• (GFD-2023-13417) [SALAH] 2,3 TRILIUN DIGELAPKAN, KPK GERAK CEPAT JEMPUT PAKSA ANIES BASWEDAN

    Sumber: Youtube
    Tanggal publish: 29/08/2023

    Berita

    2,3 TRILIUN DANA APBD DKI DIKORUPSI KPK GERAK CEPAT JEMPUT PAKSA ANIES BASWEDAN

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah unggahan Youtube yang mengklaim bahwa Anies Baswedan ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena korupsi dana APBD DKI sejumlah 2,3 triliun Rupiah. Video itu menampilkan thumbnail dengan foto Anies Baswedan didatangi KPK. Faktanya thumbnail tersebut adalah hasil manipulasi aplikasi pengolah gambar.

    Berdasarkan penelusuran Google Image Search, ditemukan foto yang identik dengan orang yang memakai rompi berlambang KPK. Foto aslinya adalah foto penyidik KPK saat melakukan penyitaan terkait skandal korupsi infrastruktur di Kutai Timur (Kutim), Kamis (9/07/2020). Foto tersebut dapat dilihat pada artikel Altualborneo.com dengan judul “Geledah 5 Lokasi, KPK Sita Dokumen Terkait Skandal Korupsi Proyek Infrastruktur Kutim.”

    Terkait klaim Anies Baswedan terlibat dalam kasus korupsi APBD DKI merupakan hoaks. Turnbackhoax.id pernah menulis artikel mengenai hal tersebut, tertulis bahwa penetapan Anies Baswedan sebagai tersangka kasus korupsi adalah informasi yang salah. Lebihan dana sebesar Rp23,3 Triliun merupakan tunjangan profesi guru (TPG) dan statusnya dikembalikan ke APBN. Klaim-klaim serupa sudah sering muncul pada tahun 2022.

    Kesimpulan

    Thumbnail pada video dimanipulasi. Pengunggah menggabungkan beberapa foto yang berbeda ke dalam satu frame. Foto orang dengan rompi KPK merupakan penyidik KPK yang tengah menyita dokumen skandal suap insfratruktur Kutai Timur pada tahun 2022. Tidak ditemukan penjelasan dalam video tentang kronologi penangkapan Anies Baswedan.

    Rujukan

  • (GFD-2023-13429) [SALAH] Prabowo Jual Kekayaan Hutan Indonesia ke China

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 29/08/2023

    Berita

    “ANTEK ASING!
    PRABOWO JUAL KEKAYAAN HUTAN INDONESIA KE CHINA
    Investor Tiongkok Ambil Alih PT Kertas Nusantara

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah unggahan Facebook dengan klaim Prabowo Subianto menjual kekayaan hutan Indonesia ke China. Unggahan itu menyebut investor asing dari China mengambil alih perusahaan kertas bernama PT Kertas Nusantara milik Prabowo Subianto. Faktanya, klaim tersebut tidak benar.

    Dikutip dari Jawapos.com, pada tahun 2017 ada empat investor dari Tiongkok yang sedang berkunjung Kabupaten Berau Kalimantan Timur. Mereka sempat melirik PT Kertas Nusantara untuk diambil alih. Namun rencana itu tidak pernah terealisasi hingga sekarang.

    “Sampai sekarang saya belum dilapori soal itu, karena yang saya tahu baru sebatas Pak Menko Kemaritiman sedang mengutus stafnya ke Berau bersama investor asal Tiongkok untuk menunjang peluang investasi,” ungkap Bupati Berau, Muharram tahun 2017.

    Berdasarkan penelusuran lebih lanjut, Prabowo membeli Kiani Kertas dari Bob Hasan menggunakan pinjaman senilai Rp 1,8 triliun dari Bank Mandiri. Kondisi perusahaan saat itu sedang terancam bangkrut karena kredit macet. Kemudian Prabowo mengubah nama perusahaan itu menjadi Kertas Nusantara.

    Namun setelah perusahaan dibeli, Prabowo juga tak kunjung menyelesaikan kredit Kiani. Sehingga membuat beberapa investor asing tertarik mengambil alih. Prabowo mengatakan membutuhkan suntikan modal US$ 50 juta untuk menjalankan pabrik kertas tersebut. Dikutip dari Tempo, Prabowo mengatakan tidak ingin perusahaan itu lepas ke tangan asing dan tetap berada di tangan pribumi.

