yang terjadi pada 16 Januari 2018 di Madinah tersebut.
Foto tersebut adalah dampak dari menyusutnya Laut Mati, Israel pada tahun 2015. Mengeringnya Laut Mati diikuti amblesnya tanah-tanah di sekitar. Alhasil, lubang-lubang rakasasa pun bermunculan. Bahkan ada yang berukuran seluas lapangan basket dan dalamnya sama dengan tinggi bangunan dua tingkat.
Amblesnya tanah menyebabkan banyak bangunan rusak. Bahkan ada yang ambruk ditelan Bumi. Jalanan rusak karena tanahnya retak-retak.
Tanah di sekitar Laut Mati diprediksi akan berhenti ambles apabila danau tersebut kembali terisi air. Untuk memulihkan kondisi itu, diperlukan kerjasama internasional, karena letak Laut mati berada di perbatasan Yordania dan Tepi Barat.
Faktor utama yang menyebabkan mengeringnya Laut Mati adalah sumber air alami, yang mengalir ke selatan melalui lembah sungai Yordania dari Suriah dan Lebanon, banyak digunakan untuk pertanian dan industri air minum.
Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan dengan menggunakan kata kunci “Madinah Dilanda Gempa” dan “gempa berkekuatan 2, 5 skala richter menyerang sebelah barat madinah kemarin, 16 januari 2018”, memang benar gempa terjadi di Madinah.
Gempa pertama terjadi pada Selasa malam (16/01/2018) atau Rabu dini hari waktu Indonesia dengan kekuatan 2,5 Skala Richter.
Dikutip dari Arab News, pejabat Kota Madinah mengkonfirmasi adanya gempa tersebut. Beruntung, tidak ada laporan terkait kerusakan akibat gempa.
Pusat gempa diketahui berada di 14 kilometer arah barat daya Madinah. Pusat gempa ada di bawah tanah dengan kedalaman 7 kilometer.
Sempat tenang, gempa kembali terjadi sebanyak dua kali pada Rabu waktu setempat. Kekuatan gempa hanya sekitar 0,75 hingga 0,95 magnitude.
Direktur Umum Pusat Gempa Bumi dan Gunung Berapi Nasional pada Lembaga Survei Geologi Saudi, Hani Zahran, mengatakan getaran yang muncul merupakan gempa susulan. Dia mengatakan masyarakat tidak perlu panik karena gempa tergolong lemah.
Juru bicara Otoritas Umum Perlindungan Metereologi Saudi, Tariq Aba Al Khail, mengatakan gempa yang terjadi tidak berbahaya. Dia menambahkan gempa ringan memang sering melanda sejumlah wilayah Saudi, termasuk Madinah.
Namun, foto yang dimuat di artikel tersebut bukanlah foto dampak akibat gempa yang terjadi pada 16 Januari 2018 di Madinah tersebut.
Foto tersebut adalah dampak dari menyusutnya Laut Mati, Israel pada tahun 2015. Mengeringnya Laut Mati diikuti amblesnya tanah-tanah di sekitar. Alhasil, lubang-lubang rakasasa pun bermunculan. Bahkan ada yang berukuran seluas lapangan basket dan dalamnya sama dengan tinggi bangunan dua tingkat.
Amblesnya tanah menyebabkan banyak bangunan rusak. Bahkan ada yang ambruk ditelan Bumi. Jalanan rusak karena tanahnya retak-retak.
Tanah di sekitar Laut Mati diprediksi akan berhenti ambles apabila danau tersebut kembali terisi air. Untuk memulihkan kondisi itu, diperlukan kerjasama internasional, karena letak Laut mati berada di perbatasan Yordania dan Tepi Barat.
Faktor utama yang menyebabkan mengeringnya Laut Mati adalah sumber air alami, yang mengalir ke selatan melalui lembah sungai Yordania dari Suriah dan Lebanon, banyak digunakan untuk pertanian dan industri air minum.
