• (GFD-2020-4883) [SALAH] Azan Dapat Melemahkan Virus Corona

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 21/04/2020

    Berita

    “Percaya Atau Tidak Suara Adzan Dapat Meminimalisir Virus Corona

    Penemuan ilmuwan d Eropa..

    Virus covid19 akan melemah bila didengarkan suara azan… pembuktian dengan teknologi..

    Allahu Akbar..

    Boleh percaya Boleh g…”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar unggahan video melalui Facebook mengenai suara azan yang dapat melemah jika didengarkan suara azan. Dalam salah satu potongan video memperlihatkan grafik suara tidak muncul jika diputarkan suara azan yang menggambarkan bahwa virus Corona melemah.

    Berdasarkan hasil penelusuran, video dalam unggahan tersebut pernah tayang di laman YouTube dengan judul “The Spiritual Healing Effects Of Adhaan (call to prayer)” diunggah oleh “Mehbooba – ” pada 11 Oktober 2016. Video tersebut kemudian dibantah faktanya oleh artikel ilmfeed.com berjudul “This Viral Video About The Effects of Music and the Adhan on the Body is Simply Not True” pada 12 Oktober 2016.

    Artikel tersebut mengatakan bahwa perbandingan grafik suara tersebut bukan efek dari suara azan, grafik tersebut tidak muncul karena tipe suara azan yang dimainkan adalah mono.

    Dalam penelusuran lain, melansir dari tirto.id, salah satu potongan gambar dalam video tersebut yang dapat ditelusuri adalah potongan gambar sejumlah Muslim di Spanyol yang mengumandangkan azan di balkon. Melalui penelusuran gambar via Source, terdapat dua media massa besar melaporkan potongan video yang sama, yakni Anadolu Agency dan Hurriyet.

    Artikel dalam hurriyet.com.tr membahas mengenai masyarakat Spanyol yang berinisiatif mengumandangkan azan sebagai bentuk dukungan mereka kepada semua yang berjuang melawan virus tersebut.

    Berdasarkan penjelasan tersebut, informasi dalam unggahan video Facebook tidak benar. Oleh sebab itu unggahan video Facebook tersebut masuk dalam Misleading Content atau Konten yang Menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Auliyaa Muhammad Hesa (Anggota Komisariat MAFINDO UI & FC UI)

    Unggahan video tentang suara azan dapat melemahkan virus Corona tidak benar. Video terkait sudah pernah dibantah oleh artikel ilmfeed.com berjudul “This Viral Video About The Effects of Music and the Adhan on the Body is Simply Not True” pada 12 Oktober 2016, mengatakan grafik suara tidak muncul karena tipe suara mono, bukan efek dari azan.

    Rujukan

  • (GFD-2020-8053) [Fakta atau Hoaks] Benarkah Muncul Hewan Berbadan Kelelawar yang Bisa Berenang di Pekanbaru?

    Sumber: cekfakta.tempo.co
    Tanggal publish: 21/04/2020

    Berita


    Foto dan video yang diklaim memperlihatkan binatang aneh yang muncul di Pekanbaru beredar di WhatsApp dan Facebook dalam beberapa hari terakhir. Foto dan video itu dibagikan dengan narasi bahwa binatang tersebut memiliki badan mirip kelelawar, namun bisa berenang.
    Di Facebook, foto dan video itu diunggah salah satunya oleh akun EddyMustar, yakni pada 17 April 2020. Dalam foto yang diunggah akun ini, terlihat seekor binatang yang memiliki membran di bagian leher, tangan, perut, dan kaki yang menyerupai sayap.
    Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook EddyMustar.
    Adapun dalam video yang diunggah akun tersebut, terlihat puluhan hewan yang memiliki organ menyerupai sayap yang sedang berenang. Akun itu juga menuliskan narasi, "Binatang aneh sudah dua hari muncul di Pakan Baru. Badannya kaya Kelelawar tapi Berenang di Air. *ada yang faham, bisa menjelaskan yaa?"
    Apa benar baru-baru ini muncul binatang berbadan kelelawar yang bisa berenang di Pekanbaru?

