Why is there metal in Baby Food?!?
Terjemahan: kenapa ada logam di makanan bayi?!?
(GFD-2024-17010) [SALAH] Ada Pecahan Logam Tajam di Makanan Bayi
Sumber: Tiktok.comTanggal publish: 27/03/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Video menunjukkan seseorang menempatkan oatmeal bayi merk Gerber ke dalam kantong plastik dan menggosoknya dengan magnet yang menyebabkan ada bintik hitam kecil yang bergerak menempel pada magnet. “Seperti yang Anda lihat, ada banyak pecahan logam kecil di dalam oatmeal bayi ini”, ucap orang yang ada dalam video.
Namun, dilansir dari Logically Facts, seorang dokter bernama Dr. Stuart Farrimond menjelaskan bahwa objek dalam video Tiktok itu bukanlah serutan logam yang tajam.
Serbuk tersebut adalah bubuk besi ‘elemen’ food grade yang sangat murni, diproduksi melalui proses yang disebut elektrolisis. Besi ini memiliki warna keperakan dari besi murni dan memiliki sifat yang sama seperti serbuk besi pada umumnya yang akan menempel dengan magnet. Bubuk ini sangat aman untuk dikonsumsi, dan penggunaannya sangat diatur.
Melalui penjelasan tersebut maka disimpulkan jika serbuk logam yang terdapat pada makanan bayi tersebut merupakan partikel besi food grade yang digunakan dalam oatmeal bayi untuk mendukung perkembangan bayi yang sehat.
Namun, dilansir dari Logically Facts, seorang dokter bernama Dr. Stuart Farrimond menjelaskan bahwa objek dalam video Tiktok itu bukanlah serutan logam yang tajam.
Serbuk tersebut adalah bubuk besi ‘elemen’ food grade yang sangat murni, diproduksi melalui proses yang disebut elektrolisis. Besi ini memiliki warna keperakan dari besi murni dan memiliki sifat yang sama seperti serbuk besi pada umumnya yang akan menempel dengan magnet. Bubuk ini sangat aman untuk dikonsumsi, dan penggunaannya sangat diatur.
Melalui penjelasan tersebut maka disimpulkan jika serbuk logam yang terdapat pada makanan bayi tersebut merupakan partikel besi food grade yang digunakan dalam oatmeal bayi untuk mendukung perkembangan bayi yang sehat.
Kesimpulan
Faktanya serbuk logam yang terdapat pada makanan bayi tersebut merupakan partikel besi food grade yang digunakan dalam oatmeal bayi untuk mendukung perkembangan bayi yang sehat.
Rujukan
(GFD-2024-17266) [HOAKS] Bumi Akan Gelap Selama 3 Hari mulai 8 April 2024
Sumber:Tanggal publish: 27/03/2024
Berita
KOMPAS.com - Beredar narasi bahwa Bumi akan menjadi gelap selama tiga hari berturut-turut mulai 8 April 2024. Fenomena itu disebabkan Bumi memasuki sabuk foton atau photon belt.
Berdasarkan konfirmasi Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu hoaks.
Informasi soal Bumi akan gelap selama tiga hari, disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang ditulis oleh salah satu akun pada Minggu (24/3/2024):
PERKIRAAN KEJADIAN DI BUMI PADA 8 APRIL 2024
Akan terjadi kegelapan slm 3 hr ketika bumi melewati sabuk Foton. Inilah saat bumi masuk & melewati sabuk ini. Tdk akan ada sinar matahari atau cahaya bulan di permukaan bumi. Foton adalah partikel2 elektromaknetik yg bergerak dg kecepatan cahaya & akan bertindak sbgai penghalang atau perisai sementara di bumi yg mencegah cahaya matahari atau bintang melewatinya. Ini diperkirakan akan berlangsung selama 72 jam atau 3 hari. Tidak ada jeda atau periode cahaya. Selama 3 hari hanya akan ada kegelapan. Direkomendasikan untuk stok makanan, air, lilin & barang2 penting lainnya. Semua sinar matahari akan terhalang & panel surya tidak akan menghasilkan energi. Dianjurkan tetap di rumah & hindari bepergian demi keselamatan. Sinar matahari akan kembali ke bumi menandai dimulainya zaman keemasan.
akun Facebook Tangkapan layar konten hoaks di sebuah akun Facebook, Minggu (24/3/2024), soal Bumi akan gelap selama tiga hari mulai 8 April 2024.
Ahli astronomi dan astrofisika Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Thomas Djamaluddin mengatakan, Bumi tidak akan mengalami kegelapan pada 8 April 2024.
"Jelas itu hoaks. Narasi Bumi memasuki photon belt atau sabuk foton juga tidak dikenal dalam sains," kata Thomas, saat dikonfirmasi, Rabu (27/3/2024).
Menurut Thomas, semua alasan penyebab kegelapan Bumi yang disebutkan tidak punya dasar ilmiah.
Ia menjelaskan, Bumi memang pernah mengalami kegelapan bertahun-tahun karena tumbukan asteroid sebesar 10 kilometer pada 66 juta tahun yang lalu.
"Saat ini sampai 100 tahun mendatang, tidak ada asteroid besar yang mengancam Bumi," kata Thomas.
Narasi soal Bumi menjadi gelap gulita beberapa kali beredar. Empat tahun lalu, muncul isu Bumi akan gelap pada tanggal 15 bulan Ramadhan.
Narasi itu dikaitkan dengan kemungkinan asteroid menghantam Bumi.
Dilansir Kompas.com, isu tersebut dibantah oleh dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya sekaligus alumnus Astronomi ITB, Andi Sitti Maryam.
Ia mengatakan, obyek-obyek dekat Bumi 98 persen tidak berpotensi menyebabkan bahaya hingga 100 tahun ke depan.
Berdasarkan konfirmasi Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu hoaks.
Informasi soal Bumi akan gelap selama tiga hari, disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang ditulis oleh salah satu akun pada Minggu (24/3/2024):
PERKIRAAN KEJADIAN DI BUMI PADA 8 APRIL 2024
Akan terjadi kegelapan slm 3 hr ketika bumi melewati sabuk Foton. Inilah saat bumi masuk & melewati sabuk ini. Tdk akan ada sinar matahari atau cahaya bulan di permukaan bumi. Foton adalah partikel2 elektromaknetik yg bergerak dg kecepatan cahaya & akan bertindak sbgai penghalang atau perisai sementara di bumi yg mencegah cahaya matahari atau bintang melewatinya. Ini diperkirakan akan berlangsung selama 72 jam atau 3 hari. Tidak ada jeda atau periode cahaya. Selama 3 hari hanya akan ada kegelapan. Direkomendasikan untuk stok makanan, air, lilin & barang2 penting lainnya. Semua sinar matahari akan terhalang & panel surya tidak akan menghasilkan energi. Dianjurkan tetap di rumah & hindari bepergian demi keselamatan. Sinar matahari akan kembali ke bumi menandai dimulainya zaman keemasan.
akun Facebook Tangkapan layar konten hoaks di sebuah akun Facebook, Minggu (24/3/2024), soal Bumi akan gelap selama tiga hari mulai 8 April 2024.
Ahli astronomi dan astrofisika Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Thomas Djamaluddin mengatakan, Bumi tidak akan mengalami kegelapan pada 8 April 2024.
"Jelas itu hoaks. Narasi Bumi memasuki photon belt atau sabuk foton juga tidak dikenal dalam sains," kata Thomas, saat dikonfirmasi, Rabu (27/3/2024).
Menurut Thomas, semua alasan penyebab kegelapan Bumi yang disebutkan tidak punya dasar ilmiah.
Ia menjelaskan, Bumi memang pernah mengalami kegelapan bertahun-tahun karena tumbukan asteroid sebesar 10 kilometer pada 66 juta tahun yang lalu.
"Saat ini sampai 100 tahun mendatang, tidak ada asteroid besar yang mengancam Bumi," kata Thomas.
Narasi soal Bumi menjadi gelap gulita beberapa kali beredar. Empat tahun lalu, muncul isu Bumi akan gelap pada tanggal 15 bulan Ramadhan.
Narasi itu dikaitkan dengan kemungkinan asteroid menghantam Bumi.
Dilansir Kompas.com, isu tersebut dibantah oleh dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya sekaligus alumnus Astronomi ITB, Andi Sitti Maryam.
Ia mengatakan, obyek-obyek dekat Bumi 98 persen tidak berpotensi menyebabkan bahaya hingga 100 tahun ke depan.
Hasil Cek Fakta
Kesimpulan
Narasi soal Bumi akan gelap selama tiga hari mulai 8 April 2024 adalah hoaks.
Ahli astronomi dan astrofisika Pusat Riset Antariksa BRIN Thomas Djamaluddin mengatakan, penyebab Bumi gelap karena memasuki sabuk foton tidak ada dalam sains.
Obyek luar angkasa dekat Bumi dan asteroid tidak akan mengancam Bumi hingga 100 tahun mendatang.
Ahli astronomi dan astrofisika Pusat Riset Antariksa BRIN Thomas Djamaluddin mengatakan, penyebab Bumi gelap karena memasuki sabuk foton tidak ada dalam sains.