Rujukan
- https://turnbackhoax.id/2019/11/20/salah-foto-artikel-madinah-dilanda-gempa-apakah-tanda-dajjal-sudah-keluar-dari-persembunyiannya/
- https://www.dream.co.id/news/madinah-digoyang-gempa-berkelanjutan-180118m.html
- https://www.republika.co.id/berita/jurnal-haji/berita-jurnal-haji/18/01/17/p2oiku335-semalam-madinah-diguncang-gempa
- https://www.reuters.com/article/us-israel-deadsea-sinkholes/shrinking-dead-sea-leaves-trail-of-perilous-sinkholes-idUSKCN0Q31AZ20150729
- https://www.dream.co.id/news/fenomena-mengerikan-di-laut-mati-150730i.html
- https://www.antaranews.com/berita/509603/laut-mati-menyusut-menyisakan-lubang-lubang-berbahaya
(GFD-2019-3313) [SALAH] “Menhan: Wajib Militer Ampuh Menangkal Bangkitnya PKI”
Sumber: Media OnlineTanggal publish: 19/11/2019
Berita
Artikel suntingan. Pembuat artikel mengambil artikel dari media arus utama lalu disunting dengan menambahkan pernyataan yang tidak berdasar. Versi artikel asli tidak ditemukan pernyataan Menhan Prabowo Subianto yang menyebut klaim tersebut.
Beredar artikel berjudul “Menhan: Wajib Militer Ampuh Menangkal Bangkitnya PKI” yang berasal dari situs tribunind[dot]blogspot.com.
Artikel itu menyebut laman Detik.com sebagai sumbernya. Berikut ini isi lengkap artikel tersebut:
Wacana wajib militer untuk mahasiswa dan pelajar dinilai bisa menangkal bangkitnya PKI ditanah air, wajib milter meningkatkan kecintaan Tanah Air ujar Menhan Prabowo Subianto.
“Wajib militer dalam konteks bela negara ini untuk membangun daya tangkal warga negara atas ancaman negara termasuk radikalisme, juga meningkatkan nasionalisme dan cinta tanah air,” kata Menhan Prabowo Subiantokepada Detik.com, Jakarta, Kamis, 14 November 2019.
Menurut Menhan,saat ini pemerintah kesulitan menghalau radikalisme. Pemerintah belum mengantongi cara ampuh.
Menhan berharap program wajib militer jadi jawaban pemerintah melawan radikalisme. “Ini memang penting dilakukan agar nasionalisme dan daya tangkal atas ancaman negara menjadi kuat pada generasi muda,” ujar Menhan Prabowo Subianto.
Di sisi itu, Prabowo menilai Indonesia sedikit terlambat menjalankan program bela negara. Negara-negara lain, kata Prabowo, menerapkan program tersebut sejak lama dengan sangat ketat.
“Soal positf atau negatif tergantung dari bentuk bela negaranya,” ujar Prabowo.
Prabowo menyarankan DPR membangun pola yang baik menyisipkan wajib militer kepada mahasiswa atau pelajar. Jangan sampai wajib militer memperpanjang masa pendidikan.
“Secara teknis bisa dilakukan melalui ekstra kurikuler pramuka yang wajib seperti yang sudah di lakukan di jenjang SMA, untuk mahasiswa juga bisa diatur, yang paling penting justru disiapkan peratutan perundangannya sehingga dasar pelaksanaannya jelas, da.Selanjutnya…”
Beredar artikel berjudul “Menhan: Wajib Militer Ampuh Menangkal Bangkitnya PKI” yang berasal dari situs tribunind[dot]blogspot.com.
Artikel itu menyebut laman Detik.com sebagai sumbernya. Berikut ini isi lengkap artikel tersebut:
Wacana wajib militer untuk mahasiswa dan pelajar dinilai bisa menangkal bangkitnya PKI ditanah air, wajib milter meningkatkan kecintaan Tanah Air ujar Menhan Prabowo Subianto.
