(GFD-2022-10740) Keliru, Terlalu Berani, Jokowi Batalkan Embargo Minyak Rusia
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 19/10/2022
Berita
Sebuah laman Facebook mengunggah video berjudul “Terlalu Berani, Jokowi Batalkan Embargo Minyak Rusia, Krisis Minyak Dunia, Uni Eropa, WTO”.
Video ini menarasikan Uni Eropa gagal mencapai kesepakatan sehingga embargo minyak Rusia batal. Narasi dibuka dengan pernyataan Presiden Joko Widodo. Jokowi mengatakan, Indonesia diuji karena memang geopolitik tidak jelas.
“Sangat tidak jelas. Jangan berharap perang itu besok atau bulan depan akan selesai,” kata Jokowi dalam video ini.
Pada bagian lain, video ini menarasikan Indonesia menjadi juruselamat Rusia menggantikan Jerman sebagai tujuan ekspor terbanyak. Indonesia disebut sebagai pembeli energi terbanyak sejak dimulainya perang di Ukraina.
Video yang diunggah tanggal 16 Oktober 2022 ini, telah disukai 1,5 ribu kali, 91 komentar, dan ditonton 51 ribu kali oleh pengguna Facebook.
Tangkapan layar video yang beredar di Facebook soal pembatalan embargo minyak Rusia oleh Presiden Jokowi
Apakah Jokowi membatalkan embargo minyak Rusia? Berikut hasil pemeriksaan faktanya.
Hasil Cek Fakta
Hingga tulisan ini dibuat, Tim Cek Fakta Tempo menemukan bahwa Invasi Rusia atas Ukraina masih berlangsung selama 237 hari. Invasi dimulai tanggal 24 Februari 2022 lalu.
Akibat invasi, harga gas dan minyak mentah dunia mengalami kenaikan. Penyebabnya, Rusia merupakan pengekspor minyak terbesar dunia setelah Arab Saudi, padahal pembeli kolektif terbesar minyak Rusia adalah negara-negara Eropa.
Sementara itu, Cina menjadi pembeli tunggal terbesar. Pada 2021, Eropa membeli 42 persen dan Cina membeli 14 persen dari 30 persen total produksi minyak Rusia.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2021 menyebutkan Indonesia tidak tercatat mengimpor minyak mentah dari Rusia. Arab Saudi adalah pengimpor utama minyak mentah ke Indonesia. Arab Saudi mengimpor 4.419,8 ton pada 2021, disusul Nigeria dengan total impor 3.917,4 ton. Negara lain pengimpor minyak mentah ke Indonesia adalah Australia, Angola, Gabon, Aljazair, Malaysia, Azerbaijan, Guinea, dan AS.
Untuk verifikasi narasi dalam video ini, Tim Cek Fakta Tempo menelusuri pemberitaan dari media nasional dan internasional yang kredibel. Juga data lembaga independen dan pemerintah. Sedangkan untuk menelusuri fragmen video, Tempo menggunakan Fake News Debunker by InVid, Yandex, dan Google Reverse Images. Untuk menerjemahkan bahasa asing, Tempo menggunakan Google dan Yandex Translate.
Fragmen 1
Fragmen 1
Pada menit ke-3:10, fragmen video menampilkan Presiden Rusia Vladimir Putin sedang berdiri bersama sekelompok orang di atas panggung. Hasil penelusuran Tempo menunjukkan bahwa fragmen video ini identik dengan tayangan CNBC Television pada tanggal 1 Oktober 2022, yang juga diunggah di YouTube.
Dilansir CNBC, video ini terkait konser di kota Moskow, 1 Oktober 2022. Konser ini digelar untuk merayakan aneksasi atas empat wilayah di Ukraina. Wilayah tersebut adalah Luhansk, Donetsk, Kherson dan Zaporizhzhia.
