Beredar sebuh postingan yang diunggah oleh akun Twitter @Lembayung071 pada 20 Juli 2023. Video tersebut memperlihatkan cuplikan Presiden Joko Widodo yang sedang menanyakan kepada seorang murid SD atas cita-citanya. Snak tersebut justru menjawab jika ingin Prabowo menang pemilihan presiden, dengan narasi sebagai berikut:
Narasi:
Anak kecil aja tau loh ….Ingat ya
2024
(GFD-2023-13176) [SALAH] Seorang anak ditanya Jokowi “cita-cita Prabowo menang”
Sumber: twitter.comTanggal publish: 27/07/2023
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, video yang berdurasi 17 detik yang diputar lebih dari 18.000 kali merupakan video hoaks lama yang muncul kembali di tengah masyarakat menjelang pemilihan umum 2024.
Artikel serupa juga pernah dibuat oleh pemeriksa fakta Mafindo pada 6 Februari 2016, dengan judul “[SALAH] Cita-cita Bocah Ingin Prabowo Menang Saat Ditanya Jokowi”. Video tersebut telah melaui proses editing di bagian audio yang di-dubbing, dengan suara bocah tersebut diubah saat menjawab pertanyaan dari Jokowi.
Setelah ditelusuri video itu merupakan kunjungan Jokowi saat memeriahkan Hari Anak Nasional dan menghibur ribuan anak di Pekanbaru, Riau pada tahun 2017 silam.
Dengan demikian, video tersebut tidak benar sehingga masuk ke dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Artikel serupa juga pernah dibuat oleh pemeriksa fakta Mafindo pada 6 Februari 2016, dengan judul “[SALAH] Cita-cita Bocah Ingin Prabowo Menang Saat Ditanya Jokowi”. Video tersebut telah melaui proses editing di bagian audio yang di-dubbing, dengan suara bocah tersebut diubah saat menjawab pertanyaan dari Jokowi.
Setelah ditelusuri video itu merupakan kunjungan Jokowi saat memeriahkan Hari Anak Nasional dan menghibur ribuan anak di Pekanbaru, Riau pada tahun 2017 silam.
Dengan demikian, video tersebut tidak benar sehingga masuk ke dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Hoaks lama bersemi kembali. Video tersebut merupakan kunjungan Jokowi saat memeriahkann Hari Anak Nasional yang sudah melalui tahap editan untuk dimanipulasi.
Rujukan
- https://turnbackhoax.id/2019/02/06/salah-cita-cita-bocah-ingin-prabowo-menang-saat-ditanya-jokowi/
- https://www.youtube.com/watch?v=VoOqAm_ZW-w&pp=ygVRSm9rb3dpIHNhYXQgbWVtZXJpYWhrYW4gSGFyaSBBbmFrIE5hc2lvbmFsIGRhbiBtZW5naGlidXIgcmlidWFuIGFuYWsgZGkgUGVrYW5iYXJ1
- https://www.youtube.com/watch?v=ApTlMciKQTA&pp=ygVRSm9rb3dpIHNhYXQgbWVtZXJpYWhrYW4gSGFyaSBBbmFrIE5hc2lvbmFsIGRhbiBtZW5naGlidXIgcmlidWFuIGFuYWsgZGkgUGVrYW5iYXJ1
(GFD-2023-13177) [SALAH] Kabar Cak Nun Meninggal Dunia pada 26 Juli 2023
Sumber: FacebookTanggal publish: 27/07/2023
Berita
Kabar tentang cendikiawan Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun meninggal dunia beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan oleh salah satu akun Twitter pada Rabu (26/7/2023).
Akun Twitter tersebut menulis kabar duka Cak Nun meninggal dunia pada hari ini, Rabu (26/7/2023).
"Berita Lelayu, telah berpulang ke Rohmatullah MH Ainun Nadjib (Cak Nun)," tulisnya di Twitter.
"Semoga Allah Azza Wa Jalla mengampuni segala dosa dan kesalahannya serta merahmatinya," tulisnya lagi.
Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah dibeberapa kali dibagikan dan mendapat beragam komentar dari warganet.
Cak Nun sebelumnya dikabarkan masuk ke rumah sakit akibat pendarahan otak pada 6 Juli 2023 lalu. Kabar tersebut pertama kali tersebar di grup WhatsApp Jamaah Maiyah.
"Mohon doanya teman-teman, Cak Nun gak sadarkan diri dirawat di RS Sarjito ada pendarahan otak. Sungguh mohon keikhlasan doa dari teman-teman semua," tulis pesan tersebut.
