(GFD-2022-10936) Cek Fakta: Tidak Benar Kabar 5000 Kader Partai Nasdem Mengundurkan Diri Usai Usung Anies Baswedan Jadi Capres 2024
Sumber: liputan6.comTanggal publish: 11/11/2022
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Kabar tentang 5000 kader Partai Nasdem mengundurkan diri dan ribuan atribut dibakar usai mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 8 Oktober 2022.
Akun Facebook tersebut mengunggah video berisi cuplikan gambar Anies Baswedan, Surya Paloh, dan beberapa tokoh lain. Video berdurasi 10 menit 22 detik itu juga terdapat narasi bahwa 5000 kader Partai Nasdem mundur setelah mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) pada Pemilu 2024 mendatang.
"Setelah Niluh Jelantik, kini giliran 5000 kader Nasdem yang mundur. Keputusan DPP Partai Nasdem, dengan Ketua Umum, Surya Paloh mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres 2024 ternyata membuat keanggotaan di tubuh partai menjadi renggang.
Boleh dikatakan, saat ini tubuh Partai Nasdem sedang tidak baik-baik saja. Di awal-awal deklarasi saja, satu per satu anggota mengundurkan diri. Dan yang terbaru di Jawa Barat, ribuan kader Partai Nasdem mengundurkan diri berjamaah," demikian pernyataan dari narator dalam video tersebut.
"5000 Kader Partai Nasdem Mundur Massal, Ribuan Atribut Partai Dibakar-- KPK," tulis salah satu akun Facebook.
Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 357 kali ditontond dan mendapat 1.700 komentar dari warganet.
Benarkah informasi 5000 kader Partai Nasdem mengundurkan diri dan ribuan atribut dibakar usai mendeklarasikan Anies sebagai capres? Berikut penelusurannya.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri video yang diklaim 5000 kader Partai Nasdem mengundurkan diri dan membakar atribut usai mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres.
Penelusuran dilakukan dengan memasukkan kata kunci "5000 kader nasdem mudur" di kolom pencarian Google Search. Hasilnya terdapat beberapa artikel yang membantah kabar tersebut.
Satu di antaranya artikel berjudul "Ribuan Kader NasDem Jabar Mundur Massal, Saan Mustopa: Hoaks!" yang dimuat situs detik.com pada 6 Oktober 2022.
Bandung - DPW Partai NasDem Jawa Barat diterpa kabar tak sedap usai resmi mengusung Anies Baswedan sebagai calon Presiden (Capres) 2024. Ribuan kader NasDem Jabar dikabarkan mundur massal usai pengusuan tersebut.
Merespons hal itu, Ketua DPW NasDem Jawa Barat Saan Mustopa menegaskan kabar tersebut tidak benar alias hoaks. Saan memastikan kadernya di daerah solid mendukung Anies usai diusung menjadi capres dari NasDem.
"Hoaks itu, itu berita lama. Berita 30 Januari 2013, NasDem Jabar solid mendukung Anies Baswedan," kata Saan kepada detikJabar saat dihubungi via telepon di Bandung, Kamis (6/10/2022).
Saan mengklaim, pengusungan Anies menjadi capres NasDem justru menimbulkan simpati dari masyarakat Jawa Barat. Banyak warga menurutnya kini mau memberikan dukungannya kepada NasDem dan bahkan ingin ikut bergabung untuk pemenangan Anies Baswedan.
"Bukan hanya dari kader NasDem, tapi banyak juga dari masyarakat yang merasa aspirasinya terwakili oleh NasDem. Banyak yang mau memberikan support-nya ke NasDem, dan banyak yang mau ikut bergabung untuk pemenangan Anies," tuturnya.
Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPD Partai NasDem Jawa Barat Rendiana Awangga juga memastikan kabar kader NasDem mundur massal di Jawa Barat hoaks. Ia mengungkap, berita itu merupakan informasi lama saat terjadinya peralihan NasDem dari ormas ke partai politik.