“Wajib militer dalam konteks bela negara ini untuk membangun daya tangkal warga negara atas ancaman negara termasuk radikalisme, juga meningkatkan nasionalisme dan cinta tanah air,” kata Menhan Prabowo Subiantokepada Detik.com, Jakarta, Kamis, 14 November 2019.
Menurut Menhan,saat ini pemerintah kesulitan menghalau radikalisme. Pemerintah belum mengantongi cara ampuh.
Menhan berharap program wajib militer jadi jawaban pemerintah melawan radikalisme. “Ini memang penting dilakukan agar nasionalisme dan daya tangkal atas ancaman negara menjadi kuat pada generasi muda,” ujar Menhan Prabowo Subianto.
Di sisi itu, Prabowo menilai Indonesia sedikit terlambat menjalankan program bela negara. Negara-negara lain, kata Prabowo, menerapkan program tersebut sejak lama dengan sangat ketat.
“Soal positf atau negatif tergantung dari bentuk bela negaranya,” ujar Prabowo.
Prabowo menyarankan DPR membangun pola yang baik menyisipkan wajib militer kepada mahasiswa atau pelajar. Jangan sampai wajib militer memperpanjang masa pendidikan.
“Secara teknis bisa dilakukan melalui ekstra kurikuler pramuka yang wajib seperti yang sudah di lakukan di jenjang SMA, untuk mahasiswa juga bisa diatur, yang paling penting justru disiapkan peratutan perundangannya sehingga dasar pelaksanaannya jelas, da.Selanjutnya…”
Hasil Cek Fakta
PENJELASAN
Untuk memeriksa klaim bahwa Menhan Prabowo menyebut wajib militer ampuh untuk menangkal bangkitnya PKI, Tim CekFakta Tempo menelusuri pemberitaan di media arus utama dengan mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan berita yang berisi pernyataan Prabowo terkait hal tersebut.
Kemudian, Tempo menelusuri pemberitaan di laman Detik.com yang disebut oleh blog Tribun Ind sebagai sumber artikelnya. Namun, tidak ditemukan pula berita dengan judul atau pun isi seperti yang tertulis dalam artikel di blog Tribun Ind.
Tempo pun memasukkan kalimat dalam kutipan pada paragraf kedua artikel di blog Tribun Ind dalam mesin pencarian Google. Melalui cara itu, ditemukan berita dengan judul “Wajib Militer Ampuh Menangkal Radikalisme” yang dimuat pada 14 November 2019 pukul 10.59 oleh situs Medcom.id.
Berdasarkan pemeriksaan HTML, artikel di blog Tribun Ind itu dimuat setelah berita di Medcom.id, yakni pada 14 November 2019 pukul 14.21. Namun, paragraf pertama berita di Medcom.id telah diubah oleh blog Tribun Ind.
Dalam paragraf pertama berita Medcom.id tertulis: “Wacana wajib militer untuk mahasiswa dan pelajar dinilai bisa menangkal penyebaran paham radikal. Wajib milter meningkatkan kecintaan Tanah Air.”
Sementara paragraf pertama artikel di blog Tribun Ind berbunyi: “Wacana wajib militer untuk mahasiswa dan pelajar dinilai bisa menangkal bangkitnya PKI ditanah air, wajib milter meningkatkan kecintaan Tanah Air ujar Menhan Prabowo Subianto.”
Selain itu, narasumber berita Medcom.id juga diganti oleh blog Tribun Ind. Narasumber berita Medcom.id adalah pengamat intelijen, Stanislaus. Oleh blog Tribun Ind, Stanislaus diganti dengan Prabowo.
Adapun paragraf lain dalam artikel di blog Tribun Ind serupa dengan isi berita Medcom.id. Hanya terdapat penggantian beberapa kata dengan kata lain yang merupakan sinonimnya.
