• (GFD-2023-12090) Cek Fakta: Hoaks Kabar 64 Menteri Jokowi Terlibat Kasus Pencucian Uang

    Sumber: liputan6.com
    Tanggal publish: 17/03/2023

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Kabar tentang 64 menteri kabinet Presiden Jokowi terlibat kasus pencucian uang dan telah dipecat secara tidak hormat beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan akun Facebook pada 15 Maret 2023 lalu.
    Akun Facebook tersebut mengunggah video berjudul "UPDATE TERKINI ISTANA BERGEJOLAK 64 MENTERI DI PECAT, TERLIBAT KASUS PENCUCIAN UANG".
    Pada video berdurasi 10 menit 18 detik itu menampilkan gambar thumbnail Presiden Jokowi yang tengah memimpin upacara pengambilan sumpah jabatan untuk menteri.
    Video itu kemudian dikaitkan dengan kabar bahwa 64 menteri Jokowi terlibat kasus pencucian uang dan mereka semua dipecat secara tidak hormat.
    "VIRAL ~ 64 menteri terl1bat k4sus pencuc1an uang, Jokowi p3cat secara t1dak terh0rmat semua nya," tulis salah satu akun Facebook.
    Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 543 kali direspons dan mendapat 143 komentar dari warganet.
    Benarkah kabar 64 menteri kabinet Presiden Jokowi terlibat kasus pencucian uang dan dipecat secara tidak hormat? Berikut penelusurannya.
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri kabar 64 menteri kabinet Presiden Jokowi terlibat kasus pencucian uang dan dipecat secara tidak hormat. Penelusuran dilakukan dengan memasukkan kata kunci "64 menteri jokowi terlibat pencucian uang" di kolom pencarian Google Search.
    Hasilnya, tidak ada informasi dari media arus utama yang mengabarkan bahwa 64 menteri Jokowi terlibat pencucian uang dan telah dipecat secara tidak hormat.
    Pada video berdurasi 10 menit 18 detik itu tidak ditemukan informasi yang menyebut bahwa 64 menteri Jokowi terlibat pencucian uang dan dipecat dengan tidak hormat.
    Video itu justru menampilkan, informasi tentang Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan tengah melakukan investigasi terhadap 69 pegawai yang memiliki harta tak wajar.
    Penelusuran kemudian dilanjutkan dengan mengunggah gambar thumbnail dari video tersebut ke situs pencari Google Images.
    Hasilnya terdapat gambar identik yang dimuat sejumlah artikel. Satu di antaranya artikel berjudul "Pelantikan Kabinet Indonesia Maju Berlangsung Sederhana dan Singkat" yang dimuat situs kominfo.go.id pada 23 Oktober 2019 lalu.
    Foto tersebut merupakan rangkaian dari pengambilan sumpah jajaran menteri dalam rangkaian pelantikan Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu 23 Oktober 2019 lalu.
    Berikut gambar tangkapan layarnya.
     

    Kesimpulan


    Kabar tentang 64 menteri kabinet Presiden Jokowi terlibat kasus pencucian uang dan dipecat secara tidak hormat ternyata tidak benar alias hoaks. Faktanya, tidak ada informasi valid yang mendukung kabar tersebut. Selain itu, Kabinet Indonesia Maju yang dibentuk Presiden Jokowi hanya berjumlah 35 menteri, bukan 64 menteri.

    Rujukan

  • (GFD-2023-12091) Cek Fakta: Satir Webinar Hadirkan Rafael Alun Trisambodo dengan Tema Bangun Budaya Integritas di Lingkungan Pemerintah

    Sumber: liputan6.com
    Tanggal publish: 17/03/2023

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan membangun budaya integritas di lingkungan pemerintah yang diadakan oleh Rafael Alun Trisambodo. Postingan ini beredar sejak pekan lalu.
    Salah satu akun ada yang mempostingnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 9 Maret 2023.
    Dalam postingannya terdapat poster dengan judul "Talkshow membangun budaya integritas di lingkungan pemerintah".
    Poster itu disertai foto Rafael Alun Trisambodo dan disertai narasi: "Jumat, 24 Maret 2023, 10.00-11.00 WIB, doorprize: Moge Harley Davidson, mobil Rubicon. Free Live via Youtube"
    Lalu benarkah postingan ajakan mengikuti talkshow membangun budaya integritas di lingkungan pemerintah yang diadakan oleh Rafael Alun Trisambodo?

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel dari Merdeka.com berjudul "Beredar Webinar Hadirkan Rafael Alun Sampai Andhi Pramono, KemenPANRB Beri Penjelasan" yang diunggah pada 15 Maret 2023.
    Dalam artikel tersebut terdapa bantahan dari Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB), Rini Widyantini.
    "Tidak ada webinar itu, sepertinya hoaks. Kami mengimbau pada seluruh masyarakat, khususnya ASN atau PNS untuk berhati-hati dan tidak percaya jika menerima poster tersebut," kata Rini.
    Rafael Alun Trisambodo sendiri disorot karena kasus penganiayaan yang dilakukan anaknya, Mario Dandy terhadap David Ozora. Mantan Pejabat Ditjen Pajak Kemenkeu ini juga sedang direkomendasikan dipecat sebagai ASN karena terbukti ada pelanggaran disiplin berat.

    Kesimpulan


    Postingan ajakan mengikuti talkshow membangun budaya integritas di lingkungan pemerintah yang diadakan oleh Rafael Alun Trisambodo adalah tidak benar. Postingan tersebut adalah satir namun bisa menyesatkan masyarakat jika tidak dibaca secara teliti.

    Rujukan

  • (GFD-2023-12092) Cek Fakta: Tidak Benar Kartun The Simpsons Prediksi Kebangkrutan Silicon Valey Bank

    Sumber: liputan6.com
    Tanggal publish: 17/03/2023

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Kabar tentang kartun The Simpsons memprediksi kebangkrutan Silicon Valey Bank beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 11 Maret 2023.
    Akun Facebook tersebut mengunggah video kartun The Simpsons berdurasi 33 detik. Pada awal klip, terdapat ilustrasi dari kantor Silicon Valey Bank.
    Kemudian pada klip selanjutnya memperlihatkan sejumlah orang tengah mengantre di depan teller bank. Kemudian mereka berebut untuk menarik uang dari bank, namun pada adegan tersebut diperlihatkan kerusuhan terjadi setelah para nasabah tidak dapat menarik uang mereka.
    "The Simpson's again??…," tulis salah satu akun Facebook.
    Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 36 kali direspons dan mendapat lima komentar dari warganet.
    Benarkah dalam video klip itu kartun The Simpsons memprediksi kebangkrutan Silicon Valey Bank? Berikut penelusurannya.
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri kabar tentang kartun The Simpsons memprediksi kebangkrutan Silicon Valey Bank. Penelusuran dilakukan dengan memasukkan kata kunci "the simpsons silicon valey bank" di kolom pencarian Google Search.
    Hasilnya terdapat beberapa artikel yang membantah kabar tersebut. Satu di antaranya artikel berjudul "No, 'The Simpsons' Didn't Predict the Silicon Valley Bank Crash" yang dimuat situs snopes.com pada 12 Maret 2023.
    Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa video yang diklaim The Simpsons memprediksi kebangkrutan Silicon Valey Bank ternyata keliru.
    Video itu merupakan cuplikan dari kartun The Simpsons episode "The PTA Disband" yang ditayangkan pada 1995 lalu. Adegan tersebut, dibuat sebagai parodi dari kegagalan bank dalam film klasik Jimmy Stewart, "It's a Wonderful Life."
    Video yang diklaim The Simpsons memprediksi Silicon Valey Bank bangkrut juga sudah dimanipulasi. Nama "First Bank of Springfield" yang muncul di episode aslinya telah diganti dengan "Silicon Valley Bank".
    Berikut gambar tangkapan layarnya.
     

    Kesimpulan


    Kabar tentang kartun The Simpsons memprediksi kebangkrutan Silicon Valey Bank ternyata tidak benar. Faktanya, klip pada kartun tersebut telah dimanipulasi. Nama "First Bank of Springfield", yang muncul di episode aslinya telah diganti dengan "Silicon Valley Bank".

    Rujukan

  • (GFD-2023-12072) [SALAH] Bunga Kitolod dapat Mengobati Gangguan Mata Mulai dari Mata Minus hingga Katarak

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 16/03/2023

    Berita

    “Bunga Kitolod untuk mata minus
    Bunga kitolod merupakan jenis tanaman liar yang mudah ditemukan di berbagai tempat.
    Tanaman dengan nama ilmiah Isotomo longiflora ini disebut memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan.
    Kandungan dari ekstrak daun kitolod di antaranya adalah Alkaloid, Flavonoid, dan Saponin
    Dengan berbagai kandunga tersebut, tak heran jika banyak orang yang menggunakannya sebagai tanaman obat, terutama pengobatan mata.
    Bunga kitolod dipercaya dapat mengobati gangguan mata mulai dari mata minus hingga katarak.”

    Hasil Cek Fakta

    Sebuah informasi tentang pengobatan mata menggunakan bunga Kitolod atau Isotomo longiflora disebarluaskan melalui grup facebook oleh akun Muhamad Husni. Klaim tersebut menyebutkan bahwa Bunga Kitolod dapat mengobati ganggun mata mulai dari mata minus hingga katarak.

    Berdasarkan penelusuran, dikutip dari Kompas.com Dokter Spesialis Mata dari RS Mata JEC dr Florence Meilani Manurung menegaskan, katarak hanya bisa disembuhkan dengan operasi (phacoemulsification). Sementara, mata minus melalui lasik.

    Melansir alodokter.com dr. Singgih E Prasetyo juga menjelaskan bahwa hal ini belum didukung secara cukup memadai oleh penelitian. Masih perlu dilakukan pengujian dan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan hal tersebut.Mata minus atau dikenal sebagai rabun jauh ( miopi) ditangani dengan kacamata, soft lense,dan juga dengan pembedahan/operasi LASIK menggunakansinar laser. dr Singgih juga menghimbau untuk menghindari penggunaan obat tertentu secara mandiri terutama jika belum jelas keamanannya.

    Berdasarkan penjelasan di atas klaim Bunga Kitolod dapat mengobati gangguan mata adalah keliru dan termasuk dalam konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Riza Dwi (Anggota Tim Kalimasada)

    Informasi salah. Dokter Spesialis Mata dari RS Mata JEC dr Florence Meilani Manurung menegaskan, katarak hanya bisa disembuhkan dengan operasi (phacoemulsification). Sementara, mata minus melalui lasik.

    Rujukan