    Kesimpulan

    Klaim terkait PT Kertas Nusantara milik Prabowo dibeli oleh investor China tidak benar. Faktanya, pada tahun 2017 memang ada empat investor Tiongkok yang baru berencana untuk mengambil alih perusahaan Prabowo itu. Namun tidak pernah ada kelanjutan terkait pengambilalihan perusahaan hingga saat ini.

    Rujukan

  • (GFD-2023-13434) [SALAH] Video PKI Dukung Anies

    Sumber: Youtube
    Tanggal publish: 29/08/2023

    Berita

    BEDAH JEJAK DIGITAL ANIES KAUM PKI
    LANGSUNG DARI KAPOLRI VIDEO ANIES TERUNGKAP PKI SADIS

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah unggahan Youtube yang mengklaim Anies Baswedan didukung oleh Partai Komunis Indonesia (PKI). Unggahan itu menampilkan thumbnail dengan foto Kapolri Listyo Sigit Prabowo tengah menunjukan bukti video dukungan PKI kepada Anies. Disampingnya terlihat Jokowi dan Ma’ruf Amin seolah-olah sedang menyaksikan video dukungan PKI kepada Anies Baswedan. Faktanya, unggahan tersebut adalah hasil manipulasi.

    Setelah dilakukan penelusuran menggunakan Google Image Search, ditemukan kemiripan foto Listyo Sigit Prabowo yang membawa laptop. Foto aslinya adalah saat ia melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak penghasilan pada Maret 2022. Foto asli tersebut dapat dilihat pada artikel strategi.id dengan judul “Kapolri Lapor SPT Tahunan, Ajak Masyarakat Taat Pajak.”

    Ditemukan pula foto identik Joko Widodo dan Ma’ruf Amien yang sedang memakai baju batik. Berdasarkan pencarian Google Image Search, foto aslinya saat Jokowi mengumumkan Kabinet Indonesia Maju pada Oktober 2019 lalu. Beberapa foto tersebut dimanipulasi menjadi satu frame, seolah-olah mereka menyaksikan video PKI mendukung Anies secara bersama-sama.

    Selain thumbnail yang dimanipulasi, beberapa cuplikan video yang disajikan tidak ada kaitannya dengan dukungan PKI kepada Anies. Justru, salah satu video menunjukan peristiwa pembakaran bendera PKI oleh Kyai dan Ulama di depan DPRD Sampang Jawa Timur pada tahun 2022.

    Kesimpulan

    Tidak benar. Thumbnail pada video dimanipulasi dengan menggabungkan beberapa gambar menjadi satu frame. Cuplikan video merupakan peristiwa pembakaran bendera PKI oleh Kyai dan Ulama di Sampang Jawa Timur.

    Rujukan

  • (GFD-2023-13436) [SALAH] Prabowo Rela Lepas Kewarganegaraannya Demi Selamatkan Diri

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 29/08/2023

    Berita

    “EGOIS! PRABOWO RELA LEPAS KEWARGANEGARAANYA DEMI SELAMATKAN DIRI

    “Saya Bangga Atas Status Kewarganegaraan Baru Yang Diterima Oleh Prabowo Dari Kerajaan Yordania Diberikan Langsung Oleh Raja Husein Dikuatkan Dengan Dekrit 10 Desember 1998″ Ujar Hashim Djojohadikusumo”

    Hasil Cek Fakta

    Sebuah info grafik yang diunggah di Facebook mengklaim bahwa Prabowo Subianto melepas kewarganegaraan Indonesia ke Yordania. Faktanya klaim tersebut tidak benar.

    Dilansir dari tempo.co Waketum Gerindra Edhy Prabowo sudah menepis isu tersebut. Ditegaskan juga bahwa Prabowo tak pernah mengajukan kewarganegaraan ke Yordania.

    “Itu tidak benar, berita bohong. Saya saksinya, yang menemani Pak Prabowo lebih dari dua tahun di Yordania. Tidak pernah ada pengajuan kewarganegaraan dari Pak Prabowo,” kata Edhy saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (23/5/2014).

    Prabowo mendapat kewarganegaraan Yordania ini berawal saat tahun 1998. Prabowo mendapat anugrah penghargaan dari Raja Yordani Hussein. Tapi ia tak bisa menerimanya karena tahu persis bahwa Republik Indonesia melarang warganya memiliki kewarganegaraan rangkap.

    Kesimpulan

    Informasi tidak benar. Tahun 2014 lalu Waketum Gerindra Edhy Prabowo, menepis isu tersebut. Ditegaskan juga bahwa Prabowo tak pernah mengajukan kewarganegaraan ke Yordania.

    Rujukan