Dilansir The Telegraf, ribuan orang berkumpul di Lapangan Merah Moskow untuk merayakan pencaplokan empat wilayah Ukraina. Mereka mengibarkan bendera dan menyanyikan lagu-lagu patriotik. “Kemenangan akan menjadi milik kita," kata Presiden Putin seperti ditulis The Telegraf.
The Guardian menuliskan, konser tersebut mendatangkan diva pop Alla Pugacheva, Oleg Gazmanov, dan Grigory Leps, dan seniman pro-Kremlin.
Fragmen 2
Fragmen 2
Pada menit ke-3:18, fragmen video menampilkan Presiden Joko Widodo. Fragmen ini diikuti narasi Indonesia menjadi juruselamat Rusia menggantikan Jerman sebagai tujuan ekspor terbanyak.
Berdasarkan penelusuran Tempo, fragmen ini identik dengan unggahan Sekretariat Presiden tanggal 28 Juli 2022 di YouTube.
Dilansir Sekretariat Presiden, membuka kunjungannya di Korea Selatan, Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan CEO perusahaan-perusahaan Korea Selatan tanggal 28 Juli 2022 di Lotte Hotel, Seoul.
Para CEO dari Korea Selatan memberikan tanggapan atas iklim investasi di Indonesia yang dinilai kondusif. Meskipun demikian, Presiden Jokowi meminta para investor untuk tidak segan menyampaikan kendala yang mereka alami kepada para menteri atau langsung kepada Presiden.
Narasi dalam fragmen ini menyebutkan Indonesia menggantikan Jerman sebagai tujuan ekspor terbesar minyak Rusia. Berdasarkan penelusuran Tempo, Indonesia tidak termasuk negara yang membeli minyak dari Rusia.
Dilansir Al Jazeera, ada 48 negara mengimpor minyak mentah Rusia pada 2019. Negara-negara yang paling bergantung pada minyak Rusia antara lain: Belarus, Kuba, Curacao, Kazakhstan, Latvia. Negara-negara ini mengimpor lebih dari 99 persen minyak mentah dari Rusia.
Sumber infografis: Al Jazeera
Dilansir Tempo, berdasarkan laporan BPS, negara pengimpor minyak ke Indonesia adalah Malaysia, Singapura, Amerika Serikat, Arab Saudi, China, Nigeria, Uni Emirat Arab, Australia, Korea Selatan, dan Qatar.
Impor terbesar berasal dari Singapura: 10,3 juta ton. Pada tahun 2021, Indonesia telah melakukan impor minyak bumi dan hasil-hasilnya sebanyak 42,1 juta ton.
Berdasarkan penelusuran Tempo, berdasarkan data BPS tahun 2021, Indonesia mengimpor sebanyak 13,7 juta ton minyak mentah dan hanya mengekspor sebanyak 6 juta ton minyak mentah.
Fragmen 3
Fragmen 3
Pada menit ke-5:01, fragmen video menampilkan Wakil Direktur Jenderal Organisasi Perdagangan Dunia Yi Xiaozhun. Fragmen ini diikuti narasi yang mengutip pernyataan Jokowi. “Ada lima presiden dan perdana menteri yang menelepon,” kata Jokowi.
Berdasarkan pencarian Tempo, fragmen video ini identik dengan unggahan World Trade Organization tanggal 7 Oktober 2020 di YouTube.
Laman resmi WTO menuliskan, Wakil Direktur Jenderal Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) Yi Xiaozhun, sedang berbicara pada konferensi pers di Jenewa, Selasa 6 Oktober 2020.
Dalam pertemuan ini Yi Xiaozhun mengatakan perdagangan dunia menunjukkan tanda-tanda bangkit kembali dari kemerosotan yang disebabkan oleh COVID-19. Para ekonom Organisasi Perdagangan Dunia memperingatkan bahwa pemulihan apa pun dapat terganggu oleh efek pandemi yang sedang berlangsung.
