(GFD-2024-17013) [SALAH] Banjir Hanyutkan Rumah Warga di 3 Kecamatan
Sumber: YouTube.comTanggal publish: 27/03/2024
Berita
BENCANA TERBARU ~ DETIK DETIK BANJIR SERET RUMAH WARGA.. 3 KECAMATAN TERGENANG.. | NYARIS TERANCAM, ARUS BANJIR RUSAK RUMAH WARGA SETEMPAT
Hasil Cek Fakta
Kanal YouTube @clchannel5326 pada 15 Maret 2024 mengunggah video dengan klaim bahwa bencana banjir telah menghanyutkan dan merusak rumah warga yang tersebar di tiga kecamatan.
Setelah menonton keseluruhan video, faktanya narator hanya membaca ulang artikel milik Muria News berjudul “Banjir Grobogan: 29 Desa di 11 Kecamatan Terendam”.
Artikel tersebut memberitakan mengenai bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada 6 Februari 2024. Tercatat bahwa 29 desa yang tersebar di 11 kecamatan terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 20-100 cm. Selain karena hujan deras, banjir ini juga terjadi akibat adanya kiriman air dari hulu sungai Lusi, Serang, dan Tuntang.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh kanal YouTube @clchannel5326 merupakan informasi yang salah.
Setelah menonton keseluruhan video, faktanya narator hanya membaca ulang artikel milik Muria News berjudul “Banjir Grobogan: 29 Desa di 11 Kecamatan Terendam”.
Artikel tersebut memberitakan mengenai bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada 6 Februari 2024. Tercatat bahwa 29 desa yang tersebar di 11 kecamatan terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 20-100 cm. Selain karena hujan deras, banjir ini juga terjadi akibat adanya kiriman air dari hulu sungai Lusi, Serang, dan Tuntang.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh kanal YouTube @clchannel5326 merupakan informasi yang salah.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Ainayya.
Unggahan video yang mengklaim bahwa bencana banjir telah menghanyutkan dan merusak rumah warga yang tersebar di 3 kecamatan merupakan konten yang dimanipulasi. Faktanya, narator hanya membaca ulang artikel berjudul “Banjir Grobogan: 29 Desa di 11 Kecamatan Terendam”.
Unggahan video yang mengklaim bahwa bencana banjir telah menghanyutkan dan merusak rumah warga yang tersebar di 3 kecamatan merupakan konten yang dimanipulasi. Faktanya, narator hanya membaca ulang artikel berjudul “Banjir Grobogan: 29 Desa di 11 Kecamatan Terendam”.
Rujukan
- https://berita.murianews.com/saiful-anwar/408551/banjir-grobogan-29-desa-di-11-kecamatan-terendam
- https://www.kompas.tv/regional/482999/banjir-di-grobogan-rendam-29-desa-di-11-kecamatan-bpbd-jateng-evakuasi-warga-yang-terdampak
- https://turnbackhoax.id/2024/03/27/salah-banjir-hanyutkan-rumah-warga-di-3-kecamatan/
(GFD-2024-17269) [KLARIFIKASI] Video Ledakan di Jembatan Crimea, Bukan Runtuhnya Jembatan Baltimore
Sumber:Tanggal publish: 27/03/2024
Berita
KOMPAS.com - Beredar video yang diklaim menampilkan sudut pandang lain dari runtuhnya Jembatan Francis Scott Key di Baltimore, Maryland, Amerika Serikat (AS).
Dalam video, tampak ledakan disertai kobaran api dan kepulan asap terjadi di atas jembatan.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, klaim tersebut keliru. Jembatan dalam video bukan berlokasi di Baltimore.
Video yang diklaim memperlihatkan ledakan di Jembatan Baltimore dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, pada Rabu (27/3/2024)
Berikut narasi yang dibagikan:
Alternate angle on Francis Scott Key bridge shows a large explosion.
(Sisi lain dari jembatan Francis Scott Key menunjukkan ledakan besar).
