(GFD-2022-10311) [SALAH] Link Bantuan PKH Tahap 3
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 16/09/2022
Berita
Beredar informasi di Whatsapp mengenai pendaftaran serta pencairan dana Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 3 dari pemerintah. Pada narasi tersebut disebutkan bahwa batas akhir pendaftaran adalah 30 Agustus 2022. Pada postingan tersebut terdapat link untuk mendaftar.
Hasil Cek Fakta
Setelah ditelusuri terkait cara mendaftar Program Keluarga Harapan (PKH) bisa melalui HP dengan mendownload aplikasi Cek Bansos di Play Store. Informasi tersebut didapatkan melalui artikel milik Merdeka.com berjudul “Simak Syarat dan Cara Daftar Bansos PKH Secara Online”. Selain itu terdapat cara lain untuk mendaftar yaitu melalui link cekbansos.kemensos.go.id.
Selain itu melansir Pkhpati.com, syarat utama agar bisa diajukan ke dalam usulan penerima PKH adalah benar-benar warga miskin, sudah tercatat dalam sistem data kependudukan (Dukcapil) dan sudah terdaftar dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).
Dengan demikian link tersebut tidak benar. Pendaftaran PKH bisa dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos di Play Store dan melalui cekbansos.kemensos.go.id sehingga hal tersebut masuk dalam kategori konten palsu.
Selain itu melansir Pkhpati.com, syarat utama agar bisa diajukan ke dalam usulan penerima PKH adalah benar-benar warga miskin, sudah tercatat dalam sistem data kependudukan (Dukcapil) dan sudah terdaftar dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).
Dengan demikian link tersebut tidak benar. Pendaftaran PKH bisa dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos di Play Store dan melalui cekbansos.kemensos.go.id sehingga hal tersebut masuk dalam kategori konten palsu.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Ari Dwi Prasetyo.
Link tersebut tidak benar. Faktanya, pendaftaran PKH dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos di Play Store dan melalui cekbansos.kemensos.go.id.
Link tersebut tidak benar. Faktanya, pendaftaran PKH dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos di Play Store dan melalui cekbansos.kemensos.go.id.
Rujukan
(GFD-2022-10312) [SALAH] “Hotman Paris bagi-bagi uang tanpa diundi di Facebook”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 16/09/2022
Berita
Akun Facebook Hotman Paris Reel (fb.com/109454184723096) pada 14 September 2022 mengunggah sebuah video dengan narasi “Selamat ya kepada ibu ratinah uang nya sudah cair #reels #reelsfb #hotmanparis #giveawayindo #fyp代做 #fypシ゚viral #viralbanget #viraltiktok #cuanterus”
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, adanya akun Facebook yang bagi-bagi uang mengatasnamakan Hotman Paris merupakan akun palsu.
Faktanya, pada tahun 2020 melalui akun Instagramnya resminya (@hotmanparisofficial), Hotman Paris sudah menyatakan bahwa dia tidak bagi-bagi uang di Facebook.
“Hotman tdk pernah buat pengumuman bagi bagi uang di Fb atau manapun!!! Ini hoax” tulis Hotman Paris di akun Instagramnya pada 22 Juni 2020.
Faktanya, pada tahun 2020 melalui akun Instagramnya resminya (@hotmanparisofficial), Hotman Paris sudah menyatakan bahwa dia tidak bagi-bagi uang di Facebook.
“Hotman tdk pernah buat pengumuman bagi bagi uang di Fb atau manapun!!! Ini hoax” tulis Hotman Paris di akun Instagramnya pada 22 Juni 2020.
Kesimpulan
Akun palsu. Pada tahun 2020 melalui akun Instagramnya resminya (@hotmanparisofficial), Hotman Paris sudah menyatakan bahwa dia tidak bagi-bagi uang di Facebook.
Rujukan
(GFD-2022-10313) [SALAH] Video Gempa Bumi di Papua Nugini
Sumber: twitter.comTanggal publish: 16/09/2022
Berita
Akun Twitter dengan nama pengguna “WallStreetSilv” mengunggah sebuah video yang sekelompok orang tengah berlari menyelamatkan diri ketika sedang terjadi gempa. Dalam unggahan tersebut juga disertai narasi yang menyatakan bahwa video tersebut merupakan video gempat bumi sebesar 7.6 SR di Papua Nugini.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, video tersebut bukan merupakan video gempa bumi di Papua Nugini. Faktanya, video tersebut merupakan video gempa bumi di Palu pada tahun 2018. Video serupa telah diunggah oleh kanal YouTube “Hamdi SM” pada 16 Oktober 2018 dengan judul video “Earthquake Liquefaction Palu Indonesia terrible!!!!”.
Adapun rekahan tanah yang terjadi pada saat gempa dikenal dengan istilah likuifaksi, yakni pergerakan lapisan tanah yang melarut dengan air tanah, sehingga menyebabkan lapisan atas menjadi amblas.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Twitter dengan nama pengguna “WallStreetSilv” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konteks yang Salah/False Context.
Adapun rekahan tanah yang terjadi pada saat gempa dikenal dengan istilah likuifaksi, yakni pergerakan lapisan tanah yang melarut dengan air tanah, sehingga menyebabkan lapisan atas menjadi amblas.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Twitter dengan nama pengguna “WallStreetSilv” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konteks yang Salah/False Context.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Khairunnisa A.
Bukan video gempa bumi di Papua Nugini. Faktanya, video tersebut merupakan video gempa bumi di Palu pada tahun 2018.
Bukan video gempa bumi di Papua Nugini. Faktanya, video tersebut merupakan video gempa bumi di Palu pada tahun 2018.
Rujukan
(GFD-2022-10319) [SALAH] Poster Film Rayap-Rayap Bangsa
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 16/09/2022
Berita
“KARNA GK LAKU EH DIA GANTI JUDUL”
Hasil Cek Fakta
Sebuah akun Facebook mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan poster film berjudul Rayap-Rayap Bangsa. Dalam poster ini memuat Permadi Arya dan Denny Siregar sebagai pemerannya.
Berdasarkan hasil penelusuran, foto tersebut merupakan hasil suntingan poster film yang berjudul Sayap-Sayap Patah. Pada poster film yang asli dibintangi oleh Ariel Tatum dan Nicholas Saputra.
Dengan demikian, poster film Rayap-Rayap Bangsa merupakan konten satire atau parodi.
Berdasarkan hasil penelusuran, foto tersebut merupakan hasil suntingan poster film yang berjudul Sayap-Sayap Patah. Pada poster film yang asli dibintangi oleh Ariel Tatum dan Nicholas Saputra.
Dengan demikian, poster film Rayap-Rayap Bangsa merupakan konten satire atau parodi.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Ari Dwi Prasetyo.
Foto suntingan atau editan. Foto asli merupakan poster film Sayap-Sayap Patah.
Foto suntingan atau editan. Foto asli merupakan poster film Sayap-Sayap Patah.
Rujukan
Halaman: 6058/8120