Narasi dalam fragmen ini menyebutkan bahwa Jokowi ditelepon lima presiden dan perdana menteri. Dilansir Kompas.com, pernyataan ini disampaikan oleh Jokowi dalam Global Islamic Investment Forum yang digelar secara virtual pada tanggal 25 Maret 2022.
“Semua negara betul-betul pusing semua. Dalam dua minggu ini saya dapat telepon beberapa kepala negara/pemerintahan. Kemarin Presiden (Prancis) Emmanuel Macron telepon, sebelumnya Presiden (China) Xi Jinping telepon, sebelumnya Perdana Menteri (Kanada) Justin Trudeau telepon," ujar Jokowi seperti yang dikutip oleh Kompas.com.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta, Tim Cek Fakta Tempo menyimpulkan narasi Jokowi membatalkan embargo minyak Rusia adalah keliru.
Tempo tidak menemukan pernyataan Jokowi yang membatalkan embargo minyak Rusia. Indonesia tidak termasuk negara yang membeli minyak dari Rusia.
Rujukan
- https://www.facebook.com/watch/?v=851933682484914
- https://www.youtube.com/watch?v=iSNkv8b-mIQ
- https://www.youtube.com/watch?v=iSNkv8b-mIQ
- https://www.msn.com/en-us/news/world/russia-ukraine-war-latest-vladimir-putin-calls-for-peace-talks-with-kyiv-as-he-announces-annexation-of-four-ukrainian-regions/ar-AA12pZOt
- https://www.theguardian.com/world/2022/sep/30/russia-ukraine-regions-annexation-putin-red-square-rally-turmoil
- https://www.youtube.com/watch?v=1IxaMmt4O9o
- https://www.aljazeera.com/news/2022/3/10/infographic-how-much-of-your-countrys-oil-comes-from-russia-interactive
- https://bisnis.tempo.co/read/1630641/inilah-10-negara-asal-utama-impor-minyak-di-indonesia
- https://www.youtube.com/watch?v=oTz5Rv7RriA
- https://www.wto.org/english/news_e/pres20_e/pr862_e.htm
- https://nasional.kompas.com/read/2022/03/25/14103901/jokowi-saya-ditelepon-sejumlah-kepala-negara-semua-pusing-karena-kondisi
- https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id
(GFD-2022-10748) [SALAH] Foto “DIPANGGIL KE ISTANA !! BAMBANG TRI TOLAK SEGUDANG TAWARAN DARI JOKOWI”
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 19/10/2022
Berita
Akun Facebook Perspektif (fb.com/perspektif21) pada 15 Oktober 2022 mengunggah sebuah video yang menampilkan foto Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sedang berbincang dengan Bambang Tri dengan narasi “DIPANGGIL KE ISTANA !! B.AM.BA.NG T.R.I T.OL.A.K SEGUDANG TAWARAN DARI JO.KU.WI”
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, adanya video yang menampilkan foto Presiden Jokowi sedang berbincang dengan Bambang Tri yang diklaim sebagai Bambang Tri yang dipanggil ke istana dan menolak tawaran dari Presiden Jokowi merupakan konten yang dimanipulasi.
Faktanya, foto itu merupakan foto editan dengan cara menempatkan wajah Bambang Tri ke foto asli yang adalah foto saat Presiden Joko Widodo berbincang dengan Megawati Sukarnoputri, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Istana Negara, pada 15 Juni 2022.
Foto yang asli, salah satunya dimuat di artikel berjudul “Reshuffle Kabinet 15 Juni 2022: Saturasi Demokrasi Indonesia Makin Turun” yang terbit di situs Kompas.com pada 16 Juni 2022.
