(GFD-2023-12026) [SALAH] Tangkapan Layar Artikel Berjudul “Ganjar saya dari kecil hobi nonton film porno sampai lupa makan”
Sumber: FBTanggal publish: 09/03/2023
Berita
“Ganjar saya dari kecil hobi nonton film porno sampai lupa makan”
Hasil Cek Fakta
Akun Facebook Melati Jingga pada 10 November 2022 memposting sebuah tangkapan layar artikel berjudul “Ganjar saya dari kecil hobi nonton film porno sampai lupa makan”.
Setelah ditelusuri menggunakan kata kunci nama Ganjar dan menggunakan keterangan tanggal artikel terbit yaitu Rabu, 4 Desember 2019 maka ditemukan artikel asli milik INewsJateng.id. Judul artikel yang asli adalah “Ganjar Pranowo Blak-Blakan Ngaku Suka Nonton Film Porno: Lha Wong Saya Suka Kok”, pada artikel tersebut memang membahas Ganjar yang mengaku suka menonton film porno namun tidak ada narasi bahwa Ganjar hobi menonton film tersebut dari kecil dan sampai lupa makan. Terdapat kesamaan antara postingan Facebook dan artikel asli yang terletak pada gambar artikel serta keterangan nama penulis yaitu Donald Karouw. Jika dilihat terdapat perbedaan pada judul artikel.
Dengan demikian tangkapan layar tersebut merupakan hasil suntingan. Artikel tersebut milik INewsJateng.id dan judul yang asli “Ganjar Pranowo Blak-Blakan Ngaku Suka Nonton Film Porno: Lha Wong Saya Suka Kok”, sehingga hal tersebut masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Setelah ditelusuri menggunakan kata kunci nama Ganjar dan menggunakan keterangan tanggal artikel terbit yaitu Rabu, 4 Desember 2019 maka ditemukan artikel asli milik INewsJateng.id. Judul artikel yang asli adalah “Ganjar Pranowo Blak-Blakan Ngaku Suka Nonton Film Porno: Lha Wong Saya Suka Kok”, pada artikel tersebut memang membahas Ganjar yang mengaku suka menonton film porno namun tidak ada narasi bahwa Ganjar hobi menonton film tersebut dari kecil dan sampai lupa makan. Terdapat kesamaan antara postingan Facebook dan artikel asli yang terletak pada gambar artikel serta keterangan nama penulis yaitu Donald Karouw. Jika dilihat terdapat perbedaan pada judul artikel.
Dengan demikian tangkapan layar tersebut merupakan hasil suntingan. Artikel tersebut milik INewsJateng.id dan judul yang asli “Ganjar Pranowo Blak-Blakan Ngaku Suka Nonton Film Porno: Lha Wong Saya Suka Kok”, sehingga hal tersebut masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Luthfiyah OJ (UIN Raden Mas Said Surakarta).
Gambar tersebut merupakan hasil suntingan. Faktanya, artikel tersebut milik INewsJateng.id dan judul yang asli “Ganjar Pranowo Blak-Blakan Ngaku Suka Nonton Film Porno: Lha Wong Saya Suka Kok”.
Selengkapnya pada bagian penjelasan.
Gambar tersebut merupakan hasil suntingan. Faktanya, artikel tersebut milik INewsJateng.id dan judul yang asli “Ganjar Pranowo Blak-Blakan Ngaku Suka Nonton Film Porno: Lha Wong Saya Suka Kok”.
Selengkapnya pada bagian penjelasan.
Rujukan
(GFD-2023-12027) [SALAH] Gambar Tangkapan Layar Artikel “AHOK resmi jadi ketua KPK menggantikan Firly”
Sumber: FBTanggal publish: 09/03/2023
Berita
“AHOK resmi jadi ketua KPK menggantikan Firly”
Hasil Cek Fakta
Akun Facebook Abu Garda pada 3 Maret 2023 pukul 15.21 memposting sebuah gambar tangkapan layar artikel dengan judul “AHOK resmi jadi ketua KPK menggantikan Firly”. Pada pojok bawah foto pada artikel terdapat logo Antaranews.com.
Setelah ditelusuri pada website Antaranews.com tidak ditemukan judul artikel tersebut. Lebih lanjut penelusuran menggunakan keterangan waktu diunggahnya artikel yaitu 28 Februari 2023 sehingga ditemukan artikel yang asli berjudul “Hoaks! Ahok resmi jadi ketua KPK”. Terdapat kesamaan antara postingan Facebook dengan artikel asli pada gambar yang digunakan artikel. Jika dilihat perbedaan terlihat pada judul artikel.
Dengan demikian gambar tangkapan layar artikel Antaranews.com telah disunting pada bagian judul artikel. Judul yang asli adalah “Hoaks! Ahok resmi jadi ketua KPK”, sehingga hal tersebut masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Setelah ditelusuri pada website Antaranews.com tidak ditemukan judul artikel tersebut. Lebih lanjut penelusuran menggunakan keterangan waktu diunggahnya artikel yaitu 28 Februari 2023 sehingga ditemukan artikel yang asli berjudul “Hoaks! Ahok resmi jadi ketua KPK”. Terdapat kesamaan antara postingan Facebook dengan artikel asli pada gambar yang digunakan artikel. Jika dilihat perbedaan terlihat pada judul artikel.
Dengan demikian gambar tangkapan layar artikel Antaranews.com telah disunting pada bagian judul artikel. Judul yang asli adalah “Hoaks! Ahok resmi jadi ketua KPK”, sehingga hal tersebut masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Luthfiyah OJ (UIN Raden Mas Said Surakarta).
Gambar tersebut telah disunting pada bagian judul artikel. Faktanya, judul yang asli adalah”Hoaks! Ahok resmi jadi ketua KPK”.
Selengkapnya pada bagian penjelasan.
Gambar tersebut telah disunting pada bagian judul artikel. Faktanya, judul yang asli adalah”Hoaks! Ahok resmi jadi ketua KPK”.
Selengkapnya pada bagian penjelasan.
Rujukan
(GFD-2023-12028) [SALAH] Gambar Tangkapan Layar Artikel DEMOCRAZY News “Megawati saya sudah Jelas masuk surga malaikat kenal sama bapak saya Soekarno”
Sumber: FBTanggal publish: 09/03/2023
Berita
“Megawati saya sudah Jelas masuk surga malaikat kenal sama bapak saya Soekarno”
Hasil Cek Fakta
Akun Facebook Indah M pada 6 Maret 2023 pukul 00.10 memposting sebuah gambar tangkapan layar artikel DEMOCRAZY News dengan judul “Megawati saya sudah Jelas masuk surga malaikat kenal sama bapak saya Soekarno”.
Setelah ditelusuri pada website DEMOCRAZY News tidak ditemukan judul artikel tersebut. Lebih lanjut penelusuran menggunakan keterangan waktu diunggahnya artikel yaitu 18 Februari 2023 sehingga ditemukan artikel yang asli berjudul “Megawati: Maaf Beribu Maaf Ini, Kenapa Ibu-Ibu Sekarang Kok Seneng Banget Ngikut Pengajian?”. Terdapat kesamaan antara postingan Facebook dengan artikel asli pada gambar yang digunakan artikel yaitu Megawati. Jika dilihat perbedaan terlihat pada judul artikel.
Dengan demikian gambar tangkapan layar artikel DEMOCRAZY News telah disunting pada bagian judul artikel. Judul yang asli adalah “Megawati: Maaf Beribu Maaf Ini, Kenapa Ibu-Ibu Sekarang Kok Seneng Banget Ngikut Pengajian?”, sehingga hal tersebut masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Setelah ditelusuri pada website DEMOCRAZY News tidak ditemukan judul artikel tersebut. Lebih lanjut penelusuran menggunakan keterangan waktu diunggahnya artikel yaitu 18 Februari 2023 sehingga ditemukan artikel yang asli berjudul “Megawati: Maaf Beribu Maaf Ini, Kenapa Ibu-Ibu Sekarang Kok Seneng Banget Ngikut Pengajian?”. Terdapat kesamaan antara postingan Facebook dengan artikel asli pada gambar yang digunakan artikel yaitu Megawati. Jika dilihat perbedaan terlihat pada judul artikel.
Dengan demikian gambar tangkapan layar artikel DEMOCRAZY News telah disunting pada bagian judul artikel. Judul yang asli adalah “Megawati: Maaf Beribu Maaf Ini, Kenapa Ibu-Ibu Sekarang Kok Seneng Banget Ngikut Pengajian?”, sehingga hal tersebut masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Luthfiyah OJ (UIN Raden Mas Said Surakarta).
Gambar tersebut telah disunting pada bagian judul artikel. Faktanya, judul yang asli adalah “Megawati: Maaf Beribu Maaf Ini, Kenapa Ibu-Ibu Sekarang Kok Seneng Banget Ngikut Pengajian?”.
Selengkapnya pada bagian penjelasan.