Obyek luar angkasa dekat Bumi dan asteroid tidak akan mengancam Bumi hingga 100 tahun mendatang.
Rujukan
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02B6NGEwzAmCLSRvg13JwsoVdGDm5HybNVSq7BSqwHCh7CzmLe37ez5jzrs9pbDKnwl&id=100072806265131
- https://www.facebook.com/florentina.fetronella/posts/pfbid0213qgvgbD12M274tx4YwGgCBVGunTKBzEJBQrxcUeAogFXNoUuUX1ecAbxexC9n1Hl
- https://www.facebook.com/prabu.kiansantang.75470/posts/pfbid0QFXckQyReJGg7iKK9f9Z6wos7SYaJqBEadZ9MjQ66iH98kYDhKeZyPgtUikWtTKbl
- https://www.facebook.com/reel/2113924038985692
- https://www.kompas.com/sains/read/2020/05/07/130837623/isu-dukhan-15-ramadhan-mungkinkah-bumi-gelap-gulita-diliputi-kabut?page=all
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2024-17522) Keliru, Gambar Paspor yang Diklaim sebagai WN Ukraina Pelaku Penembakan di Gedung Konser Moskow
Sumber:Tanggal publish: 27/03/2024
Berita
Sebuah akun Facebook [ arsip ] membagikan gambar paspor seseorang yang diklaim warga negara Ukraina yang dibayar Ukraina-Barat sebagai teroris penembakan di gedung konser Moskow, Rusia.
Pada unggahan tersebut juga dituliskan keterangan sebagai berikut:
Terungkap, Ter0ris yang menyerang konser musik di Rusia adalah warga negara Ukraina yang dibayar oleh intelijen Ukraina & Zelensky Y4hudi untuk menemb4ki warga sipil Rusia di konser tersebut, hingga 115 warga sipil Rusia meninggal dunia. "Zelensky Y4hudi & Negara Barat adalah Ter0ris Biadap"
Diunggah pada 24 Maret 2024, konten ini sudah mendapat 9 respon dari pengguna Facebook dan satu kali dibagikan ulang. Namun, benarkah pelaku teror di Moskow adalah warga negara Ukraina?
Hasil Cek Fakta
Verifikasi Tempo menunjukkan, bahwa pelaku teror di Moskow bukan merupakan warga negara Ukraina. Gambar seseorang yang ada pada paspor tersebut tidak ada kaitannya dengan penembakan di gedung konser Moskow, Rusia, seperti yang diklaim pembuat konten.
Faktanya, Pengadilan Basmanny di Moskow sudah mendakwa empat orang yang menjadi pelaku penyerangan. Seluruh pelaku tersebut adalah warga negara Tajikistan.
Berita penetapan itu sesuai dengan laporan VOA Indonesia pada Senin, 25 Maret 2024 berjudul “ Empat Pria Pelaku Serangan Moskow Tunjukkan Tanda Penganiayaan saat Tampil di Persidangan ”.
Dalam laporan itu, pengadilan mengatakan, dua dari empat terdakwa itu menyatakan diri bersalah dalam serangan itu setelah didakwa dalam sidang pendahuluan. Meskipun kondisi para pria itu menimbulkan pertanyaan, terkait apakah mereka mampu berbicara dengan bebas.
Ada laporan yang saling bertentangan di media-media Rusia sebelumnya, yang menyatakan tiga atau seluruh empat pria itu mengaku bersalah. Pengadilan menyebutkan secara resmi nama-nama pelaku, di antaranya Dalerdzhon Mirzoyev (32), Saidakrami Rachabalizoda (30), Shamsidin Fariduni (25) dan Mukhammadsobir Faizov (19). Pelanggaran itu diancam hukuman maksimal penjara seumur hidup.
Peristiwa pada Jumat, 22 Maret 2024 itu menewaskan sebanyak 137 orang dan lebih dari 140 orang terluka. Serangan yang diklaim oleh kelompok yang berafiliasi dengan ISIS itu adalah serangan yang paling mematikan di Rusia dalam beberapa tahun terakhir.
Rusia juga menampilkan wajah keempat pelaku dan ditayangkan di berbagai media, termasuk BBC Indonesia berjudul “ Empat pelaku serangan di gedung Moskow yang menewaskan 137 orang didakwa melakukan tindak terorisme, siapa mereka? ” Akan tetapi, tidak terdapat nama dan gambar sesuai dengan passport yang dibagikan tersebut.
Paspor tersebut sebenarnya sudah pernah dipublikasikan pada 9 Januari 2023 di situs berita Rusia, Gazeta.Ru, dengan judul “ France24: Komandan lapangan Chechnya Abdul Hakim al-Shishani tiba di Ukraina dari Suriah ”. Di sana dijelaskan, pria tersebut adalah Abdul Hakim al-Shishani dan nama aslinya adalah Rustam Magomedovich Azhiev.
Ia dilahirkan pada tahun 1981 di desa Prigorodnoye, distrik Grozny, Republik Sosialis Soviet Otonomi Chechnya-Ingush, dan pada Desember 2022 dia mendapatkan kewarganegaraan Ukraina.
Para pejabat Rusia mengklaim, walaupun tanpa bukti, tentang keterlibatan Ukraina dalam serangan itu. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky pada hari Minggu, 24 Maret 2024 menolak klaim tersebut.
Dan pejabat intelijen militer Ukraina mengatakan bahwa “tidak masuk akal” untuk menyatakan bahwa orang-orang tersebut mencoba melintasi perbatasan yang dipenuhi ranjau, yang dipenuhi ratusan ribu tentara Rusia, untuk mencapai tempat aman.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta, klaim pelaku penembakan di gedung konser Moskow adalah warga negara Ukraina, adalah keliru.
Pelaku teror di Moskow bukan merupakan warga negara Ukraina, dan gambar seseorang yang ada pada paspor itu tidak ada kaitannya dengan penembakan di gedung konser Moskow, Rusia, seperti yang diklaim pembuat konten.
Faktanya, Pengadilan Basmanny di Moskow sudah mendakwa empat orang yang menjadi pelaku penyerangan dan mereka semuanya merupakan warga negara Tajikistan, ditahan di penjara pra-pengadilan hingga 22 Mei.
Rujukan
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02Wuurmm3h6stVARpUQdQtpDmQJQfo7JkUFai1KQvZcHgFGrUcodr8VLvHa2NtDm4Cl&id=100077744302219&_rdc=1&_rdr
- https://web.archive.org/web/20240000000000*/
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02Wuurmm3h6stVARpUQdQtpDmQJQfo7JkUFai1KQvZcHgFGrUcodr8VLvHa2NtDm4Cl&id=100077744302219&_rdc=1&_rdr
- https://www.voaindonesia.com/a/empat-pria-pelaku-serangan-moskow-tunjukkan-tanda-penganiayaan-saat-tampil-di-persidangan-/7541266.html
- https://www.bbc.com/indonesia/articles/clkm370gyjko
- https://www.gazeta.ru/army/news/2023/01/09/19443901.shtml?updated
- https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id
(GFD-2024-17011) [SALAH] Presiden Jokowi janjikan akan transfer uang bagi yang mendukung Gibran menjadi wakil presiden
Sumber: Tiktok.comTanggal publish: 27/03/2024
Berita
Bagi bpk/ibu2 yang setuju anak saya menjadi wakil presiden di tahun 2024 akan saya transfer . Bca, Bri, Bni, dll
Hasil Cek Fakta
Ditemukan sebuah akun Tiktok yang mengatasnamakan Presiden Joko Widodo mengunggah video yang berisi narasi bahwa ia akan memberikan bantuan uang bagi siapa saja yang mendukung Gibran menjadi wakil presiden.
Sebelumnya turnbackhoax.id sudah sering menemukan klaim yang mencatut nama Presiden Jokowi yang diklaim akan memberikan bantuan uang senilai 50 juta dan juga klaim yang mencatut nama Raffi Ahmad jika ia akan memberikan bantuan apa saja bagi yang mendukung Prabowo menjadi presiden.
Seperti dalam temuan sebelumnya tersebut, jika kita klik bio akun yang mengatasnamakan menjadi Presiden Jokowi tersebut maka kita akan dapat menemukan sebuah link Whatsapp yang dapat diwaspadai sebagai bentuk penipuan ataupun kejahatan cyber lainnya.
Sebelumnya turnbackhoax.id sudah sering menemukan klaim yang mencatut nama Presiden Jokowi yang diklaim akan memberikan bantuan uang senilai 50 juta dan juga klaim yang mencatut nama Raffi Ahmad jika ia akan memberikan bantuan apa saja bagi yang mendukung Prabowo menjadi presiden.
Seperti dalam temuan sebelumnya tersebut, jika kita klik bio akun yang mengatasnamakan menjadi Presiden Jokowi tersebut maka kita akan dapat menemukan sebuah link Whatsapp yang dapat diwaspadai sebagai bentuk penipuan ataupun kejahatan cyber lainnya.
Kesimpulan
Tidak benar bahwa Presiden Jokowi memberikan bantuan uang bagi yang mendukung Gibran sebagai wakil presiden 2024, akun yang mengatasnamakan Jokowi tersebut dapat diindikasi sebagai akun penipuan.
Rujukan
Halaman: 4250/7995