Foto ini diberi keterangan: “Presiden Joko Widodo (kedua kiri) berbincang dengan Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri (ketiga kanan), Mensesneg Pratikno (kedua kanan), Seskab Pramono Anung (ketiga kiri) dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (kanan) usai upacara pelantikan menteri dan wakil menteri Kabinet Indonesia Maju sisa masa jabatan periode 2019-2024 di Istana Negara, Rabu (15/6/2022). Presiden Joko Widodo melantik Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto, Wamen ATR Raja Juli Antoni, Wamendagri John Wempi Watipo dan Wamenaker Afriansyah Noor. (ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY)”
Faktanya, foto itu merupakan foto editan dengan cara menempatkan wajah Bambang Tri ke foto asli yang adalah foto saat Presiden Joko Widodo berbincang dengan Megawati Sukarnoputri, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Istana Negara, pada 15 Juni 2022.
Foto yang asli, salah satunya dimuat di artikel berjudul “Reshuffle Kabinet 15 Juni 2022: Saturasi Demokrasi Indonesia Makin Turun” yang terbit di situs Kompas.com pada 16 Juni 2022.
Foto ini diberi keterangan: “Presiden Joko Widodo (kedua kiri) berbincang dengan Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri (ketiga kanan), Mensesneg Pratikno (kedua kanan), Seskab Pramono Anung (ketiga kiri) dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (kanan) usai upacara pelantikan menteri dan wakil menteri Kabinet Indonesia Maju sisa masa jabatan periode 2019-2024 di Istana Negara, Rabu (15/6/2022). Presiden Joko Widodo melantik Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto, Wamen ATR Raja Juli Antoni, Wamendagri John Wempi Watipo dan Wamenaker Afriansyah Noor. (ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY)”
Kesimpulan
Foto EDITAN dengan cara menempatkan wajah Bambang Tri ke foto asli yang adalah foto saat Presiden Joko Widodo berbincang dengan Megawati Sukarnoputri, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Istana Negara, pada 15 Juni 2022.
Rujukan
(GFD-2022-10749) Menyesatkan, Siswi SMP dan SMA di Jepang Wajib Pakai Dalaman Senada dengan Seragam Sekolah
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 19/10/2022
Berita
Kolase foto yang memperlihatkan siswi SMP dan SMA di Jepang mengenakan seragam sekolah beredar di media sosial dengan narasi mereka harus mengenakan warna dalaman yang senada dengan seragam sekolah.
Di Instagram, kolase foto tersebut dibagikan akun ini pada 12 Oktober 2022. Berikut narasi lengkapnya:
“Selama beberapa tahun terakhir, sekolah-sekolah di Jepang menerapkan aturan yang diklaim untuk melindungi siswi perempuan. Untuk memastikan aturan ini benar-benar dipatuhi, pihak sekolah bahkan berhak mengecek langsung warna dalaman para siswi. Namun sejak 2021, razia semacam itu sudah dilarang, namun para siswi masih tetap harus mengenakan warna dalaman yang senada dengan seragam.”
Hingga artikel ini dimuat, kolase foto tersebut telah mendapat 248 komentar.
Tangkapan layar unggahan di Facebook soal aturan berpakaian siswi di Jepang
Apa benar siswi di Jepang wajib mengenakan warna dalaman yang senada dengan seragam sekolah?
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim Cek Fakta Tempo menelusuri pemberitaan terkait melalui sejumlah media kredibel.
Dilansir dari The Guardian, hampir 200 sekolah menengah umum dan lembaga pendidikan lainnya di Tokyo mencabut lima peraturan mulai April 2022. Salah satu di antaranya yang mengharuskan siswa berambut hitam. Sebelumnya, aturan kontroversi soal gaya rambur dan pakaian dalam siswa sekolah menengah ini mendapat protes sari para siswa.
Tahun 2021, semua sekolah menengah umum di Mie, sebuah prefektur di Jepang barat, juga menghapus aturan yang mengatur gaya rambut, warna pakaian dalam, dan kencan. Namun, menurut pejabat setempat, aturan itu diikuti syarat baru,
Beberapa siswa telah berhasil mengkampanyekan agar anak perempuan diperbolehkan memakai celana panjang ke sekolah, sementara yang lain menyerukan pencabutan larangan makeup dan produk rambut.
