• (GFD-2023-11862) [SALAH] Pesan WhatsApp Menawarkan Bantuan Oleh Dinas Sosial Kabupaten Pacitan

    Sumber: WhatsApp
    Tanggal publish: 18/02/2023

    Berita

    “… Kabupaten Pacitan”

    “betull PK pripun”

    “Perkenalkan saya dari DINAS SOSIAL Kabupaten Pacitan, (Drs.Iswayudi, S.STP,M.SI). Niat dan tujuan saya menghubungi bapak ini ada sedikit rezeki untuk keperluan atau pembangunan di Masjid Al Hikmah”

    “Terimakasih BPK”

    “Semoga nanti apa yang diberikan menjadikan amal jariyah yang berkah bermanfaat bagi semuanya. Untuk saat ini di Masjid sedang…

    Hasil Cek Fakta

    Beredar pesan WhatsApp mengatasnamakan Dinas Sosial Kabupaten Pacitan (Iswandi) menghubungi pengurus masjid dengan tujuan membagikan bantuan. Akun tersebut juga meminta pengurus masjid mengirimkan nomor rekening. Setelah itu, akun tersebut mengirimkan gambar tangkapan layer bukti transfer lalu pengurus masjid diminta mentransfer kembali uang tersebut ke nomor rekening yang tertera. Selain itu terdapat pula pesan WhatsApp serupa dengan nomor berbeda mengatasnamakan Dinsos Kabupaten Pacitan (Deny dan Toni).

    Berdasarkan hasil penelusuran, akun-akun WhatsApp yang beredar adalah hoaks. Melalui akun Instagram @dinsoskabpacitan mengklarifikasi dengan mengunggah beberapa tangkapan layer akun WhatsApp tersebut dan melabelkan tanda hoaks. Dinsos Kabupaten Pacitan juga menambahkan bahwa pihaknya tidak memiliki pegawai dengan nama tersebut dan mengimbau kepada masyarakat selalu waspada dan bijak menyaring informasi.

    Berdasarkan penjelasan di atas pesan WhatsApp mengatasnamakan Dinas Sosial Kabupaten Pacitan adalah tidak benar dan masuk kategori konten palsu.

    Kesimpulan

    Pesan palsu. Dinsos Kabupaten Pacitan memastikan pesan WhatsApp tersebut adalah penipuan.

    Rujukan

  • (GFD-2023-11798) Cek Fakta: Tidak Benar Rendam Tabung Gas dalam Air Bisa Bikin Awet

    Sumber: liputan6.com
    Tanggal publish: 17/02/2023

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan yang mengklaim tabung gas LPG akan hemat dipakai dengan cara direndam air. Postingan itu beredar sejak beberapa waktu lalu.
    Salah satu akun ada yang mempostingnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 5 Februari 2017.
    Dalam postingannya terdapat gambar tabung gas sedang direndam dalam ember berisi air. Postingan itu disertai narasi:
    "Solusi agar nyala api kompor tetep besar n irit gas Elpiji. Tabung Gas d rendam Air Panas."
    Selain itu belakangan ini juga beredar video tabung gas 3 kilogram direndam air agar lebih hemat.
    Lalu benarkah postingan yang mengklaim tabung gas akan hemat dipakai dengan cara direndam air?

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta menelusuri dengan akun Instagram @ptpertaminapatraniaga. Di sana terdapat penjelasan melalui postingan yang diunggah pada 10 Februari 2023.
    PT Pertamina Patra Niaga menyebut cara merendam tabung gas dalam air tidak dianjurkan. Pasalnya tabung gas LPG yang dimasukkan dalam air dapat menyebabkan korosi.
    Mereka menyebut cara merendam tabung gas dalam air hanya digunakan untuk melihat apakah terjadi kebocoran terhadap tabung.

    Kesimpulan


    Postingan yang mengklaim tabung gas akan hemat dipakai dengan cara direndam air adalah tidak benar. Faktanya cara tersebut justru bisa membuat tabung gas korosi.

