(GFD-2022-10318) [SALAH] Seorang Pria Dimangsa Buaya di Sungai Brantas Mojokerto
Sumber: Youtube.comTanggal publish: 18/09/2022
Berita
“manusia dimakan buaya sungai Brantas”
Hasil Cek Fakta
Sebuah kanal Youtube mengunggah video berjudul “manusia dimakan buaya sungai Brantas”. Dalam video tersebut terlihat seorang pria yang tengah diterkam dan diseret di dalam air oleh seekor buaya. Video tersebut diklaim terjadi di Rolak Songo sungai Brantas, Mojokerto.
Berdasarkan penelusuran, tidak ada pemberitaan resmi tentang kejadian tersebut. lalu penelusuran dilakukan menggunakan mesin pencari gambar yandex ditemukan beberapa portal berita terkait kejadian itu, salah satunya portal Mexico News Daily yang terbit pada 22 Agustus 2022.
Peristiwa tersebut terjadi di sekitar laguna di Meksiko. Lebih tepatnya, di perairan Laguna del Carpintero yang tenang di Tampico Tamaulipas. Judul beritanya berbunyi, Pria Diterkam Buaya di Tamaulipas saat Berenang di Laguna.
Menurut keterangan dari saksi mata, pria itu memasuki Laguna del Carpintero di Tampico sekitar pukul 08.30 WIB pada Kamis, 18 Agustus 2022. Menurut saksi mata, pria tersebut tak menyadari ada seekor buaya sepanjang 3 meter berenang di dekatnya.
Tubuh pria itu ditemukan di dekat Volantín dan buayanya berhasil ditangkap oleh para tim pemadam kebakaran setempat dibantu oleh pihak kepolisian. Para personel layanan darurat harus menerobos saluran pembuangan untuk mengevakuasi jasad pria itu.
Berdasarkan penelusuran, tidak ada pemberitaan resmi tentang kejadian tersebut. lalu penelusuran dilakukan menggunakan mesin pencari gambar yandex ditemukan beberapa portal berita terkait kejadian itu, salah satunya portal Mexico News Daily yang terbit pada 22 Agustus 2022.
Peristiwa tersebut terjadi di sekitar laguna di Meksiko. Lebih tepatnya, di perairan Laguna del Carpintero yang tenang di Tampico Tamaulipas. Judul beritanya berbunyi, Pria Diterkam Buaya di Tamaulipas saat Berenang di Laguna.
Menurut keterangan dari saksi mata, pria itu memasuki Laguna del Carpintero di Tampico sekitar pukul 08.30 WIB pada Kamis, 18 Agustus 2022. Menurut saksi mata, pria tersebut tak menyadari ada seekor buaya sepanjang 3 meter berenang di dekatnya.
Tubuh pria itu ditemukan di dekat Volantín dan buayanya berhasil ditangkap oleh para tim pemadam kebakaran setempat dibantu oleh pihak kepolisian. Para personel layanan darurat harus menerobos saluran pembuangan untuk mengevakuasi jasad pria itu.
Kesimpulan
Informasi yang salah. Kejadian tersebut bukanlah berada di sungai Brantas. Kejadian seorang pria nahas yang dimangsa buaya tersebut merupakan kejadian di Meksiko, tepatnya di perairan Laguna del Carpintero yang tenang di Tampico Tamaulipas.
Rujukan
(GFD-2022-10314) [SALAH] Video “Uya Kuya Hipnotis Putri Chandrawati Misteri kematian Brigadir J terbongkar”
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 17/09/2022
Berita
Akun Facebook Dasteran Club (fb.com/dasteranclub) pada 12 September 2022 mengunggah sebuah video dengan narasi “HEBOH Uya Kuya Hipnotis Putri Chandrawati Misteri kematian Brigadir J terbongkar?!”
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, adanya video dnegan klaim bahwa Uya Kuya hipnotis Putri Chandrawati sehingga misteri kematian Brigadir J terungkap merupakan klaim yang menyesatkan.
Faktanya, Uya Kuya tidak pernah menghipnotis Putri Chandrawati. Isi video itu adalah narasi berita tentang permintaan agar Uya Kuya menghipnotis Ferdy Sambo yang datang dari mantan Kabareskrim, Komjen (Purn) Ito Sumardi Djunisanyoto.
