• (GFD-2022-9864) [SALAH] Bill Gates Memiliki Sebagian Besar Lahan Pertanian di Amerika

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 27/05/2022

    Berita

    Beredar sebuah informasi di media sosial yang mengklaim bahwa Bill Gates membeli sebagian besar lahan pertanian di Amerika. Dalam informasi tersebut juga dibandingkan dengan ramainya pemberitaan Elon Musk yang membeli Twitter, tidak seramai pemberitaan Bill Gates yang membeli sebagian besar lahan pertanian di Amerika.

    Hasil Cek Fakta

    Setelah ditelusuri, klaim tersebut salah. Faktanya, Bill Gates tidak memiliki mayoritas lahan pertanian AS, Dilansir dari “The Land Report” Bill Gates hanya sebagai pemilik lahan pertanian swasta terbesar di AS.

    Menurut artikel Januari 2021 oleh ‘The Land Report’, Gates memiliki 242.000 hektar lahan pertanian melalui dua perusahaan manajemen investasi – Cottonwood Ag Management dan Cascade Investment.

    Angka tersebut jauh di bawah total luas lahan pertanian AS. Sebuah laporan tahun 2021 yang diterbitkan oleh Departemen Pertanian AS (USDA) mengatakan ada 895.300.000 hektar lahan pertanian di Amerika Serikat. Dengan menggunakan angka-angka itu, Gates memiliki sekitar 0,027% lahan pertanian AS.

    Seorang juru bicara Gates juga mengatakan kepada Reuters bahwa klaim Bill Gates memiliki mayoritas lahan pertanian AS adalah salah, menunjuk pada angka USDA.

    Dengan demikian, klaim Bill Gates Memiliki Sebagian Besar Lahan Pertanian di Amerika merupakan informasi yang keliru dan termasuk ke dalam konten palsu.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Fathia IS.

    Klaim tersebut salah. Faktanya, Bill Gates tidak memiliki mayoritas lahan pertanian AS, Dilansir dari “The Land Report” Bill Gates hanya sebagai pemilik lahan pertanian swasta terbesar di AS dengan persentase sekitar 0,027% dari total lahan pertanian AS.

    Rujukan

  • (GFD-2022-9863) [SALAH] Foto Wisuda Jokowi

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 27/05/2022

    Berita

    Sebuah akun Facebook mengunggah foto yang memperlihatkan sosok Jokowi dan diklaim merupakan momen saat Jokowi diwisuda.

    [NARASI]:

    “Pasti kampret ga ada yang punya poto wisuda Jokowi.

    🤔
    🤔

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran dengan menggunakan mesin pencarian gambar, ditemukan foto asli pada web resmi Universitas Andalas yang diunggah pada 23 November 2018. Foto tersebut merupakan foto Wisudawan Pascasarjana IV Universitas Andalas.

    Gambar identik terlihat dari bentuk gedung dan foto wanita berjilbab biru yang ada pada bagian latar belakang. Postingan serupa juga sudah beredar sebelumnya dan sudah diverifikasi di laman turnbackhoax.id dengan artikel berjudul “[SALAH] Foto Jokowi saat Kelulusan” pada 26 Desember 2021.

    Kesimpulan

    Bukan foto wisuda Jokowi dan merupakan hasil suntingan. Foto asli merupakan acara Wisuda Pascasarjana IV Universitas Andalas pada 23 November 2018.

    Rujukan

  • (GFD-2022-9862) [SALAH] Boba nyangkut di usus buntu gak bisa dicerna

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 27/05/2022

    Berita

    Beredar kembali unggahan video yang memperlihatkan seorang dokter nenbawa sebuah kantung yang ketika dibelah mengeluarkan butiran butiran hitam yang diklaim sebagai boba.
    NARASI:
    “Nyangkut di usus buntu gak bisa di cerna😳”

    Hasil Cek Fakta

    Setelah dilakukan penelusuran, hoaks ini ternyata sudah pernah dibahas oleh turnbackhoax.id dengan judul “[SALAH] Hasil Operasi Usus Buntu yang Penuh Boba” pada 2 November 2021. Artikel tersebut menjelaskan bahwa video itu merupakan operasi kantung empedu. Butiran-butiran hitam yang terdapat di dalam video bukan kumpulan boba, melainkan batu-batu empedu yang bisa jadi disebabkan oleh kolesterol tinggi.

