• (GFD-2023-11797) Cek Fakta: Tidak Benar Pengemudi Ojek Online dalam Video Ini Meninggal saat Berkendara Akibat Vaksin

    Sumber: liputan6.com
    Tanggal publish: 16/02/2023

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video pengemudi ojek online atau ojol meninggal saat berkendara akibat vaksin. Kabar tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 13 Februari 2023.
    Unggahan klaim video pengemudi ojol meninggal saat berkendara akibat vaksin, menampilkan seorang mengenakan jaket hijau sedang menunduk kaku di atas sepeda motor berwarna biru sedang mendapat pertolongan dari sejumlah orang yang melihat kondisinya.
    Dalam video tersebut terdapat narasi suara, sebagai berikut.
    "Masih bergerak matanya, bawa ke rumah sakit"
    Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut. "Seorang driver ojol meninggal dunia dalam keadaan mengendarai kendaraan ojolnya, tubuhnya kaku.
    Akhir-akhir ini banyak kematian mendadak tapi gak diekspos media. Pun kematian mendadak ini banyak yang menimpa para driver ojek online (ojol). Patut dicurigai kematian mendadak akibat dari cairan setan dalam botol niskav.
    Yang sudah di niskav perbanyak istighfar dan bertaubat, jauhi perkataan dan perbuatan yang sia-sia."
    Benarkah klaim video pengemudi ojol meninggal saat berkendara akibat vaksin? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video pengemudi ojol meninggal saat berkendara akibat vaksin, dengan menangkap layar video tersebut untuk dijadikan bahan penelusuran menggunakan Yandex. 
    Penelusuran mengarah pada unggahan video akun YouTube Inside Lombok, berjudul "VIRAL DRIVER OJOL "MEMBEKU" DI ATAS MOTOR, BEGINI PENELUSURAN POLISI." yag diunggah pada 16 Maret 2020.
    Video tersebut identik dengan klaim, namun dilengkapi dengan klarifikasi pengemudi ojek online yang duduk di atas sepeda motornya.
    Dalam klarifikasi tersebut pengemudi ojek online tersebut sedang sakit karena kecapekan dan dalam video tersebut mengaku sudah sehat.
    Video tersebut pun diberi keterangan sebagai berikut.
    "Seorang pengemudi ojek online tertidur di jalan karena kelelahan. Warga yang ada di sekitar lokasi itu berusaha membangunkannya. Sebagian warga menduga pengemudi ojol ini terjangkit virus Corona. Namun anggota dari Polsek Ampenan sudah memastikan bahwa yang bersangkutan hanya kelelahan, bukan karena mengidap penyakit tertentu.
    Masyarakat diharapkan untuk tetap tenang. Selain itu, diharapkan pula agar masyarakat tidak mudah percaya informasi yang belum terbukti kebenarannya."
     
    Penelusuran gambar tersebut juga mengarah pada artikel berjudul "Gojek Pastikan Driver Duduk 'Membeku' di Atas Motor Tak Terkait Corona" yang dimuat situs news.detik.com, pada 18 Maret 2020.
    Artikel situs  news.detik.com juga memuat foto yang identik dengan klaim video.
    Dalam artikel tersebut Pihak Gojek melakukan pengecekan ke lapangan dan memastikan driver ojol tersebut saat itu mengalami sakit dan saat ini dapat kembali beraktivitas setelah dilakukan pertolongan pada kesempatan pertama oleh masyarakat dan tim satgas.

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video pengemudi ojol meninggal saat berkendara akibat vaksin tidak benar.
    Pengemudi ojol dalam video tersebut tidak meninggal dan sedang sakit, peristiwa dalam video tersebut terjadi pada Maret 2020, sebelum program vaksin Covid-19 dimulai pada Januari 2021.

    Rujukan

  • (GFD-2023-11894) [SALAH] Gisel Hamil Anak Kedua dengan Gading Marten

    Sumber: YOUTUBE
    Tanggal publish: 16/02/2023

    Berita

    “🔴HAMIL ANAK KEDUA!! GADING MARTEN DAN GISEL KEPERGOK SALIN BERCUMBU…”

    Hasil Cek Fakta

    Pada 4 Februari 2023 lalu muncul sebuah video unggahan akun bernama Seleb Viral di Youtube, video tersebut membawa klaim bahwa Gading dan Gisel kepergok bercumbu setelah bercerai dan tengah hamil anak kedua.

    Alih-alih memberikan penjelasan yang benar sesuai pada klaim yang diberikan, video tersebut justru hanya membacakan artikel yang diunggah di tribunnews.com berjudul “Gisel Dituding Hamil Lagi, Usai Kabar Tidur Sekamar Bareng Gading Marten saat Liburan”

    Pembahasan dalam artikel yang dibacakan oleh sang narator tersebut adalah mengenai tuduhan warganet yang mengatakan bahwa Gisel hamil lagi, tuduhan tersebut dikait-kaitkan usai terdapat kabar bahwa Gading, Gisel, dan Gempi baru saja liburan bersama.