Dilansir dari Japantoday.com, aturan berpakaian yang mengharuskan siswa mengenakan pakaian dalam putih polos diberlakukan sejumlah sekolah di Jepang. Awalnya Dewan Pendidikan Prefektur Nagasaki melakukan penelitian di sekolah menengah umum dan sekolah menengah pertama di dalam prefektur untuk mengetahui berapa banyak sekolah yang menerapkan aturan itu. Hasilnya, mereka menemukan bahwa aturan tersebut sangat umum dipraktikkan.
Dari 238 sekolah yang diperiksa, 138 sekolah (58 persen) memiliki aturan berpakaian berupa kewajiban mengenakan pakaian dalam putih. Namun, jumlah sekolah yang menerapkan aturan itu mungkin akan menurun dalam waktu dekat. Dewan Pendidikan menganggap hal ini perlu dikhawatirkan. Mereka juga percaya bahwa sekolah dapat membuka diri terhadap pengaduan pelanggaran hak-hak siswa apabila mempertahankan kebijakan seperti itu.
“Sekolah-sekolah yang memiliki peraturan tentang pakaian dalam putih umumnya telah memberlakukannya sejak lama,” ujar juru bicara Departemen Pendidikan Nagasaki.
Dewan Pendidikan juga meminta agar perlu dilakukan revisi setelah diskusi dan survei dengan siswa dan orang tua, dengan mempertimbangkan pendapat mereka tentang masalah tersebut.
Sementara itu di Tokyo, Dewan Pendidikan Metropolitan Tokyo mengkonfirmasi gerakan merevisi aturan tersebut saat pertemuan reguler, 10 Maret 2022. Lima jenis aturan akan dihapus termasuk menentukan warna pakaian dalam siswa dan melarang gaya rambut undercut yang dikenal sebagai "dua blok."
“Gerakan itu dilakukan setelah siswa dan sekolah membahas masalah ini dan memutuskan untuk meninjau aturan di 196 kursus pendidikan,” dikutip dari Mainichi.jp.
Gerakan untuk mempertanyakan peraturan di sekolah yang tidak masuk akal itu, menyebar secara nasional. Sejak April 2022, sekolah-sekolah yang dikelola pemerintah metropolitan akan memposting aturan mereka di situs web mereka. Sekolah kemudian diminta oleh dewan pendidikan metropolitan untuk meninjau apakah peraturan itu diperlukan.
Di setiap sekolah, anggota OSIS dan guru bertukar pendapat dan mewawancarai orang tua dan wali. Akibatnya, diputuskan pada Desember 2021 bahwa peraturan sekolah yang dianggap tidak perlu akan dihapuskan dalam 196 program pendidikan mulai tahun ajaran 2022. Lima dari enam jenis peraturan sekolah akan dihapuskan dari semua program pendidikan.
Dalam rapat rutin dewan pendidikan 10 Maret lalu, sejumlah anggota memuji pemeriksaan tata tertib sekolah yang meragukan. Di antara mereka, Yuto Kitamura menyatakan, "Sangat penting untuk menghormati lingkungan di mana siswa berpikir secara proaktif dan membuat keputusan mereka sendiri. Saya menemukan langkah ini sebagai langkah maju yang besar."
Pembatasan pakaian dalam putih saja selama beberapa dekade yang diberlakukan untuk siswa di beberapa sekolah di Prefektur Saga, Jepang selatan, akhirnya dibatalkan dengan alasan aturan berpakaian melanggar hak asasi manusia dan privasi mereka.
Langkah dewan pendidikan prefektur Saga adalah bentuk tanggapan atas kekhawatiran tentang aturan yang tidak perlu. Aturan ini awalnya dimaksudkan untuk mendorong lingkungan pendidikan yang lebih baik.
Sekolah menengah atas dan sekolah menengah pertama yang dikelola prefektur, serta sekolah kebutuhan khusus, sedang diinstruksikan untuk meninjau kembali peraturan yang sudah ketinggalan zaman ini.