    Hasil Cek Fakta


    Untuk memeriksa klaim di atas, Tim CekFakta Tempo menelusuri foto dan dalam unggahan akun EddyMustar tersebut denganreverse image toolsSource, Yandex, dan Google.
    Foto seekor binatang yang memiliki selaput di bagian leher, tangan, perut, dan kaki yang menyerupai sayap pernah diunggah pada 12 Juli 2017 oleh akun ISupportYourViews di situs Imgur.com. Foto tersebut diberi keterangan "No bamboozle: It's a baby coluga (colugo)".
    Gambar tangkapan layar unggahan akun ISupportYourViews di Imgur.com.
    Dilansir dari Wired, colugo merupakan mamalia yang mampu meloncat dari pohon ke pohon sejauh 200 kaki atau sekitar 60 meter. Kemampuan itu dimiliki colugo karena hewan yang kerap disebut lemur terbang ini memiliki membran yang dikenal sebagai patagium yang membentang dari kepala hingga ekornya.
    Dikutip dari Mongabay, sebutan lemur terbang bagi colugo atau kubung kerap mengundang kebingungan di kalangan awam. Selain tidak terbang seperti burung atau kelelawar, melainkan melayang, hewan ini juga bukanlah lemur. Kubung memiliki nama ilmiah Cynocephalus variegatus dan termasuk dalam ordo dermoptera. Sementara lemur termasuk dalam ordo primata.
    Kubung hanya mampu melayang dari satu tempat ke tempat lain yang lebih rendah dengan mengandalkan patagiumnya, yang tampak seperti sayap. Secara umum, kubung memiliki ukuran serupa kucing dewasa, dengan berat 1-1,75 kg dan panjang 36-43 cm, serta panjang ekor 22-27 cm. Jika "sayap"-nya direntangkan dengan maksimal, lebar satwa ini bisa mencapai 70 cm.
    Adapun hewan yang terdapat dalam video unggahan akun EddyMustar adalah hewan yang berbeda, yakni sea hare atau kelinci laut. Foto salah satu jenis sea hare pernah diunggah di situs Sea Slug Forum pada 17 Maret 2004. Menurut situs tersebut, sea hare dalam foto itu adalah jenis yang bernama ilmiah Aplysia brasiliana.
    Kanal YouTube Tsu-Soo Tan juga pernah mengunggah video salah satu jenis sea hare pada 8 Juni 2014. Sea hare yang terlihat dalam video itu merupakan jenis yang bernama ilmiah Aplysia kurodai. Menurut kanal tersebut, video itu diambil di Hatano Reef, Miri, Sarawak, Malaysia, pada 31 Mei 2014.
    Gambar tangkapan layar unggahan video sea hare di kanal YouTube Tsu-Soo Tan.
    Dilansir dari situs resmi organisasi The Wildlife Trusts, sea hare merupakan salah satu jenis siput laut yang kerap ditemukan di perairan dangkal. Hewan ini memakan rumput laut. Sea hare juga memiliki cangkang internal yang panjangnya sekitar 4 cm dan transparan.
    Seperti siput laut pada umumnya, sea hare adalah hermafrodit dan terkadang berpasangan dalam bentuk rantai, yang masing-masing berperan sebagai jantan atau betina. Mereka menaruh telur-telurnya dalam sebuah tempat yang menyerupai sangkar yang dibentuk dari benang-benang berwarna merah muda, lalu disimpan di rumput laut.
    Biasanya, sea hare memiliki panjang 7-20 cm. Sea hare berwarna merah marun, hijau, atau coklat, tergantung warna rumput laut yang mereka makan. Tentakel yang terletak di atas kepala mereka menyerupai telinga kelinci. Inilah yang membuat mereka diberi nama sea hare atau kelinci laut.

    Kesimpulan


    Berdasarkan pemeriksaan fakta di atas, narasi bahwa baru-baru ini muncul binatang berbadan kelelawar yang bisa berenang di Pekanbaru menyesatkan. Hewan dalam foto dan video unggahan akun EddyMustar merupakan hewan yang berbeda. Hewan dalam foto adalah kubung atau colugo, dan hidup di darat, bukan di air. Foto itu pun telah beredar di internet sejak 2017. Adapun hewan yang berenang dalam video adalah sea hare atau kelinci laut.
    IKA NINGTYAS | ZAINAL ISHAQ
    Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id

    Rujukan

  • (GFD-2020-3844) [SALAH] Ir Soekarno: Perjuanganmu Akan Lebih Sulit Melawan Anak Saya

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 20/04/2020

    Berita

    Beredar meme sarkasme pada akun Twitter @memefess dengan karikatur wajah Presiden Pertama. Ir Soekarno dengan narasi pelintiran “PERJUANGANKU LEBIH MUDAH MELAWAN PENJAJAH PERJUANGANMU AKAN LEBIH SULIT KARENA MELAWAN ANAK SAYA” yang diketahui anak dari Ir Soekarno tersebut adalah Ibu Megawati Soekarnoputri yang kini menjabat di salah satu petinggi partai PDIP.

    Berikut kutipan narasinya:

    “Halooo Bu Megatron

    Yeet!

