(GFD-2022-9847) [SALAH] Vaksin mRNA Menyebabkan Hepatitis Pada Anak
Sumber: Twitter.comTanggal publish: 24/05/2022
Berita
“https://dailyexpose.uk/2022/04/28/new-study-confirms-covid-jab-causes-hepatitis-kids/… sebuah artikel mengenai vaksin mRNA yg menyebabkan Hepatitis anak.
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah narasi oleh akun Twitter @JakataStar yang mengatakan bahwa vaksin menyebabkan hepatitis pada anak dengan menyertakan klaim dari artikel Dailyexpose.uk yang berjudul “New Study confirming COVID Vaccine causes Severe Autoimmune-Hepatitis is published days after W.H.O issued ‘Global Alert’ about new Severe Hepatitis among Children”.
Setelah ditelusuri, klaim tersebut salah. Melansir Sehatnegeriku.kemkes.go.id, Kementerian Kesehatan membantah adanya kaitan antara vaksinasi COVID-19 dengan penyakit hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya pada anak.
“Kejadian ini dihubungkan dengan vaksin COVID-19 itu tidak benar, karena kejadian saat ini tidak ada bukti bahwa itu berhubungan dengan vaksinasi COVID-19,” ungkap Prof Hanifah.
Lebih lanjut, dilansir dari Factcheck.afp.com, seorang ahli hepatologi transplantasi pediatrik dari Mayo Clinic Children’s Center mengatakan bahwa hepatitis misterius yang menulari anak-anak berbeda dengan hepatitis yang dijelaskan dalam penelitian tersebut.
“Studi ini dilakukan pada orang dewasa yang mencoba menghubungkan vaksin Covid-19 dan hepatitis autoimun, yang merupakan entitas terpisah yang berbeda dari hepatitis yang berdampak pada anak-anak” ungkapnya.
Dengan demikian klaim oleh akun Twitter @JakartaStar merupakan informasi yang keliru dan termasuk ke dalam kategori Konten yang Menyesatkan.
Setelah ditelusuri, klaim tersebut salah. Melansir Sehatnegeriku.kemkes.go.id, Kementerian Kesehatan membantah adanya kaitan antara vaksinasi COVID-19 dengan penyakit hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya pada anak.
“Kejadian ini dihubungkan dengan vaksin COVID-19 itu tidak benar, karena kejadian saat ini tidak ada bukti bahwa itu berhubungan dengan vaksinasi COVID-19,” ungkap Prof Hanifah.
Lebih lanjut, dilansir dari Factcheck.afp.com, seorang ahli hepatologi transplantasi pediatrik dari Mayo Clinic Children’s Center mengatakan bahwa hepatitis misterius yang menulari anak-anak berbeda dengan hepatitis yang dijelaskan dalam penelitian tersebut.
“Studi ini dilakukan pada orang dewasa yang mencoba menghubungkan vaksin Covid-19 dan hepatitis autoimun, yang merupakan entitas terpisah yang berbeda dari hepatitis yang berdampak pada anak-anak” ungkapnya.
Dengan demikian klaim oleh akun Twitter @JakartaStar merupakan informasi yang keliru dan termasuk ke dalam kategori Konten yang Menyesatkan.
Kesimpulan
asil periksa fakta Ari Dwi Prasetyo.
Klaim tersebut salah. Faktanya, vaksin mRNA tidak menyebabkan hepatitis.
Klaim tersebut salah. Faktanya, vaksin mRNA tidak menyebabkan hepatitis.
Rujukan
(GFD-2022-9846) [SALAH] Akun WhatsApp Bupati Enrekang Melakukan Penggalangan Donasi Berupa Uang Untuk Pondok Pesantren dan PAUD
Sumber: Whatsapp.comTanggal publish: 24/05/2022
Berita
“Assalamualaikum. wr wb”.
“sebelumnya saya perkenalkan saya dengan bpk H. Muslimin Bando selaku bupati Enrekang saya mau menggalang donasi berupa uang untuk berbagai yayasan ponpes dan sekolah paud. Apa benar ini saya berbicara dengan pengurus yayasan”.
“sebelumnya saya perkenalkan saya dengan bpk H. Muslimin Bando selaku bupati Enrekang saya mau menggalang donasi berupa uang untuk berbagai yayasan ponpes dan sekolah paud. Apa benar ini saya berbicara dengan pengurus yayasan”.
Hasil Cek Fakta
Beberapa waktu lalu sempat beredar sebuah akun WhatsApp yang mengatasnamakan Bupati Enrekang, Sulawesi Selatan, yaitu Muslimin Bando terkait dengan penggalangan donasi berupa uang yang ditujukan kepada Yayasan Pondok Pesantren dan Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Namun melansir dari viva.co.id, Bupati Enrekang Muslimin Bando memastikan bahwa pesan WhatsApp yang mengatasnamakan dirinya tersebut bukanlah pesan WhatsApp yang berasal dari nomor WhatsApp pribadinya.Ia juga menegaskan bahwa informasi terkait dengan penggalangan dana yang mengatasnamakan dirinya itu merupakan tindakan penipuan.
Selain itu, melansir dari detik.com, Bupati Enrekang tersebut menegaskan kembali bahwa ia tidak pernah meminta donasi seperti itu, terlebih lagi apabila ia harus meminta donasi kepada masyarakat. Ia juga sangat menyayangkan perilaku tersebut, karena hal itu merusak nama baiknya, serta meresahkan masyarakat. Untuk itu, Bupati Enrekang tersebut mengimbau kepada masyarakat untuk tidak merespon pesan WhatsApp yang mengatasnamakan dirinya dalam hal penggalangan donasi yang ditujukan untuk Yayasan Pondok Pesantren dan PAUD.
Berdasarkan pada seluruh referensi, informasi terkait akun WhatsApp Bupati Enrekang melakukan penggalangan donasi berupa uang kepada pondok pesantren dan PAUD ialah informasi salah dan masuk ke dalam kategori konten tiruan.
Namun melansir dari viva.co.id, Bupati Enrekang Muslimin Bando memastikan bahwa pesan WhatsApp yang mengatasnamakan dirinya tersebut bukanlah pesan WhatsApp yang berasal dari nomor WhatsApp pribadinya.Ia juga menegaskan bahwa informasi terkait dengan penggalangan dana yang mengatasnamakan dirinya itu merupakan tindakan penipuan.
Selain itu, melansir dari detik.com, Bupati Enrekang tersebut menegaskan kembali bahwa ia tidak pernah meminta donasi seperti itu, terlebih lagi apabila ia harus meminta donasi kepada masyarakat. Ia juga sangat menyayangkan perilaku tersebut, karena hal itu merusak nama baiknya, serta meresahkan masyarakat. Untuk itu, Bupati Enrekang tersebut mengimbau kepada masyarakat untuk tidak merespon pesan WhatsApp yang mengatasnamakan dirinya dalam hal penggalangan donasi yang ditujukan untuk Yayasan Pondok Pesantren dan PAUD.
Berdasarkan pada seluruh referensi, informasi terkait akun WhatsApp Bupati Enrekang melakukan penggalangan donasi berupa uang kepada pondok pesantren dan PAUD ialah informasi salah dan masuk ke dalam kategori konten tiruan.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Novita Kusuma Wardhani. Informasi tersebut salah. Faktanya, Bupati Enrekang Muslimin Bando memastikan bahwa pesan WhatsApp yang mengatasnamakan dirinya tersebut bukanlah pesan WhatsApp yang berasal dari nomor WhatsApp pribadinya.
Rujukan
(GFD-2022-9845) [SALAH] Akun WhatsApp Wakil Bupati Bantul dengan Nomor “081213408053” Memberikan Donasi
Sumber: Whatsapp.comTanggal publish: 24/05/2022
Berita
“Nomor WhatsApp 081213408053 mengatasnamakan Wakil Bupati Bantul, yaitu Joko. B. Purnomo”.
Hasil Cek Fakta
Beberapa waktu lalu sempat beredar sebuah akun WhatsApp yang mengatasnamakan Wakil Bupati Bantul, yaitu Joko. B. Purnomo terkait dengan pemberian donasi.
Namun melansir dari bacajogja.id, akun WhatsApp yang mengatasnamakan Wakil Bupati Bantul dengan nomor 081213408053 bukanlah akun WhatsApp asli dari Wakil Bupati Bantul.
Selain itu, melansir dari akun Instagram resmi Pemerintah Kabupaten Bantul, yaitu @pemkabbantul, pihak Pemkab Bantul menyatakan bahwa akun WhatsApp dengan mengatasnamakan Wakil Bupati Bantul tersebut ialah akun palsu. Pihak Pemkab Bantul juga mengimbau kepada warga Bantul dan sekitarnya agar tetap waspada apabila ada pihak yang menghubungi dengan mengatasnamakan Pemerintah Kabupaten Bantul dengan tujuan untuk memberikan donasi dalam rangka membantu fasilitas kebutuhan masjid atau sebagainya, karena hal tersebut merupakan modus penipuan yang kerap kali dilakukan oleh oknum-oknum tertentu.
Berdasarkan pada seluruh referensi, informasi terkait akun WhatsApp Wakil Bupati Bantul dengan nomor “081213408053” memberikan donasi ialah informasi salah dan masuk ke dalam kategori konten tiruan.
Namun melansir dari bacajogja.id, akun WhatsApp yang mengatasnamakan Wakil Bupati Bantul dengan nomor 081213408053 bukanlah akun WhatsApp asli dari Wakil Bupati Bantul.
Selain itu, melansir dari akun Instagram resmi Pemerintah Kabupaten Bantul, yaitu @pemkabbantul, pihak Pemkab Bantul menyatakan bahwa akun WhatsApp dengan mengatasnamakan Wakil Bupati Bantul tersebut ialah akun palsu. Pihak Pemkab Bantul juga mengimbau kepada warga Bantul dan sekitarnya agar tetap waspada apabila ada pihak yang menghubungi dengan mengatasnamakan Pemerintah Kabupaten Bantul dengan tujuan untuk memberikan donasi dalam rangka membantu fasilitas kebutuhan masjid atau sebagainya, karena hal tersebut merupakan modus penipuan yang kerap kali dilakukan oleh oknum-oknum tertentu.