Temuan dewan pendidikan pada 24 Maret lalu menunjukkan bahwa 46 sekolah telah menghapus atau mengubah aturan yang dianggap berlebihan dan tidak masuk akal.
“Saya percaya bahwa peraturan sekolah telah diubah dengan cara yang tepat,” kata Kepala Dewan Pendidikan, Yuji Ochiai, dalam rapat umum pendidikan yang diadakan hari itu untuk membahas temuan dan masalah lainnya, dikutip dari Asahi.com.
Media Japaninside.com melansir tulisan mengenai dewan pendidikan dari Jepang yang menyingkirkan prosedur peraturan pemeriksaan warna pakaian dalam siswa. Staf sekolah di Jepang tidak lagi diizinkan untuk memeriksa warna pakaian dalam anak-anak untuk memastikan mereka mematuhi aturan berpakaian yang hanya boleh berwarna putih.
Menurut laporan, terdapat guru yang menargetkan siswa perempuan dengan cara menarik tali bra mereka untuk mengetahui warnanya. Bahkan mereka mengawasi para remaja dan anak-anak untuk memastikan mereka mengenakan pakaian dalam yang benar saat beralih ke kelas olahraga.
Dari 51 sekolah di bawah dewan pendidikan di prefektur Saga Jepang, terdapat 14 sekolah mewajibkan siswanya mengenakan pakaian dalam putih. Khawatir atas perilaku staf sekolah seperti itu, dewan pendidikan telah menyatakan bahwa 14 sekolah itu harus menghapus kebijakan tersebut karena melanggar privasi anak-anak.
Pemeriksaan Foto
Tempo menelusuri sumber kolase foto-foto dalam unggahan tersebut menggunakan reverse image tools Google dan Yandex.
Sumber foto 1 (kiri): shesightmag.com. Sumber foto 2 (kanan): Vice.com
Foto 1
Fakta: Foto seorang perempuan tengah memegang rambutnya identik dengan foto yang dimuat situs shesightmag.com pada 16 Maret 2022. Foto tersebut dimuat dengan keterangan, “sekolah di Jepang telah melarang siswa perempuan mengikat kuncir kuda dengan alasan bahwa melihat tengkuk telanjang mereka akan memikat siswa laki-laki secara seksual. Betapa tidak masuk akal dan anehnya hal ini.”
Foto yang sama dimuat situs bolnews.com pada 25 Maret 2022 sebagai ilustrasi dalam artikel berjudul “Japanese schools to ban ponytails.” Artikel tersebut membahas tentang kontroversi peraturan yang sama.
Foto 2
Fakta: Foto yang memperlihatkan seseorang dari arah belakang dengan rambut diikat pernah dimuat situs VICE pada 10 Maret 2022. Foto tersebut digunakan sebagai ilustrasi berita serupa, dengan keterangan foto “larangan rambut model ekor kuda merupakan salah satu dari banyak peraturan yang diterapkan sekolah di Jepang. Foto: Shutterstock.”
Foto 3
Sumber foto 3: alitools.oi dan rakuten.co.jp
Fakta: Foto ketiga yang memperlihatkan perempuan dengan pakaian seragam identik dengan foto yang dimuat beberapa situs jual beli.
Foto yang identik dimuat situs alitools.io dengan keterangan, “Gadis Pakaian Seragam Sekolah Anime Cosplay Jepang Panjang Lengan Pendek Blus Rok Lipit Pinggang Tinggi Rok Wanita JK Kostum.”
Situs jual-beli Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, kolase foto dengan klaim siswi di Jepang wajib mengenakan warna dalaman yang senada dengan seragam sekolah adalah menyesatkan.
Selama beberapa dekade, sejumlah sekolah di Jepang memang memberlakukan aturan pembatasan pakaian dalam bagi siswa, seperti wajib mengenakan dalaman putih.