    PERJUANGANKU LEBIH MUDAH MELAWAN PENJAJAH

    PERJUANGANMU AKAN LEBIH SULIT KARENA MELAWAN ANAK SAYA”

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran dengan mesin pencari, postingan meme tersebut merupakan tidak benar dan hasil editan pamflet tersebut. Ir Soekarno tidak pernah bernarasi “PERJUANGANMU AKAN LEBIH SULIT MELAWAN ANAK SAYA.”

    Setelah ditelusuri narasi asli tersebut merupakan pidato Ir Soekarno saat Hari Pahlawan 10 November 1961 “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” Dan tidak ditemukan soal lebih berat melawan anak dari Ir Soekarno.

    Kesimpulan

    Hasil dari penelusuran bahwa meme kutipan pidato Ir Soekarno tersebut, tidak benar dan menyesatkan. Sehingga konten tersebut dinyatakan sebagai Manipulated Content.

    Rujukan

  • (GFD-2020-3845) [SALAH] Perampokan Bersenjata di Ranch Market Pondok Indah

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 20/04/2020

    Berita

    Beredar informasi mengenai terjadinya perampokan bersenjata di Ranch Market Pondok Indah. Perampokan itu dikatakan menggasak dua Iphone dan uang senilai Rp1,5 juta. Informasi itu disinyalir pertama kali beredar melalui Whatsapp yang kemudian tangkapan layarnya beredar di media sosial.

    Berikut kutipan narasinya:

    Ada dua narasi, yakni narasi postingan dan narasi pada tangkapan layar. Berikut kedua narasi itu:

    Narasi postingan:

    “Entah kenapa, saya seolah mengendus tanda-tanda sebuah dinasti akan runtuh. Mungkin demo beberapa waktu silam oleh sebagian mahasiswa dan pelajar belum mampu mengguncang kokohnya kursi kerajaan. Namun krisis kali ini, membuat banyak blunder yang semakin terkuak ke permukaan dan semakin mengancam kondisi kampung +62.

    Ketidakseriusan pencegahan terjadinya wabah di kampung tercinta, pembebasan para nap* yang diikuti mulai merebaknya kriminalitas dan sejumlah keputusan kurang rasional lainnya mulai meresahkan masyarakat. Belum lagi ketidakkompakan yang nampak di antara para elite, seakan-akan memberi sinyal sebuah era downfall sedang dimulai.

    Skenario ALLAH itu seringkali bak sebuah twist plot yang kadang membuat kita tertipu dengan apa yang akan terjadi. Mungkin ketika si Gendut tidak ALLAH menangkan waktu itu, adalah sebuah jalan demi membuka topeng kebusukan yang disembunyikannya. Membiarkan si Kurus menang pun, bukan berarti memuliakannya. Bisa jadi justru dengan menghadirkan berbagai polemik ini, dikarenakan keduanya ingin ALLAH tenggelamkan bersama-sama. Di mana orang-orang kampung ini pun bisa menjadi saksi atas kejatuhan mereka semua.”

    Narasi gambar tangkapan layar:

    “Guys..ati2 ya..temennya dyna temen gw tadi di rampok
    Di dalem supermarket
    Ranch market pondok indah
    Serem bgt
    Dipepet di aisle ps sepibaka 2 org bawa pisau
    2 iphone n uang Rp 1,5 jt dibawa kabur”

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui bahwa informasi perampokan bersenjata di Ranch Market Pondok Indah tidak benar. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus memastikan informasi yang mengatakan perampokan di Ranch Market, Pondok Indah, Jakarta Selatan merupakan hoaks atau berita bohong.

    "Informasi itu tidak benar," ujar Yusri.

    Yusri juga mengimbau masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang tidak jelas sumbernya dan mengajak masyarakat untuk 'saring sebelum sharing' agar tidak ikut menyebarkan dan mencegah penyebaran hoaks di masyarakat.

    Senada dengan Yusri, Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budi Sartono memastikan bahwa tidak terjadi perampokan di Ranch Market Pondok Indah. "Sudah dicek sama Kapolsek kemarin, tidak ada (kejadian perampokan)," kata Budi.

    Pihak pengelola Ranch Market melalui akun media sosialnya memberikan klarifikasi terhadap isu tersebut. Melalui foto surat klarifikasi, pihak Ranch Market menyatakan bahwa perampokan di Ranch Market Pondok Indah tidak benar alias hoaks.

    “Kami informasikan bahwa kami telah berkoordinasi dengan Polsek Jakarta Selatan untuk melakukan pemeriksaan CCTV toko dan tidak menemukan kejadian sebagaimana disampaikan dalam Whatsapp tersebut,” pernyataan klarifikasi dari pihak Ranch Market.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penjelasan tersebut, maka informasi mengenai perampokan di Ranch Market Pondok Indah tidak benar. Oleh sebab itu, konten tersebut masuk ke dalam kategori Fabricated Content atau Konten Palsu.

    Rujukan