Screenshot Konteks keliru, video yang dibagikan adalah ledakan di Jembatan Crime pada 2022
Dalam video, tampak ledakan disertai kobaran api dan kepulan asap terjadi di atas jembatan.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, klaim tersebut keliru. Jembatan dalam video bukan berlokasi di Baltimore.
Video yang diklaim memperlihatkan ledakan di Jembatan Baltimore dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, pada Rabu (27/3/2024)
Berikut narasi yang dibagikan:
Alternate angle on Francis Scott Key bridge shows a large explosion.
(Sisi lain dari jembatan Francis Scott Key menunjukkan ledakan besar).
Screenshot Konteks keliru, video yang dibagikan adalah ledakan di Jembatan Crime pada 2022
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri video itu menggunakan teknik reverse image search dengan Google Lens.
Hasilnya, video serupa diunggah oleh akun X (Twitter) ini pada 8 Oktober 2022.
Takarir atau caption video menyebutkan, ledakan terjadi pada sebuah jembatan di Crimea, wilayah Ukraina yang dicaplok Rusia.
Kemudian, Kompas.com menelusuri pemberitaan tentang ledakan di Jembatan Crimea dan menemukan video serupa diunggah oleh kanal YouTube The Guardian, pada 8 Oktober 2022.
Berikut deskripsi yang dicantumkan:
Rekaman CCTV menunjukkan saat jembatan yang menghubungkan Crimea dan Rusia dihantam ledakan besar pada Sabtu (8 Oktober 2022) pagi.
Dikutip dari Kompas.id, Jembatan Crimea atau Jembatan Kerch menghubungkan Rusia dengan Semenanjung Crimea, yang diresmikan pada 2018.
Jembatan Crimea adalah wilayah yang sebetulnya “abu-abu” karena secara de facto menjadi wilayah pendudukan Rusia sejak invasi Februari-Maret 2014, namun secara de jure masih diakui dunia internasional sebagai wilayah Ukraina.
Rusia menyebut ledakan di Jembatan Crimea dipicu oleh bom truk, tanpa mengatakan siapa yang merencanakannya.
Pelaku peledakan jembatan tersebut belum jelas, sebab, hampir tak mungkin truk pembawa bahan peledak mampu melewati sensor X-ray di pintu jembatan.
Sementara, militer Ukraina sudah lama memiliki kemampuan menarget jembatan itu dengan roket, namun menahan diri karena tindakan itu berisiko memantik amarah Rusia.
Adapun Jembatan Francis Scott Key ambruk setelah kapal kontainer menabrak tiang penyangga, pada Selasa (26/3/2024).
Kecelakaan itu menyebabkan Pelabuhan Baltimore, pelabuhan kargo internasional terbesar kesembilan di AS, ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Hasilnya, video serupa diunggah oleh akun X (Twitter) ini pada 8 Oktober 2022.
Takarir atau caption video menyebutkan, ledakan terjadi pada sebuah jembatan di Crimea, wilayah Ukraina yang dicaplok Rusia.
Kemudian, Kompas.com menelusuri pemberitaan tentang ledakan di Jembatan Crimea dan menemukan video serupa diunggah oleh kanal YouTube The Guardian, pada 8 Oktober 2022.
Berikut deskripsi yang dicantumkan:
Rekaman CCTV menunjukkan saat jembatan yang menghubungkan Crimea dan Rusia dihantam ledakan besar pada Sabtu (8 Oktober 2022) pagi.
Dikutip dari Kompas.id, Jembatan Crimea atau Jembatan Kerch menghubungkan Rusia dengan Semenanjung Crimea, yang diresmikan pada 2018.
Jembatan Crimea adalah wilayah yang sebetulnya “abu-abu” karena secara de facto menjadi wilayah pendudukan Rusia sejak invasi Februari-Maret 2014, namun secara de jure masih diakui dunia internasional sebagai wilayah Ukraina.
Rusia menyebut ledakan di Jembatan Crimea dipicu oleh bom truk, tanpa mengatakan siapa yang merencanakannya.
Pelaku peledakan jembatan tersebut belum jelas, sebab, hampir tak mungkin truk pembawa bahan peledak mampu melewati sensor X-ray di pintu jembatan.