Terkait Wajib Militer
Isu tentang wajib militer mengemuka setelah Menhan Prabowo Subianto mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR pada 11 November 2019 lalu. Dalam rapat itu, Prabowo menjelaskan konsep komponen cadangan militer dari kalangan sipil. Namun, yang dimaksud komponen cadangan oleh Prabowo bukanlah wajib militer.
“Saya kira, dalam undang-undang kita, tidak sampai di situ (wajib militer), tapi lebih bersifat komponen cadangan. Nanti pada saatnya akan kami tampilkan,” kata Prabowo pada 11 November 2019 seperti dikutip dari situs Liputan6.com.
Menurut Prabowo, seperti dikutip dari laman Detik.com, komponen pertahanan militer terdiri dari komponen utama, komponen cadangan, dan komponen pendukung. Komponen utama adalah TNI. Sementara komponen cadangan mengandalkan kekuatan rakyat, termasuk mahasiswa.
Prabowo mencontohkan komponen pertahanan militer Amerika Serikat. Di sana, 80 persen kekuatan personel AS berasal dari kalangan mahasiswa. “Sumber perwira itu mereka dapatkan dari akademi militer, mungkin 20 persen. Yang 90 persen adalah perwira cadangan dari universitas-universitas,” tuturnya.
Adapun terkait konsep pertahanan rakyat semesta yang juga disebut oleh Prabowo, menurut pengamat militer, Khairul Fahmi, konsep itu muncul dari amanat konstitusi soal hak dan kewajiban warga negara dalam usaha membela negara, yakni dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional (PSDN) untuk Pertahanan Negara.
Khairul mencontohkan, di masa Orde Baru, sistem itu dinamai Sishankamrata atau sistem pertahanan keamanan rakyat semesta. “Sebenarnya itu yang disampaikan (Prabowo). Tapi, karena yang disebutkan itu perang rakyat semesta, ya menjadi heboh, padahal itu adalah sebuah sistem. Perang itu adalah bagian dari apa yang disiapkan oleh sistem itu,” ujar Khairul.
Lebih jauh Khairul menjelaskan bahwa bela negara di Indonesia bersifat sukarela dan belum ada payung hukum yang mengatur wajib militer. “UU PSDN tidak mengatur soal itu (wajib militer). UU PSDN mengatur soal bagaimana menyiapkan peran serta dan pelibatan masyarakat dalam sejumlah komponen pertahanan,” kata Khairul.
Untuk memeriksa klaim bahwa Menhan Prabowo menyebut wajib militer ampuh untuk menangkal bangkitnya PKI, Tim CekFakta Tempo menelusuri pemberitaan di media arus utama dengan mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan berita yang berisi pernyataan Prabowo terkait hal tersebut.
Kemudian, Tempo menelusuri pemberitaan di laman Detik.com yang disebut oleh blog Tribun Ind sebagai sumber artikelnya. Namun, tidak ditemukan pula berita dengan judul atau pun isi seperti yang tertulis dalam artikel di blog Tribun Ind.
Tempo pun memasukkan kalimat dalam kutipan pada paragraf kedua artikel di blog Tribun Ind dalam mesin pencarian Google. Melalui cara itu, ditemukan berita dengan judul “Wajib Militer Ampuh Menangkal Radikalisme” yang dimuat pada 14 November 2019 pukul 10.59 oleh situs Medcom.id.
Berdasarkan pemeriksaan HTML, artikel di blog Tribun Ind itu dimuat setelah berita di Medcom.id, yakni pada 14 November 2019 pukul 14.21. Namun, paragraf pertama berita di Medcom.id telah diubah oleh blog Tribun Ind.
Dalam paragraf pertama berita Medcom.id tertulis: “Wacana wajib militer untuk mahasiswa dan pelajar dinilai bisa menangkal penyebaran paham radikal. Wajib milter meningkatkan kecintaan Tanah Air.”