    Rujukan

  • (GFD-2023-11799) Sebagian Benar, Klaim Kompilasi Video Gempa Turki 2023

    Sumber: cekfakta.tempo.co
    Tanggal publish: 17/02/2023

    Berita


    Video yang menunjukkan suasana gempa Turki yang terekam dari dasbor dan sebuah bangunan runtuh beredar di media sosial. Kompilasi video tersebut dibagikan dengan klaim detik-detik gempa di Turki pada 2023.
    Di Facebook, video berdurasi 1 menit 8 detik tersebut dibagikan akun ini pada 8 Februari 2023. Dalam video itu disertai narasi "Detik-detik gedung ambruk di Turky". 

    Hingga artikel ini dimuat unggahan tersebut telah mendapat 35 komentar dan dibagikan sebanyak 63 kali. Apa benar ini kompilasi video gempa di Turki pada 2023?

    Hasil Cek Fakta


    Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim Cek Fakta Tempo mula-mula memfragmentasi video itu dengan menggunakan tool InVid. Selanjutnya penelusuran dilakukan dengan menggunakan reverse image tools Google dan Yandex. 
    Hasilnya, gempa yang terekam kamera dasbor merupakan peristiwa gempa di Jepang pada 2011. Sementara rekaman video bangunan runtuh merupakan kejadian gempa di Provinsi Sanliurfa, Turki, pada 2023.
    Video Mobil Terguncang
    Bagian awal video di atas memperlihatkan rekaman kamera dari dasbor sebuah mobil yang menyorot sejumlah mobil di depannya terguncang. Video yang identik pernah diunggah ke Youtube oleh kanal VID CLIPS pada 6 Mei 2022 dengan judul "Gempa Jepang 2011 PART 4".
    "Gempa Bumi Terbesar di Jepang 11 Maret 2011, gempa terjadi sebelum Tsunami melanda Jepang tahun 2011," bunyi keterangan video.
    Video identik lainnya juga diperlihatkan kanal YouTube Nicnic yang diunggah pada 9 Mei 2021 dengan judul “Japan Earthquake Dashcam Compilation”. Fragmen yang identik terlihat pada menit ke-2:19 hingga menit ke-2:58.
    Video Bangunan Runtuh
    Sementara rekaman video identik yang memperlihatkan sebuah bangunan yang runtuh pernah diunggah ke YouTube oleh kanal resmi dari situs berita Sky News pada 6 Februari 2023 dengan Judul "Building collapses after quake".
    Sumber: YouTube short SkyNews
    Dalam video juga tertera narasi, "dramatic footage shows the moment a seven storey building collapses after an earthquake. Sanliurfa, Turkey." Video ini merekam runtuhnya sebuah bangunan dari dua sisi.
    Video identik lainnya juga diunggah ke YouTube oleh kanal Guardian News pada 6 Februari 2023 dengan judul “Building collapses during earthquake aftershock in Turkey”.
    Menurut Guardian News pada keterangan video, setidaknya satu bangunan runtuh di distrik Haliliye di Provinsi Anlurfa pada hari Senin saat gempa susulan gempa berkekuatan 7,8, rekaman yang dirilis oleh TV lokal Urfa.

    Kesimpulan


    Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, kompilasi video dengan klaim gempa di Turki pada 2023, adalah sebagian benar. 
    Video pertama yang merekam suasana gempa yang terekam kamera dasbor merupakan peristiwa gempa Jepang pada 2011. Sementara rekaman video bangunan runtuh merupakan kejadian gempa di Provinsi Sanliurfa, Turki, pada 2023.

    Rujukan

  • (GFD-2023-11800) Keliru, Rusia Borong Alutsista Indonesia untuk Lawan Ukraina dan Amerika Serikat

    Sumber: cekfakta.tempo.co
    Tanggal publish: 17/02/2023

    Berita


    Sebuah video dengan narasi bahwa Rusia memborong tujuh alutsista Indonesia untuk digunakan melawan Ukraina dan Amerika Serikat, dibagikan oleh salah satu akun di Facebook pada 12 Februari 2023.
    Pengunggah konten menampilkan Presiden RI Joko Widodo dan Presiden Rusia Vladimir Putin duduk bersama. Selain itu terdapat kolase alutsista seperti tank di atas air dan di darat.

    Hingga kini, Selasa, 14 Februari 2023, video tersebut sudah ditanggapi 1,6 ribuan pengguna Facebook, mendapatkan 62 komentar dan 93 ribu kali tayang. Namun, benarkah Rusia memborong 7 alutsista Indonesia untuk digunakan melawan Ukraina dan Amerika?

    Hasil Cek Fakta


    Hasil verifikasi Tempo menunjukkan, Rusia memang memesan tujuh kapal pabrikan Indonesia pada Maret 2018. Namun tidak ada pernyataan bahwa kapal itu akan digunakan untuk melawan Ukraina dan Amerika Serikat.
    Kemudian pertemuan Joko Widodo dan Vladimir Putin dalam konten video itu tidak membahas soal pembelian senjata. Pertemuan tersebut membahas soal kerja sama di berbagai bidang termasuk energi, pendidikan dan pembangunan infrastruktur.
    Untuk memverifikasi kebenaran klaim di atas, Tim Cek Fakta Tempo memfragmentasi video tersebut menjadi gambar menggunakan Keyframe, menelusurinya pakai Yandex Image Search dan menuliskan kata kunci ekspor senjata ke Rusia.
    Video 1

    Presiden RI Joko Widodo dan Presiden Rusia, Vladimir Putin terlihat pada awal video ini sedang mengadakan pertemuan membahas beberapa isu, termasuk kerja sama dibidang perdagangan, energi, pengembangan Batubara, pendidikan pelaksanaan proyek kereta api, hingga pendidikan.
    Pertemuan bilateral antara Jokowi dengan Putin berlangsung di Bucherov Rucey, Sochi, Rusia pada Rabu, 18 Mei 2016, sebelum Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-Rusia SUMMIT digelar pada 19-20 Mei 2016.
    Vladimir Putin dalam jumpa pers bersama dengan Joko Widodo mengatakan, Rusia dan Indonesia memiliki hubungan yang sudah terjalin lama dan erat serta asal usulnya adalah sahabat sejati Rusia, Presiden Indonesia Sukarno.
    “Saya ingin mencatat Rusia dan Indonesia dihubungkan oleh hubungan yang sudah berlangsung lama dan dekat. Asal mereka adalah sahabat tulus negeri ini, Presiden Indonesia Soekarno,” kata Putin di kediamannya di Bucherov Rucey, Sochi, Rusia dikutip dari situs resmi Sekretariat Kabinet.
    Video 2

    Video menit ke-3:40 memperlihatkan tank boat Antasena. Pembuatan tank boat Antasena tersebut sudah dilakukan selama hampir satu tahun di PT Lundin Industry Invest yang bekerja sama dengan PT Pindad.
    “Saya melihat kemajuan yang baik dari pembuatan Antasena selama setahun. Ini membuat bangsa kita bangga karena Indonesia sudah bisa membuat kapal yang bagus dan sudah mulai dipesan oleh negara lain. Ini menandakan produk kita sama dengan produk negara besar lainnya,” kata Menteri Pertahanan RI, Ryamizard Ryacudu saat berkunjung ke pabrik PT Lundin di Banyuwangi, Sabtu, 28 Juli 2018 dikutip situs Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.
    Salah satu negara pemesannya pun tak main-main, yakni Rusia. Ia menjelaskan, Tank Boat Antasena nantinya akan dioperasikan di sungai-sungai besar seperti Kalimantan dan Papua. Direktur utama PT Lundin Industry Invest, Lizza Lundin, menjelaskan nama Antasena diberikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) saat berkunjung ke area pameran Pindad dalam Indo Defence 2016. Nama Antasena diambil oleh tokoh mitologi pewayangan yang mampu menyelam di air.

    Kesimpulan


    Berdasarkan pemeriksaan fakta, klaim Rusia borong alutsista Indonesia untuk lawan Ukraina dan Amerika adalah keliru.
    Pada Maret 2018, Rusia memang memesan tujuh kapal pabrikan Indonesia, namun tidak ada pernyataan bahwa kapal itu akan digunakan untuk melawan Ukraina dan Amerika Serikat. Kemudian pertemuan Joko Widodo dan Vladimir Putin dalam konten video itu tidak membahas soal pembelian senjata, tetapi membicarakan soal kerja sama di bidang energi dan pembangunan infrastruktur.

    Rujukan