Kala itu, Dokter Eddot, yang juga kawan dari Cak Nun saat dihubungi Liputan6.com, Kamis sore 6 Juli 2023 membenarkan kabar Cak Nun masuk rumah sakit.
Akun Twitter tersebut menulis kabar duka Cak Nun meninggal dunia pada hari ini, Rabu (26/7/2023).
"Berita Lelayu, telah berpulang ke Rohmatullah MH Ainun Nadjib (Cak Nun)," tulisnya di Twitter.
"Semoga Allah Azza Wa Jalla mengampuni segala dosa dan kesalahannya serta merahmatinya," tulisnya lagi.
Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah dibeberapa kali dibagikan dan mendapat beragam komentar dari warganet.
Cak Nun sebelumnya dikabarkan masuk ke rumah sakit akibat pendarahan otak pada 6 Juli 2023 lalu. Kabar tersebut pertama kali tersebar di grup WhatsApp Jamaah Maiyah.
"Mohon doanya teman-teman, Cak Nun gak sadarkan diri dirawat di RS Sarjito ada pendarahan otak. Sungguh mohon keikhlasan doa dari teman-teman semua," tulis pesan tersebut.
Kala itu, Dokter Eddot, yang juga kawan dari Cak Nun saat dihubungi Liputan6.com, Kamis sore 6 Juli 2023 membenarkan kabar Cak Nun masuk rumah sakit.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri kabar tentang Cak Nun meninggal dunia pada Rabu 26 Juli 2023. Penelusuran dilakukan dengan memasukkan kata kunci "cak nun meninggal dunia" di kolom pencarian Google Search.
Hasilnya terdapat beberapa artikel yang membantah kabar tersebut. Satu di antaranya artikel berjudul "Beredar Hoaks Cak Nun Meninggal Dunia" yang dimuat situs Liputan6.com pada Rabu 26 Juli 2023.
Liputan6.com, Jakarta - Beredar kabar lelayu MH Ainun Nadji atau yang akrab disapa Cak Nun meninggal dunia. Kabar tersebut diunggah akun @Bambangelf, hari ini Rabu (26/7/2023).
"Berita Lelayu, telah berpulang ke Rohmatullah MH Ainun Nadjib (Cak Nun)," tulisnya di Twitter.
"Semoga Allah Azza Wa Jalla mengampuni segala dosa dan kesalahannya serta merahmatinya," tulisnya lagi.
Namun Rabu siang (26/7/2023) sekitar pukul 14.00 WIB, cuitan tersebut sudah dihapus pemilik akun.
Kabar Cak Nun berpulang kemudian dibantah Dokter Eddot, orang yang merawat Cak Nun yang juga sahabat karibnya. Saat dihubungi Liputan6.com, Rabu siang (26/7/2023), Eddot membantah kabar tersebut.
"Hoaks, Alhamdulillah membaik. (Kabar itu) tidak bertanggung jawab. Tanpa konfirmasi," katanya.
Sementara itu laman CakNundotcom juga membantah kabar tersebut. Awak redaksi CakNundotcom kepada Liputan6.com mengatakan, Cak Nun saat ini dalam keadaan baik.
"Sama seperti kemarin-kemarin. Mbah Nun dalam keadaan baik. Stabil. Penuh cahaya. Kalau malam berpendar-pendar. Ibu menemani melekan, sambil bareng-bareng nonton tinju. Pak Eddot sudah berbincang-bincang dengan tim Medis, dan menampakkan rona gembira dan syukurnya. Kami semua bahagia. Doakan terus. Agar Mbah kita, Mursyid kita, Maulana kita ini segera membaik dan membersamai kita kembali. Amin," katanya.
Hasilnya terdapat beberapa artikel yang membantah kabar tersebut. Satu di antaranya artikel berjudul "Beredar Hoaks Cak Nun Meninggal Dunia" yang dimuat situs Liputan6.com pada Rabu 26 Juli 2023.
Liputan6.com, Jakarta - Beredar kabar lelayu MH Ainun Nadji atau yang akrab disapa Cak Nun meninggal dunia. Kabar tersebut diunggah akun @Bambangelf, hari ini Rabu (26/7/2023).
"Berita Lelayu, telah berpulang ke Rohmatullah MH Ainun Nadjib (Cak Nun)," tulisnya di Twitter.
"Semoga Allah Azza Wa Jalla mengampuni segala dosa dan kesalahannya serta merahmatinya," tulisnya lagi.
Namun Rabu siang (26/7/2023) sekitar pukul 14.00 WIB, cuitan tersebut sudah dihapus pemilik akun.
Kabar Cak Nun berpulang kemudian dibantah Dokter Eddot, orang yang merawat Cak Nun yang juga sahabat karibnya. Saat dihubungi Liputan6.com, Rabu siang (26/7/2023), Eddot membantah kabar tersebut.
"Hoaks, Alhamdulillah membaik. (Kabar itu) tidak bertanggung jawab. Tanpa konfirmasi," katanya.
Sementara itu laman CakNundotcom juga membantah kabar tersebut. Awak redaksi CakNundotcom kepada Liputan6.com mengatakan, Cak Nun saat ini dalam keadaan baik.
"Sama seperti kemarin-kemarin. Mbah Nun dalam keadaan baik. Stabil. Penuh cahaya. Kalau malam berpendar-pendar. Ibu menemani melekan, sambil bareng-bareng nonton tinju. Pak Eddot sudah berbincang-bincang dengan tim Medis, dan menampakkan rona gembira dan syukurnya. Kami semua bahagia. Doakan terus. Agar Mbah kita, Mursyid kita, Maulana kita ini segera membaik dan membersamai kita kembali. Amin," katanya.
Kesimpulan
Kabar tentang Cak Nun meninggal dunia pada Rabu 26 Juli 2023 ternyata tidak benar alias hoaks. Pihak Cak Nun yang diwakili oleh dokternya membantah kabar tersebut dan menyebut kondisi Cak Nun semakin membaik.
Rujukan
(GFD-2023-13179) [SALAH] Video Prabowo Deklarasikan Mahfud MD Sebagai Cawapres di Pemilu 2024
Sumber: FacebookTanggal publish: 27/07/2023
Berita
Beredar di media sosial postingan video Prabowo Subianto mendeklarasikan Mahfud MD sebagai Cawapresnya di Pemilu 2024. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mempostingnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 18 Juli 2023.
Dalam postingannya terdapat video dengan narasi
"Prabowo Subianto, Bakal Calon Presiden Umumkan Prof. H. Mohammad Mahfud Mahmodin S.h., S.U., M.I.P dikenal dengan nama Mahfud MD sebagai Bakal Calon Wapresnya".
Hingga saat ini postingan tersebut telah dilihat 98,2 ribu kali, mendapat 34 ribu likes, dan 6,8 ribu komentar.
Salah satu akun ada yang mempostingnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 18 Juli 2023.
Dalam postingannya terdapat video dengan narasi
"Prabowo Subianto, Bakal Calon Presiden Umumkan Prof. H. Mohammad Mahfud Mahmodin S.h., S.U., M.I.P dikenal dengan nama Mahfud MD sebagai Bakal Calon Wapresnya".
Hingga saat ini postingan tersebut telah dilihat 98,2 ribu kali, mendapat 34 ribu likes, dan 6,8 ribu komentar.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan video yang identik dengan postingan. Video itu salah satunya diunggah oleh akun BeritaSatu di Youtube pada 20 Mei 2014.
Video itu berjudul "Mahfud MD Jadi Ketua Tim Pemenangan Prabowo". Video itu juga disertai narasi:
"Capres Partai Gerindra, Prabowo Subianto mengumumkan Mahfud MD sebagai ketua tim pemenangan pemilu presiden, 9 Juli mendatang. Prabowo berharap penunjukan Mahfud MD mendapat dukungan dari PKB yang telah memilih berkoalisi dengan poros PDI Perjuangan."
Kesamaan terdapat pada pakaian yang digunakan Prabowo dan juga beberapa orang yang mendampinginya seperti Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.
Selain itu ucapan Prabowo dalam postingan juga identik dengan video asli yang berdurasi 1 menit 11 detik.
Di sisi lain, Prabowo Subianto sendiri hingga saat ini belum mengumumkan Cawapres untuk menghadapi Pilpres 2024.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani menuturkan, nama calon wakil presiden yang paling berpeluang untuk mendampingi Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto adalah Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.
"Kans paling utama untuk mendampingi pak Prabowo namanya Abdul Muhaimin Iskandar," kata Muzani di kantor DPP PBB, Jakarta, Senin (24/7/2023).