"Itu mah beritanya hoaks, berita tahun 2013 saat proses perubahan dari ormas ke partai. Sepertinya ini ada beberapa orang berusaha mengirimkan berita yang tidak relevan dengan pencapresan Anies," ujar pria yang akrab disapa Awang tersebut.
Di Kota Bandung sendiri, Awang tak menampik ada sejumlah kadernya yang kontra dengan keputusan pencapresan Anies. Namun setelah diberi penjelasan, mereka akhirnya mengerti dan kini makin solid dengan keputusan NasDem.
"Bahkan malah banyak yang mau ikut gabung ke kita. Per kemarin saja yang daftar keanggotaan secara mandiri lewat digital udah ada 42 orang di Kota Bandung. Itu di luar yang whatsapp dan dm ke saya, ingin ikut terlibat dalam pemenangan Anies," pungkasnya.
Kesimpulan
Video yang diklaim 5000 kader Partai Nasdem mengundurkan diri dan membakar atribut usai mendeklarasikan Anies Baswedan ternyata tidak benar. Ketua DPW NasDem Jawa Barat, Saan Mustopa menyebut bahwa informasi tersebut tidak benar. Menurutnya, narasi tentang 5 ribu kader mengundurkan diri berasal dari peristiwa pada tahun 2013.
Rujukan
(GFD-2022-10923) [SALAH] Kebijakan Pemerintah Tiongkok yang Mewajibkan Anak-Anak Menggunakan Baju Hazmat
Sumber: twitter.comTanggal publish: 10/11/2022
Berita
Akun Twitter dengan nama pengguna “uytimes” mengunggah sebuah video yang menunjukkan sekelompok anak tengah berbaris dan mengenakan kostum berwarna putih. Unggahan tersebut juga disertai dengan narasi yang menyatakan bahwa anak-anak dalam video tersebut tengah menggunakan baju hazmat sesuai dengan kebijakan pemerintah.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, narasi tersebut adalah hoaks lama yang kembali beredar. Anak-anak dalam video tersebut sedang menggunakan kostum astronot, bukan baju hazmat. Video serupa pertama kali diunggah di media sosial Douyin oleh akun “ruyi” pada 29 Desember 2021. Adapun kostum tersebut digunakan sebagai perlengkapan penampilan dalam rangka festival yang diselenggarakan oleh sekolah.
Narasi serupa juga pernah beredar sebelumnya. Artikel dengan topik tersebut telah dimuat dalam situs turnbackhoax.id pada 12 Januari 2022 dengan judul artikel “[SALAH] Video Anak-Anak di Tiongkok Diwajibkan untuk Menggunakan Baju Hazmat”.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Twitter dengan nama pengguna “uytimes” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.
Narasi serupa juga pernah beredar sebelumnya. Artikel dengan topik tersebut telah dimuat dalam situs turnbackhoax.id pada 12 Januari 2022 dengan judul artikel “[SALAH] Video Anak-Anak di Tiongkok Diwajibkan untuk Menggunakan Baju Hazmat”.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Twitter dengan nama pengguna “uytimes” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Khairunnisa A.
Hoaks lama yang kembali beredar. Faktanya, anak-anak dalam video tersebut sedang menggunakan kostum astronot, bukan baju hazmat. Video serupa pertama kali diunggah di media sosial Douyin pada 29 Desember 2021.
Hoaks lama yang kembali beredar. Faktanya, anak-anak dalam video tersebut sedang menggunakan kostum astronot, bukan baju hazmat. Video serupa pertama kali diunggah di media sosial Douyin pada 29 Desember 2021.
Rujukan
(GFD-2022-10924) Cek Fakta: Tidak Benar Kondisi AS Terkena Dampak Resesi dalam Video Ini
Sumber: liputan6.comTanggal publish: 10/11/2022
Berita
Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video kondisi Amerika Serikat atau AS terkena dampak resesi. Kabar tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 22 Oktober 2022.
Unggahan klaim video kondisi AS terkena dampak resesi menampilkan situasi tepi jalan terdapat sejumlah orang tergeletak dan ada yang berjalan gontai.
Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
"Ini situasi terkini di Amerika serikat Negara super power yg terkena dampak akibat resesi global yg melanda Dunia..coba klu terjadi di Indonesia para Kadrun mngoreng2 tiap hari sambil menari2 teriak2 turunkan Jokowi..😁😁"
Benarkah klaim video kondisi AS terkena dampak resesi? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video kondisi AS terkena dampak resesi, dengan menangkap layar video tersebut untuk dijadikan bahan penlusuran menggunakan Google Image.
Penelusuran mengarah pada artikel berjudul "Kensington Ave – Everything You Want To Know About Philadelphia’s Skid Row" yang dimuat situs vanlifewanderer.com.
Situs vanlifewanderer.com memuat foto yang identik dengan klaim video, artikel tersebut menyebutkan video tersebut merupakan kondisi di Kensington, Philadelphia, Amerika Serikat yang menjadi pasar narkoba.
Masuknya imigran dan rumah tangga berpenghasilan rendah , banyak dari mereka yang terjerumus menjadi pecandu narkoba.
Dalam artikel tersebut juga memuat video berjudul "Walking Kensington Ave K&A [4K]" yang diunggah akun YouTube Kensington Now, pada 26 Juli 2022. Cuplikn video yang identik ada pada menit ke 3.
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video kondisi AS terkena dampak resesi tidak benar.
Video tersebut menampilkan kondisi di Kensington, Philadelphia, Amerika Serikat yang menjadi pasar narkoba.
Rujukan
(GFD-2022-10925) Cek Fakta: Tidak Benar Video Wanita Tertua di Dunia Berusia 399 Tahun
Sumber: liputan6.comTanggal publish: 10/11/2022
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Sebuah video yang diklaim seorang wanita tertua di dunia berusia 399 tahun beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 18 April 2022.
Video berdurasi 59 detik itu memperlihatkan seseorang tengah berbaring di tempat tidur dengan kondisi yang sudah renta.
Sosok dalam video tersebut kemudian disebut-sebut sebagai wanita tertua di dunia berusia 399 tahun.
"The oldest woman in the world 399 years old 😱👏," tulis salah satu akun Facebook.
Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 384 ribu kali ditonton dan mendapat 431 komentar dari warganet.
Benarkah dalam video itu merupakan wanita tertua di dunia berusia 399 tahun? Berikut penelusurannya.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri video yang diklaim seorang wanita tertua di dunia berusia 399 tahun. Penelusuran dilakukan dengan mengunggah gambar tangkapan layar dari video tersebut ke situs Google Images.
Hasilnya terdapat beberapa artikel yang menjelaskan mengenai video tersebut. Satu di antaranya artikel berjudul "Who is 399 Year Old Woman? Fake Story Goes Viral on TikTok" yang dimuat situs thetealmango.com pada 1 Maret 2022.
Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa sosok dalam video tersebut bukan wanita tertua di dunia yang diklaim berusia 399 tahun.
Sosok dalam video itu merupakan Luang Pho Ya. Dia adalah seorang biksu Buddha yang tinggal di Thailand. Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun TikTok @auyary13. Biksu itu berusia 109 tahun.
Luang dilaporkan lahir pada 12 Agustus 1913, dan akan berusia 109 tahun pada Agustus 2022. Ia telah mengabdi sebagai biksu Buddha selama 77 tahun, bersama dengan pendidikannya yang menyebar ke seluruh Asia dan bahkan ke tempat-tempat dunia barat.
Kesimpulan
Video yang diklaim seorang wanita tertua di dunia berusia 399 tahun ternyata tidak benar. Faktanya, sosok dalam video tersebut merupakan Luang Pho Ya, seorang biksu Buddha di Thailand. Luang dilaporkan saat ini berusia 109 tahun.
Rujukan
Halaman: 5961/8128
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4223156/original/015180300_1668160181-Nasdem1.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220880/original/046985100_1668016955-resesi_As_cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220870/original/035903900_1668015349-resesi_As_cover_GI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4221681/original/052074200_1668066837-Woman1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4221692/original/096715600_1668067375-SsWoman1.jpg)