Akun Facebook Arnia (fb.com/100008209543692) pada 31 Maret 2023 mengunggah sebuah video yang menampilkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang makan siang dengan dukun asal Dayak, Ibu Ida dengan narasi sebagai berikut:
“mengobati tdk memungut bayaran ,,,,
bayaranya langsung dr allah melalui tngan pak jokowi…”
Di vidoe tersebut terdapat narasi: “akhirnya Ibu Ida Dayak bertemu langsung dengan bapak presiden Ri Jokowi dodo” dan “dan presiden memberikan 1 buah mobil kepada ibu ida”.
(GFD-2023-12449) [SALAH] Video “akhirnya Ibu Ida Dayak bertemu langsung dengan bapak presiden Ri Jokowi dodo”
Sumber: FacebookTanggal publish: 04/04/2023
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, adanya video yang menampilkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang makan siang dengan dukun asal Dayak, Ibu Ida dengan klaim bahwa Ibu Ida akhirnya bertemu dengan Presiden Jokowi merupakan konten yang dimanipulasi.
Faktanya, video itu merupakan editan. Salah satu potongan video merupakan video saat Presiden Jokowi makang siang bersama Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri pada 21 November 2016.
Foto yang identik dengan potongan video itu dimuat di artikel yang berjudul “Presiden Jokowi dan Megawati Makan Siang Bersama Sambil Bahas….” yang terbit di situs pojoksatu.id pada 21 November 2016.
Presiden Joko Widodo saat itu menikmati makan siangnya hanya berdua dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di kompleks Istana Negara.
Faktanya, video itu merupakan editan. Salah satu potongan video merupakan video saat Presiden Jokowi makang siang bersama Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri pada 21 November 2016.
Foto yang identik dengan potongan video itu dimuat di artikel yang berjudul “Presiden Jokowi dan Megawati Makan Siang Bersama Sambil Bahas….” yang terbit di situs pojoksatu.id pada 21 November 2016.
Presiden Joko Widodo saat itu menikmati makan siangnya hanya berdua dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di kompleks Istana Negara.
Kesimpulan
Video editan. Salah satu potongan video merupakan video saat Presiden Jokowi makang siang bersama Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri pada 21 November 2016.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Rujukan
(GFD-2023-12265) [SALAH] “GANJAR PRANOWO DAN WAYAN KOSTER DI PECAT DARI JABATAN GUBERNUR”
Sumber: youtubeTanggal publish: 04/04/2023
Berita
KAPOK:exclamation:GANJAR DAN WAYAN KOSTER DAPAT BALASAN SETIMPAL.:question:di pecat dari jabatan tuntutan netizen
Hasil Cek Fakta
Beredar unggahan video di kanal Youtube dengan nama akun “INJURY TIME TV” video dengan klaim Ganjar Pranowo dan Wayan Koster dipecat dari jabatan Gubernur.
Video merupakan editan beberapa video yang diberi narasi yang menyesatkan. Tidak ada informasi valid mengenai Ganjar dan Wayan Koster yang dipecat dari jabatan.
Tidak ditemukan juga berita resmi soal pencopotan Gubernur Ganjar maupun Gubernur Koster oleh Presiden Jokowi pada 30 Maret 2023.
Saat ini Ganjar Pranowo dan Wayan Koster masih mengunggah kegiatan mereka melalui akun Instagram dan mereka masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah dan Bali.
Dengan demikian, klaim tentang pencopotan Gubernur Ganjar maupun Gubernur Koster oleh Presiden Jokowi adalah salah dan masuk kategori konten yang menyesatkan.
Video merupakan editan beberapa video yang diberi narasi yang menyesatkan. Tidak ada informasi valid mengenai Ganjar dan Wayan Koster yang dipecat dari jabatan.
Tidak ditemukan juga berita resmi soal pencopotan Gubernur Ganjar maupun Gubernur Koster oleh Presiden Jokowi pada 30 Maret 2023.
Saat ini Ganjar Pranowo dan Wayan Koster masih mengunggah kegiatan mereka melalui akun Instagram dan mereka masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah dan Bali.
Dengan demikian, klaim tentang pencopotan Gubernur Ganjar maupun Gubernur Koster oleh Presiden Jokowi adalah salah dan masuk kategori konten yang menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Yudho ardi
Konten yang dimanipulasi. Video merupakan editan beberapa video yang diberi narasi yang menyesatkan. Tidak ada informasi valid mengenai Ganjar dan Wayan Koster yang dipecat dari jabatan.
Konten yang dimanipulasi. Video merupakan editan beberapa video yang diberi narasi yang menyesatkan. Tidak ada informasi valid mengenai Ganjar dan Wayan Koster yang dipecat dari jabatan.
