Usut sampai tuntas yg terkait korupsi 271T & beri hukuman yg setimpal
8 artis terseret korupsi
Viral
8 artis terlibat megakorupsi PT. Timah
1. Rafi Ahmad
2. Hatta Halilintar
3. Stepen W
4. Nagita DLL
Termasuk Kaesang
Hukum mati saja kalau berani
Kaesang tidak berani di sebut?
Hakim tidak akan berani hukum mati koruptor
Sumber: https://vt.tiktok.com/ZSF4PkTwL/ (https://archive.md/rZeiL arsip)
(GFD-2024-17626) [SALAH] 8 Artis Terseret Megakorupsi PT Timah
Sumber: tiktok.comTanggal publish: 02/04/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Sebuah akun Tiktok dengan nama @BEBATAS mengunggah sebuah video konferensi pers yang dilakukan oleh pengacara Zainul Arifin SH. Video tersebut diunggah dengan klaim laporan mengenai 8 artis yang terlibat megakorupsi PT Timah, di antaranya Atta Halilintar, Raffi Ahmad, hingga Kaesang.
Setelah dilakukan penelusuran, ditemukan video lengkapnya di kanal Youtube Berita Indonesia Link pada 11 April 2023 dengan judul “Zainul Arifin SH Datangi Mabes Polri, Laporkan 8 Artis yang Diduga Terlibat Pencucian Uang.”
Pada durasi penuh video tersebut, Zainul tidak menyebut mengenai kasus Megakorupsi PT Timah, melainkan ia menyebut adanya dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) usaha robot trading yang dimiliki oleh Crazy Rich Wahyu Kenzo.
“Kasus dugaan pencucian uang ini diduga melibatkan publik figur dan pejabat publik. Mereka dalam hal ini punya hubungan dengan Wahyu Kenzo dan diduga ikut menerima hasil kejahatan. Di samping dugaan pencucian uang, ada juga upaya penggelapan aset yang mereka miliki. Beberapa di antaranya diduga diterima oleh kawan-kawan public figure,” ungkap Zainul selaku pengacara korban robot trading ATG, seperti dikutip dari surabayapagi.com, (12/04/2023).
“Ada 8 orang yang diduga menerima ini, ada Raffi Ahmad, Atta Halilintar, Stefan William, Rian D’Masiv, Judika, Dokter Tirta, Gus Miftah, dan Haji Faisal,” sambungnya.
Zainul Arifin dengan tegas mengatakan jika para publik figur itu juga ikut dilaporkan atas kasus dugaan penipuan robot trading itu.
Dengan demikian, narasi yang beredar terkait 8 artis yang diklaim terlibat kasus megakorupsi PT Timah, tidak benar.
Setelah dilakukan penelusuran, ditemukan video lengkapnya di kanal Youtube Berita Indonesia Link pada 11 April 2023 dengan judul “Zainul Arifin SH Datangi Mabes Polri, Laporkan 8 Artis yang Diduga Terlibat Pencucian Uang.”
Pada durasi penuh video tersebut, Zainul tidak menyebut mengenai kasus Megakorupsi PT Timah, melainkan ia menyebut adanya dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) usaha robot trading yang dimiliki oleh Crazy Rich Wahyu Kenzo.
“Kasus dugaan pencucian uang ini diduga melibatkan publik figur dan pejabat publik. Mereka dalam hal ini punya hubungan dengan Wahyu Kenzo dan diduga ikut menerima hasil kejahatan. Di samping dugaan pencucian uang, ada juga upaya penggelapan aset yang mereka miliki. Beberapa di antaranya diduga diterima oleh kawan-kawan public figure,” ungkap Zainul selaku pengacara korban robot trading ATG, seperti dikutip dari surabayapagi.com, (12/04/2023).
“Ada 8 orang yang diduga menerima ini, ada Raffi Ahmad, Atta Halilintar, Stefan William, Rian D’Masiv, Judika, Dokter Tirta, Gus Miftah, dan Haji Faisal,” sambungnya.
Zainul Arifin dengan tegas mengatakan jika para publik figur itu juga ikut dilaporkan atas kasus dugaan penipuan robot trading itu.
Dengan demikian, narasi yang beredar terkait 8 artis yang diklaim terlibat kasus megakorupsi PT Timah, tidak benar.
Kesimpulan
Faktanya tidak terkait kasus PT Timah, video yang dicantumkan merupakan konferensi pers yang dilakukan oleh Zainul Arifin SH usai mendatangi Mabes Polri untuk melaporkan 8 artis yang diduga terlibat Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) usaha robot trading yang dimiliki oleh Crazy Rich Wahyu Kenzo.
Rujukan
(GFD-2024-18908) KPU akui jual data rahasia negara ke asing, benarkah?
Sumber:Tanggal publish: 02/04/2024
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) - Video di YoTube yang sudah ditonton hampir tujuh ribu kali, memuat narasi bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebenarnya telah menjual data negara yang bersifat rahasia ke pihak asing.
Berikut isi narasinya:
"GEGER MALAM INI!!
KETUA KPU TERTANGKAP BASAH DEMI M3NANGKAN 02 KPU AKUI JUAL DATA RAHASIA NEG4R4 KE ASING
KUASA TUHAN !! ANGIN SEGAR BUAT ANIES || TERBONGKAR JUGA BOROK KPU SELAMA INI,".
Selain menampilkan cuplikan gambar Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari. Terdapat pula rekaman pernyataan Pakar Telematika Roy Suryo serta pernyataan Pakar Politik Rocky Gerung dalam video tersebut.
Konten selama delapan menit ini juga telah disukai 242 pengguna YouTube dan dipenuhi dengan 66 komentar.
Namun, benarkah KPU akui jual data rahasia negara ke asing?
Berikut isi narasinya:
"GEGER MALAM INI!!
KETUA KPU TERTANGKAP BASAH DEMI M3NANGKAN 02 KPU AKUI JUAL DATA RAHASIA NEG4R4 KE ASING
KUASA TUHAN !! ANGIN SEGAR BUAT ANIES || TERBONGKAR JUGA BOROK KPU SELAMA INI,".
Selain menampilkan cuplikan gambar Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari. Terdapat pula rekaman pernyataan Pakar Telematika Roy Suryo serta pernyataan Pakar Politik Rocky Gerung dalam video tersebut.
Konten selama delapan menit ini juga telah disukai 242 pengguna YouTube dan dipenuhi dengan 66 komentar.
Namun, benarkah KPU akui jual data rahasia negara ke asing?
Hasil Cek Fakta
Video tersebut sama sekali tidak memperlihatkan pengakuan KPU RI, soal adanya penjualan data rahasia negara ke asing.
Artinya, narasi yang disematkan pada judul video YouTube itu adalah hoaks.
Sebagian besar video tersebut nyatanya hanya mempersoalkan kerja sama KPU RI dengan Alibaba Cloud dalam pengelolaan server.
Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto juga membenarkan adanya kolaborasi antara KPU dengan Alibaba Cloud.
Walau demikian, kerja sama tersebut dipastikan tidak akan membuat data pemilih yang ada di Sirekap bocor.
Terlebih, pengawasan soal kerja sama ini melibatkan Badan Intelijen Nasional (BIN), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Badan Reserse Kriminal Polri dan KemenKominfo.
Hal tersebut, disampaikan Menko Polhukam dalam berita ANTARA ini, pada 19 Maret 2024.
Klaim: KPU akui jual data rahasia negara ke asing
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Artinya, narasi yang disematkan pada judul video YouTube itu adalah hoaks.
Sebagian besar video tersebut nyatanya hanya mempersoalkan kerja sama KPU RI dengan Alibaba Cloud dalam pengelolaan server.
Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto juga membenarkan adanya kolaborasi antara KPU dengan Alibaba Cloud.