    Hingga akhir video, tidak ada pembahasan yang memvalidasi judul video yang diunggah tersebut. Dapat disimpulkan bahwa berita tersebut adalah informasi yang salah.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Vendra Panji

    Informasi yang diberikan salah, faktanya isi video tersebut tidak membahas bukti jika Gisel benar terbukti hamil anak keduanya dengan Gading Marten.

    Rujukan

  • (GFD-2023-11895) [SALAH] Daun Ciplukan Sembuhkan Lumpuh dan Stroke

    Sumber: FACEBOOK
    Tanggal publish: 16/02/2023

    Berita

    “TERBUKTI MANJUR!!! LUMPUH / STROKE LANGSUNG BISA JALAN,HANYA DENGAN 1 BAHAN SAJA!!!”

    Hasil Cek Fakta

    Muncul sebuah postingan Facebook pada 11 Januari 2023 lalu yang menyebarluaskan sebuah informasi palsu yang menyebutkan bahwa air rebusan daun ciplukan bisa menyembuhkan penyakit lumpuh dan stroke hingga langsung bisa berjalan kembali.

    Berdasarkan artikel yang diunggah pada 25 Maret 2016 lalu di liputan6.com dengan judul “Daun Ciplukan Berkhasiat Sembuhkan Stroke?” terdapat sebuah penjelasan dari Dokter Herbal Rumah Sakit Kanker Dharmais, Aldrin Neilwan, MD, MARS, M. Biomed, M. Kes, SpAK yang menyatakan bahwa daun ciplukan tidak bisa menyembuhkan stroke sebagai pengobatan utama. Ia menerangkan bahwa boleh saja mengonsumsinya sebagai obat pelengkap, namun tetap tidak boleh untuk diyakini bahwa air rebusan daun ciplukan bisa menyembuhkan stroke secara 100 persen, tetap harus mengonsumsi obat yang sesuai dari dokter.

    Berdasarkan temuan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa air rebusan daun ciplukan dapat mengobati stroke adalah salah, karena tanaman obat tidak bisa dijadikan pengobatan utama penyakit stroke, penderita stroke tetap harus mengonsumsi obat yang diberikan oleh dokter.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Vendra Panji

    Unggahan tersebut adalah hoax karena menurut ahli kedokteran menjelaskan bahwa rebusan daun ciplukan tidak dapat menyembuhkan stroke secara 100 persen, penderita stroke tetap diharuskan untuk mengonsumsi obat-obatan yang sesuai dari dokter.

    Rujukan

  • (GFD-2023-11915) [SALAH] Australia Isyaratkan Damai dengan Indonesia

    Sumber: Youtube
    Tanggal publish: 16/02/2023

    Berita

    Channel YouTube JENDERAL (https://www.youtube.com/@jenderal538) pada 25 Januari 2023 mengunggah video dengan klaim bahwa Australia telah memberikan syarat-syarat damai ke Indonesia. Pihak Australia mengatakan bahwa mereka tidak pernah menolak upaya negosiasi asalkan Indonesia menarik seluruh pasukannya dari wilayah Pulau Pasir. Sebelumnya, pejabat Amerika Serikat dilaporkan telah mendorong pemerintah Australia untuk memberi sinyal negosiasi ke Indonesia. Sinyal negosiasi itu ditujukan sebagai langkah politik demi mempertahankan dukungan barat untuk upaya perang, bukan hanya sekedar mencapai penyelesaian jangka pendek saja.

    Hasil Cek Fakta

    etelah dilakukan penelusuran, faktanya unggahan tersebut hanya berisi potongan-potongan video dari peristiwa yang tidak saling berkaitan, sehingga terdapat ketidaksesuaian antara narasi dan video yang diunggah.

    Dalam video dengan narasi bahwa PM Australia, Anthony Albanese, mengatakan ada 5 poin yang harus dipatuhi Indonesia dan Australia dalam rangka negosiasi damai merupakan potongan video yang diambil dari channel YouTube 7NEWS Australia (https://www.youtube.com/@7news) yang telah diunggah pada 3 Februari 2022. Dalam video asli milik 7NEWS Australia tersebut menampilkan Anthony Albanese yang meminta Aged Care Services Minister atau Menteri Layanan Perawatan Lansia, Richard Colbeck, untuk mengundurkan diri atas 500 kematian akibat COVID-19 yang terjadi di Australia.

    Lebih lanjut, dalam narasi yang menyebutkan bahwa PM Australia, Scott Morrison, mempertanyakan kesanggupan Presiden Jokowi untuk menarik semua pasukan Indonesia dari Australia merupakan potongan video yang diambil dari laman artikel abc.net.au (https://www.abc.net.au/news/) yang diunggah pada 23 Maret 2021. Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa Scott Morrison sedang berselisih dengan perusahaan media dan penerbitan Amerika, News Corp, yang mengklaim bahwa pemerintahan Scott Morrison memberikan intimidasi, pelecehan, dan serangan seksual di Kantor Parlemen selama puluhan tahun.

    Kesimpulan

    Unggahan video dengan klaim bahwa Australia telah memberikan syarat-syarat damai ke Indonesia merupakan konten yang menyesatkan. Faktanya, unggahan tersebut hanya berisi potongan-potongan video dari peristiwa yang tidak saling berkaitan.

    Rujukan