• (GFD-2022-10763) [SALAH] JERMAN TELAH MENGHENTIKAN SEMUA VAKSIN COVID-19

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 20/10/2022

    Berita

    Beredar sebuah cuitan dari akun @_melody_mellow yang mengklaim bahwa negara Jerman telah menghentikan semua vaksin Covid-19 karena dinyatakan tidak aman dan tidak direkomendasikan lagi penggunaannya. Setelah ditelusuri, klaim tersebut adalah hoaks lama yang disebarkan kembali.

    Hasil Cek Fakta

    Dikutip dari apnews.com klaim yang menampilkan seorang pria yang diidentifikasi sebagai Stephan Kohn, seorang ilmuwan politik yang berpura-pura menjadi presiden baru Institut Robert Koch, badan pengendalian penyakit Jerman. Kohn mengklaim dalam video bahwa pemerintah mengeluarkan “moratorium” dan bahwa vaksin COVID-19 “tidak direkomendasikan lagi.” adalah salah, faktanya Jerman masih menggunakan vaksin Covid-19 dan diperkirakan akan menerima suntikan booster terbaru untuk menekan omicron.

    Kementerian kesehatan Jerman, Kira Nübel menegaskan bahwa saat ini Jerman dijadwalkan untuk menerima jutaan dosis vaksin Covid-19. Negara tersebut juga menerima pengiriman kombinasi baru atau suntikan booster “bivalen” dari Pfizer yang disahkan Komisi Eropa pertengahan September lalu.

    Berdasarkan penjelasan di atas, klaim jerman menghentikan seluruh vaksin adalah keliru dan termasuk dalam konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Riza Dwi (Anggota Tim Kalimasada)

    Hokas lama yang disebarkan kembali. Faktanya Jerman masih menggunakan vaksin Covid-19 dan diperkirakan akan menerima suntikan booster terbaru untuk menekan omicron.
  • (GFD-2022-10764) [SALAH] Rektor UGM Akui Semua Kecurangan Ijazah dan Mengaku Dibayar oleh Jokowi

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 20/10/2022

    Berita

    Sebuah akun Twitter bernama sabya1141 mengunggah cuitan berupa tangkapan layar dari sampul video milik kanal Youtube PEJUANG MUDA. Dalam sampul tersebut terdapat foto rektor UGM, Ova Emilia tengah diinterogasi oleh pihak kepolisian. Selain itu terdapat narasi pada gambar “SAYA DI BAYAR PAK JOKOWI REKTOR UGM AKUI SEMUA KECURANGAN IJAZAH”.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, menelisik pada video di kanal youtube tersebut tidak ada informasi yang menyatakan bahwa Rektor UGM mengakui kecurangan dan dibayar oleh Jokowi terkait ijazahnya.
    Video tersebut berisi pernyataan Rektor UGM terkait keaslian ijazah milik Jokowi dan dinyatakan lulus dari universitas tersebut tahun 1985.

    Dalam cuplikan video itu juga menampilkan pernyataan Bambang Tri Mulyono terkait permainan licik UGM dan gugatan yang dilayangkannya adalah pada ijazah SMA bukan ijazah kuliah.

    Sementara itu, foto thumbnail pada screenshoot tersebut juga merupakan hasil suntingan. Menggunakan mesin pencarian gambar Yandex, ditemukan foto identik dengan yang digunakan pada thumbnail tersebut.

    Kesimpulan

    Informasi menyesatkan. Tidak ada informasi dari media manapun yang memberitakan bahwa Rektor UGM mengakui kecurangan Ijazah dan dibayar oleh Jokowi. Informasi dalam video sumber juga tidak terdapat pernyataan terkait klaim tersebut.

    Rujukan

  • (GFD-2022-10765) [SALAH] “Mohon doa keselamatan untuk Blitar”

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 20/10/2022

    Berita

    NARASI: “Mohon doa keselamatan untuk Blitar.
    Tolong, Pejabat di Jakarta, elit partai, ketua partai, taruh ego kepentingan partai, ego pribadi, selamatkan rakyatmu saat ini.”

    Hasil Cek Fakta

    SUMBER membagikan video dengan narasi yang konteksnya TIDAK sesuai dengan fakta, sehingga menyebabkan kesimpulan yang SALAH. Video yang dibagikan BUKAN rekaman peristiwa yang terjadi di Blitar, FAKTA: lokasi kejadian adalah di Meksiko pada tahun 2020 lalu.

    Termasuk pelintiran daur ulang karena sudah pernah diklarifikasi sebelumnya, pada tahun 2021 disebut terjadi di Kalimantan dan pada tahun 2020 disebut terjadi di Bojonegoro.

    Salah satu rekaman dengan konteks yang benar, Watchtower di YouTube pada 30 Juli 2020: “Viral Video : A Group of Cattle Struggle to Survive Against Heavy River Current due To Hurricane Hanna. Mexico: The heavy rains that have fallen on some regions of the country have caused a series of floods. In Compostela, Nayarit the current grew so much that it dragged cattle.” [2]

    Hasil pencarian di turnbackhoax.id, kata kunci: “banjir ternak”. [3]

    Hasil pencarian Google – News, kata kunci: “banjir blitar”. [4]

    Kesimpulan

    BUKAN di Blitar, FAKTA: video yang dibagikan adalah rekaman peristiwa yang terjadi di Meksiko pada tahun 2020 lalu. Termasuk pelintiran daur ulang karena sudah pernah diklarifikasi sebelumnya, pada tahun 2021 disebut terjadi di Kalimantan dan pada tahun 2020 disebut terjadi di Bojonegoro.

    Rujukan

  • (GFD-2022-10752) Cek Fakta: Tidak Benar Prabowo Subianto Mundur Sebagai Capres 2024

    Sumber: liputan6.com
    Tanggal publish: 19/10/2022

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan yang mengklaim Prabowo Subianto mundur sebagai Calon Presiden (capres) 2024. Postingan ini beredar sejak awal pekan ini.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 18 Oktober 2022.
    Dalam postingannya terdapat foto Prabowo Subianto dengan Surya Paloh dengan narasi:
    "Mengejutkan! Prabowo Subianto Legowo Mundur dari Capres di Pilpres 2024 Usai Bertemu Surya Paloh, Kita Ingin Anak-anak Muda!"
    Akun itu menambahkan narasi "Semua akan anies pada waktunya"
    Lalu benarkah postingan yang mengklaim Prabowo Subianto mundur sebagai Calon Presiden (capres) 2024?

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel berjudul "Gerindra Bantah dan Sebut Hoaks Video Prabowo Subianto Mundur Jadi Capres 2024" yang tayang di Liputan6.com pada 15 Oktober 2022. Berikut isi artikelnya:
    "Liputan6.com, Jakarta - Beredar sebuah video di media sosial yang menunjukkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mundur sebagai calon presiden atau capres 2024 mendatang.
    Menanggapi hal itu, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan video tersebut tidak benar.
    Dasco menegaskan Partai Gerindra selalu berjuang untuk Prabowo Subianto sebagai presiden di Pemilu 2024 nanti.
    "Menanggapi video yang beredar yang menyatakan Pak Prabowo mundur sebagai calon presiden Partai Gerindra di Pilpres 2024, bersama ini saya, Ketua Harian DPP Partai Gerindra dan sekaligus Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Gerindra menyatakan berita tersebut tidak benar," ujar Dasco kepada wartawan, Sabtu (15/10/2022).
    Dia menekankan, Prabowo menerima mandat dari pengurus dan kader Partai Gerindra untuk maju sebagai capres 2024 mendatang.
    "Bahwa amanah Rapimnas yang dilakukan beberapa saat yang lalu, Pak Prabowo menerima mandat penuh dari seluruh pengurus dan kader Gerindra untuk maju sebagai calon presiden dari Partai Gerindra," ucap Dasco.
    Untuk itu, ia meminta para kader dan simpatisan tidak terpengaruh video hoaks tersebut. Dia juga meminta jajaran Partai Gerindra terus memperjuangkan kemenangan Prabowo sebagai capres pada Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024.
    "Untuk para kader dan simpatisan yang ada di seluruh Indonesia untuk tetap tenang dan tetap terus berjuang mendukung Prabowo sebagai calon presiden di 2024," jelas Dasco.
    Sebelumnya, di media sosial (medsos) beredar video hoaks Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto mundur sebagai calon presiden (capres).
    Dalam video hoaks yang beredar, tampak Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyebut Prabowo Subianto mundur. Namun, pernyataan Muzani itu tampak diedit dan dipotong-potong.
    Sebelumnya, Ketum Gerindra, Prabowo Subianto menerima dorongan 34 DPD partai agar dirinya maju sebagai Capres di Pemilu 2024. Hal itu disampaikan Prabowo dalam Rapimnas di SICC, Sentul, Bogor, Jumat 12 Agustus 2022.
    "Dengan mengucap bismillahirohmanirohim. Setelah saya pelajari dan mendengarkan dengan seksama sikap setiap DPD dan setiap sayap partai yang mengharapkan saya untuk menerima pencalonan sebagai presiden RI tahun 2024," kata Prabowo.
    "Dengan ini saya menyatakan bahwa dengan penuh rasa tanggung jawab. Saya menerima permohonan saudara untuk bersedia dicalonkan sebagai calon presiden Republik Indonesia," tegas Prabowo.
    Sebelumnya, Prabowo sempat bercerita tentang kekalahan Pemilu 2019. Menurut dia, kekalahan dalam sebuah pertarungan adalah hal yang biasa.
    Prabowo menegaskan, seorang pejuang jatuh itu biasa. Bagi pendekar, jika kalah harus bangkit lagi. Begitu seterusnya.
    "Petarung biasa kalau jatuh. Lebih mulia masuk arena lebih mulia bertarung demi kebenaran dan keadilan. Jatuh bangkit lagi dengan senyum, bangkit dengan gembira, bangkit dengan optimis," kata dia.
    Prabowo pun mengungkap, kerap disindir oleh sejumlah pihak. Sudah beberapa kali kalah Pemilu, namun tetap mencalonkan diri sebagai presiden.
    "Ada yang bertanya ya mungkin nyindir-nyindir, sudah sekian kali kalah kok mau maju lagi. Mungkin mereka tidak mengerti arti pejuang," tegas Prabowo.
    Prabowo pun menyinggung tokoh bangsa seperti Soekarno, Hatta, Sjahrir yang tak pernah berhenti dalam memperjuangkan Indonesia.
    "Apakah mereka mengaku kalah? Apakah pada saat jenderal Soedirman hanya dengan satu paru-paru, ditandu tanpa obat. Apakah dia pernah akan mengaku bahwa dia kalah? Dia tidak pernah menyerah," ucap dia.
    "Kita akan ikuti jejak pendiri-pendiri bangsa kita ini," tutup Prabowo diiringi sorak sorai para pendukungnya."

    Kesimpulan


    Postingan yang mengklaim Prabowo Subianto mundur sebagai Calon Presiden (capres) 2024 adalah tidak benar.

    Rujukan