Namun, pada awal 2022 aturan tersebut telah resmi dibatalkan dengan alasan aturan berpakaian melanggar hak asasi manusia dan privasi mereka. Staf sekolah di Jepang tidak lagi diizinkan untuk memeriksa warna pakaian dalam siswa.
Adapun foto-foto yang digunakan dalam unggahan, sekadar foto ilustrasi yang berasal dari berbagai sumber untuk mendukung narasi.
Rujukan
- https://www.instagram.com/p/CjnGHSdPxGn/
- https://www.theguardian.com/world/2022/mar/14/tokyo-schools-cut-controversial-rules-governing-hairstyles-and-underwear
- https://japantoday.com/category/national/majority-of-nagasaki-high-schools-have-white-underwear-only-rules-study-finds
- https://mainichi.jp/english/articles/20220311/p2a/00m/0na/028000c
- https://www.asahi.com/ajw/articles/14305549
- https://japaninsides.com/japanese-education-board-finally-bans-schools-from-checking-students-underwear-color/
- https://shesightmag.com/the-bizarre-decision-of-banning-ponytails-in-japanese-schools/
- https://www.bolnews.com/latest/2022/03/japanese-schools-to-ban-ponytails/
- https://www.vice.com/en/article/pkpv4n/japanese-schools-ban-ponytail-sexism
- https://alitools.io/en/showcase/girls-clothes-school-uniform-anime-cospaly-japanese-long-short-sleeve-blouse-skirts-pleated-high-waist-skirt-women-jk-costume-4000990673231
- https://item.rakuten.co.jp/bibichibi/y04yczf001/
- https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id
(GFD-2022-10750) Keliru, Tes Kesehatan Paru-paru dengan Menahan Napas Dari Titik A ke B Selama 30 Detik
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 19/10/2022
Berita
Sebuah akun di media sosial Facebook membagikan video membagikan berjudul “Tes Kesehatan Paru-paru || Tahan Napas dari A ke B Berarti Sehat” pada 5 Maret 2021. Jarak dari titik A ke titik B, sekitar 30 detik.
Pada kolom komentar, akun tersebut mengunggah promosi produk oximeter, alat pengukur saturasi oksigen dan detak jantung, yang merujuk pada tautan marketplace.
Tim Cek Fakta Tempo juga menemukan salah satu akun di YouTube yang membagikan klaim serupa, namun dengan model yang berbeda.
Tangkapan layar video Facebook reel dengan klaim menahan napas sekitar 30 detik bisa menentukan kesehatan paru-paru
Apakah benar menahan napas selama 30 detik menunjukkan kesehatan paru-paru?
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Tempo memverifikasi dengan menghubungi Dokter Spesialis Paru, dr Eva Dri Diana, Sp.P melalui pesan singkat. Menurut Eva, kesehatan paru-paru seseorang tidak bisa dipastikan dengan cara menahan napas saja.
“Kemampuan bernapas seseorang diukur dengan alat yang namanya spirometri. Dengan bantuan alat inilah, kita bisa mengetahui pernapasan seseorang normal atau bermasalah,” kata dokter di sebuah rumah sakit di Jakarta ini.
Dikutip dari laman situs Rumah Sakit Universitas Indonesia, spirometri adalah tes untuk menilai fungsi paru. Pemeriksaan ini menilai jumlah udara yang dapat dihirup dan dihembus paru dalam satuan mililiter, serta arus udara paru dalam satuan mililiter per detik. Pemeriksaan dilakukan dengan cara menghirup dan menghembus napas melalui corong mulut.
Angka-angka yang dihasilkan digunakan untuk menilai kesehatan paru dan mendiagnosis penyakit pernapasan, seperti asma, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) atau chronic obstructive pulmonary disease (COPD), fibrosis paru, dan penyakit paru lainnya. Alat ini juga digunakan untuk penilaian persiapan operasi tertentu dan juga sebagai bagian dari pemeriksaan umum periodik (general medical check-up).