Isi narasi di video itu identik dengan berita berjudul “Mantan Kabareskrim Ini Sempat Minta Kapolri Panggil Uya Kuya untuk Hipnotis Ferdy Sambo Cs: Paling Tidak…” yang terbit si situs seputartangsel.pikiran-rakyat.com pada 8 September 2022.
Faktanya, Uya Kuya tidak pernah menghipnotis Putri Chandrawati. Isi video itu adalah narasi berita tentang permintaan agar Uya Kuya menghipnotis Ferdy Sambo yang datang dari mantan Kabareskrim, Komjen (Purn) Ito Sumardi Djunisanyoto.
Isi narasi di video itu identik dengan berita berjudul “Mantan Kabareskrim Ini Sempat Minta Kapolri Panggil Uya Kuya untuk Hipnotis Ferdy Sambo Cs: Paling Tidak…” yang terbit si situs seputartangsel.pikiran-rakyat.com pada 8 September 2022.
Kesimpulan
Uya Kuya tidak pernah menghipnotis Putri Chandrawati. Isi video itu adalah narasi berita tentang permintaan agar Uya Kuya menghipnotis Ferdy Sambo yang datang dari mantan Kabareskrim, Komjen (Purn) Ito Sumardi Djunisanyoto.
Rujukan
- https://turnbackhoax.id/2022/09/14/salah-video-atas-permintaan-kapolri-akhirnya-ferdian-gantikan-uya-kuya-giliran-ferdy-sambo-dihipnotis/
- https://seputartangsel.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-145461797/mantan-kabareskrim-ini-sempat-minta-kapolri-panggil-uya-kuya-untuk-hipnotis-ferdy-sambo-cs-paling-tidak
(GFD-2022-10315) [SALAH] “Beredar Telegram: Anies Baswedan Sahabat Amerika Serikat, Bertujuan Muluskan Kebijakan Asing di Indonesia”
Sumber: Twitter.comTanggal publish: 17/09/2022
Berita
“Beredar Telegram: Anies Baswedan Sahabat Amerika Serikat, Bertujuan Muluskan Kebijakan Asing di Indonesia”
Hasil Cek Fakta
Akun Twitter dengan nama pengguna “DoankWarto” mengunggah sebuah foto hasil tangkapan layar dari situs makassar[dot]terkini[dot]id yang menyatakan bahwa Anies Baswedan dianggap sebagai sahabat Amerika Serikat dan bertujuan melancarkan kebijakan asing di Indonesia.
Berdasarkan hasil penelusuran, telegram yang menyatakan Anies Baswedan sebagai sahabat Amerika Serikat tidak berkaitan dengan kepentingan asing di Indonesia. Telegram tersebut telah dikirim pada tahun 2009 lalu dan berisi permohonan pemberian visa untuk Anies yang akan berkunjung ke Amerika Serikat untuk menerima penghargaan dari Northern Illinois University serta mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang akan menghadiri acara tersebut.
Adapun dalam isi artikel milik situs makassar[dot]terkini[dot]id yang disertakan dalam unggahan juga hanya menjelaskan perihal isi telegram yang dikirimkan oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat pada tahun 2009 tersebut dan tidak menyebutkan kepentingan asing di Indonesia.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Twitter dengan nama pengguna “DoankWarto” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.
Berdasarkan hasil penelusuran, telegram yang menyatakan Anies Baswedan sebagai sahabat Amerika Serikat tidak berkaitan dengan kepentingan asing di Indonesia. Telegram tersebut telah dikirim pada tahun 2009 lalu dan berisi permohonan pemberian visa untuk Anies yang akan berkunjung ke Amerika Serikat untuk menerima penghargaan dari Northern Illinois University serta mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang akan menghadiri acara tersebut.
Adapun dalam isi artikel milik situs makassar[dot]terkini[dot]id yang disertakan dalam unggahan juga hanya menjelaskan perihal isi telegram yang dikirimkan oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat pada tahun 2009 tersebut dan tidak menyebutkan kepentingan asing di Indonesia.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Twitter dengan nama pengguna “DoankWarto” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Khairunnisa A.
Bukan berkaitan dengan kebijakan asing di Indonesia. Faktanya, telegram yang menyatakan Anies Baswedan sebagai sahabat Amerika Serikat telah dikirim pada tahun 2009 lalu dan berisi pemberian visa untuk Anies yang akan berkunjung ke Amerika Serikat.
