• (GFD-2021-7789) [SALAH] Pertolongan Pertama Luka Bakar Dengan Tepung Terigu

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 04/11/2021

    Berita

    Akun Facebook Upik Dregd mengunggah postingan dengan narasi dengan klaim tepung terigu bisa digunakan sebagai pengobatan pertama pada luka bakar yang disebabkan oleh minyak panas.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui bahwa tepung terigu tidak memiliki kandungan khusus untuk mengobati luka bakar. Dilansir dari detik.com, r Vera Ikasari, SpBP, spelialis bedah plastik dari RSU Bunda menyatakan bahwa untuk menangani luka bakar ringan maka pertolongan pertama ialah dengan menggunakan air mengalir dari kran selama 30-40 menit.

    “Untuk luka bakar ringan (grade 1 dan grade 2 a), pertolongan pertamanya yaitu diguyur air yang mengalir dari kran selama 30-40 menit. Jangan diberi odol, tepung, kecap, mentega. Paling bagus diberi es,” papar dr Vera Ikasari, SpBP

    Ia juga menyatakan, guyuran air kran yang mengalir dimaksudkan agar suhu air selalu konstan, tidak mengikuti suhu tubuh. Tujuannya, agar panas tidak masuk dan menjalar ke jaringan yang lebih dalam.

    “Karena biasanya proses luka bakar belum selesai. Kalau sekarang tersiram air panas, melepuh tapi dibiarkan, besok lepuhnya akan semakin lebar. Itu karena proses luka bakarnya terus terjadi. Nah, air mengalir atau es ini fungsinya untuk menghentikan panas dan luka bakarnya tidak semakin parah,” tutupnya.

    Adapun, klaim tepung terigu bisa digunakan sebagai obat untuk luka bakar sudah pernah diperiksa faktanya dalam artikel berjudul “[SALAH] Tepung Terigu Bisa Obati Luka Bakar” yang tayang di turnbackhoax.id pada 29 September 2020.

    Berdasarkan penjelasan tersebut, maka postingan tersebut masuk ke dalam kategori Konten yang Menyesatkan.

    Kesimpulan

    Tepung terigu tidak memiliki kandungan khusus yang bisa bermanfaat untuk mengobati luka bakar. Penggunaan tepung terigu pada luka bakar malah berpotensi menyebabkan infeksi pada luka tersebut.

    Rujukan

  • (GFD-2021-7788) [SALAH] Pangeran Charles Memuji Keberhasilan Presiden Jokowi Menyelamatkan Alam

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 04/11/2021

    Berita

    Akun Twitter dengan nama pengguna ‘cagubnyinyir2’ mengunggah sebuah video pidato Pangeran Charles dalam KTT G20 yang diselenggarakan di Roma, Italia, pada 30-31 Oktober 2021 lalu. Dalam unggahan tersebut, juga disertakan narasi yang menyatakan bahwa isi dari pidato tersebut merupakan pujian Charles terhadap Jokowi atas keberhasilannya dalam menyelamatkan alam.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, video tersebut merupakan hasil potongan dari pidato lengkap Charles. Potongan video yang diunggah dalam narasi sesuai dengan detik 3:09-3:34 dalam versi lengkap pidato yang dapat dilihat melalui video berjudul “Prince Charles’ Speech at G20 Summit: ‘The Future of Humanity is at Stake’” yang diunggah oleh kanal YouTube ‘The Royal Family Channel’ pada 31 Oktober 2021. Dalam pidato tersebut, Charles menyatakan terima kasih kepada Perdana Menteri Italia, Mario Draghi, selaku pemegang kursi presidensi G20 2021 atas usahanya untuk membawa isu perubahan iklim ke ranah global melalui G20, serta menyampaikan harapannya kepada Jokowi untuk meneruskan usaha pendahulunya setelah Indonesia memegang kursi presidensi G20.

    Adapun dalam cap waktu tersebut, Charles menyampaikan pidato sebagai berikut: “That is why Prime Minister, I’m so grateful to you for recognizing the essential truth, and from bringing them in. Giving them a seat at this most important table, so that climate change can be tackled in partnership. Which is why I also wish President Widodo every possible success when you pass the baton to him in a month’s time”.

    Pernyataan tersebut dapat diartikan sebagai berikut: “Oleh karena itu, saya sangat berterima kasih kepada Perdana Menteri atas usahanya membawa fakta yang ada ke ranah global. Memberikan tempat untuk membahas isu ini di konferensi penting ini, sehingga masalah perubahan iklim dapat diatasi dengan kerjasama negara-negara dunia. Saya juga ingin menyampaikan doa dan harapan saya kepada Presiden Widodo agar bisa meneruskan usaha-usaha yang telah dilakukan oleh pendahulunya dengan sukses ketika ia memegang kursi presidensi bulan depan”.

    Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Twitter dengan nama pengguna ‘cagubnyinyir2’ tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini.

    Faktanya, Pangeran Charles bukan memuji keberhasilan Presiden Jokowi dalam menyelamatkan alam, melainkan menyatakan terima kasih kepada Perdana Menteri Italia, Mario Draghi, atas usahanya untuk membawa isu perubahan iklim ke ranah global melalui G20, serta menyampaikan harapannya kepada Jokowi untuk meneruskan usaha pendahulunya setelah Indonesia memegang kursi presidensi G20.

    Rujukan

  • (GFD-2021-7787) [SALAH] Lowongan Kerja PT Kereta Api Indonesia

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 04/11/2021

    Berita

    Akun Facebook dengan nama pengguna ‘Laila’ (https://www.facebook.com/profile.php?id=100065245464955) mengunggah sebuah lowongan kerja dari PT Kereta Api Indonesia. Terdapat beberapa posisi yang tersedia, antara lain masinis, administrasi, pengatur perjalanan kereta api, hingga teknisi pemeliharaan sarana. Dalam unggahan tersebut, pelamar yang memenuhi syarat diminta untuk mengirimkan lamaran melalui email recruitment@dr[dot]com. Lowongan tersebut dibuka hingga 30 November 2021.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, lowongan kerja tersebut bukan merupakan lowongan kerja resmi yang dibuka oleh PT KAI. Melansir dari Kompas, Vice President Public Relations KAI, Joni Martinus menegaskan bahwa KAI tidak pernah membuka lowongan kerja yang mengharuskan pelamar untuk mengirimkan berkas melalui email. Segala informasi dan prosedur terkait lowongan kerja hanya dapat diakses melalui situs resmi recruitment.kai.id, akun Twitter resmi (https://twitter.com/keretaapikita), serta akun Instagram resmi (https://www.instagram.com/kai121_/).

    Lebih lanjut, Joni mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan pesan terkait pengumuman rekrutmen KAI yang tidak berasal dari situs resmi atau media sosial resmi KAI. Joni juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mudah percaya dengan lowongan kerja yang mengatasnamakan KAI.

    Dengan demikian, lowongan kerja yang mengatasnamakan PT KAI yang diunggah oleh akun Facebook dengan nama pengguna ‘Laila’ tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten Palsu/Fabricated Content.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini.

    Bukan lowongan kerja resmi yang dibuka oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI). Pihak KAI menegaskan bahwa KAI tidak pernah membuka lowongan kerja yang mengharuskan pelamar untuk mengirimkan berkas melalui email. Segala informasi dan prosedur terkait lowongan kerja hanya dapat diakses melalui situs resmi recruitment.kai.id, serta akun media sosial resmi KAI.

    Rujukan

  • (GFD-2021-7786) [SALAH] Seorang Jendral AS Mendapatkan Hadiah Telepon Huawei dari Tentara Pembebasan Rakyat Cina (PLA)

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 04/11/2021

    Berita

    Beredar postingan di Facebook oleh akun bernama Al Wong yang membagikan hasil screenshot gambar dari Twitter. Gambar tersebut menunjukkan dua jendral, yang salah seorangnya memberikan6 sebuah hadiah. Dalam gambar tersebut dinarasikan bahwa Jendral Mark Milley dari Amerika Serikat sedang menerima hadiah dari rekan PLA disampingnya yakni bernama Zhang Yang, Zhang adalah seorang Jendral dari Cina. Hadiah yang diberikan Zhang Yang yakni berupa telepon Huawei.

    Postingan tersebut beredar di tengah ketegangan perang dagang antara Amerika dengan Cina semenjak Mantan Presiden AS, Donald Trump meluncurkan kampanye pembatasan peredaran merek Huawei, yang saat itu telah merajai pasar global. Pembatasan tersebut salah satunya dikeluarkannya kebijakan bahwa merek telekomunikasi Huawei dilarang menggunakan pelayanan Google Android.

    Hasil Cek Fakta

    Meski begitu, foto tersebut telah dimanipulasi. Foto Jendral Militer dari Swiss, Letnan Jenderal Thomas Süssli, telah diedit di bagian kepala dan diganti dengan foto Jendral Zhang Yang dari PLA Cina.

    People’s Liberation Army (PLA) atau Tentara Pembebasan Rakyat Cina adalah pasukan militer sayap kiri dari Partai Komunis Cina, Zhang Yang sendiri merupakan anggota dari PLA. Dikabarkan bahwa, Zhang Yang meninggal setelah ditemukan bunuh diri di rumahnya pada 23 November 2017. Zhang disebut telah melanggar hukum dengan diduga telah melakukan penyuapan dan menerima suap serta memegang aset berharga yang tak jelas asal usulnya.

    Adapun gambar asli kedua tokoh militer adalah Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Mark A. Milley dan Kepala Angkatan Bersenjata Swiss Letnan Jenderal Thomas Süssli, mereka bertemu di Bern, Swiss, pada 18 Desember 2019.

    Dalam pertemuan itu, kedua pemimpin militer senior tersebut membahas kepentingan keamanan bersama antara Swiss dan Amerika Serikat. Jenderal Milley menyampaikan apresiasinya atas dialog dan kerja sama militer tingkat tinggi antara militer AS dan Swiss.

    Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa postingan Al Wong adalah HOAX dan dapat dikategorikan sebagai Konten yang Dimanipulasi.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Ani R

    Foto Editan. Orang yang di dalam foto adalah Kepala Staf Gabungan Jenderal Mark A. Milley dari Amerika Serikat dan di sebelahnya yakni Kepala Staf Angkatan Bersenjata Swiss, Letnan Jenderal Thomas Süssli.

    Rujukan