Rujukan
- https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/8N0xVwEN-cek-fakta-benarkah-jokowi-pecat-ganjar-pranowo-dan-i-wayan-koster-karena-gagalkan-piala-dunia-u-20-cek-faktanya
- https://m.antaranews.com/berita/3465588/hoaks-ganjar-koster-dipecat-sebagai-gubernur-pada-30-maret-dampak-putusan-fifa
- https://instagram.com/ganjar_pranowo?igshid=YmMyMTA2M2Y=
- https://instagram.com/iwayankoster?igshid=YmMyMTA2M2Y=
(GFD-2023-12266) [SALAH] “Pendakwah Aa Gym Meninggal Dunia”
Sumber: youtubeTanggal publish: 04/04/2023
Berita
INALILLAHI, Kabar Duka Aa Gym. Beliau Dimakamkan Sesuai Wasiat Terakhirnya Sebelum Meninggal
Hasil Cek Fakta
Sebuah kanal Youtube dengan nama akun “Berita Seleb” mengunggah video dengan klaim pendakwah Aa Gym meninggal dunia.
Setelah menonton keseluruhan video, narasi yang dibacakan dalam video bukan menjelaskan mengenai meninggalnya Aa Gym, melainkan pada akhir video kabar duka yang dimaksud mengacu pada meninggalnya ayah mertua Aa Gym, yaitu KH Muhammad Muhsin
Penelusuran juga dilakukan dengan mengunjungi akun Instagram milik Aa Gym yang masih aktif dengan mengunggah konten-konten bertemakan dakwah.
Dengan demikian, klaim meninggalnya pendakwah Aa Gym pada 20 Maret 2023 adalah salah dan masuk kategori koneksi yang salah.
Setelah menonton keseluruhan video, narasi yang dibacakan dalam video bukan menjelaskan mengenai meninggalnya Aa Gym, melainkan pada akhir video kabar duka yang dimaksud mengacu pada meninggalnya ayah mertua Aa Gym, yaitu KH Muhammad Muhsin
Penelusuran juga dilakukan dengan mengunjungi akun Instagram milik Aa Gym yang masih aktif dengan mengunggah konten-konten bertemakan dakwah.
Dengan demikian, klaim meninggalnya pendakwah Aa Gym pada 20 Maret 2023 adalah salah dan masuk kategori koneksi yang salah.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Yudho Ardi
Video yang beredar bukan menjelaskan tentang meninggalnya Aa Gym, melainkan pada akhir video kabar duka yang dimaksud mengacu pada meninggalnya ayah mertua Aa Gym, yaitu KH Muhammad Muhsin.
Video yang beredar bukan menjelaskan tentang meninggalnya Aa Gym, melainkan pada akhir video kabar duka yang dimaksud mengacu pada meninggalnya ayah mertua Aa Gym, yaitu KH Muhammad Muhsin.
Rujukan
(GFD-2023-12267) [SALAH] “KEJAKSAAN AGUNG PERINTAH JAKSA PENUNTUT UMUM TUNTUT MARIO DAN AGNES DIVONIS MATI”
Sumber: youtubeTanggal publish: 04/04/2023
Berita
KEJAGUNG AKHIRNYA TURUN TANGAN, PERINTAHKAN JPU TUNTUT MARIO & AGNES DIVONIS MATI
Hasil Cek Fakta
Akun Youtube “GARUDA NEWS” mengunggah video pada tanggal 25 Maret 2023 dengan judul: “KEJAGUNG AKHIRNYA TURUN TANGAN, PERINTAHKAN JPU TUNTUT MARIO & AGNES DIVONIS MATI”.
Setelah melakukan penelusuran thumbnail video tersebut merupakan hasil editan dan isi video tersebut adalah potongan video dari peristiwa yang tidak berkaitan.
Melansir dari medcom.id. Mario Dandy sendiri dijerat dengan Pasal 355 KUHP Ayat 1, Subsider Pasal 354 Ayat 1 KUHP, lebih subsider Pasal 353 Ayat 2 KUHP, lebih-lebih subsider Pasal 351 Ayat 2 KUHP, dan/atau Pasal 76 C juncto 80 Undang-Undang Perlindungan Anak.
Atas perbuatannya tersebut, ia diancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim bahwa Mario Dandy dan Agnes dituntut vonis hukuman mati adalah salah dan masuk kategori konten yang dimanipulasi.
Setelah melakukan penelusuran thumbnail video tersebut merupakan hasil editan dan isi video tersebut adalah potongan video dari peristiwa yang tidak berkaitan.
Melansir dari medcom.id. Mario Dandy sendiri dijerat dengan Pasal 355 KUHP Ayat 1, Subsider Pasal 354 Ayat 1 KUHP, lebih subsider Pasal 353 Ayat 2 KUHP, lebih-lebih subsider Pasal 351 Ayat 2 KUHP, dan/atau Pasal 76 C juncto 80 Undang-Undang Perlindungan Anak.
Atas perbuatannya tersebut, ia diancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim bahwa Mario Dandy dan Agnes dituntut vonis hukuman mati adalah salah dan masuk kategori konten yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Pernyataan tersebut tidak benar, setelah melakukan penelusuran thumbnail video tersebut merupakan hasil editan dan isi video tersebut adalah potongan video dari peristiwa yang tidak berkaitan.
Rujukan
Halaman: 5619/8118