Bukan berkaitan dengan kebijakan asing di Indonesia. Faktanya, telegram yang menyatakan Anies Baswedan sebagai sahabat Amerika Serikat telah dikirim pada tahun 2009 lalu dan berisi pemberian visa untuk Anies yang akan berkunjung ke Amerika Serikat.
Rujukan
- https://tirto.id/kontroversi-unggahan-anies-baswedan-sahabat-amerika-serikat-grxx
- https://www.jawapos.com/metro/metropolitan/19/02/2017/wow-ini-dia-bocoran-kawat-diplomatik-as-tentang-anies-baswedan-ke-cia-isinya/
- https://makassar.terkini.id/anies-baswedan-sahabat-amerika-serikat-muluskan-kebijakan-asing-di-indonesia/ (
- http://web.archive.org/web/20220916150856/
- https://makassar.terkini.id/anies-baswedan-sahabat-amerika-serikat-muluskan-kebijakan-asing-di-indonesia/)
(GFD-2022-10316) [SALAH] Video “SELURUH NATO KETAKUTAN JET TEMPUR JERMAN TEMBAK JATUH INDONESIA”
Sumber: Youtube.comTanggal publish: 17/09/2022
Berita
“SELURUH NATO KETAKUTAN JET TEMPUR JERMAN TEMBAK JATUH INDONESIA”
Hasil Cek Fakta
Kanal YouTube dengan nama pengguna “BERITA MILITER” mengunggah sebuah video yang menunjukkan dokumentasi jet tempur militer. Video tersebut disertai dengan narasi yang menyatakan bahwa jet tempur dalam video tersebut adalah jet tempur Jerman yang berhasil menembak jatuh Indonesia.
Berdasarkan hasil penelusuran, video tersebut bukan merupakan video mengenai jet tempur milik Jerman. Faktanya, video tersebut merupakan gabungan dari dua video milik Angkatan Udara Inggris dan Angkatan Udara Italia. Video pertama telah diunggah oleh kanal YouTube “223 Films” pada 5 Februari 2019 berjudul “GR4 THREE SHIP SORTIE”. Pada sudut kanan atas video, terlihat tulisan “Royal Air Force”, yang merupakan sebutan bagi Angkatan Udara Inggris.
Lebih lanjut, video kedua telah diunggah oleh kanal YouTube “air Force”, yang merupakan kanal YouTube milik Angkatan Udara Italia. Video tersebut diunggah dengan judul “Aeronautica Militare – “Pantere Nere” del 155°Gruppo Volo decollano per l’ultima volta dal 50°Stormo” pada 16 November 2016.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh kanal YouTube dengan nama pengguna “BERITA MILITER” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Dimanipulasi/Manipulated Content.
Berdasarkan hasil penelusuran, video tersebut bukan merupakan video mengenai jet tempur milik Jerman. Faktanya, video tersebut merupakan gabungan dari dua video milik Angkatan Udara Inggris dan Angkatan Udara Italia. Video pertama telah diunggah oleh kanal YouTube “223 Films” pada 5 Februari 2019 berjudul “GR4 THREE SHIP SORTIE”. Pada sudut kanan atas video, terlihat tulisan “Royal Air Force”, yang merupakan sebutan bagi Angkatan Udara Inggris.
Lebih lanjut, video kedua telah diunggah oleh kanal YouTube “air Force”, yang merupakan kanal YouTube milik Angkatan Udara Italia. Video tersebut diunggah dengan judul “Aeronautica Militare – “Pantere Nere” del 155°Gruppo Volo decollano per l’ultima volta dal 50°Stormo” pada 16 November 2016.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh kanal YouTube dengan nama pengguna “BERITA MILITER” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Dimanipulasi/Manipulated Content.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Khairunnisa A.
Bukan video jet tempur Jerman yang menembak jatuh Indonesia. Faktanya, video tersebut merupakan gabungan dari dua video milik Angkatan Udara Inggris dan Angkatan Udara Italia.
Bukan video jet tempur Jerman yang menembak jatuh Indonesia. Faktanya, video tersebut merupakan gabungan dari dua video milik Angkatan Udara Inggris dan Angkatan Udara Italia.
Rujukan
Halaman: 6055/8120