Sementara paragraf pertama artikel di blog Tribun Ind berbunyi: “Wacana wajib militer untuk mahasiswa dan pelajar dinilai bisa menangkal bangkitnya PKI ditanah air, wajib milter meningkatkan kecintaan Tanah Air ujar Menhan Prabowo Subianto.”
Selain itu, narasumber berita Medcom.id juga diganti oleh blog Tribun Ind. Narasumber berita Medcom.id adalah pengamat intelijen, Stanislaus. Oleh blog Tribun Ind, Stanislaus diganti dengan Prabowo.
Adapun paragraf lain dalam artikel di blog Tribun Ind serupa dengan isi berita Medcom.id. Hanya terdapat penggantian beberapa kata dengan kata lain yang merupakan sinonimnya.
Terkait Wajib Militer
Isu tentang wajib militer mengemuka setelah Menhan Prabowo Subianto mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR pada 11 November 2019 lalu. Dalam rapat itu, Prabowo menjelaskan konsep komponen cadangan militer dari kalangan sipil. Namun, yang dimaksud komponen cadangan oleh Prabowo bukanlah wajib militer.
“Saya kira, dalam undang-undang kita, tidak sampai di situ (wajib militer), tapi lebih bersifat komponen cadangan. Nanti pada saatnya akan kami tampilkan,” kata Prabowo pada 11 November 2019 seperti dikutip dari situs Liputan6.com.
Menurut Prabowo, seperti dikutip dari laman Detik.com, komponen pertahanan militer terdiri dari komponen utama, komponen cadangan, dan komponen pendukung. Komponen utama adalah TNI. Sementara komponen cadangan mengandalkan kekuatan rakyat, termasuk mahasiswa.
Prabowo mencontohkan komponen pertahanan militer Amerika Serikat. Di sana, 80 persen kekuatan personel AS berasal dari kalangan mahasiswa. “Sumber perwira itu mereka dapatkan dari akademi militer, mungkin 20 persen. Yang 90 persen adalah perwira cadangan dari universitas-universitas,” tuturnya.
Adapun terkait konsep pertahanan rakyat semesta yang juga disebut oleh Prabowo, menurut pengamat militer, Khairul Fahmi, konsep itu muncul dari amanat konstitusi soal hak dan kewajiban warga negara dalam usaha membela negara, yakni dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional (PSDN) untuk Pertahanan Negara.
Khairul mencontohkan, di masa Orde Baru, sistem itu dinamai Sishankamrata atau sistem pertahanan keamanan rakyat semesta. “Sebenarnya itu yang disampaikan (Prabowo). Tapi, karena yang disebutkan itu perang rakyat semesta, ya menjadi heboh, padahal itu adalah sebuah sistem. Perang itu adalah bagian dari apa yang disiapkan oleh sistem itu,” ujar Khairul.
Lebih jauh Khairul menjelaskan bahwa bela negara di Indonesia bersifat sukarela dan belum ada payung hukum yang mengatur wajib militer. “UU PSDN tidak mengatur soal itu (wajib militer). UU PSDN mengatur soal bagaimana menyiapkan peran serta dan pelibatan masyarakat dalam sejumlah komponen pertahanan,” kata Khairul.
Rujukan
- https://turnbackhoax.id/2019/11/16/salah-menhan-wajib-militer-ampuh-menangkal-bangkitnya-pki/
- https://cekfakta.tempo.co/fakta/479/fakta-atau-hoaks-benarkah-menhan-prabowo-sebut-wajib-militer-ampuh-tangkal-bangkitnya-pki
- https://www.medcom.id/nasional/hukum/DkqVy5RK-wajib-militer-ampuh-menangkal-radikalisme
- https://www.liputan6.com/news/read/4108580/prabowo-sebut-konsep-komponen-cadangan-indonesia-bukan-wajib-militer
- https://news.detik.com/berita/d-4782391/prabowo-nadiem-gandengan-bahas-komponen-cadangan-pertahanan
- https://www.tempo.co/dw/1502/pengamat-konsep-perang-rakyat-semesta-prabowo-bukan-tentang-wajib-militer
(GFD-2019-3314) [SALAH] Mahfud MD: Jika Tidak Ada Yang Jemput Guru Saya, Biar Saya Saja Yang Jemput HRS
Sumber: Sosial MediaTanggal publish: 19/11/2019
Berita
Artikel suntingan. Pembuat artikel mengambil artikel dari media arus utama lalu disunting dengan menambahkan pernyataan yang tidak berdasar. Versi artikel asli tidak ditemukan pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD yang menyebut klaim tersebut.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI
=============================================
Kategori : Konten yang Dimanipulasi
=============================================
Beredar artikel berjudul “Mahfud MD: Jika Tidak Ada Yang Jemput Guru Saya, Biar Saya Saja Yang Jemput HRS” yang berasal dari situs tribunind[dot]blogspot.com.
Berikut isi lengkap artikel tersebut :
“Ketua DPR, Puan Maharani, berencana akan menghubungi Menko Polhukam Mahfud MD untuk membahas soal pencekalan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Syihab. Mahfud mengaku siap untuk berbicara dengan Puan soal tersebut.
“Nanti saya akan bicara,” kata Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (12/11). Mahfud juga menanggapi soal Puan yang menyebutnya akrab dengan Rizieq.
“Ya kenal lah (Habib Rizieq),” itu guru saya, kalau gak ada yang mau jemput biar saya saja yang jemput ujar Mahfud.
Sebelumnya, Puan mengatakan belum mendapatkan informasi mengenai pencekalan Rizieq. Puan juga enggan menanggapi lebih jauh soal klaim pencekalan Rizieq.
“Nanti saya coba tanya Pak Mahfud, saya telpon-telponan deh sama Pak Mahfud, saya lihat. Pak Mahfud-kan seharusnya akrab sama Rizieq Syihab. Jadi ya kita lihat saya belum terima info tentang hal itu,” kata Puan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/11).”
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI
=============================================
Kategori : Konten yang Dimanipulasi
=============================================
Beredar artikel berjudul “Mahfud MD: Jika Tidak Ada Yang Jemput Guru Saya, Biar Saya Saja Yang Jemput HRS” yang berasal dari situs tribunind[dot]blogspot.com.
Berikut isi lengkap artikel tersebut :
“Ketua DPR, Puan Maharani, berencana akan menghubungi Menko Polhukam Mahfud MD untuk membahas soal pencekalan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Syihab. Mahfud mengaku siap untuk berbicara dengan Puan soal tersebut.
“Nanti saya akan bicara,” kata Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (12/11). Mahfud juga menanggapi soal Puan yang menyebutnya akrab dengan Rizieq.
“Ya kenal lah (Habib Rizieq),” itu guru saya, kalau gak ada yang mau jemput biar saya saja yang jemput ujar Mahfud.
Sebelumnya, Puan mengatakan belum mendapatkan informasi mengenai pencekalan Rizieq. Puan juga enggan menanggapi lebih jauh soal klaim pencekalan Rizieq.
“Nanti saya coba tanya Pak Mahfud, saya telpon-telponan deh sama Pak Mahfud, saya lihat. Pak Mahfud-kan seharusnya akrab sama Rizieq Syihab. Jadi ya kita lihat saya belum terima info tentang hal itu,” kata Puan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/11).”
Hasil Cek Fakta
PENJELASAN
Setelah dilakukan penelusuran, artikel yang menyebut Menko Polhukam Mahfud akan menjemput Rizieq Shuhab merupakan hasil editan. Artikel itu berasal dari situs berita Jitunews.com berjudul “Disebut Akrab dengan Habib Rizieq, Ini Kata Mahfud MD” tayang pada 12 November 2019.
Berikut secara lengkap artikel asli dari Jitunews.com:
Ketua DPR, Puan Maharani, berencana akan menghubungi Menko Polhukam Mahfud MD untuk membahas soal pencekalan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Syihab.
Mahfud mengaku siap untuk berbicara denagn Puan soal tersebut.
“Nanti saya akan bicara,” kata Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (12/11).
Mahfud juga menanggapi soal Puan yang menyebutnya akrab dengan Rizieq.
“Ya kenal lah (Habib Rizieq),” ujar Mahfud.
Sebelumnya, Puan mengatakan belum mendapatkan informasi mengenai pencekalan Rizieq. Puan juga enggan menanggapi lebih jauh soal klaim pencekalan Rizieq.
“Nanti saya coba tanya Pak Mahfud, saya telpon-telponan deh sama Pak Mahfud, saya lihat. Pak Mahfud-kan seharusnya akrab sama Rizieq Syihab. Jadi ya kita lihat saya belum terima info tentang hal itu,” kata Puan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/11).
Dalam artikel asli, tidak ditemukan perkataan dari Mahfud yang menyebut dirinya akan menjemput Rizieq Shihab. Artike hasil editan menambahkan kalimat “itu guru saya, kalau gak ada yang mau jemput biar saya saja yang jemput ujar Mahfud”.
Situs tribunind[dot]blogspot.com ini adalah situs yang seringkali memuat artikel hasil suntingan dan sudah sering dilaporkan sebagai situs penyebar informasi palsu.
Setelah dilakukan penelusuran, artikel yang menyebut Menko Polhukam Mahfud akan menjemput Rizieq Shuhab merupakan hasil editan. Artikel itu berasal dari situs berita Jitunews.com berjudul “Disebut Akrab dengan Habib Rizieq, Ini Kata Mahfud MD” tayang pada 12 November 2019.
Berikut secara lengkap artikel asli dari Jitunews.com:
Ketua DPR, Puan Maharani, berencana akan menghubungi Menko Polhukam Mahfud MD untuk membahas soal pencekalan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Syihab.
Mahfud mengaku siap untuk berbicara denagn Puan soal tersebut.
“Nanti saya akan bicara,” kata Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (12/11).
Mahfud juga menanggapi soal Puan yang menyebutnya akrab dengan Rizieq.
“Ya kenal lah (Habib Rizieq),” ujar Mahfud.
Sebelumnya, Puan mengatakan belum mendapatkan informasi mengenai pencekalan Rizieq. Puan juga enggan menanggapi lebih jauh soal klaim pencekalan Rizieq.
“Nanti saya coba tanya Pak Mahfud, saya telpon-telponan deh sama Pak Mahfud, saya lihat. Pak Mahfud-kan seharusnya akrab sama Rizieq Syihab. Jadi ya kita lihat saya belum terima info tentang hal itu,” kata Puan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/11).
Dalam artikel asli, tidak ditemukan perkataan dari Mahfud yang menyebut dirinya akan menjemput Rizieq Shihab. Artike hasil editan menambahkan kalimat “itu guru saya, kalau gak ada yang mau jemput biar saya saja yang jemput ujar Mahfud”.
Situs tribunind[dot]blogspot.com ini adalah situs yang seringkali memuat artikel hasil suntingan dan sudah sering dilaporkan sebagai situs penyebar informasi palsu.
Rujukan
- https://turnbackhoax.id/2019/11/16/salah-mahfud-md-jika-tidak-ada-yang-jemput-guru-saya-biar-saya-saja-yang-jemput-hrs/
- https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/Wb7LwD0k-mahfud-md-akan-jemput-rizieq-shihab-ke-arab-saudi-ini-faktanya
- https://www.jitunews.com/read/110545/disebut-akrab-dengan-habib-rizieq-ini-kata-mahfud-md
- https://turnbackhoax.id/?s=tribunind
Halaman: 7465/7809