Cara untuk mengetahui paru-paru sehat atau bermasalah
Dilansir dari arsip berita Tempo.co, Dokter Spesialis Paru Faisal Yunus berbagi tips mudah mendeteksi kesehatan paru dalam diskusi daring Peduli Kesehatan Paru Kita untuk memperingati World Lung Day 2021. Pada dasarnya, fungsi paru adalah mengambil oksigen di udara untuk proses metabolisme yang menghasilkan tenaga.
Menurut Faisal, "Apabila ada gangguan fungsi, maka akan menimbulkan berbagai gejala," katanya pada Kamis, 23 September 2021. Gejala tersebut antara lain batuk, batuk berdahak, sesak napas, cepat lelah, atau cepat capek.
Peralatan medis dapat mengetahui apakah kerja paru-paru tergolong baik atau bermasalah dan mampu memberikan hasil yang lebih akurat. Di antaranya foto thorax, uji latih jantung paru dengan sepeda statis atau treadmill dengan berbagai selang detektor yang menempel pada tubuh, spirometri, CT Scan, dan menguji arus puncak ekspirasi.
Berikut ini cara mudah mengetahui fungsi paru secara mandiri:
1. Uji jalan enam menitUji jalan enam menit ini adalah metode yang paling sederhana dan dapat diterapkan di rumah. Caranya, berjalan selama enam menit lalu ukur jarak yang sudah dilewati. Kemudian perhatikan pedoman berikut:
- Dalam enam menit, seorang remaja mampu berjalan sejauh 300 sampai 500 meter- Dalam enam menit, seorang dewasa muda mampu berjalan sejauh 400 sampai 600 meter- Dalam enam menit, seorang dewasa tua mampu berjalan sejauh 300 sampai 500 meter- Dalam enam menit, seorang tua mampu berjalan sejauh 200 sampai 300 meter."Kalau jarak yang dilalalui setelah berjalan selama enam menit kurang dari itu, maka mungkin saja ada gangguan," kata Faisal Yunus.
2. Mengukur saturasi oksigenGunakan oximeter untuk mengetahui kadar oksigen dalam tubuh. Jika angka pada oximeter menunjukkan 95-98 persen, maka oksigen dalam tubuh termasuk normal. Apabila di bawah 95 persen, maka ada persoalan.
"Saturasi oksigen pada pasien Covid-19 di unit gawat darurat rumah sakit umumnya turun ke angka 70 sampai 80 persen," kata Faisal.
3. Meniup lilin atau korek api yang menyalaKebiasaan meniup lilin yang menyala saat ulang tahun ternyata merupakan salah satu metode untuk mengetahui apakah paru-paru dalam keadaan sehat atau tidak. Caranya, taruh lilin atau korek api yang menyala sejauh 30 sentimeter dari mulut, lalu tiup.
Faisal Yunus menjelaskan, penderita Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) tak akan mampu mematikan api yang menyala dengan jarak sejauh itu. Sementara orang yang kondisi paru-parunya masih bagus dapat melakukannya. Jika ternyata tidak bisa, maka perlu observasi lebih lanjut.
Kesimpulan
Dari hasil pemeriksaan fakta, klaim bahwa menahan napas dari titik A ke titik B dengan waktu lebih kurang 30 detik menunjukan paru-paru sehat adalah keliru.
Mengukur kesehatan paru-paru yang akurat dengan menggunakan Spirometri. Alat tersebut menunjukkan angka-angka untuk menilai kesehatan paru.
Rujukan
- https://www.facebook.com/reel/642628670724661/
- https://www.youtube.com/watch?v=cXTAZXjRiEI
- https://rs.ui.ac.id/umum/berita-artikel/artikel-populer/mari-mengenal-spirometri-alat-ukur-kemampuan-bernapas-yang-sebenarnya
- https://gaya.tempo.co/read/1509831/3-cara-sederhana-mengetahui-paru-paru-masih-bagus-atau-bermasalah
- http://www.tempo.co/tag/batuk
- https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id
Halaman: 6001/8124