Video itu berjudul "Mahfud MD Jadi Ketua Tim Pemenangan Prabowo". Video itu juga disertai narasi:
"Capres Partai Gerindra, Prabowo Subianto mengumumkan Mahfud MD sebagai ketua tim pemenangan pemilu presiden, 9 Juli mendatang. Prabowo berharap penunjukan Mahfud MD mendapat dukungan dari PKB yang telah memilih berkoalisi dengan poros PDI Perjuangan."
Kesamaan terdapat pada pakaian yang digunakan Prabowo dan juga beberapa orang yang mendampinginya seperti Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.
Selain itu ucapan Prabowo dalam postingan juga identik dengan video asli yang berdurasi 1 menit 11 detik.
Di sisi lain, Prabowo Subianto sendiri hingga saat ini belum mengumumkan Cawapres untuk menghadapi Pilpres 2024.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani menuturkan, nama calon wakil presiden yang paling berpeluang untuk mendampingi Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto adalah Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.
"Kans paling utama untuk mendampingi pak Prabowo namanya Abdul Muhaimin Iskandar," kata Muzani di kantor DPP PBB, Jakarta, Senin (24/7/2023).
Kesimpulan
Postingan video Prabowo Subianto mendeklarasikan Mahfud MD sebagai Cawapresnya di Pemilu 2024 adalah tidak benar. Faktanya itu adalah video tahun 2014 saat Mahfud MD menjadi Ketua Tim Pemenangan Prabowo dan Hatta Rajasa.
Rujukan
(GFD-2023-13184) [SALAH] 373 KABUPATEN SERENTAK DEKLARASIKAN ANIES PRESIDEN
Sumber: YoutubeTanggal publish: 27/07/2023
Berita
Gemparkan Nusantara !! deklarasi Akbar Anies pada 17 Juli di lakukan 373 kabupaten serentak,
GEMPARKAN NUSANTARA
DEKLARASI AKBAR 17 JULI
373 KABUPATEN SERENTAK DEKLARASIKAN ANIES PRESIDEN
GEMPARKAN NUSANTARA
DEKLARASI AKBAR 17 JULI
373 KABUPATEN SERENTAK DEKLARASIKAN ANIES PRESIDEN
Hasil Cek Fakta
Channel youtube POLITIK NEGARA membagikan sebuah video dengan narasi yang menyatakan bahwa 373 Kabupaten serentak deklarasikan Anies presiden pada 17 Juli.
Setelah dilakukan penelusuran, thumbnail yang ditampilkan dalam video merupakan hasil manipulasi. Selain itu video tersebut hanya berisi cuplikan dari beberapa video peristiwa berbeda yang tidak ada kaitannya dengan apa yang terdapat dalam klaim.
Narator dalam video tersebut hanya membacakan artikel yang dimuat oleh antaranews.com berjudul “Kakak Gus Baha ajak kiai dan santri Magetan dukung Anies jadi capres” yang diunggah pada 30 Oktober 2023.
Dengan demikian, klaim dalam video yang menyatakan 373 Kabupaten serentak deklarasikan Anies presiden pada 17 Juli tidak terbukti dan termasuk ke dalam konten yang dimanipulasi.
Setelah dilakukan penelusuran, thumbnail yang ditampilkan dalam video merupakan hasil manipulasi. Selain itu video tersebut hanya berisi cuplikan dari beberapa video peristiwa berbeda yang tidak ada kaitannya dengan apa yang terdapat dalam klaim.
Narator dalam video tersebut hanya membacakan artikel yang dimuat oleh antaranews.com berjudul “Kakak Gus Baha ajak kiai dan santri Magetan dukung Anies jadi capres” yang diunggah pada 30 Oktober 2023.
Dengan demikian, klaim dalam video yang menyatakan 373 Kabupaten serentak deklarasikan Anies presiden pada 17 Juli tidak terbukti dan termasuk ke dalam konten yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Pekik Jalu Utomo.
Judul dan isi video tidak berkaitan. Selain thumbnail merupakan hasil manipulasi, dalam video tersebut juga tidak ditemukan informasi terkait 373 Kabupaten serentak deklarasikan Anies presiden pada 17 Juli.
Judul dan isi video tidak berkaitan. Selain thumbnail merupakan hasil manipulasi, dalam video tersebut juga tidak ditemukan informasi terkait 373 Kabupaten serentak deklarasikan Anies presiden pada 17 Juli.
Rujukan
Halaman: 5400/8123

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4514967/original/067241100_1690358908-CAKNUN12.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4513819/original/044308100_1690276733-cek_fakta_cawapres.jpg)