    Ahli pencernaan Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), menyatakan bahwa gambar yang ditampilkan dalam video tersebut adalah kantung empedu dan tidak ada kaitannya dengan boba. Dia juga menjelaskan bahwa butiran hitam tersebut adalah batu-batu empedu yang bisa jadi disebabkan oleh kolesterol tinggi.

    Mengenai boba Dokter ari menjelaskan bahwa boba, dipastikan akan hancur setelah melewati proses pencernaan, sekali pun tidak dikunyah. Namun tidak menjadi alasan untuk manusia dapat mengonsumsinya secara berlebihan dan terus menerus, sebab hal ini dapat meningkatkan potensi seseorang untuk terkena penyakit kencing manis.

    Berdasarkan penjelasan di atas, klaim boba menyangkut di usus buntu dan tidak bisa dicerna adalah keliru, dan termasuk dalam konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Riza Dwi (Anggota Tim Kalimasada)

    Hoaks Lama Beredar Kembali (HLBK) yang tesebar sejak 2020. Ahli pencernaan Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menyatakan bahwa gambar yang ditampilkan dalam video tersebut adalah kantung empedu dan tidak ada kaitannya dengan boba.

    Rujukan

  • (GFD-2022-9861) [SALAH] Gambar Spanduk Bertuliskan “MASJID INI TIDAK MENSHOLATKAN JENAZAH YANG TIDAK MEMBELI TIKET FORMULA E”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 27/05/2022

    Berita

    Akun Facebook Mbah Karto Kasiran pada 16 Mei 2022 memposting sebuah gambar spanduk dengan tulisan “MASJID INI TIDAK MENSHOLATKAN JENAZAH YANG TIDAK MEMBELI TIKET FORMULA E”.

    NARASI:
    “MASJID INI
    TIDAK MENSHOLATKAN JENAZAH
    YANG TIDAK MEMBELI TIKET
    FORMULA E”

    Hasil Cek Fakta

    Setelah ditelusuri menggunakan google lens ditemukan gambar asli pada salah satu artikel milik detiknews berjudul “Viral, Masjid Ini Tolak Salatkan Jenazah Pembela Penista Agama” 25 Februari 2017. Dalam artikel tersebut nampak gambar spanduk dan lokasi pemasangan yang sama dengan gambar di Facebook, namun narasi yang dituliskan berbeda. Narasi yang asli adalah “MASJID INI TIDAK MENSHOLATKAN JENAZAH PENDUKUNG & PEMBELA PENISTA AGAMA”. Jika dilihat lebih teliti spanduk yang ada di sisi belakang pada gambar Facebook nampak tulisan “PENISTA AGAMA” yang berwarna merah.

    Dengan demikian gambar spanduk di Facebook telah diedit pada bagian narasi. Narasi yang asli adalah “MASJID INI TIDAK MENSHOLATKAN JENAZAH PENDUKUNG & PEMBELA PENISTA AGAMA”, sehingga masuk dalam kategori konten satire.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Luthfiyah OJ (UIN Raden Mas Said Surakarta).

    Gambar spanduk diedit pada bagian narasi. Faktanya, narasi yang asli adalah “MASJID INI TIDAK MENSHOLATKAN JENAZAH PENDUKUNG & PEMBELA PENISTA AGAMA” bukan “MASJID INI TIDAK MENSHOLATKAN JENAZAH YANG TIDAK MEMBELI TIKET FORMULA E”.

    Rujukan