Berdasarkan pada seluruh referensi, informasi terkait akun WhatsApp Wakil Bupati Bantul dengan nomor “081213408053” memberikan donasi ialah informasi salah dan masuk ke dalam kategori konten tiruan.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Novita Kusuma Wardhani. Informasi tersebut salah. Faktanya, akun WhatsApp yang mengatasnamakan Wakil Bupati Bantul dengan nomor 081213408053 bukanlah akun WhatsApp asli dari Wakil Bupati Bantul.
Rujukan
(GFD-2022-9844) [SALAH] Akun WhatsApp Wali Kota Magelang dengan Nomor “081358908928” Melakukan Penggalangan Donasi Berupa Uang untuk Pondok Pesantren dan PAUD
Sumber: Whatsapp.comTanggal publish: 24/05/2022
Berita
“Assalamualaikum. wr wb”.
“sebelumnya saya perkenalkan saya dengan bpk H. Muchamad Nur Aziz selaku walikota magelang saya mau menggalang donasi berupa uang untuk berbagai yayasan ponpes dan sekolah paud. Apa benar ini saya berbicara dengan pengurus yayasan /kpl sekolah paud”.
“sebelumnya saya perkenalkan saya dengan bpk H. Muchamad Nur Aziz selaku walikota magelang saya mau menggalang donasi berupa uang untuk berbagai yayasan ponpes dan sekolah paud. Apa benar ini saya berbicara dengan pengurus yayasan /kpl sekolah paud”.
Hasil Cek Fakta
Beberapa waktu lalu sempat beredar sebuah akun WhatsApp yang mengatasnamakan Wali Kota Magelang, yaitu dr. H. Muchamad Nur Aziz, Sp. PD., KGH melalui nomor 081358908928 terkait dengan penggalangan donasi berupa uang untuk Yayasan Pondok Pesantren dan Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Namun melansir dari detik.com, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Kota Magelang, yaitu Triyamto Sutrisno menyatakan bahwa pesan WhataApp terkait penggalangan donasi berupa uang dengan mengatasnamakan Wali Kota Magelang tersebut ialah informasi yang salah.
Selain itu, melansir dari akun Instagram resmi Pemerintah Kota Magelang, yaitu @magelang_raya, pihak Pemkot Magelang mengimbau kepada masyarakat Kota Magelang untuk tidak menanggapi apabila mendapat pesan WhatasApp terkait penggalangan donasi dengan mengatasnamakan Wali Kota Magelang melalui nomor 081358908928, karena hal tersebut ialah modus penipuan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Melansir dari akun Instagram pribadi Wali Kota Magelang, yaitu @dokter_aziz_, Wali Kota Magelang tersebut pun kembali menegaskan bahwa nomor WhatsApp yang mengatasnamakan dan menggunakan foto dirinya terkait penggalangan donasi ialah modus penipuan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Untuk itu, Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati hati ya dengan modus penipuan seperti itu.
Berdasarkan pada seluruh referensi, informasi terkait akun WhatsApp Wali Kota Magelang dengan nomor “081358908928” melakukan penggalangan donasi berupa uang untuk pondok pesantren dan PAUD ialah informasi salah dan masuk ke dalam kategori konten tiruan.
Namun melansir dari detik.com, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Kota Magelang, yaitu Triyamto Sutrisno menyatakan bahwa pesan WhataApp terkait penggalangan donasi berupa uang dengan mengatasnamakan Wali Kota Magelang tersebut ialah informasi yang salah.
Selain itu, melansir dari akun Instagram resmi Pemerintah Kota Magelang, yaitu @magelang_raya, pihak Pemkot Magelang mengimbau kepada masyarakat Kota Magelang untuk tidak menanggapi apabila mendapat pesan WhatasApp terkait penggalangan donasi dengan mengatasnamakan Wali Kota Magelang melalui nomor 081358908928, karena hal tersebut ialah modus penipuan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Melansir dari akun Instagram pribadi Wali Kota Magelang, yaitu @dokter_aziz_, Wali Kota Magelang tersebut pun kembali menegaskan bahwa nomor WhatsApp yang mengatasnamakan dan menggunakan foto dirinya terkait penggalangan donasi ialah modus penipuan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Untuk itu, Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati hati ya dengan modus penipuan seperti itu.
Berdasarkan pada seluruh referensi, informasi terkait akun WhatsApp Wali Kota Magelang dengan nomor “081358908928” melakukan penggalangan donasi berupa uang untuk pondok pesantren dan PAUD ialah informasi salah dan masuk ke dalam kategori konten tiruan.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Novita Kusuma Wardhani. Informasi tersebut salah. Faktanya, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Kota Magelang, yaitu Triyamto Sutrisno menyatakan bahwa pesan WhatsApp terkait penggalangan donasi dengan mengatasnamakan Wali Kota Magelang tersebut ialah informasi salah.
Rujukan
Halaman: 5293/7169



