• (GFD-2026-31661) Hoaks Tautan Pendaftaran Lowongan Apoteker dari Kemenkes

    Sumber:
    Tanggal publish: 15/01/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook, yang mengklaim bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuka lowongan kerja bagian apoteker untuk tahun 2026 dengan penempatan di seluruh Indonesia. Unggahan tersebut juga menyertakan tautan pendaftaran untuk lowongan kerja tersebut.

    ADVERTISEMENT

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun bernama “bantuan sosial Indonesia” (arsip) pada 13 Januari 2026. Pengunggah mencantumkan informasi gaji hingga Rp7,5 juta serta persyaratan untuk melamar kerja.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Berbagai persyaratan itu antara lain, pelamar harus berstatus warga negara Indonesia, tidak terikat kontrak dengan instansi lain, tidak berstatus sebagai CPNS/PNS maupun anggota TNI/Polri, sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, berkelakuan baik, serta bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    “DIBUKA LOWONGAN KERJA KEMENKES 2026. Wilayah untuk seluruh Indonesia. Pendaftaran silahkan klik link dibawah,” terang pengunggah di takarir.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Periksa Fakta Lowongan Kerja Kemenkes 2026. foto/hotline periksa fakta tirto

    Unggahan juga menyertakan tautan pendaftaran yakni https://daftar-segera04.insert.blog/ dan menyebutkan bahwa rekrutmen tidak dipungut biaya.

    ADVERTISEMENT

    Hingga artikel ini ditulis pada 14 Januari 2026, unggahan tersebut sudah mendapatkan 33 tanda suka dan tiga komentar.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    Baca juga:Kemenkes Revitalisasi 800 Puskesmas Terdampak Bencana di Sumatra

    Hasil Cek Fakta

    Untuk menelusuri kebenaran klaim, pertama-tama Tirto membuka situs https://daftar-segera04.insert.blog/. Setelah mengklik link tersebut, tim riset Tirto diarahkan untuk login menggunakan akun Telegram aktif, dan sesudahnya harus mengklik kolom "Daftar Sekarang".

    Tirto lantas melakukan verifikasi ke situs Whois, untuk mengecek kredibilitas situs. Hasilnya, tidak ditemukan afiliasi situs tersebut dengan institusi Kementerian Kesehatan. Dari hasil verifikasi, situs https://daftar-segera04.insert.blog/ baru dibuat pada 3 Januari 2026.

    Selanjutnya, Tirto mengecek akun dan situs resmi Kemenkes untuk mengecek kebenaran klaim. Namun, tidak terdapat informasi terkait pembukaan pendaftaran lowongan kerja Kemenkes.

    Melansir situs Kemenkes, lowongan terakhir yang dibuka oleh Kemenkes adalah rekrutmen bagi tenaga The Global Fund to Fight AIDS, Tuberculosis, Malaria dan Resilient and Sustainable Systems for Health (GF-ATMR) untuk penempatan tahun 2026. Rekrutmen ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga profesional di lingkungan Direktorat Penyakit Menular, Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit.

    Perlu diketahui, informasi rekrutmen dari Kemenkes hanya dapat diakses dari laman resminya yaitu kemkes.go.id, atau media sosial resmi Kemenkes yaitu “@kemenkes_ri” (Instagram).

    Baca juga:Kemenkes Ikut Pantau Penanganan Banjir-Longsor di Sumatra

    Kesimpulan

    Dari hasil penelusuran fakta, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyebutkan Kemenkes membuka lowongan kerja untuk posisi apoteker beserta tautan pendaftarannya adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Situs pendaftaran yang dicantumkan tidak terafiliasi dengan Kemenkes dan baru dibuat pada Januari 2026. Sementara itu, tidak ada pengumuman resmi serupa di laman maupun media sosial resmi Kemenkes. Dengan demikian, informasi tersebut dapat dipastikan salah dan menyesatkan.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-31662) [SALAH] Rakyat Venezuela Demo Minta Bantuan Usai Presiden Diculik Trump

    Sumber: TikTok
    Tanggal publish: 15/01/2026

    Berita

    Beredar video [arsip] dari akun TikTok “voxpopulivoxdey” pada Rabu (7/1/2025), isinya memperlihatkan kerumunan massa.

    Unggahan disertai narasi:

    “rakyat Venezuela demo meminta bantuan negara lain setelah Presiden Venezuela diculik Donald Trump”

    Hingga Kamis (15/1/2026), konten itu mendapat lebih dari 105.000-an tanda suka, 4.100-an interaksi komentar, serta dibagikan ulang 6.000-an kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan pencarian gambar terbalik dengan memanfaatkan Google Lens. Hasilnya, ditemukan video serupa dari  akun TikTok “ellen_jos” yang diunggah pada Kamis (11/12/2025).

    Diketahui, konteks asli video adalah dokumentasi momen University of California (UCLA) Undie Run pada Rabu (10/12/2025). Kegiatan itu merupakan tradisi mahasiswa UCLA, di mana mereka (dengan mengenakan pakaian dalam) berlarian dari terowongan di Charles E. Young Drive South dan Gayley Avenue ke Dickinson Court di UCLA Los Angeles. Momen itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan rakyat Venezuela.