Gambar tersebut telah disunting pada bagian judul artikel. Faktanya, judul yang asli adalah “Megawati: Maaf Beribu Maaf Ini, Kenapa Ibu-Ibu Sekarang Kok Seneng Banget Ngikut Pengajian?”.
Selengkapnya pada bagian penjelasan.
Rujukan
(GFD-2023-12010) Keliru, Video dengan Klaim Jebol Tembok Cina, Moncong Rudal TNI Menggila
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 08/03/2023
Berita
Sebuah video diunggah dengan narasi bahwa moncong rudal TNI menjebol tembok Cina. Unggahan tersebut yang memperlihatkan tembakan meriam, rudal, dan pasukan berpakaian loreng, dibagikan oleh akun Facebook pada 3 Maret 2023.
Narator video mengatakan bahwa pasukan TNI menghujani 36 rudal berbagai jenis setelah sebelumnya mempersiapkan pasukan untuk menerjang masuk ke jantung kota. TNI menyerang target dari timur hingga barat Cina saat peringatan dari Indonesia tidak didengarkan oleh Xi Jinping untuk meminta negosiasi. Salah satu serangan menewaskan perempuan berusia 79 tahun, melukai sedikitnya 7 orang lainnya.
Video berdurasi 8:06 menit itu disukai 1,3 ribu kali dan 32 ribu kali tayang. Benarkah klaim bahwa TNI menghujani dengan 36 rudal dan jebol tembok Cina?
Hasil Cek Fakta
Hasil penelusuran Tim Cek Fakta Tempo, video di atas merupakan video kompilasi yang tidak terkait dengan narasi bahwa pasukan TNI menembakkan 36 rudal berbagai jenis ke bagian timur dan barat Cina. Berikut ini fakta-fakta setelah video tersebut difragmentasi menjadi tangkapan layar:
Video 1
Video 1
Potongan gambar pada ini muncul beberapa kali dalam video kompilasi tersebut. Video ini pernah diunggah oleh akun Facebook Indonesia Strong Military pada 7 Juli 2020. Keterangan pada unggahan tersebut sangat singkat: Sistem pertahanan udara ringan Arhanud TNI-AD.
Video 2
Video 2
Gambar ini adalah potongan video yang sebelumnya pernah diunggah oleh akun YouTube berbahasa Rusia pada 28 Oktober 2021. Keterangan pada video tersebut: penghancuran dengan perhitungan "Tulpans" dari Distrik Militer Barat benteng musuh di wilayah Tambov, Rusia.
Video 3
Video 3
Foto ini milik Associated Press. Perempuan dalam foto tersebut adalah korban dari Gempa di Provinsi Sichuan 2013. Ia menangis sambil duduk di atas tumpukan puing di Kotapraja Lingguan di daerah Baoxing, Provinsi Sichuan barat daya Cina pada 22 April 2013. Gempa telah menewaskan sekitar 200 orang dan melukai lebih dari 11.000 orang. Gempa itu terjadi kurang dari lima tahun setelah gempa besar di wilayah yang sama menewaskan sekitar 70.000 orang.
Narator Video
Narator video membacakan sebuah artikel yang dimuat oleh Kompas.com berjudul “Rusia Kembali Hajar Seluruh Ukraina dengan Rentetan 36 Rudal, Ukraina Klaim Tembak Jatuh 16 Rudal”. Beberapa kata sengaja diubah, sehingga mengubah maknanya.
Narasi paragraf pertama: Pasukan Rusia kembali menyerang Ukraina dengan hujan 36 rudal berbagai jenis pada Kamis (16/2/2023), menyerang target dari timur hingga barat Ukraina saat peringatan satu tahun perang hampir tiba. Pada kalimat tersebut, kata pasukan Rusia diganti menjadi TNI dan Ukraina diubah menjadi Cina.
Kesimpulan
Dari pemeriksaan fakta di atas, video dengan klaim bahwa TNI menjebol tembok Cina adalah keliru. Narasi dan kolase video yang diunggah tidak ada hubungannya dengan judul di atas.
Rujukan
- https://www.facebook.com/watch/?v=536401321816069
- https://www.facebook.com/watch/?v=734303657384646
- https://www.youtube.com/watch?app=desktop&v=mDZF5X55hyY
- http://archive.boston.com/bigpicture/2013/04/china_earthquake_sichuan_provi_1.html
- https://www.kompas.tv/article/379383/rusia-kembali-hajar-seluruh-ukraina-dengan-rentetan-36-rudal-ukraina-klaim-tembak-jatuh-16-rudal
- https://wa.me/6281315777057
Halaman: 5688/8123




