• (GFD-2022-10784) [SALAH]: Pesan Whatsapp Pengangkatan Tenaga Honorer Perawat dan Guru Tanpa Tes di Pemprov Yogyakarta

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 21/10/2022

    Berita

    Beredar pesan Whatsapp terkait pengangkatan tenaga honorer perawat dan guru tanpa melalui tes di lingkungan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam pesan menjelaskan para perawat dan guru honorer dapat diangkat langsung menjadi PNS hanya dengan menghubungi nomor Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DIY Amin Purwani.

    Hasil Cek Fakta

    Melansir dari akun Instagram resmi milik Pemprov DIY @kominfodiy, mengatakan bahwa informasi yang beredar adalah hoaks. Dalam unggahannya pihak Kominfo juga mengingatkan untuk berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan. Segala bentuk informasi hanya diumumkan melalui kanal media resmi pemerintah/institusi terkait.

    Berdasarkan hasil penelusuran tersebut, pesan Whatsapp pengangkatan tenaga honorer perawat dan guru tanpa melalui tes di lingkungan Pemerintah Provinsi DIY adalah hoaks dan masuk kategori konten palsu.

    Kesimpulan

    hasil periksa fakta Rahmah an.

    Kepala BKD Provinsi DIY Amin Purwani, S.H., M.Ec.Dev., menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks. Pengumuman terkait kebijakan kepegawaian akan diumumkan melalui media resmi pemerintah.

    Rujukan

  • (GFD-2022-10785) [SALAH] “jokowi bilang telah mengakuisisi saham PT. Freport adalah bohong belaka”

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 21/10/2022

    Berita

    Akun Twitter dengan nama pengguna “YudiSet16452924” mengunggah sebuah video yang menunjukkan wawancara dengan Amir Hamzah, seorang Pengamat Kebijakan Publik, mengenai hasil rapat Komisi VII mengenai kepemilikan saham Indonesia di PT Freeport Indonesia. Unggahan tersebut juga disertai narasi yang menyatakan bahwa pada kenyatannya, Jokowi belum berhasil mengakuisisi saham PT Freeport Indonesia.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, video tersebut pertama kali diunggah pada 21 November 2018 oleh kanal YouTube “Dua Link”, dengan judul video “Kata Amir Hamzah Soal Freeport, Jokowi Bisa Di Impeachment”. Pada saat video tersebut diunggah, Indonesia memang hanya memiliki 9,36% saham. Namun, pada 21 Desember 2018, Indonesia telah resmi menguasai 51,2% saham PT Freeport Indonesia.

    Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Twitter dengan nama pengguna “YudiSet16452924” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Khairunnisa A.

    Video tersebut pertama kali diunggah pada 21 November 2018, satu bulan sebelum Indonesia resmi menguasai 51,2% saham PT Freeport Indonesia pada 21 Desember 2018.

    Rujukan

  • (GFD-2022-10786) [SALAH] Video “Ini situasi terkini di AS negara super power yang menderita, akibat adanya resesi yang melanda dunia.”

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 21/10/2022

    Berita

    Akun Twitter dengan nama pengguna “kartarahardja” mengunggah sebuah video yang menunjukkan kondisi di sebuah wilayah kumuh di Amerika Serikat. Unggahan tersebut juga disertai narasi yang menyatakan bahwa kondisi dalam video tersebut merupakan situasi terkini yang dialami Amerika Serikat akibat resesi.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, video tersebut bukan merupakan video situasi terkini di Amerika Serikat. Video tersebut pertama kali diunggah oleh kanal YouTube “Kensington Now” 25 Juli 2022 dengan judul “Walking Kensington Ave K&A [4K]” dan merupakan video kondisi di Kensington Avenue, Philadelphia, dan sama sekali tidak berkaitan dengan resesi. Potongan video yang serupa dapat dilihat pada menit 2:50 hingga 3:37.

    Kensington sendiri merupakan salah satu wilayah di Amerika Serikat yang memiliki angka warga tunawisma dan dan pecandu narkoba yang tinggi. Kemiskinan di Kensington merupakan dampak dari bangkrutnya industri lokal pada tahun 1950 hingga 1960-an, serta munculnya kelompok kriminal yang berasal dari imigran Irlandia dan Republik Dominika sejak tahun 1980-an hingga 2000-an.

    Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Twitter dengan nama pengguna “kartarahardja” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konteks yang Salah/False Context.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Khairunnisa A.

    Bukan video situasi terkini di Amerika Serikat. Video tersebut telah diunggah pada Juli 2022 dan merupakan video kondisi di Kensington Avenue, Philadelphia, dan sama sekali tidak berkaitan dengan resesi.

    Rujukan

  • (GFD-2022-10755) Cek Fakta: Tidak Benar Video Jembatan Serayu Adipala Cilacap Runtuh dan Hanyut pada 15 Oktober 2022

    Sumber: liputan6.com
    Tanggal publish: 20/10/2022

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Sebuah video yang diklaim jembatan Serayu, Adipala, Cilacap, Jawa Tengah runtuh dan hanyut beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 15 Oktober 2022 lalu.
    Akun Facebook tersebut mengunggah sebuah video dari situs berbagi video YouTube. Pada video berdurasi 1 menit 4 detik itu, memperlihatkan detik-detik sebuah jembatan ambruk diterjang banjir.
    Pada Video itu juga terdapat narasi yang berisi bahwa jembatan yang runtuh tersebut adalah jembatan Serayu, Adipala, Cilacap, Jawa Tengah.
    "Jembatan adipala hancur & hanjut jurusan cilacap selatan tertutup," demikian narasi dalam video tersebut.
    "Sedang viral jembatan serayu selarang adipala runtuh hanyut," tulis salah satu akun Facebook.
    Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 4 kali dibagikan dan mendapat beberapa respons dari warganet.
    Benarkah dalam video itu jembatan Serayu, Adipala, Cilacap, Jawa Tengah runtuh dan hanyut? Berikut penelusurannya.
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri video yang diklaim jembatan Serayu, Adipala, Cilacap, Jawa Tengah runtuh dan hanyut. Penelusuran dilakukan dengan memasukkan kata kunci "jembatan serayu adipala cilacap runtuh" di kolom pencarian Google Search.
    Hasilnya terdapat beberapa artikel yang membantah kabar tersebut. Satu di antaranya artikel berjudul "Video Viral Jembatan Adipala Cilacap Ambruk, BPBD: Hoax!" yang dimuat situs suara.com pada 15 Oktober 2022 lalu.
    SuaraJawaTengah.id - Muncul video viral Jembatan Adipala Cilacap di atas Sungai Serayu ambrol akibat diterjang banjir hingga menjadi perbincangan warganet.
    Kepala BPBD Cilacap Wijonardi menampik keras adanya kabar Jembatan Adipala Cilacap ambruk diterjang banjir dan menyebut kabar itu hanya hoax.
    Update kondisi Jembatan Adipala Cilacap yang menguhubungkan Kecamatan Kesugihan dan Kecamatan Adipala itu masih kokoh dan sangat layak dilewati.
    "Kondisi jembatan masih kokoh dan sangat layak dilewati," kata Wijonardi dilansir dari Jatengnews.id--jaringan Suara.com, Sabtu (15/10/2022).
    Ia menegaskan, video yang beredar di media sosial terkait bah yang menerjang Adipala adalah hoax alias kabar bohong. Begitu pula dengan citra Jembatan Sungai Serayu yang rusak, tidak benar.
    Berdasar penelusuran, video tersebut diduga merupakan jembatan yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Benenai, Malaka. Video tersebut diduga dibuat pada tahun 2021.
    "Video Jembatan Adipala Cilacap diterjang banjir yang beredar tidak benar dan bohong. Video itu adalah hasil daur ulang dari kejadian di provinsi NTT. Jembatan Sungai Serayu masih kuat dan bisa dilalui sebagai jalan penghubung nasional," ujarnya.
     

    Kesimpulan


    Video yang diklaim jembatan Serayu, Adipala, Cilacap, Jawa Tengah runtuh dan hanyut ternyata tidak benar. Faktanya, Kepala BPBD Cilacap, Wijonardi memastikan bahwa jembatan tersebut masih kokoh dan sangat layak dilewati.
    Video tersebut diduga merupakan jembatan yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Benenai, Malaka. Video tersebut diduga direkam pada 2021.
     

    Rujukan