    Untuk diketahui, dilansir dari detik.com, Presiden AS Donald Trump mengirim pasukan khusus untuk menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan membawanya ke AS pada Sabtu (3/1/2026) dini hari.

    Usai penculikan itu, berdasarkan pemberitaan antaranews.com, ribuan pendukung Nicolas Maduro turun ke jalanan ibu kota Caracas pada Kamis (8/1/2026) untuk menggelar aksi demonstrasi pembebasan Presiden Venezuela tersebut.

    Kesimpulan

    Konteks asli video adalah dokumentasi momen University of California (UCLA) Undie Run pada Rabu (10/12/2025). Jadi, unggahan video berisi klaim “rakyat Venezuela demo minta bantuan usai presiden diculik Trump” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31663) [SALAH] Trump Bakal Buat Indonesia seperti Venezuela

    Sumber: TikTok
    Tanggal publish: 15/01/2026

    Berita

    Beredar video [arsip] dari akun TikTok “meugok_gok_donya” pada Selasa (13/1/2026) disertai narasi:

    “Donald Trump menyalakan lampu merah, setelah Venezuela, Greenland, Kuba dan Denmark, target selanjutnya mengarah ke Indonesia, Donald Trump telah menargetkan Indonesia untuk dalam misi hak asasi manusia dan pencegahan deforestasi yang terus berlanjut, Amerika akan bertindak atas membela hak-hak kemanusiaan yang harus dilindungi, rencana Trump akan menyeret presiden, menangkap paksa presiden Indonesia jika tidak bisa mempertanggungjawabkan atas kerusakan ekosistem paru-paru dunia. Trump akan melakukan kepada Presiden Indonesia dengan langkah yang sama seperti yang telah dilakukan terhadap Venezuela.”

    Hingga Kamis (15/01/2026), konten itu mendapat lebih dari 11.000-an tanda suka, lebih dari 2.500 interaksi komentar, serta dibagikan ulang 2.612 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Trump akan buat Indonesia seperti Venezuela”. Hasilnya, tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim.

    TurnBackHoax kemudian melakukan pencarian gambar terbalik dengan memanfaatkan Google Lens. Hasilnya, ditemukan gambar serupa dari laman spokesman.com “After Trump and Vance return to TikTok, Cathy McMorris Rodgers expresses cautious optimism” yang tayang pada Rabu (15/10/2025).

    Diketahui, konteks asli dokumentasi adalah momen Presiden Donald Trump kembali aktif di TikTok dan mempromosikan persetujuannya atas pemisahan TikTok versi AS dari aplikasi induknya di Tiongkok.

    Untuk diketahui, dilansir dari detik.com, Presiden AS Donald Trump mengirim pasukan khusus untuk menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan membawanya ke AS pada Sabtu (3/1/2026) dini hari.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim. Jadi, unggahan video berisi klaim “Trump akan buat Indonesia seperti Venezuela” itu merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31664) [SALAH] Purbaya Bongkar Transaksi Jahat Jokowi

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 15/01/2026

    Berita

    Beredar unggahan foto [arsip] dari akun Facebook “Andri Prima Jaya” pada Jumat (9/1/2026) berisi narasi:

    “Menkeu Purbaya bongkar transaksi jahat jkw rp 984 triliun di bank pembangunan china tahun pertama kepemimpinannya”.

    Hingga Kamis (15/1/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan hampir 100 tanda suka, 30-an komentar, serta dibagikan  ulang lebih dari 60 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran sumber artikel Insibernews yang disertakan dalam unggahan. Hasilnya tidak ada berita dari Insibernews seperti pada tangkapan layar.

    TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “purbaya bongkar transaksi jahat jokowi 984 triliun di bank pembangunan china” ke mesin pencarian Google. Hasilnya tidak ditemukan informasi valid dari pemberitaan kredibel atau pernyataan resmi Purbaya yang membenarkan klaim.

    TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “transaksi 984 triliun pada masa kepemimpinan jokowi” ke mesin pencari Google. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah pemberitaan antara lain:

    • Berita republika.co.id “PPATK: Transaksi Terkait Korupsi di Indonesia Mencapai Rp984 Triliun”. Dari berita yang tayang Rabu (23/4/2025) itu, diketahui bahwa PPATK sepanjang Januari—Desember 2024 menemukan transaksi tindak pidana sebesar Rp1.459,64 triliun, Rp984 triliun diantaranya terkait korupsi.

    • Berita tempo.com “PPATK: Transaksi Aliran Dana Kasus Dugaan Korupsi Tahun 2024 Capai Rp 984 Triliun”. Dari berita yang tayang Minggu (20/4/2025) itu, diketahui bahwa PPATK memaparkan total transaksi aliran dana pada kasus dugaan tindak pidana korupsi selama 2024. Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menyatakan jumlahnya mencapai Rp984 triliun.

    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi valid yang membenarkan klaim “Purbaya bongkar transaksi jahat Jokowi”.

    Kesimpulan

    Tidak ada informasi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim. Jadi, unggahan berisi klaim “Purbaya bongkar transaksi jahat Jokowi” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan