• (GFD-2026-31450) Hoaks Bahlil Minta PLN (Persero) Menaikkan Tarif Token Listrik

    Sumber:
    Tanggal publish: 07/01/2026

    Berita

    tirto.id - Sebuah unggahan di media sosial Facebook mengklaim bahwa Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengajak PT PLN (Persero) untuk menaikkan harga token listrik agar perusahaan tidak merugi serta mendorong masyarakat belajar menghemat penggunaan listrik.

    ADVERTISEMENT

    Klaim tersebut dibagikan oleh akun Facebook “Ariasmen Ariasmen” (arsip) pada 30 Desember 2025.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Bahlil ajak PLN naikkan harga token agar PT. PLN Tidak Rugi dan agar Rakyat belajar menghemat arus," bunyi keterangan pengunggah.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Hingga artikel ini ditulis, unggahan tersebut telah memperoleh sedikitnya 18 tanda suka dan 47 komentar dari pengguna Facebook.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Periksa Fakta Bahlil Ajak PLN Naikkan Harga Token. foto/Hotline periska fakta tirto

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    ADVERTISEMENT

    Baca juga:Apa Benar Prabowo Beri Token Listrik Gratis pada Oktober 2025?

    Hasil Cek Fakta

    Untuk menelusuri kebenaran fakta, Tirto menelusuri klaim tersebut melalui mesin pencarian Google dengan memasukkan kata kunci “Bahlil minta harga token listrik PLN naik” pada tab “Berita”. Hasil penelusuran tidak menemukan informasi resmi maupun pemberitaan dari sumber kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Perlu diketahui, mengutip Tirto, tarif listrik PLN bagi pelanggan non-subsidi ditinjau dan ditetapkan secara rutin setiap tiga bulan atau per kuartal dalam satu tahun.

    Sejalan dengan mekanisme tersebut, pada Januari 2026 PLN memberlakukan penyesuaian tarif untuk kuartal I, yang mencakup periode Januari hingga Maret 2026. Penetapan tarif ini didasarkan pada perubahan sejumlah indikator ekonomi makro, antara lain nilai tukar rupiah, Indonesian Crude Price (ICP), tingkat inflasi, serta harga batu bara acuan (HBA).

    Dalam pernyataan resmi yang disampaikan pada Kamis (1/1/2026), Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, menegaskan bahwa pemerintah memutuskan untuk tidak melakukan kenaikan tarif listrik.

    Tri menjelaskan bahwa meskipun perkembangan parameter ekonomi makro saat ini secara perhitungan semestinya mendorong kenaikan tarif listrik, pemerintah memilih untuk tidak menaikkannya guna mempertahankan daya beli masyarakat.

    "Berdasarkan perhitungan parameter tersebut, secara formula tarif tenaga listrik berpotensi mengalami perubahan. Namun untuk menjaga daya beli masyarakat, Pemerintah memutuskan tarif tenaga listrik Triwulan I Tahun 2026 tetap atau tidak mengalami perubahan," kata Tri.

    Dengan pertimbangan tersebut, Tri menegaskan bahwa tarif listrik bagi 25 golongan pelanggan tetap berlaku tanpa perubahan pada kuartal I 2026. Pemerintah juga memastikan subsidi listrik masih diberikan kepada kelompok pelanggan tertentu.

    Ia menambahkan, kebijakan ini diharapkan mampu menjaga kepastian serta stabilitas ekonomi, baik bagi pelanggan rumah tangga maupun pelaku usaha, pada awal tahun 2026.

    Baca juga:Anti Ribet, Ini Cara Praktis Beli dan Isi Token Listrik PLN

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran fakta, klaim yang menyebut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengajak PT PLN (Persero) menaikkan harga token listrik agar perusahaan tidak merugi dan masyarakat belajar menghemat listrik adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Dari hasil penelusuran, Tirto tidak menemukan pernyataan resmi maupun pemberitaan kredibel yang mendukung klaim tersebut. Sebaliknya, pemerintah melalui Kementerian ESDM justru menegaskan bahwa tarif listrik untuk 25 golongan pelanggan tidak mengalami kenaikan pada kuartal I 2026.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-31451) [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Lowongan Kerja BNPB 2026

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 07/01/2026

    Berita

    Beredar tautan [arsip] dari akun Facebook “info terkini BNPB” pada Selasa (6/1/2026) berisi narasi:

     “Lowongan kerja Badan Nasional penanggulangan bencana (BNPB) 2026

    Pendaftaran sesuai domisili!!! 

    🔎Posisi :

    Tenaga Arsiaris 

    Kualifikasi :

    Pendidikan: SMA/D3/D1 Semua jurusan 

    Jujur, disiplin, dan beretos kerja tinggi Sehat jasmani dan rohani dan Tidak rabun mata

    Kemampuan bekerja dalam tim yang Solid dan fleksibel. 

    Berkelakuan baik

    Kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi dengan baik di lingkungan kerja yang

    dinamis dan multikultural. 

    Info pendaftaran silakan klik link di bawah 👇👇

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan dalam unggahan. Diketahui, tautan mengarah ke laman berisi formulir digital yang meminta pengisian data pribadi seperti nama, alamat dan nomor telegram.

    TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “lowongan pekerjaan BNPB tahun 2026” ke mesin Pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke akun Instagram BNPB “bnpbofficial”, isinya berupa informasi resmi terkait pembukaan penerimaan pegawai BNPB.

    “Segala informasi pembukaan penerimaan pegawai BNPB hanya melalui Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara atau kanal resmi pemerintah (bnpb.go.id dan sscasn.bkn.go.id)” tulis BNPB di akun Instagramnya pada April 2025.

    Kesimpulan

    Faktanya, informasi lowongan kerja resmi BNPB hanya diakes melalui sscasn.bkn.go.id atau laman bnpb.go.id. Jadi, unggahan berisi klaim tautan “pendaftaran lowongan kerja BNPB 2026” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31452) Cek Fakta: Tidak Benar Link Cek Penerima BLT 2026 Online Rp 900 Ribu

    Sumber:
    Tanggal publish: 07/01/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link untuk cek penerima BLT 2026 online Rp 900 ribu, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 5 Januari 2025.
    Klaim link untuk cek penerima BLT 2026 online Rp 900 ribu berupa tulisan sebagai berikut.
    "Penerima BLT dapat melakukan cek BLT Rp 900 ribu 2026 secara online melalui situs resmi Kemensos di bawah ini."
    Unggahan tersebut menyertakan menu daftar, jika diklik akan muncul link berikut.
    "https://klik11.register-ri.com/?fbclid=IwY2xjawPKvoRleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETF2SDREOWVhaTd4SFlHdFN0c3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHtpRliP0UfKwd40Yipv-t8wFsj3okMFs-J8XNZdLeaiwpWkCDBgiEHtMV-qJ_aem_qgjZYFvVjqOX0frJtVHyFQ"
    Link tersebut mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dengan meminta sejumlah identitas, berupa nama dan nomor Telegram.
    Benarkah klaim link untuk cek penerima BLT 2026 online Rp 900 ribu? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link untuk cek penerima BLT 2026 online Rp 900 ribu, peneluruan mengarah pada artikel berjudul "Marak Hoaks Cek Bansos BLT 900 Ribu, Simak Cara Mudah yang Aman" yang dimuat situs liputan6.com, pada 5 Desember 2025.
    Artikel situs liputan6.com menyebutkan, pengecekan dapat dilakukan melalui situs web resmi https://cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi seluler "Cek Bansos".
    Penelusuran juga mengarah pada pengumuman berjudul "Waspada Hoaks terkait Bantuan Sosial" yang dimuat dalam situs resmi Kementerian Sosial, Kemensos.go.id.
    Berikut pengumumannya:
    "Akhir-akhir ini banyak beredar pesan berantau berisi link/tautan yang di dalanya terdapat berita bohong (hoaks) terkait pencairan dan/atau pendaftaran bantuan sosial.
    Kementerian Sosial tidak pernah membuat situs ataupun tautan terkait pendaftaran maupun pencairan bantuan sosial. Adapun penerima bantuan sosial Program Kartu Sembako/ BPNT dan PKH adalah masyarakat yang telah terdaftar ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), jika masyarakat layak menerima namun belum terdaftar dalam DTKS, bisa diusulkan Pemerintah Daerah atau mengajukan melalui Aplikasi Cek Bansos di menu Usul-Sanggah."
    Masyarakat diimbau agar selalu mengecek ulang kebenaran berita dan tidak ikut menyebarkannya.
    Mari saling ingatkan dan lebih kritis terhadap informasi yang tidak dikeluarkan secara resmi oleh Kementerian Sosial RI agar kita terhindar dari hoaks maupun modus penipuan lainnya katanya menambahkan."
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link untuk cek penerima BLT 2026 online Rp 900 ribu tidak benar.
    Pengecekan dapat dilakukan melalui situs web resmi https://cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi seluler "Cek Bansos".
    Kementerian Sosial tidak pernah membuat situs ataupun tautan terkait pendaftaran maupun pencairan bantuan sosial.

    Rujukan

  • (GFD-2026-31453) Cek fakta, video puluhan rumah elit di Kalbar terendam banjir setinggi atap

    Sumber:
    Tanggal publish: 07/01/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) - Kabar mengenai banjir di berbagai wilayah Indonesia sudah menghiasi media massa maupun media sosial sejak Desember 2025 hingga awal 2026 ini.

    Kalimantan menjadi salah satu daerah yang tak luput dari bencana hidrometeorolgi tersebut.

    Di tengah gempuran informasi banjir itu, muncul sebuah rekaman yang mengklaim bahwa ada perumahan elit di wilayah Sosok, Kalimantan Barat, terendam air hingga setinggi atap rumah.

    Cuplikan gambar tersebut beredar melalui media sosial TikTok sejak 29 Desember 2025.

    Berikut isi narasi dalam unggahan video tersebut:

    “Viral banjir di Sosok Kalbar sudah setinggi ini Tuhan tolong kami, puluhan rumah elit menjadi seketika menjadi lautan.”

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Namun, benarkah peristiwa dalam video tersebut terjadi di Kalimantan Barat?



    Hasil Cek Fakta

    Faktanya, cuplikan itu merupakan rekaman banjir yang menghantam Kota Orenburg, Rusia, pada April 2024.

    Informasi yang membenarkan kejadian di video tersebut berlangsung di Rusia, dapat ditemukan di sini.

    ANTARA turut mendapatkan rekaman pendukung yang menunjukkan kondisi perumahan di Orenburg, saat diterjang banjir pada 2024. Memang saat itu, ketinggian air mencapai atap rumah. Rekaman itu dapat dilihat di sini dan di sini.

    Dalam catatan ANTARA, banjir itu membuat lebih dari 13.500 orang dievakuasi dari kota-kota dan desa-desa di Rusia.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Narasi yang menyatakan bahwa video TikTok itu menggambarkan banjir di Sosok, Kalbar, adalah hoaks.

    Klaim: Video, puluhan rumah elit di Kalbar terendam banjir setinggi atap

    Rating: Hoaks

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan