Jakarta (ANTARA/JACX) - Video di YoTube yang sudah ditonton hampir tujuh ribu kali, memuat narasi bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebenarnya telah menjual data negara yang bersifat rahasia ke pihak asing.
Berikut isi narasinya:
"GEGER MALAM INI!!
KETUA KPU TERTANGKAP BASAH DEMI M3NANGKAN 02 KPU AKUI JUAL DATA RAHASIA NEG4R4 KE ASING
KUASA TUHAN !! ANGIN SEGAR BUAT ANIES || TERBONGKAR JUGA BOROK KPU SELAMA INI,".
Selain menampilkan cuplikan gambar Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari. Terdapat pula rekaman pernyataan Pakar Telematika Roy Suryo serta pernyataan Pakar Politik Rocky Gerung dalam video tersebut.
Konten selama delapan menit ini juga telah disukai 242 pengguna YouTube dan dipenuhi dengan 66 komentar.
Namun, benarkah KPU akui jual data rahasia negara ke asing?
(GFD-2024-17828) KPU akui jual data rahasia negara ke asing, benarkah?
Sumber:Tanggal publish: 02/04/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Video tersebut sama sekali tidak memperlihatkan pengakuan KPU RI, soal adanya penjualan data rahasia negara ke asing.
Artinya, narasi yang disematkan pada judul video YouTube itu adalah hoaks.
Sebagian besar video tersebut nyatanya hanya mempersoalkan kerja sama KPU RI dengan Alibaba Cloud dalam pengelolaan server.
Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto juga membenarkan adanya kolaborasi antara KPU dengan Alibaba Cloud.
Walau demikian, kerja sama tersebut dipastikan tidak akan membuat data pemilih yang ada di Sirekap bocor.
Terlebih, pengawasan soal kerja sama ini melibatkan Badan Intelijen Nasional (BIN), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Badan Reserse Kriminal Polri dan KemenKominfo.
Hal tersebut, disampaikan Menko Polhukam dalam berita ANTARA ini, pada 19 Maret 2024.
Klaim: KPU akui jual data rahasia negara ke asing
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Artinya, narasi yang disematkan pada judul video YouTube itu adalah hoaks.
Sebagian besar video tersebut nyatanya hanya mempersoalkan kerja sama KPU RI dengan Alibaba Cloud dalam pengelolaan server.
Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto juga membenarkan adanya kolaborasi antara KPU dengan Alibaba Cloud.
Walau demikian, kerja sama tersebut dipastikan tidak akan membuat data pemilih yang ada di Sirekap bocor.
Terlebih, pengawasan soal kerja sama ini melibatkan Badan Intelijen Nasional (BIN), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Badan Reserse Kriminal Polri dan KemenKominfo.
Hal tersebut, disampaikan Menko Polhukam dalam berita ANTARA ini, pada 19 Maret 2024.
Klaim: KPU akui jual data rahasia negara ke asing
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Rujukan
(GFD-2024-21422) (Hoax) Video 100 persen Keberanian Tentara Indonesia Bongkar Siasat Licik Israel Pada Rafah
Sumber:Tanggal publish: 02/04/2024
Berita
Sebuah akun membagikan informasi berjudul ”100 persen Keberanian Tentara Indonesia Bongkar Siasat Licik Israel Pada Rafah”. Video tersebut telah dibagikan oleh akun Snack Video Zacky Yudha Pratama dengan respon publik sebanyak 967 kali dengan jumlah like 6.500 dan 1.000 komentar. Konten ini bersamaan dengan maraknya isu gencatan senjata yang akan dilakukan Israel Defense Forces (IDF), ke Kota Rafah, Palestina.
Hasil Cek Fakta
Rafah merupakan salah satu kota di Jalur Gaza bagian selatan. Kota ini berjarak sekitar 30 kilometer (19 mil) di sebelah barat daya Kota Gaza. Bila merujuk ke pada peta, Rafah berada di bagian paling selatan kawasan Jalur Gaza, Palestina. Artinya, letak Rafah berada di perbatasan dengan negara Mesir.
The Scotsman menuliskan, Rafah terpecah menjadi 2 pada tahun 1982 seiring mundurnya pasukan Israel dari Semenanjung Sinai. Rafah menjadi bagian Gaza dan Mesir hingga banyak keluarga yang akhirnya dipisahkan oleh sebuah pembatas berupa kawat berduri. Lokasi ini termasuk tempat paling aman bagi warga Gaza utara yang diperintah mengungsi selama awal konflik dengan Israel yang dimulai sejak 7 Oktober 2023 lalu. Sebanyak 1,4 juta warga Palestina alias lebih dari separuh penduduk Gaza menghuni kota Rafah demi menyelamatkan diri dari aksi pemboman Israel.
Faktanya, situasi chaos telah terjadi di Rafah pada pertengahan Februari 2024. Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel atau Israel Defense Forces (IDF), Daniel Hagari, menyebutkan pasukannya berhasil mendobrak sebuah bangunan di pusat kota Rafah untuk menyelamatkan 2 sandera pada Senin (12/2). IDF mengklaim telah menemukan Fernando Simon Marman (60 tahun) dan Louis Har (70 tahun), kakak beradik ipar yang dibawa dari kibbutz Nir Yitzhak pada 7 Oktober 2023. Fernando dan Louis dilaporkan dalam kondisi kesehatan yang baik setelah diketahui berada di lantai dua dan ditahan anggota Hamas bersenjata di sebuah apartemen.
Militer Israel mengatakan operasi tersebut sudah direncanakan sejak lama. Sementara itu, Al-Jazeera mengabarkan pada Senin (12/2), Israel meluncurkan serangan udara di kota Rafah, Gaza selatan, hingga menewaskan puluhan orang. Sebuah sumber menyebutkan serangan tersebut menewaskan 52 orang. Sedangkan sumber lain mengatakan sedikitkan 67 warga meninggal. Laporan ini mengutip pejabat kesehatan di Gaza. Menurut para pejabat Palestina, serangan Israel itu menyasar 14 rumah dan tiga masjid di Rafah. Sedangkan Al Jazeera Arab mengklaim setidaknya 63 orang tewas dalam serangan terhadap masjid-masjid di hari yang sama. Pernyataan pers Hamas mengutarakan lebih dari 100 orang turut menjadi korban meninggal.
Ashraf al-Qidra, juru bicara Kementerian Kesehatan, mengatakan sedikitnya 67 orang tewas dalam serangan tersebut, termasuk wanita dan anak-anak. Al-Qidra menuturkan tim penyelamat masih melakukan pencarian di antara reruntuhan bangunan. Pengeboman Israel membuat Rafah menjadi hancur. Sebagian besar warga melarikan diri dari rumah masing-masing menuju tempat lain untuk menghindari pertempuran. Sebuah rekaman menunjukkan mayoritas rumah sudah rata dengan tanah, tenda-tenda amburadul, dan mayat yang berjejeran dengan berlumuran darah dibawa ke rumah sakit.
Kembali kepada snack video di atas, dapat dipastikan bahwa video tersebut adalah hoax. Dijelaskan dalam video tersebut bahwa Tentara Indonesia berangkat ke Kota Rafah sebelum bulan Ramadhan lalu berhasil membongkar strategi Israel dalam penyerangan ke Kota Rafah dan mengklaim kemenangan. Pada video itu juga terlihat ilustrasi cuplikan video Tentara Indonesia sedang berkumpul di depan Patung Garuda untuk bersiap berangkat ke Israel. Setelah dilakukan penelusuran fakta dengan metode pengecekan potongan video, merujuk pada akun resmi Kostrad.mil.id ternyata cuplikan video tersebut adalah momen Tentara Indonesia saat berada di Lapangan Soekarno Markas Indobat UMP 7-1 Lebanon Selatan. Cuplikan video tersebut merupakan dokumentasi pada saat PBB Anugerahkan Medali Penghargaan Pada Kontingen Garuda di Lebanon pada Sabtu 5 Oktober 2019.
Lebih parahnya lagi, dalam video yang berdurasi 8 menit 13 detik tesebut menggunakan potongan video yang tidak sesuai dengan apa yang dinarasikan. Misalnya ada ilustrasi video masjid yang terbakar, setelah dilakukan cek fakta, ternyata video tersebut editan Masjid Istiqlal Jakarta yang diedit terbakar. Meskipun video ini terkesan menginformasikan hal heroik mengenai Tentara Indonesia, namun dapat dipastikan video ini adalah tidak benar. Dari segi waktu, video tersebut diupload di akun snack pada awal Maret 2024, sedangkan gencatan senjata IDF ke Kota Rafah sudah dilakukan pada 12 Februari 2024, maka dipastikan kalau video tersebut hoax.
The Scotsman menuliskan, Rafah terpecah menjadi 2 pada tahun 1982 seiring mundurnya pasukan Israel dari Semenanjung Sinai. Rafah menjadi bagian Gaza dan Mesir hingga banyak keluarga yang akhirnya dipisahkan oleh sebuah pembatas berupa kawat berduri. Lokasi ini termasuk tempat paling aman bagi warga Gaza utara yang diperintah mengungsi selama awal konflik dengan Israel yang dimulai sejak 7 Oktober 2023 lalu. Sebanyak 1,4 juta warga Palestina alias lebih dari separuh penduduk Gaza menghuni kota Rafah demi menyelamatkan diri dari aksi pemboman Israel.
Faktanya, situasi chaos telah terjadi di Rafah pada pertengahan Februari 2024. Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel atau Israel Defense Forces (IDF), Daniel Hagari, menyebutkan pasukannya berhasil mendobrak sebuah bangunan di pusat kota Rafah untuk menyelamatkan 2 sandera pada Senin (12/2). IDF mengklaim telah menemukan Fernando Simon Marman (60 tahun) dan Louis Har (70 tahun), kakak beradik ipar yang dibawa dari kibbutz Nir Yitzhak pada 7 Oktober 2023. Fernando dan Louis dilaporkan dalam kondisi kesehatan yang baik setelah diketahui berada di lantai dua dan ditahan anggota Hamas bersenjata di sebuah apartemen.
Militer Israel mengatakan operasi tersebut sudah direncanakan sejak lama. Sementara itu, Al-Jazeera mengabarkan pada Senin (12/2), Israel meluncurkan serangan udara di kota Rafah, Gaza selatan, hingga menewaskan puluhan orang. Sebuah sumber menyebutkan serangan tersebut menewaskan 52 orang. Sedangkan sumber lain mengatakan sedikitkan 67 warga meninggal. Laporan ini mengutip pejabat kesehatan di Gaza. Menurut para pejabat Palestina, serangan Israel itu menyasar 14 rumah dan tiga masjid di Rafah. Sedangkan Al Jazeera Arab mengklaim setidaknya 63 orang tewas dalam serangan terhadap masjid-masjid di hari yang sama. Pernyataan pers Hamas mengutarakan lebih dari 100 orang turut menjadi korban meninggal.
Ashraf al-Qidra, juru bicara Kementerian Kesehatan, mengatakan sedikitnya 67 orang tewas dalam serangan tersebut, termasuk wanita dan anak-anak. Al-Qidra menuturkan tim penyelamat masih melakukan pencarian di antara reruntuhan bangunan. Pengeboman Israel membuat Rafah menjadi hancur. Sebagian besar warga melarikan diri dari rumah masing-masing menuju tempat lain untuk menghindari pertempuran. Sebuah rekaman menunjukkan mayoritas rumah sudah rata dengan tanah, tenda-tenda amburadul, dan mayat yang berjejeran dengan berlumuran darah dibawa ke rumah sakit.
Kembali kepada snack video di atas, dapat dipastikan bahwa video tersebut adalah hoax. Dijelaskan dalam video tersebut bahwa Tentara Indonesia berangkat ke Kota Rafah sebelum bulan Ramadhan lalu berhasil membongkar strategi Israel dalam penyerangan ke Kota Rafah dan mengklaim kemenangan. Pada video itu juga terlihat ilustrasi cuplikan video Tentara Indonesia sedang berkumpul di depan Patung Garuda untuk bersiap berangkat ke Israel. Setelah dilakukan penelusuran fakta dengan metode pengecekan potongan video, merujuk pada akun resmi Kostrad.mil.id ternyata cuplikan video tersebut adalah momen Tentara Indonesia saat berada di Lapangan Soekarno Markas Indobat UMP 7-1 Lebanon Selatan. Cuplikan video tersebut merupakan dokumentasi pada saat PBB Anugerahkan Medali Penghargaan Pada Kontingen Garuda di Lebanon pada Sabtu 5 Oktober 2019.
Lebih parahnya lagi, dalam video yang berdurasi 8 menit 13 detik tesebut menggunakan potongan video yang tidak sesuai dengan apa yang dinarasikan. Misalnya ada ilustrasi video masjid yang terbakar, setelah dilakukan cek fakta, ternyata video tersebut editan Masjid Istiqlal Jakarta yang diedit terbakar. Meskipun video ini terkesan menginformasikan hal heroik mengenai Tentara Indonesia, namun dapat dipastikan video ini adalah tidak benar. Dari segi waktu, video tersebut diupload di akun snack pada awal Maret 2024, sedangkan gencatan senjata IDF ke Kota Rafah sudah dilakukan pada 12 Februari 2024, maka dipastikan kalau video tersebut hoax.
(GFD-2024-17840) [HOAKS] Video Raffi Ahmad Diringkus Polisi karena Pencucian Uang
Sumber:Tanggal publish: 02/04/2024
Berita
KOMPAS.com - Beredar video dengan narasi selebritas Raffi Ahmad diringkus polisi karena terlibat kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) sebesar Rp 271 triliun.
Setelah ditelusuri, video tersebut tidak benar atau hoaks.
Video dengan narasi Raffi Ahmad diringkus polisi karena kasus TPPU Rp 271 triliun dibagikan oleh akun TikTok ini, Instagram ini serta Facebook ini dan ini.
Akun tersebut membagikan video yang menampilkan beberapa orang yang mengaku polisi menjemput Raffi di kediamannya.
Dalam video tampak terjadi ketegangan saat penjemputan tersebut. Video tersebut diberikan keterangan demikian:
artis raffi ahmad diri9ku5 poli51 karna terlibat k45us pencuc14an uang 271 triliun nagita slavina n9amuk.
Setelah ditelusuri, video tersebut tidak benar atau hoaks.
Video dengan narasi Raffi Ahmad diringkus polisi karena kasus TPPU Rp 271 triliun dibagikan oleh akun TikTok ini, Instagram ini serta Facebook ini dan ini.
Akun tersebut membagikan video yang menampilkan beberapa orang yang mengaku polisi menjemput Raffi di kediamannya.
Dalam video tampak terjadi ketegangan saat penjemputan tersebut. Video tersebut diberikan keterangan demikian:
artis raffi ahmad diri9ku5 poli51 karna terlibat k45us pencuc14an uang 271 triliun nagita slavina n9amuk.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran Kompas.com, video tersebut identik dengan konten di kanal YouTube Atta Halilintar ini, yang diunggah pada 2019.
Video tersebut merupakan konten gurauan atau prank. Dalam video, Atta menyuruh beberapa orang berpura-pura menjadi polisi untuk menangkap Raffi di rumahnya dengan alasan penggunaan doping.
Tampak beberapa orang termasuk istri Raffi, Nagita Slavina, bersitegang dengan orang yang mengaku polisi. Kemudian pada akhir video, Raffi baru mengetahui itu adalah prank.
Sampai saat ini tidak ditemukan informasi kredibel bahwa Raffi Ahmad ditangkap polisi karena kasus pencucian uang.
Video tersebut merupakan konten gurauan atau prank. Dalam video, Atta menyuruh beberapa orang berpura-pura menjadi polisi untuk menangkap Raffi di rumahnya dengan alasan penggunaan doping.
Tampak beberapa orang termasuk istri Raffi, Nagita Slavina, bersitegang dengan orang yang mengaku polisi. Kemudian pada akhir video, Raffi baru mengetahui itu adalah prank.
Sampai saat ini tidak ditemukan informasi kredibel bahwa Raffi Ahmad ditangkap polisi karena kasus pencucian uang.
Kesimpulan
Narasi soal Raffi Ahmad diringkus polisi karena terlibat pencucian uang Rp 271 triliun tidak benar atau hoaks.
Video tersebut merupakan konten gurauan atau prank yang dibuat oleh Youtuber Atta Halilintar pada 2019.
Atta menyuruh beberapa orang berpura-pura menjadi polisi untuk menangkap Raffi Ahmad di rumahnya dengan alasan penggunaan doping.
Video tersebut merupakan konten gurauan atau prank yang dibuat oleh Youtuber Atta Halilintar pada 2019.
Atta menyuruh beberapa orang berpura-pura menjadi polisi untuk menangkap Raffi Ahmad di rumahnya dengan alasan penggunaan doping.
Rujukan
- https://www.tiktok.com/@andi.hafidz19/video/7352750324614040837?_r=1&_t=8lAXdqFDLQg&fbclid=IwAR3e9TqiESFlWhhnPC0vMGh58IecU7pDD8yHpTCIdbLDitA4oIoYxGhPcvU
- https://www.facebook.com/reel/439648441872594
- https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=393654823462838&id=100084549693627&mibextid=oFDknk&rdid=FfA2ITROxrOkDpZo
- https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=25472857575694522&id=100001908870599&mibextid=oFDknk&rdid=k6piKliY0C0XIpuB
- https://www.youtube.com/watch?v=5GjXKy_nRQU
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2024-17841) [HOAKS] Surat BP2MI soal Pembayaran untuk Permohonan Cuti
Sumber:Tanggal publish: 02/04/2024
Berita
KOMPAS.com - Beredar surat dengan kop dari Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mengenai permohonan pengambilan cuti.
Dalam surat itu, pekerja migran diminta membayar sejumlah uang sebagai syarat pengajuan cuti.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, surat itu hoaks.
Surat dengan kop BP2MI terkait pembayaran permohonan cuti pekerja migran ditemukan di akun Facebook ini dan ini.
Dalam unggahan itu disebutkan, surat tersebut merupakan tindak lanjut dari pengumuman BP2MI
Berikut penggalan surat yang diunggah pada 10 Maret 2024:
Dimohon untuk segera melakukan perlengkapan dokumen cuti dan PCR yang telah kami rincikan sebagai berikutUntuk Perlengkapan Dokumen Cuti Rp. 4,500,000 dan Untuk Test PCR Rp 1,500,000 Total Rp. 6,000,000
Sementara, berikut penggalan surat yang diunggah pada 22 Februari:
Dimohon untuk segera melakukan perlengkapan dokumen cuti dan PCR yang telah kami rincikan sebagai berikut:Untuk perlengkapan dokumen cuti: Rp. 3.600.000,00Untuk PCR: Rp. 1.800.000,00Untuk Promosi Jabatan: Rp. 1.600.000,00
Jadi untuk total yang harus dibayar adalah RP. 7.000.000,00
akun Facebook Tangkapan layar konten hoaks di sebuah akun Facebook, 10 Maret 2024, berisi surat dari BP2MI terkait pembayaran permohonan cuti pekerja migran.
Dalam surat itu, pekerja migran diminta membayar sejumlah uang sebagai syarat pengajuan cuti.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, surat itu hoaks.
Surat dengan kop BP2MI terkait pembayaran permohonan cuti pekerja migran ditemukan di akun Facebook ini dan ini.
Dalam unggahan itu disebutkan, surat tersebut merupakan tindak lanjut dari pengumuman BP2MI
Berikut penggalan surat yang diunggah pada 10 Maret 2024:
Dimohon untuk segera melakukan perlengkapan dokumen cuti dan PCR yang telah kami rincikan sebagai berikutUntuk Perlengkapan Dokumen Cuti Rp. 4,500,000 dan Untuk Test PCR Rp 1,500,000 Total Rp. 6,000,000
Sementara, berikut penggalan surat yang diunggah pada 22 Februari:
Dimohon untuk segera melakukan perlengkapan dokumen cuti dan PCR yang telah kami rincikan sebagai berikut:Untuk perlengkapan dokumen cuti: Rp. 3.600.000,00Untuk PCR: Rp. 1.800.000,00Untuk Promosi Jabatan: Rp. 1.600.000,00
Jadi untuk total yang harus dibayar adalah RP. 7.000.000,00
akun Facebook Tangkapan layar konten hoaks di sebuah akun Facebook, 10 Maret 2024, berisi surat dari BP2MI terkait pembayaran permohonan cuti pekerja migran.
Hasil Cek Fakta
BP2MI menegaskan, tidak pernah meminta pembayaran untuk permohonan cuti pekerja migran.
Melalui akun Instagram resminya, BP2MI menyatakan surat permohonan cuti tersebut merupakan bentuk penipuan.
"Beredar penipuan pembayaran pembuatan Surat Perjalanan maupun perlengkapan dokumen cuti dan PCR. Perlu diketahui bahwa BP2MI tidak pernah memungut bayaran terhadap hal-hal dimaksud," dikutip dari akun Instagram BP2MI, diunggah pada 18 Maret 2024.
Sebagai informasi, BP2MI telah melakukan persiapan penanganan cuti pekerja migran Indonesia.
"Pada Bulan Ramadhan 1445 Hijriah ini, terdapat peningkatan pemulangan sebanyak 9.150 pekerja migran Indonesia, baik karena selesai masa kontrak perjanjian kerjanya pada April 2024, maupun pada saat cuti," kata Kepala BP2MI Benny Rhamdani, dikutip dari situs BP2MI.
Oleh sebab itu, BP2MI menyiagakan dan menambah petugas lapangan. Ada pula pusat layanan telepon yang siaga 24 jam.
"Tidak hanya nomor telepon saja, tetapi foto para petugas juga BP2MI umumkan demi transparansi birokratis. Selain nomor kontak helpdesk dan petugas, BP2MI juga turut menyediakan fasilitas VVIP untuk para pekerja migran Indonesia yaitu, rumah ramah atau shelter dan lounge," kata Benny.
Melalui akun Instagram resminya, BP2MI menyatakan surat permohonan cuti tersebut merupakan bentuk penipuan.
"Beredar penipuan pembayaran pembuatan Surat Perjalanan maupun perlengkapan dokumen cuti dan PCR. Perlu diketahui bahwa BP2MI tidak pernah memungut bayaran terhadap hal-hal dimaksud," dikutip dari akun Instagram BP2MI, diunggah pada 18 Maret 2024.
Sebagai informasi, BP2MI telah melakukan persiapan penanganan cuti pekerja migran Indonesia.
"Pada Bulan Ramadhan 1445 Hijriah ini, terdapat peningkatan pemulangan sebanyak 9.150 pekerja migran Indonesia, baik karena selesai masa kontrak perjanjian kerjanya pada April 2024, maupun pada saat cuti," kata Kepala BP2MI Benny Rhamdani, dikutip dari situs BP2MI.
Oleh sebab itu, BP2MI menyiagakan dan menambah petugas lapangan. Ada pula pusat layanan telepon yang siaga 24 jam.
"Tidak hanya nomor telepon saja, tetapi foto para petugas juga BP2MI umumkan demi transparansi birokratis. Selain nomor kontak helpdesk dan petugas, BP2MI juga turut menyediakan fasilitas VVIP untuk para pekerja migran Indonesia yaitu, rumah ramah atau shelter dan lounge," kata Benny.
Kesimpulan
Surat dari BP2MI terkait pembayaran permohonan cuti pekerja migran merupakan hoaks.
BP2MI menyatakan, tidak pernah meminta pembayaran untuk permohonan cuti atau PCR kepada pekerja migran yang akan pulang saat Ramadhan dan Idul Fitri 1445 Hijriah.
BP2MI menyatakan, tidak pernah meminta pembayaran untuk permohonan cuti atau PCR kepada pekerja migran yang akan pulang saat Ramadhan dan Idul Fitri 1445 Hijriah.
Rujukan
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=3733509206932370&set=a.1375456102737704
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=2663558060477440&set=a.201519583347979
- https://www.instagram.com/p/C4o90NPSVP2/
- https://bp2mi.go.id/berita-detail/kepulangan-dan-cuti-pekerja-migran-indonesia-di-masa-lebaran-bp2mi-siagakan-dan-lipat-gandakan-petugas-lapangan-selama-24-jam
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
Halaman: 4032/8008