Walau demikian, kerja sama tersebut dipastikan tidak akan membuat data pemilih yang ada di Sirekap bocor.
Terlebih, pengawasan soal kerja sama ini melibatkan Badan Intelijen Nasional (BIN), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Badan Reserse Kriminal Polri dan KemenKominfo.
Hal tersebut, disampaikan Menko Polhukam dalam berita ANTARA ini, pada 19 Maret 2024.
Klaim: KPU akui jual data rahasia negara ke asing
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Rujukan
(GFD-2024-18146) KPU akui jual data rahasia negara ke asing, benarkah?
Sumber:Tanggal publish: 02/04/2024
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) - Video di YoTube yang sudah ditonton hampir tujuh ribu kali, memuat narasi bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebenarnya telah menjual data negara yang bersifat rahasia ke pihak asing.
Berikut isi narasinya:
"GEGER MALAM INI!!
KETUA KPU TERTANGKAP BASAH DEMI M3NANGKAN 02 KPU AKUI JUAL DATA RAHASIA NEG4R4 KE ASING
KUASA TUHAN !! ANGIN SEGAR BUAT ANIES || TERBONGKAR JUGA BOROK KPU SELAMA INI,".
Selain menampilkan cuplikan gambar Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari. Terdapat pula rekaman pernyataan Pakar Telematika Roy Suryo serta pernyataan Pakar Politik Rocky Gerung dalam video tersebut.
Konten selama delapan menit ini juga telah disukai 242 pengguna YouTube dan dipenuhi dengan 66 komentar.
Namun, benarkah KPU akui jual data rahasia negara ke asing?
Berikut isi narasinya:
"GEGER MALAM INI!!
KETUA KPU TERTANGKAP BASAH DEMI M3NANGKAN 02 KPU AKUI JUAL DATA RAHASIA NEG4R4 KE ASING
KUASA TUHAN !! ANGIN SEGAR BUAT ANIES || TERBONGKAR JUGA BOROK KPU SELAMA INI,".
Selain menampilkan cuplikan gambar Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari. Terdapat pula rekaman pernyataan Pakar Telematika Roy Suryo serta pernyataan Pakar Politik Rocky Gerung dalam video tersebut.
Konten selama delapan menit ini juga telah disukai 242 pengguna YouTube dan dipenuhi dengan 66 komentar.
Namun, benarkah KPU akui jual data rahasia negara ke asing?
Hasil Cek Fakta
Video tersebut sama sekali tidak memperlihatkan pengakuan KPU RI, soal adanya penjualan data rahasia negara ke asing.
Artinya, narasi yang disematkan pada judul video YouTube itu adalah hoaks.
Sebagian besar video tersebut nyatanya hanya mempersoalkan kerja sama KPU RI dengan Alibaba Cloud dalam pengelolaan server.
Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto juga membenarkan adanya kolaborasi antara KPU dengan Alibaba Cloud.
Walau demikian, kerja sama tersebut dipastikan tidak akan membuat data pemilih yang ada di Sirekap bocor.
Terlebih, pengawasan soal kerja sama ini melibatkan Badan Intelijen Nasional (BIN), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Badan Reserse Kriminal Polri dan KemenKominfo.
Hal tersebut, disampaikan Menko Polhukam dalam berita ANTARA ini, pada 19 Maret 2024.
Klaim: KPU akui jual data rahasia negara ke asing
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Artinya, narasi yang disematkan pada judul video YouTube itu adalah hoaks.
Sebagian besar video tersebut nyatanya hanya mempersoalkan kerja sama KPU RI dengan Alibaba Cloud dalam pengelolaan server.
Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto juga membenarkan adanya kolaborasi antara KPU dengan Alibaba Cloud.
Walau demikian, kerja sama tersebut dipastikan tidak akan membuat data pemilih yang ada di Sirekap bocor.
