(GFD-2023-11928) [SALAH] Video UFO Ditembak Jatuh Oleh Pesawat Tempur
Sumber: TiktokTanggal publish: 27/02/2023
Berita
“UFO gets shot down”
Hasil Cek Fakta
Beredar video TikTok yang menunjukkan sebuah penembakan di langit, video tersebut diklaim merupakan penembakan terhadap UFO yang ditembak jatuh oleh pesawat tempur.
Setelah ditelusuri, klaim tersebut salah. Faktanya, video tersebut merupakan cuplikan dari promosi video game bernama Digital Combat Simulator (DCS) yang dikembangkan oleh perusahaan Eagle Dynamics. Dalam video tersebut juga tidak terlihat UFO yang tertembak, hanya menunjukkan pesawat perang mengeluarkan tembakan dan meledak di langit.
Dengan demikian, Video UFO Ditembak Jatuh Oleh Pesawat Tempur adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.
Setelah ditelusuri, klaim tersebut salah. Faktanya, video tersebut merupakan cuplikan dari promosi video game bernama Digital Combat Simulator (DCS) yang dikembangkan oleh perusahaan Eagle Dynamics. Dalam video tersebut juga tidak terlihat UFO yang tertembak, hanya menunjukkan pesawat perang mengeluarkan tembakan dan meledak di langit.
Dengan demikian, Video UFO Ditembak Jatuh Oleh Pesawat Tempur adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Mochamad Marcell
Faktanya video tersebut berasal dari promo video game simulasi pertempuran bernama Digital Combat Simulator (DCS) yang dikembangkan oleh perusahaan Eagle Dynamics. Selengkapnya pada bagian penjelasan.
Faktanya video tersebut berasal dari promo video game simulasi pertempuran bernama Digital Combat Simulator (DCS) yang dikembangkan oleh perusahaan Eagle Dynamics. Selengkapnya pada bagian penjelasan.
Rujukan
(GFD-2023-11930) [SALAH] Jepang Mengirimkan Tumpukan Kertas Origami Bangau ke Turki Setelah Gempa Bumi
Sumber: FBTanggal publish: 27/02/2023
Berita
“Bangau kertas dikirim oleh orang Jepang ke Turki”
Hasil Cek Fakta
Beredar postingan di Facebook yang menunjukkan foto kumpulan kertas origami yang sudah berbentuk bangau, foto tersebut diklaim merupakan pemberian Jepang kepada Turki setelah gempa bumi yang melanda Turki pada 6 Februari 2023.
Setelah ditelusuri, klaim tersebut salah. Faktanya, foto yang dibagikan tersebut merupakan foto lama yang sudah dipublikasi sejak 2014 dan 2012. Foto pertama merupakan kumpulan kertas origami bangau dari Hiroshima setelah acara doa bersama di sekitar Taman Paper Cranes and Children’s Peace Monument, kertas-kertas origami bekas tersebut dikumpulkan untuk didaur ulang oleh NGO bernama “Thousand Crane Factory Project for a Hopeful Future”. Foto pertama ini telah dipublikasi melalui muruku.co.jp sejak 13 Juni 2014.
Kemudian foto kedua merupakan merupakan kumpulan kertas origami bangau dari Himeyuri Peace Museum di Okinawa sedang diangkut untuk dibawa ke Hiroshima agar nantinya didaur ulang juga, foto kedua ini telah dipublikasi sejak 30 November 2012 pada web yang sama. Kedua foto dalam postingan tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan bantuan Jepang kepada Turki setelah gempa yang melanda Turki hingga Suriah.
Dengan demikian, Jepang mengirimkan tumpukan kertas origami bangau ke Turki setelah gempa merupakan hoaks dengan kategori Konteks yang Salah.
Setelah ditelusuri, klaim tersebut salah. Faktanya, foto yang dibagikan tersebut merupakan foto lama yang sudah dipublikasi sejak 2014 dan 2012. Foto pertama merupakan kumpulan kertas origami bangau dari Hiroshima setelah acara doa bersama di sekitar Taman Paper Cranes and Children’s Peace Monument, kertas-kertas origami bekas tersebut dikumpulkan untuk didaur ulang oleh NGO bernama “Thousand Crane Factory Project for a Hopeful Future”. Foto pertama ini telah dipublikasi melalui muruku.co.jp sejak 13 Juni 2014.
Kemudian foto kedua merupakan merupakan kumpulan kertas origami bangau dari Himeyuri Peace Museum di Okinawa sedang diangkut untuk dibawa ke Hiroshima agar nantinya didaur ulang juga, foto kedua ini telah dipublikasi sejak 30 November 2012 pada web yang sama. Kedua foto dalam postingan tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan bantuan Jepang kepada Turki setelah gempa yang melanda Turki hingga Suriah.
Dengan demikian, Jepang mengirimkan tumpukan kertas origami bangau ke Turki setelah gempa merupakan hoaks dengan kategori Konteks yang Salah.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Mochamad Marcell
Faktanya kedua foto kumpulan kertas origami berbentuk bangau yang diklaim dikirim oleh Jepang ke Turki setelah gempa bumi merupakan foto lama yang sudah lama beredar di internet sejak 2014 dan 2012. Selengkapnya pada bagian penjelasan.
Faktanya kedua foto kumpulan kertas origami berbentuk bangau yang diklaim dikirim oleh Jepang ke Turki setelah gempa bumi merupakan foto lama yang sudah lama beredar di internet sejak 2014 dan 2012. Selengkapnya pada bagian penjelasan.
Rujukan
(GFD-2023-11933) [SALAH] “JOKO WIDODO TUNJUK MAHFUD MD JADI KETUA KPK”
Sumber: youtubeTanggal publish: 27/02/2023
Berita
TANPA KOMPROMI :bangbang: JOKOWI TUNJUK LANGSUNG MAHFUD MD JADI KETUA KPK
Hasil Cek Fakta
Sebuah unggahan dari akun media sosial Youtube dengan klaim Presiden Joko Widodo menunjuk Mahfud MD menjadi ketua KPK untuk menggantikan posisi Firli Bahuri.
Setelah melakukan penelusuran, tidak terdapat pernyataan resmi dari Presiden Jokowi tentang memberhentikan langsung Firli Bahuri sebagai Ketua KPK dan digantikan oleh Mahfud MD.
Saat ini Firli Bahuri masih aktif dalam kegiatan yang berkaitan dengan KPK, yang dapat dilihat langsung melalui akun instagram resmi media sosialnya.
Dengan demikian, Presiden Joko Widodo menunjuk Mahfud MD menjadi ketua KPK untuk menggantikan posisi Firli Bahuri adalah salah dengan kategori konten yang dimanipulasi.
Setelah melakukan penelusuran, tidak terdapat pernyataan resmi dari Presiden Jokowi tentang memberhentikan langsung Firli Bahuri sebagai Ketua KPK dan digantikan oleh Mahfud MD.
Saat ini Firli Bahuri masih aktif dalam kegiatan yang berkaitan dengan KPK, yang dapat dilihat langsung melalui akun instagram resmi media sosialnya.
Dengan demikian, Presiden Joko Widodo menunjuk Mahfud MD menjadi ketua KPK untuk menggantikan posisi Firli Bahuri adalah salah dengan kategori konten yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Yudho Ardi
Pernyataan tersebut tidak benar, faktanya Presiden Joko Widodo tidak pernah menunjuk Mahfud MD menjadi ketua KPK dan saat ini Ketua KPK masih Firli Bahuri.
Pernyataan tersebut tidak benar, faktanya Presiden Joko Widodo tidak pernah menunjuk Mahfud MD menjadi ketua KPK dan saat ini Ketua KPK masih Firli Bahuri.
Rujukan
(GFD-2023-11934) [SALAH] AKHIRNYA SBY AKUI KORUPSINYA, KPK DI MINTA JANGAN SERET IBAS ATAS DOSA-DOSANYA
Sumber: FacebookTanggal publish: 27/02/2023
Berita
Akun Facebook Lavolda mengunggah video dengan judul: “AKH1RNYA SBY AKUI K0RUPS1NYA, KPK DI MINTA J4NGAN S3RET IB4S ATAS D0SA-D0S4NYA” pada tanggal 14 Februari 2023 pukul 20:33. Tumbnail video menampilkan Ibas yang mengenakan jaket kuning KPK, SBY yang sedang menangis dikelilingi sekelompok polisi.
Hasil Cek Fakta
Penelusuran menunjukkan bahwa tumbnail video merupakan hasil rekayasa. Tidak ada pernyataan SBY mengenai pengakuannya terhadap kasus korupsi ataupun permintaan agar KPK tidak menyeret Ibas dalam kasus korupsi proyek Hambalang. Video yang diunggah berisi cuplikan liputan mengenai kasus korupsi Century dan proyek Hambalang yang dikumpulkan menjadi satu dengan narasi yang menyesatkan.
Dilansir dari Kompas.com, SBY menyatakaan permintaannya agar proyek Hambalang tidak dikaitkan dengan dirinya dan Demokrat pada sambutan saat acara Pembekalan Caleg DPR RI Partai Demokrat, di Hotel Sultan, Jakarta pada tanggal 11 November 2018.
Artikel lain dari Kompas.com yang berjudul “Kasus Hambalang: Dari Nazaruddin, Anas, hingga Dugaan Keterlibatan Ibas” yang diunggah pada tanggal 26 Maret 2021, Ibas menyatakan bahwa tuduhan-tuduhan yang selama ini dilemparkan padanya sebenarnya adalah tuduhan lama yang tidak valid.
Dilansir dari Kompas.com, SBY menyatakaan permintaannya agar proyek Hambalang tidak dikaitkan dengan dirinya dan Demokrat pada sambutan saat acara Pembekalan Caleg DPR RI Partai Demokrat, di Hotel Sultan, Jakarta pada tanggal 11 November 2018.
Artikel lain dari Kompas.com yang berjudul “Kasus Hambalang: Dari Nazaruddin, Anas, hingga Dugaan Keterlibatan Ibas” yang diunggah pada tanggal 26 Maret 2021, Ibas menyatakan bahwa tuduhan-tuduhan yang selama ini dilemparkan padanya sebenarnya adalah tuduhan lama yang tidak valid.
Kesimpulan
Konten yang dimanipulasi. Narasi bahwa SBY mengakui kasus korupsi proyek Hambalang merupakan narasi yang menyesatkan. Faktanya, SBY minta agar proyek Hambalang tidak dikaitkan dengan dirinya dan Demokrat.
Rujukan
Halaman: 5706/8125