Sementara, militer Ukraina sudah lama memiliki kemampuan menarget jembatan itu dengan roket, namun menahan diri karena tindakan itu berisiko memantik amarah Rusia.
Adapun Jembatan Francis Scott Key ambruk setelah kapal kontainer menabrak tiang penyangga, pada Selasa (26/3/2024).
Kecelakaan itu menyebabkan Pelabuhan Baltimore, pelabuhan kargo internasional terbesar kesembilan di AS, ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Kesimpulan
Klaim bahwa sebuah video menampilkan sudut pandang lain dari peristiwa runtuhnya Jembatan Francis Scott Key di Baltimore, AS, merupakan narasi keliru.
Video tersebut memperlihatkan ledakan di Jembatan Kerch, yang menghubungkan wilayah Crimea dengan Rusia, pada 8 Oktober 2022.
Video tersebut memperlihatkan ledakan di Jembatan Kerch, yang menghubungkan wilayah Crimea dengan Rusia, pada 8 Oktober 2022.
Rujukan
- https://www.facebook.com/gayla.weber/posts/pfbid026i1wgwD4bHeHEpRHH7dzeweFDXGp1GdKVn6cGP8VDa4q8RZgSByTTfqC87Ekxgx9l
- https://www.facebook.com/leo.sun.501/videos/772294991497734/
- https://www.facebook.com/deb.zabokrtsky/posts/pfbid02h7HXXgDVuLXzwXFm2agEazME6i7UAB5nLq5xevorsJvhEuTzu1mrvBC6WUVQphiHl
- https://twitter.com/Flash_news_ua/status/1578635731811303426
- https://twitter.com/Flash_news_ua?ref_src=twsrc%5Etfw
- https://t.co/CCgFnsfxxK
- https://twitter.com/Flash_news_ua/status/1578635731811303426?ref_src=twsrc%5Etfw
- https://www.youtube.com/watch?v=fxgWCsampJg
- https://www.kompas.id/baca/riset/2022/10/28/peledakan-jembatan-crimea-dan-kemarahan-rusia
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2024-17014) [SALAH] 1.386 Jiwa Hanyut Terseret Banjir Bandang di Jawa Tengah
Sumber: YouTube.comTanggal publish: 27/03/2024
Berita
BENCANA TERBARU ~JAWA TENGAH BERDUKA.. SEBANYAK 1.386 JIWA HILANG TERSERET BANJIR.. | JERIT TANGIS MENGGEMA, DETIK-DETIK BANJIR BANDANG MENYAPU BERSIH
Hasil Cek Fakta
Kanal YouTube @clchannel5326 pada 15 Maret 2024 mengunggah video dengan klaim bahwa bencana banjir bandang dahsyat di Jawa Tengah telah memakan korban jiwa sebanyak 1.386 orang.
Setelah menonton keseluruhan video, faktanya narator hanya membaca ulang artikel milik Kompas.com berjudul “Banjir Bandang di Tambora, Jembatan Putus dan Puluhan Rumah Terendam”.
Artikel tersebut memberitakan mengenai putusnya jembatan penghubung antardesa yang diterjang banjir bandang pada 21 Februari 2024. Diketahui bahwa jembatan yang berada di jalan lintas Provinsi NTB tersebut menjadi salah satu akses penghubung wilayah Kecamatan Sanggar dan Tambora.
Selain mengakibatkan arus lalu lintas lumpuh total, diketahui pula bahwa puluhan rumah warga di Desa Labuhan Kenangan terendam dan satu rumah rusak tergerus banjir di Desa Oi Panihi.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh kanal YouTube @clchannel5326 merupakan informasi yang salah.
Setelah menonton keseluruhan video, faktanya narator hanya membaca ulang artikel milik Kompas.com berjudul “Banjir Bandang di Tambora, Jembatan Putus dan Puluhan Rumah Terendam”.
Artikel tersebut memberitakan mengenai putusnya jembatan penghubung antardesa yang diterjang banjir bandang pada 21 Februari 2024. Diketahui bahwa jembatan yang berada di jalan lintas Provinsi NTB tersebut menjadi salah satu akses penghubung wilayah Kecamatan Sanggar dan Tambora.
Selain mengakibatkan arus lalu lintas lumpuh total, diketahui pula bahwa puluhan rumah warga di Desa Labuhan Kenangan terendam dan satu rumah rusak tergerus banjir di Desa Oi Panihi.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh kanal YouTube @clchannel5326 merupakan informasi yang salah.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Ainayya.
Unggahan video yang mengklaim bahwa bencana banjir bandang di Jawa Tengah telah memakan setidaknya 1.386 korban jiwa merupakan konten yang dimanipulasi. Faktanya, narator hanya membaca ulang artikel berjudul “Banjir Bandang di Tambora, Jembatan Putus dan Puluhan Rumah Terendam”.
Unggahan video yang mengklaim bahwa bencana banjir bandang di Jawa Tengah telah memakan setidaknya 1.386 korban jiwa merupakan konten yang dimanipulasi. Faktanya, narator hanya membaca ulang artikel berjudul “Banjir Bandang di Tambora, Jembatan Putus dan Puluhan Rumah Terendam”.
Rujukan
(GFD-2024-17270) [HOAKS] Vaksin Covid-19 Menyebabkan Kanker Turbo
Sumber:Tanggal publish: 27/03/2024
Berita
KOMPAS.com - Beredar narasi mengenai kesaksian penemu mRNA yang menyebut perusahaan farmasi Moderna mengetahui vaksin Covid-19 menyebabkan kanker turbo.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu hoaks.
Narasi mengenai penemu mRNA bersaksi bahwa vaksin Covid-19 menyebabkan kanker turbo disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.
Sebagai sumber informasi, pengguna Facebook menyertakan tangkapan layar artikel dan tautan situs web The People's Voice.
akun Facebook Tangkapan layar konten hoaks di sebuah akun Facebook, Rabu (20/3/2024), soal penemu mRNA bersaksi soal vaksin Covid-19 menyebabkan kanker turbo.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu hoaks.
Narasi mengenai penemu mRNA bersaksi bahwa vaksin Covid-19 menyebabkan kanker turbo disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.
Sebagai sumber informasi, pengguna Facebook menyertakan tangkapan layar artikel dan tautan situs web The People's Voice.
akun Facebook Tangkapan layar konten hoaks di sebuah akun Facebook, Rabu (20/3/2024), soal penemu mRNA bersaksi soal vaksin Covid-19 menyebabkan kanker turbo.
Hasil Cek Fakta
Situs yang menjadi rujukan pengguna media sosial memiliki rekam jejak menyebarkan informasi keliru.
Media Bias Fact Check mengidentifikasi The People Voice sebagai situs yang memiliki bias dan kredibilitas rendah.
Situs tersebut berada di bawah perusahaan induk Newspunch LLC yang berbasis di Los Angeles, Amerika Serikat.
Sejak 2014, The People Voice rutin menerbitkan artikel konspirasi, propaganda, dan narasi bias ekstrem sayap kanan.
Artikel yang beredar mengutip pernyataan Robert Malone yang merupakan seorang spesialis penyakit menular yang populer di kalangan antivaksin.
Dilansir Politifact, Malone telah mempromosikan beberapa klaim palsu dan menyesatkan tentang vaksin dan pandemi Covid-19.
Faktanya, Malone sudah mendapat dua dosis vaksin Moderna dan masih hidup sampai saat ini.
Adapun isu soal vaksin Covid-19 penyebab kanker turbo beredar sejak 2022.
Dilansir Reuters, hingga kini tidak ada bukti bahwa vaksin Covid-19 dapat menyebabkan penyakit yang lebih agresif, yang disebut "kanker turbo".
Pakar imunologi dan peneliti senior di Pusat Keamanan Kesehatan Johns Hopkins, Gigi Gronvall mengatakan, narasi mengenai vaksin penyebab kanker tidak berdasar. Hal senada juga disampaikan para peneliti dan ahli lainnya.
Pandemi berdampak pada terbatasnya akses pasien penderita kanker terhadap layanan kesehatan, sehingga berpengaruh pada peningkatan jumlah kanker yang pertama kali terdeteksi.
Laporan The Lancet Oncology, ada sekitar 100 juta pemeriksaan terlewat dan 50 persen tidak diperiksa oleh dokter atau menerima pengobatan tepat waktu di seluruh Eropa.
Kendati demikian, fakta tersebut tidak serta merta membuktikan vaksin sebagai penyebab kanker.
Media Bias Fact Check mengidentifikasi The People Voice sebagai situs yang memiliki bias dan kredibilitas rendah.
Situs tersebut berada di bawah perusahaan induk Newspunch LLC yang berbasis di Los Angeles, Amerika Serikat.
Sejak 2014, The People Voice rutin menerbitkan artikel konspirasi, propaganda, dan narasi bias ekstrem sayap kanan.
Artikel yang beredar mengutip pernyataan Robert Malone yang merupakan seorang spesialis penyakit menular yang populer di kalangan antivaksin.
Dilansir Politifact, Malone telah mempromosikan beberapa klaim palsu dan menyesatkan tentang vaksin dan pandemi Covid-19.
Faktanya, Malone sudah mendapat dua dosis vaksin Moderna dan masih hidup sampai saat ini.
Adapun isu soal vaksin Covid-19 penyebab kanker turbo beredar sejak 2022.
Dilansir Reuters, hingga kini tidak ada bukti bahwa vaksin Covid-19 dapat menyebabkan penyakit yang lebih agresif, yang disebut "kanker turbo".
Pakar imunologi dan peneliti senior di Pusat Keamanan Kesehatan Johns Hopkins, Gigi Gronvall mengatakan, narasi mengenai vaksin penyebab kanker tidak berdasar. Hal senada juga disampaikan para peneliti dan ahli lainnya.
Pandemi berdampak pada terbatasnya akses pasien penderita kanker terhadap layanan kesehatan, sehingga berpengaruh pada peningkatan jumlah kanker yang pertama kali terdeteksi.
Laporan The Lancet Oncology, ada sekitar 100 juta pemeriksaan terlewat dan 50 persen tidak diperiksa oleh dokter atau menerima pengobatan tepat waktu di seluruh Eropa.
Kendati demikian, fakta tersebut tidak serta merta membuktikan vaksin sebagai penyebab kanker.
Kesimpulan
Narasi soal penemu mRNA bersaksi bahwa vaksin Covid-19 menyebabkan kanker turbo merupakan hoaks.
Artikel tersebut mengutip pernyataan Robert Malone yang dikenal pernah membuat klaim palsu tentang vaksin dan pandemi Covid-19.
Artikel tersebut mengutip pernyataan Robert Malone yang dikenal pernah membuat klaim palsu tentang vaksin dan pandemi Covid-19.
Rujukan
- https://www.facebook.com/putri.andersztta/posts/pfbid02EVAScvNwr5rUSqaxa8q72pE78JDkq3pb3sUPuU86bs8GQYpUA2p5gCWvovGoK9hVl
- https://www.facebook.com/ahmad.mardoyo/posts/pfbid02pUdB1UrWmrKHGrxosucuNuW6oDjS3fvQGWjMZsTAFvcdgG6iihuR6u8LPXKqxJ9Ml
- https://www.facebook.com/photo?fbid=24875237812124301&set=pcb.24875237962124286
- https://www.facebook.com/teguh.imansyah.5099/posts/pfbid032m7QRgkBTVivxUXkGWH7tjN3pbLjTRqCArtjq5rsH7TKSFA5Gr1nESE2sR5wzmYYl
- https://mediabiasfactcheck.com/news-punch/
- https://www.politifact.com/article/2022/jan/06/who-robert-malone-joe-rogans-guest-was-vaccine-sci/
- https://www.reuters.com/article/idUSL1N3340PQ/
- https://www.thelancet.com/journals/lanonc/article/PIIS1470-2045(22)00540-X/abstract
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
Halaman: 4252/7995