Terlebih, pengawasan soal kerja sama ini melibatkan Badan Intelijen Nasional (BIN), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Badan Reserse Kriminal Polri dan KemenKominfo.
Hal tersebut, disampaikan Menko Polhukam dalam berita ANTARA ini, pada 19 Maret 2024.
Klaim: KPU akui jual data rahasia negara ke asing
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Rujukan
(GFD-2024-17636) Cek Fakta: Tidak Benar Pendaftaran Undian Berhadiah Bank Mandiri
Sumber:Tanggal publish: 02/04/2024
Berita
Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim pendaftaran undian berhadiah Bank Mandiri, informasi tersebut diunggah salah satu akun WhatsApp, pada 1 April 2024.
Unggahan klaim pendaftaran undian berhadiah Bank Mandiri menampilkan tulisan sebagai berikut.
"°𝙋𝙧𝙤𝙢𝙤 2024° 𝙗𝙖𝙜𝙞 𝙨𝙚𝙢𝙪𝙖 𝙣𝙖𝙨𝙖𝙗𝙖𝙝 𝙗𝙖𝙣𝙠 𝙈𝙖𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙈𝙤𝙗𝙞𝙡𝙚 𝙗𝙖𝙣𝙠𝙞𝙣𝙜 | 𝙠𝙝𝙪𝙨𝙪𝙨𝙣𝙮𝙖 𝙋𝙚𝙣𝙜𝙪𝙣𝙖 𝘼𝙥𝙥 𝙇𝙞𝙫𝙞𝙣 𝙗𝙮 𝙈𝙖𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞 , 𝙨𝙚𝙜𝙚𝙧𝙖 𝙙𝙖𝙛𝙩𝙖𝙧&𝙢𝙚𝙣𝙖𝙣𝙜 𝙙𝙞 𝙪𝙣𝙙𝙞𝙖𝙣 𝙗𝙚𝙧𝙝𝙖𝙙𝙞𝙖𝙝 𝙗𝙮 𝘽𝙖𝙣𝙠 𝙈𝙖𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞𝙂𝙚𝙗𝙮𝙖𝙧 ^𝙢𝙖𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙛𝙞𝙚𝙨𝙩𝙖𝙥𝙤𝙞𝙣^ 𝙝𝙖𝙙𝙞𝙧 𝙠𝙚𝙢𝙗𝙖𝙡𝙞 𝙡𝙤𝙝!!! 𝙈𝙚𝙣𝙖𝙣𝙜𝙠𝙖𝙣 𝙂𝙧𝙖𝙣𝙙𝙋𝙧𝙞𝙯𝙚 𝙨𝙚𝙥𝙚𝙧𝙩𝙞:
-10 𝙋𝙖𝙠𝙚𝙩 𝙐𝙢𝙧𝙤𝙝 𝙂𝙧𝙖𝙩𝙞𝙨
-10 𝙪𝙣𝙞𝙩 𝙈𝙤𝙗𝙞𝙡 𝙏𝙚𝙨𝙡𝙖
-10 𝙪𝙣𝙞𝙩 𝙈𝙤𝙗𝙞𝙡 𝘼𝙡𝙥𝙝𝙖𝙧𝙙
-10 𝙈𝙤𝙩𝙤𝙧 𝘼𝙚𝙧𝙤𝙭 𝙣𝙚𝙬 2024
-10 𝙄-𝙋𝙝𝙤𝙣𝙚15 𝙥𝙧𝙤𝙢𝙖𝙭
-5 𝙗𝙖𝙩𝙖𝙣𝙜 𝙡𝙤𝙜𝙖𝙢 𝙢𝙪𝙡𝙞𝙖 𝙙𝙖𝙣 𝙢𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙗𝙖𝙣𝙮𝙖𝙠 𝙝𝙖𝙙𝙞𝙖𝙝 𝙢𝙚𝙣𝙖𝙧𝙞𝙠 𝙡𝙖𝙞𝙣𝙣𝙮𝙖...!!!!!
𝙄𝙣𝙛𝙤 𝙡𝙚𝙣𝙜𝙠𝙖𝙥 𝙂𝙀𝘽𝙔𝘼𝙍 𝙢𝙖𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙛𝙞𝙚𝙨𝙩𝙖𝙥𝙤𝙞𝙣 𝙉𝙮𝙖 𝙨𝙞𝙡𝙖𝙝𝙠𝙖𝙣 𝙠𝙡𝙞𝙠 𝙢𝙚𝙣𝙪 °𝘿𝘼𝙁𝙏𝘼𝙍° 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙚𝙡𝙖𝙝 𝙙𝙞𝙨𝙚𝙙𝙞𝙖𝙠𝙖𝙣..!!!"
Informasi tersebut disertai dengan tautan, jika diklik menampilakan halaman situs berisi formulir pendaftaran yang meminta sejumlah identitas seperti nama lengkap, isi saldo rekening, 16 digit nomor kartu, masa berlaku kartu, dan CVV (3 angka di belakang kartu).
Berikut linknya.
"https://gbyrinfomandiri.kesug.com/daftar.php?fbclid=IwAR07cXGbg0CTQQ1M--RhL6noQlrqAVtvR-jZcxPDvG71h1irDlyCTKMqwVE_aem_Ae1B4xpUxxfQ2w_3ZORsE9fw2nASurTYrEkDn1nw0LRv7o4eU0BN-6m97HRk_dRh3IAN6ZbumRtehlYDUU6KFKQs&i=1"
Benarkah klaim pendaftaran undian berhadiah Bank Mandiri? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim pendaftaran undian berhadiah Bank Mandiri, dalam akun Facebook resmi, pada 23 Maret 2024 Bank Mandiri memberikan sejumlah informasi terkait modus penipuan dan mengingatkan masyarakat agar tidak menjadi korban.
Adapun modus tersebut di antaranya link media sosial, dalam unggahan tersebut Bank Mandiri meminta masyarakat mengabaikan jika akun yang tidak dikenal mengatasnamakan Bank Mandiri mengirimkan link di direct message (DM) atau kolom komentar.
Modus penipuan berikutnya adalah program undian fiktif, program undian yang diselenggarakan Bank Mandiri selalu diinformasikan di website dan media sosial Bank Mandiri yang terverifikasi centang biru dan hijau.
Berikut unggahan video berisi informasi terkait penipuan.
"Banyak modus penipuan berkeliaran, hati-hati jangan jadi korban
Link media sosial
Abaikan jika akun yang tidak dikenal mengatasnamakan Bank Mandiri mengirimkan link di direct message (DM) atau kolom komentar.
Program undian fiktif
program undian yang diselenggarakan Bank Mandiri slelai diinformasikan di website dan media sosial Bank Mandiri yang terverifikasi centang biru dan hijau."
Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut."Sahabat, yuk lebih hati-hati dalam merespon akun media sosial dan link yang mengatasnamakan Bank Mandiri.
Bank Mandiri tidak pernah memberikan link atau pun meminta data-data pribadi Sahabat seperti nomor kartu debit/kredit, masa berlaku kartu, CVV (3 angka di belakang kartu), tanggal lahir, PIN, dan User ID.
Selalu #JagaBaikBaik data pribadi Sahabat ya. Jika ada transaksi mencurigakan, segera hubungi Mandiri Call 14000.
#kelasmandiri".
Sumber:https://www.facebook.com/bankmandiri/videos/2515463475300843/
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim pendaftaran undian berhadiah Bank Mandiri tidak benar.
Bank Mandiri tidak pernah memberikan link atau pun meminta data-data pribadi seperti nomor kartu debit/kredit, masa berlaku kartu, CVV (3 angka di belakang kartu), tanggal lahir, PIN, dan User ID.
Halaman: 4037/8008


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4791516/original/014554900_1712034255-undian_Mandiri.jpg)