• (GFD-2026-31694) [PENIPUAN] BRI Sediakan Pinjaman Online hingga Rp500 Juta Tanpa Agunan dan Survei

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 15/01/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun TikTok “m_rizki_budiman” pada Jumat (9/1/2026). Unggahan beserta narasi :

    “KABAR GEMBIRA MULAI 8, JANUARI, 2026 BANK BRI RESMI MENGELUARKAN PINJAMAN BERBASIS ONLINE

    MINIMAL PINJAMAN 5JT-500JT DENGAN TANPA JAMINAN ATAUPUN ANGGUNAN SERTA TANPA SURVAY”

    Pada bagian bio akun TikTok tersebut, disertakan tautan yang mengarah ke sebuah nomor WhatsApp.

    Hingga Kamis (15/1/2026) unggahan telah mendapatkan 15 tanda suka, 4 komentar dan dibagikan ulang 5 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran dengan mengunjungi laman resmi Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang memuat informasi mengenai berbagai produk pinjaman di co.id/kur-kecil. Diketahui bahwa pinjaman pinjaman hingga Rp500 juta memang tersedia melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR), namun tidak berlaku tanpa syarat. KUR merupakan fasilitas pembiayaan modal kerja dan/atau investasi bagi debitur yang produktif dan layak, dengan suku bunga mulai 6 persen per tahun sesuai kebijakan pemerintah.

    BRI membagi KUR menjadi KUR Mikro dan KUR Kecil. KUR Mikro memiliki plafon maksimal Rp50 juta, sedangkan KUR Kecil berkisar Rp50 juta hingga Rp500 juta per debitur. Meski pinjaman hingga Rp100 juta tidak memerlukan agunan tambahan, pinjaman di atas Rp100 juta wajib disertai agunan sesuai penilaian perbankan.

    Kesimpulan

    Pinjaman hingga Rp500 juta memang tersedia di Bank BRI, namun fasilitas tersebut tidak seluruhnya dapat diperoleh tanpa jaminan atau agunan, karena pinjaman di atas Rp100 juta mensyaratkan adanya agunan tambahan. Dengan demikian, video berisi klaim “BRI sediakan pinjaman online hingga Rp500 juta tanpa agunan dan survei” adalah konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31698) Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran Pembuatan dan Perpanjangan SIM Gratis 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 15/01/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial unggahan klaim tautan pendaftaran untuk pembuatan dan perpanjangan SIM gratis 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 9 Januari 2026.
    Berikut isi postingannya:
    "Resmi Dibuka Pembuatan Dan Perpanjangan SIM secara online dan gratis hanya di buka di tahun 2026 ayo seluruh masyarakat Indonesia perpanjang/buat SIM anda secara gratis Untuk Mendaftar Ke Program ini silahkan klik tombol DAFTAR dibawah ini.
    Program ini berlaku sampai awal Tahun 2027"
    Unggahan menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:
    "setiap orang yang wajib berkendara wajib memiliki surat izin mengemudi (SIM) sebagai tercantum dalam Pasal 18 (1) UU no.14 Th 1992 tentang lalu-lintas dan angkutan jalan.
    BIKIN SIM
    SIM A . SIM C . SIM B1 . SIM B2
    PROGRAM GRATIS BIKIN SIM LEBIH MUDAH DARI RUMAH!
    SIM Online"
    Unggahan disertai menu pendaftaran, jika diklik akan muncul link yang mengarah pada halaman situs dan meminta sejumlah identitas, seperti nama dan nomor Telegram.
    Lalu benarkah klaim tautan pendaftaran untuk pembuatan dan perpanjangan SIM gratis 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran untuk pembuatan dan perpanjangan SIM gratis 2026. Penelusuran mengarah pada unggahan dari Korlantas Polri melalui akun Instagram resminya @korlantaspolri.ntmc.
    Dalam unggahannya, Korlantas menyatakan informasi yang beredar di media sosial bahwa ada pembuatan SIM gratis dan seumur hidup merupakan hoaks.
    Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 76 Tahun 2020, seluruh penerimaan negara bukan pajak yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia wajib disetor ke kas negara. Tujuannya untuk menunjang pembangunan nasional.
    Lalu mengapa SIM tidak seumur hidup? Berdasarkan UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Pasal 86 ayat (1), ayat (2), dan ayat (3), SIM berfungsi:
    (1) sebagai bukti kompetensi mengemudi
    (2) sebagai registrasi pengemudi kendaraan bermotor yang memuat keterangan identitas lengkap pengemudi
    (3) data pada registrasi pengemudi dapat digunakan untuk mendukung kegiatan penyelidikan, penyidikan, dan identifikasi forensik kepolisian.
    Pastikan untuk selalu memverifikasi informasi melalui sumber resmi, seperti website atau layanan informasi dari kepolisian.

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran untuk pembuatan dan perpanjangan SIM gratis 2026, hoaks.
  • (GFD-2026-31700) [SALAH] TNI akan Audit Dana Desa yang Terindikasi Korupsi

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 15/01/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “Calon Jutawan” pada Rabu (7/1/2026). Isinya memperlihatkan seorang pria berseragam TNI membawa map hijau, diikuti beberapa orang di belakangnya, termasuk yang berpakaian seperti kepala desa dan aparat desa, dengan kepala menunduk. Video disertai narasi sebagai berikut:

    “Inilah contoh kepala desa yang tertangkap menyalahgunakan bansos dan dana desa. Bantuan rakyat bukan untuk pribadi kalian. Ini uang negara yang seharusnya tepat sasaran bukan untuk memperkaya diri sendiri. Jika ditempat kalian ada kepala desa yang menyelewengkan dana desa bansos laporkan kepada kita. Kami akan segera bertindak. Yang setuju dengan TNI, kepala desa diaudit berikan like”

    Hingga Jumat (14/1/2026) unggahan telah mendapatkan 26.900 tanda suka, menuai 2.900 komentar dan telah dibagikan ulang sebanyak 2.500 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menganalisis konten menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Diketahui, video merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,9 persen.

    TurnBackHoax kemudian melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci “TNI akan audit dana desa yang terindikasi korupsi” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Kesimpulan

    Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,9 persen. Dengan demikian, unggahan video berisi klaim “TNI akan audit dana desa yang terindikasi korupsi” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31714) Hoaks Tautan Pendaftaran Lowongan Apoteker dari Kemenkes

    Sumber:
    Tanggal publish: 15/01/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook, yang mengklaim bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuka lowongan kerja bagian apoteker untuk tahun 2026 dengan penempatan di seluruh Indonesia. Unggahan tersebut juga menyertakan tautan pendaftaran untuk lowongan kerja tersebut.

    ADVERTISEMENT

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun bernama “bantuan sosial Indonesia” (arsip) pada 13 Januari 2026. Pengunggah mencantumkan informasi gaji hingga Rp7,5 juta serta persyaratan untuk melamar kerja.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Berbagai persyaratan itu antara lain, pelamar harus berstatus warga negara Indonesia, tidak terikat kontrak dengan instansi lain, tidak berstatus sebagai CPNS/PNS maupun anggota TNI/Polri, sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, berkelakuan baik, serta bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    “DIBUKA LOWONGAN KERJA KEMENKES 2026. Wilayah untuk seluruh Indonesia. Pendaftaran silahkan klik link dibawah,” terang pengunggah di takarir.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Periksa Fakta Lowongan Kerja Kemenkes 2026. foto/hotline periksa fakta tirto

    Unggahan juga menyertakan tautan pendaftaran yakni https://daftar-segera04.insert.blog/ dan menyebutkan bahwa rekrutmen tidak dipungut biaya.

    ADVERTISEMENT

    Hingga artikel ini ditulis pada 14 Januari 2026, unggahan tersebut sudah mendapatkan 33 tanda suka dan tiga komentar.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    Baca juga:Kemenkes Revitalisasi 800 Puskesmas Terdampak Bencana di Sumatra

    Hasil Cek Fakta

    Untuk menelusuri kebenaran klaim, pertama-tama Tirto membuka situs https://daftar-segera04.insert.blog/. Setelah mengklik link tersebut, tim riset Tirto diarahkan untuk login menggunakan akun Telegram aktif, dan sesudahnya harus mengklik kolom "Daftar Sekarang".

    Tirto lantas melakukan verifikasi ke situs Whois, untuk mengecek kredibilitas situs. Hasilnya, tidak ditemukan afiliasi situs tersebut dengan institusi Kementerian Kesehatan. Dari hasil verifikasi, situs https://daftar-segera04.insert.blog/ baru dibuat pada 3 Januari 2026.

    Selanjutnya, Tirto mengecek akun dan situs resmi Kemenkes untuk mengecek kebenaran klaim. Namun, tidak terdapat informasi terkait pembukaan pendaftaran lowongan kerja Kemenkes.

    Melansir situs Kemenkes, lowongan terakhir yang dibuka oleh Kemenkes adalah rekrutmen bagi tenaga The Global Fund to Fight AIDS, Tuberculosis, Malaria dan Resilient and Sustainable Systems for Health (GF-ATMR) untuk penempatan tahun 2026. Rekrutmen ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga profesional di lingkungan Direktorat Penyakit Menular, Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit.

    Perlu diketahui, informasi rekrutmen dari Kemenkes hanya dapat diakses dari laman resminya yaitu kemkes.go.id, atau media sosial resmi Kemenkes yaitu “@kemenkes_ri” (Instagram).

    Baca juga:Kemenkes Ikut Pantau Penanganan Banjir-Longsor di Sumatra

    Kesimpulan

    Dari hasil penelusuran fakta, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyebutkan Kemenkes membuka lowongan kerja untuk posisi apoteker beserta tautan pendaftarannya adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Situs pendaftaran yang dicantumkan tidak terafiliasi dengan Kemenkes dan baru dibuat pada Januari 2026. Sementara itu, tidak ada pengumuman resmi serupa di laman maupun media sosial resmi Kemenkes. Dengan demikian, informasi tersebut dapat dipastikan salah dan menyesatkan.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan